PENGGUNAAN MEDIA JARUM BERGOYANG DALAM MATERI MEDAN MAGNET UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP PESERTA DIDIK

Authors

  • BUDI HENDRATNO Pascasarjana PMIPA, Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.51878/educator.v1i2.727

Keywords:

Media Pembelajaran, Medan Magnet, Konsep IPA

Abstract

The purpose of this paper is to further improve students' understanding of the concept of magnetic fields, by creating media that can show the characteristics of magnetic fields, which are abstract quantities and vector quantities. This media is designed in addition to being able to prove the existence of an abstract magnetic field, it can also show the direction of the magnetic lines of force, show the shape of the curved trajectory of the magnetic lines of force, and can directly determine the magnetic poles if the magnet is made by electromagnetic means. While the media that is often used so far can only prove its existence. The process of making this media through three stages, namely; design, assemble and test. This media is designed by using a needle that is placed above the water and brought close to a magnet with the media term "Jarum Bergoyang". The assembly process uses simple tools and easily available materials. The testing process was carried out on magnetic practicum activities by class IX-C students of SMP Negeri 2 Saketi 2015. The results of the practicum can be concluded that swaying needle media can be used to prove the existence of a magnetic field, can determine the direction of magnetic force lines, can show the shape of the line trajectory. magnetic lines of force and can directly show the magnetic poles of the coil.

ABSTRAK
Tujuan dari penulisan ini adalah untuk lebih meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep medan magnet, dengan membuat media yang dapat menunjukan karakteristik medan magnet, yang merupakan besaran yang bersifat abstrak dan besaran vektor. Media ini dirancang selain bisa membuktikan keberadaan medan magnet yang bersifat abstrak, juga dapat menunjukan arah garis-garis gaya magnet, menunjukan bentuk lintasan lengkung garis-garis gaya magnet, dan bisa secara langsung menentukan kutub-kutub magnet apabila magnetnya itu dibuat dengan cara elektromagnetik. Sementara media yang sering dipakai selama ini hanya dapat membuktikan keberadaannya saja. Proses pembuatan media ini melalui tiga tahapan yaitu ; merancang, merakit dan menguji. Media ini dirancang dengan menggunakan jarum yang ditempatkan di atas air dan didekatkan dengan magnet dengan istilah media jarum bergoyang. Proses perakitan menggunakan alat yang sederhana dan bahan yang mudah didapat. Proses pengujian dilakukan pada kegiatan praktikum kemagnetan oleh siswa kelas IX-C SMP Negeri 2 Saketi Tahun 2015. Hasil praktikum dapat disimpulkan bahwa media jarum bergoyang dapat digunakan untuk membuktikan adanya medan magnet, dapat menentukan arah garis-garis gaya magnet, dapat menunjukan bentuk lintasan garis-garis gaya magnet dan dapat secara langsung menunjukan kutub-kutub magnet kumparan.

References

Anugrah, Muhamad Ivan., Serevina, Vina., Nasbey, Hadi. (2015). Pengembangan Alat Praktikum Medan Magnet Sebagai Media Pembelajaran Fisika SMA, Prosiding Seminar Nasional Fisika (E-Journal) SNF2015 , http://snf-unj.ac.id/kumpulan-prosiding/snf2015/.

Dirjendikdasmen Depdiknas. (2004). Media Pembelajaran. Dalam Materi Pelatihan Terintegrasi Ilmu Pengetahuan Alam.Buku 3, Jakarta : Direktorat PLP Dirjen Dikdasmen Depdiknas.

Dirjendikdasmen Depdiknas. (2004). Penulisan Karya Ilmiah. Dalam Materi Pelatihan Terintegrasi Ilmu Pengetahuan Alam.Buku 4, Jakarta : Direktorat PLP Dirjen Dikdasmen Depdiknas.

Mangunwiyoto, Widagdo., Harjono. (1997). Pokok-Pokok Fisika SLTP Jilid 3 , Jakarta : Erlangga.

Kertiasa, Nyoman. (1993). Fisika 1 untuk Sekolah Menengah Umum (SMU) Kelas 1. Jakarta: Depdikbud.

Makmun, Abin Syamsudin. (1995). Psikologi Kependidikan, Bandung : Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Bandung.

Mariono, Suklis.,& Yani Muharomah. (2008). Mari Belajar Ilmu Alam Sekitar Panduan Belajar IPA Terpadu Untuk Kelas IX SMP/MTs, Jakarta : Pusat Perbukuan.

Pudak Scientific. (2011). Panduan Contoh-contoh Percobaan Hidrostatika & Panas Untuk SMP, MTs, dan Sekolah yang sederajat, Bandung : Pudak Scientific.

Saragih, Lasma Rosinta. (2011). Penggunaan Media Potongan Gambar Dalam Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Picture And Picture Untuk Meningkatkan Proses Pembelajaran Dan Penguasaan Konsep Organisasi Kehidupan, Skripsi. Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Kepahiang. Kepahiang.

Sugiyarto, Teguh., & Eny Ismawati. (2008). Ilmu Pengetahuan Alam Untuk SMP/MTs Kelas IX, Jakarta : Pusat Perbukuan.

Sulipan. (2011).Sistematika Laporan Kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan, ppt

Surakhmad, Winarno. (1990). Pengantar Penelitian Ilmiah Dasar Metodik dan Teknik, Bandung: Tarsito .

Usaid Prioritas. (2014).Praktik yang Baik di Sekolah Menengah Pertama dan Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs) II, Serang : Usaid Prioritas.

Usaid Prioritas. (2013).Praktik yang Baik di Sekolah Menengah Pertama dan Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs) I, Serang : Usaid Prioritas.

Downloads

Published

2021-12-07

How to Cite

HENDRATNO, B. . (2021). PENGGUNAAN MEDIA JARUM BERGOYANG DALAM MATERI MEDAN MAGNET UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP PESERTA DIDIK. EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik Dan Kependidikan, 1(2), 159-167. https://doi.org/10.51878/educator.v1i2.727

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.