MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SENI BUDAYA DENGAN LKPD DIGITAL
DOI:
https://doi.org/10.51878/educator.v1i1.502Keywords:
Motivasi Belajar, Seni Budaya, LKPD digitalAbstract
Pandemi yang sudah berlangsung lama mempengaruhi proses pembelajaran secara umum. Peraturan dan keputusan pemerintah untuk melaksanakan pembelajaran jarak jauh ( PJJ) menjadi salah satu tujuan meminimalisasi penyebaran virus Covid-19. Permasalahan demi permasalahn mulai muncul terkait dengan proses pembelajaran. Kondisi ini menuntut guru lebih inovatif dan kreatif memilih strategi pembelajaran yang bermakna dan menyenangkan. LKPD digital menjadi alternatif pembelajaran jarak jauh di masa pandemi Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar siswa, respon serta efektivitas penggunaan LKPD digital pada mata pelajaran seni budaya. Metode penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dengan perumusan masalah, pengumpulan data, kesimpulan dan analisa hasil. Hasil penelitian menunjukakan adanya respon yang sangat tinggi pada penggunaan LKPD digital yaitu 80,6% dan motivasi belajar siswa meningkat berdasarkan hasil observasi dan survei yang dilakukan peneliti. LKPD digital dapat menjadi stimulus-stimulus yang merangsang rasa ketertarikan atau keingintahuan siswa sehingga dalam proses pembelajaran siswa menjadi lebih semangat dan termotivasi.
References
Arsyad, Azhar. (2015). Media Pembelajaran. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Goeldberg, Merryl. (1997). Art and Learning An Integrated Approachto Teaching and Leraning in Multicultural and Multilingual Setting. New York: Longman.
Hamalik, Oemar. (2016). Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.
Kamaril,Cut. (2001). Konsep Pendidikan Seni Tingkat SD-SLTP-SMU. Makalah Seminar dan Lokakarya Nasional Pendidikan Seni . 10-20 April 2001. Jakarta: Hotel Indonesia.
Katriani, Laila.( 2014 ). Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik ( (LKPD). Makalah PPM “Pelatihan Pembuatan Perencanaan Pembelajaran IPA untuk Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di Kelas Sebagai Implementasi Kurikulum 2013 bagi Guru SMP Se-Kecamatan Danurejan, Kota Yogyakarta ” Tanggal 24 Oktober 2014.
Kustandi,C & Sutjipto, B. (2011). Media Pembelajaran Manual dan Digital. Bogor: Ghalia Indonesia.
Muhasim. (2017). Pengaruh Tehnologi Digital terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik. Jurnal PALAPA, 5(2)
Novianti, N. R. (2011). Kontribusi pengelolaan laboratorium dan motivasi belajar siswa terhadap efektivitas proses pembelajaran. Jurnal Pendidikan MIPA
Pekerti, Widia. Dkk. (2008). Media Pengembangan Seni. Jakarta: Universitas Terbuka.
Prastowo, Andi. (2011). Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif: Menciptakan Metode Pembelajaran yang Menarik dan Menyenangkan. Yogyakarta: Diva Press.
Sardiman. (2011). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Yogyakarta: Raja Grafindo Persada.
Sudjana, Nana & Rivai, Ahmad. (2013). Teknologi Pengajaran. Bandung: Sinar Baru Algen.
Syahrum & Salim. (2012). Metodologi Penelitian Kuantitatif. Bandung: Citapustaka Media.
Trianto. (2009). Mengembangkan Model Pembelajaran Tematik. Jakarta: Prestasi Pustaka.
Uno, Hamzah B. (2013). Teori Motivasi dan Pengukurannya Analisis di Bidang Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Uno, Hamzah B & Nurdin,M. (2015). Belajar dengan Pendekatan Pailkem. Jakarta: Remaja Rosdakarya.
Wena, Made. (2009). Strategi Pembelajaran Kreatif Kontemporer. Jakarta: Bumi Aksara.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.












