UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENGUNGKAPKAN MONOLOG DESKRIPTIF LISAN MELALUI SISTEM ICARE DI KELAS IX.2 SMP BAITURROSYID BOARDING SCHOOL PADANG
DOI:
https://doi.org/10.51878/educator.v4i1.2831Keywords:
Keterampilan Monolog, Deskriptif Lisan, Sistem IcareAbstract
This Classroom Action Research (PTK) is an effort to improve the skills of expressing simple descriptive monologues that are acceptable (literary) for class IX.2 students at SMP Baiturrosyid Boarding School Padang. This research is an answer to the difficulties of English teachers when teaching students in the oral cycle. This implementation (PTK) uses three cycles with the ICARE system which goes through five stages, namely, Introduce, Connect, Apply, Reflect and Extend. The results of data analysis obtained from qualitative and quantitative student observations and questionnaires obtained from learning process assessment documents and individually show that by using the ICARE system, students can improve their skills in expressing simple oral descriptive monologues that are acceptable and there are improvements as follows: (1) increasing students' skills in expressing simple descriptive monologues, (2) increasing students' abilities in using acceptable spoken English with relatively correct pronunciation, generally fluently and using the right sentence structure, (3) increasing students' courage in expressing simple descriptive monologues.
ABSTRAK
Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini merupakan suatu upaya untuk meningkatkan keterampilan mengungkapkan monolog Deskriftif sederhana yang berterima (literary) bagi siswa kelas IX.2 di SMP Baiturrosyid Boarding School Padang. Penelitian ini sebagai jawaban dari kesulitan guru bahasa Inggris ketika membelajarkan siswa pada siklus lisan. Pelaksanaan (PTK) ini menggunakan tiga siklus dengan sistem ICARE yang melalui lima tahapan yaitu, Introduce (Kenalkan), Connect (Hubungkan), Apply (Terapkan), Reflect (Refleksikan) dan Extend (Perluaslah). Hasil analisis data yang diperoleh dari hasil pengamatan dan angket siswa secara kualitatif dan kuantitaif diperoleh dari dokumen penilaian proses pembelajaran dan secara individu menunjukkan bahwa dengan menggunakan sistem ICARE, dapat meningkatkan keterampilan siswa mengungkapkan monolog Deskriftif lisan sederhana yang berterima terdapat peningkatan sebagai berikut:(1) meningkatnya keterampilan siswa mengungkapkan monolog Deskriftif sederhana, (2) meningkatnya kemampuan siswa didalam menggunakan bahasa Inggris lisan yang beterima dengan pengucapan yang relatif tepat, pada umumnya lancar dan menggunakan struktur kalimat yang tepat, (3) meningkatnya keberanian siswa dalam mengungkapkan monolog Deskriftif sederhana.
References
Azies, FS & Alwasilah CA. 2006. Penagajaran Bahasa Komunikatif Teori dan Praktik. Bandung, Remaja Rosdakarya
Decentralized Based Education (DBE),2024. Integrasi Kecakapan Hidup dalam Pembelajaran. USAID Indonesia.
Dirjendikdasmen. 2005. Landasan Filosofi Teoritis Pendidikan Bahasa Inggris. Jakarta.
Mills, GE. 2000. Action Research A Guide For The Teacher Researcher. Ohio, Shoutern Oregon University.
Permen 22. 2024. Standar Isi Mata Pelajaran Bahasa Inggris. Jakarta.
Puskur. 2003. Standar Kompetensi Mata Pelajaran Bahasa Inggris SMP. Jakarta.
Sudjana,s. 2001. Metoda dan Teknik Pembelajaran Partisipatif. Bandung. Falah Production.
Suranto, Basowi, Sukidin,2002. Manajemen Penelitian Tindakan Kelas. Insan Cendekia.
Surya, M. 2003. Percikan Perjuangan Guru. Semarang, Aneka Ilmu.
Suryadi,A, 2003. Membuat Siswa Aktif Belajar.Bandung, Binacipta.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












