PENINGKATAN KEMAMPUAN IBU DALAM OPTIMALISASI PERKEMBANGAN BAYI MELALUI SENAM BAYI
DOI:
https://doi.org/10.51878/educator.v1i1.540Keywords:
senam bayi, perkembangan motorik, stimulasiAbstract
Orang tua selalu menginginkan bayinya mengalami perkembangan yang sesuai dengan usia. Salah satu cara untuk mencapai hal itu adalah memberikan stimulasi yang tepat. Pemberian senam bayi merupakan salah satu bentuk stimulasi yang dapat diberikan ibu pada bayinya. Banyak ibu yang tidak memiliki kemampuan dalam memberikan stimulasi. Pengabdian ini bertujuan membantu ibu untuk meningkatkan kemampuannya dalam memberikan senam bayi pada bayinya melalui kegiatan edukasi kepada ibu bayi. metode yang digunakan melalui pembelajaran klasikal, diskusi dan curah pendapat, demonstrasi, pemutaran video senam bayi dan observasi. Sasaran kegiatan adalah 15 ibu yang memiliki bayi direntang usia 6-12 bulan. Kegiatan dilaksanakan dalam 4 pertemuan, jarak antar pertemuan adalah 3 minggu. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan mengamati perubahan pengetahuan ibu tentang senam bayi dari pre test dan post test, mengobservasi kemampuan ibu dalam memberikan senam bayi, serta mengamati kemampuan motorik bayi. Hasil kegiatan menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan ibu tentang senam bayi yang ditunjukkan perubahan rerata nilai pre test yaitu 44,44 menjadi 78,22 serta seluruh ibu mampu memberikan senam bayi sesuai usia bayinya dengan benar, seluruh bayi sudah memiliki kemampuan motorik sesuai usianya. Pengetahuan yang dimiliki ibu mendukung kemampuan ibu dalam memberikan stimulasi pada bayi melalui senam bayi dan akhirnya berdampak pada perkembangan bayi yang optimal.
References
Adriani, M., & Wirjatmadi, B. (2012). Peranan gizi dalam siklus kehidupan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Azwar, S. (2009). Sikap Manusia: Teori dan Pengukurannya (edisi 2). Jogjakarta: Pustaka Pelajar.
Barros, A. J., Matijasevich, A., Santos, I. S., & Halpern, R. (2010). Child development in a birth cohort: Effect of child stimulation is stronger in less educated mothers. International Journal of Epidemiology, 39(1), 285–294. https://doi.org/10.1093/ije/dyp272
Fahyuni, E. F., & Istikomah. (2016). Psikologi Belajar & Mengajar. Sidoarjo: Nizamia Learning Center.
Hardjito, K., Yani, E. R., & Rahayu, D. E. (2014). Pengaruh Penyuluhan Tentang Senam Bayi Terhadap Kemampuan Ibu Dalam Melaksanakan Senam Bayi. Poltekkes Kemenkes Malang. http://kin.perpusnas.go.id/DisplayData.aspx?pId=3571&pRegionCode=JIPKMAL&pClientId=111
Hariani, W. F., & Arisandhi, D. (2015). Pengaruh senam bayi terhadap perkembangan bayi usia 3-12 bulan di Perkebunan Bayu Kidul Kecamatan Songgon Kabupaten Banyuwangi. Healty Jurnal, 4(1), 9. https://www.ojsstikesbanyuwangi.com/index.php/healthy/article/view/46
Kusyairi, I. C. H. (2006). Panduan senam bayi: Biarkan ia berkembang menjadi pribadi yang aktif, sehat dan percaya diri. Puspa Swara.
Munawaroh, A. (2015). Hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang perkembangan bayi dengan pemberian stimulasi perkembangan bayi usia 6 – 9 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Dharmarini Kabupaten Temanggung tahun 2014. Jurnal Kebidanan, 4(8), 11. https://ejournal.poltekkes-smg.ac.id/ojs/index.php/jurkeb/article/view/397/334
Purwanti, S. (2013). Efektifitas Pelaksanaan Senam Bayi Terhadap Peningkatan Perkembangan Bayi. INVOLUSI Jurnal Ilmu Kebidanan, 3(6). http://jurnal.stikesmukla.ac.id/index.php/involusi/article/view/154
Simamora, R. H. (2009). Buku Ajar Pendidikan Dalam Keperawatan. Jakarta: EGC.
Subakti, Y., & Anggarani, D. R. (2011). Panduan pintar pengasuhan bayi minggu per minggu agar sehat, cerdas, & shaleh. Jakarta: Qultum Media.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.












