PENERAPAN METODE TWO STAY TWO STRAY YANG DIVARIASIKAN DENGAN LKS WORD SQUARE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SMA NEGERI 2 TANJUNG SELOR
DOI:
https://doi.org/10.51878/educator.v1i1.504Keywords:
Metode Two Stay Two Stray, LKS Word Square, Hasil BelajarAbstract
Berdasarkan observasi awal di SMA Negeri 2 Tanjung Selor, diketahui bahwa hasil belajar peserta didik kelas X MIPA 2 masih relatif rendah. Hal ini dapat dilihat dari ketuntasan belajar klasikal pada data awal kelas X MIPA 2 untuk mata pelajaran Biologi sebesar 41%. Hasil belajar yang masih rendah ini disebabkan oleh metode pembelajaran yang diterapkan masih menggunakan metode ceramah (metode konvensional). Metode ini membentuk peserta didik menjadi pasif dan kurang kreatif sehingga perlu adanya model pembelajaran yang membuat peserta didik menjadi aktif. Model pembelajaran yang dapat diterapkan untuk lebih dapat mengaktifkan peserta didik salah satunya adalah model pembelajaran Two Stay Two Stray yang divariasikan dengan LKS Word Square. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan belajar materi Keanekaragaman Hayati melalui penerapan metode Two Stay Two Stray yang divariasikan dengan LKS Word Square di kelas X MIPA 2 SMA Negeri 2 Tanjung Selor. Subjek penelitian ini adalah kelas X MIPA 2 SMA Negeri 2 Tanjung Selor dengan jumlah siswa 22 orang. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Tiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Indikator keberhasilan penelitian ini adalah (1) peningkatan persentase siswa yang memperoleh nilai ?70 atau jumlah peserta didik yang belajar tuntas meningkat menjadi 95%, (2) ketuntasan keaktifan klasikal ?85%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan metode Two Stay Two Stray yang divariasikan dengan LKS Word Square dapat meningkatkan hasil belajar biologi siswa kelas X MIPA 2 SMA Negeri 2 Tanjung Selor pada pokok bahasan Keanekaragaman Hayati. Peningkatan ini ditandai dengan hasil persentase kenaikan pencapaian ketuntasan belajar klasikal pada siklus I sebesar 59 % dan pada siklus II mencapai 95 %.
References
Aqib.Z. (2003). Model-Model, Media, dan Strategi Pembelajaran Kontekstual (Inovatif). Bandung: Yrama Widya.
Catharina. (2006). Psikologi Belajar. Semarang: Unnes Press.
Lie, Anita. (2008). Cooperative Learning. Jakarta : PT Gramedia Widiasarana.
Nurhadi. (2004). Pembelajaran Kontekstual dan Penerapannya Dalam KBK. Malang: UM Press.
Safarini, F. (2010). Efektifitas Metode Word Square Dalam Penguasaan Kosakata Verba Bahasa Jepang. (Skripsi). Bandung:Universitas Pendidikan Indonesia.
Saptono, S. (2003). Strategi Belajar Mengajar Biologi. Semarang: Universitas Negeri Semarang.
Satrijono, H. (2012). Penerapan pembelajaran kooperatif dengan teknik dua tinggal dua bertamu (two stay two stray). Jurnal Ilmu Pendidikan Sekolah Dasar. Vol.1, No. 2, Hlm. 166-182.
Shoimin, A. (2014). 68 Model Pembelajaran Inovatif dalam Kurikulum 2013. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Subiyanto. (1998). Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam. Jakarta : Depdikbud.
Suhandini, P. (2003). Pembelajaran Kontekstual dalam Kurikulum Berbasis Kompetensi
dan Manajemen Berbasis Sekolah. Makalah disampaikan dalam Seminar dan Lokakarya Nasional 29 April 2003.
Susanto, P. (2002). Keterampilan Dasar Mengajar IPA Berbasis Konstruktivisme. Malang: UM.
Tim Pelatih Proyek PGSM. (1999). Penelitian Tindakan Kelas. Bahan Pelatihan Dosen LPTK dan Guru Sekolah Menengah, Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Dikti Proyek Pengembangan Guru Sekolah Menengah.
Wijana, I K. A. (2014). Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Teknik Two Stay Two Stray (TSTS) Terhadap Hasil Belajar IPA Pada Siswa Kelas V SD di Desa Kaliasem Kecamatan Banjar Semester Genap Tahun Pelajaran 2013/2014. e-Jurnal Mimbar PGSD Universitas Pendidikan Ganesha. Vol. 2, No. 1.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.












