AGROSCIENCE KIDSLAB SEBAGAI INOVASI INTEGRATIF KEBUN SEKOLAH, EKSPERIMEN IPA, DAN BANK BENIH MINI UNTUK KETAHANAN PANGAN DAN KEMANDIRIAN ANAK PAPUA

Authors

  • Retno Wuri Sulistyowati Universitas Musamus
  • Mega Suteki Universitas Musamus
  • Diah Harmawati Universitas Musamus

DOI:

https://doi.org/10.51878/community.v5i2.7355

Keywords:

Agroscience Kids Lab, kebun sekolah, literasi sains, bank benih lokal, ketahanan pangan

Abstract

This community service program was implemented in 2025 at SD Inpres Tambat, Tanah Miring District, Merauke Regency, to address the lack of contextual science learning, limited use of the school garden, and the absence of facilities supporting science literacy for students, most of whom are Indigenous Papuans. The aim of this activity was to introduce the Agroscience Kids Lab as an integration of school gardening, simple science experiments, and a mini seed bank to promote food security and children’s self-reliance. The program employed a participatory approach involving teachers, students, and parents through the stages of preparation, implementation, mentoring, and evaluation. Four main innovations were developed: (1) Thematic Educational Garden Zone as a living laboratory for science learning; (2) Plant Cycle Board and Mini Experiment Kit to introduce basic science concepts; (3) Open Seed Rack as a medium for seed conservation and food security awareness; and (4) Local Science Mini Experiment Book to support teachers in contextualizing science lessons. The implementation results showed an increase in students’ scientific interest and skills, teachers’ creativity in integrating science with gardening practices, and greater parental involvement in school activities. In conclusion, the Agroscience Kids Lab proved effective as an innovative model of contextual science education based on local wisdom, which not only improves the quality of science learning but also fosters early awareness of food security. The recommended follow-up includes sustainable planting cycles, advanced teacher training, and replication of the model in other remote schools (3T areas) with support from local governments and universities.

ABSTRAK
Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di SD Inpres Tambat, Distrik Tanah Miring, Kabupaten Merauke pada tahun 2025 untuk menjawab permasalahan keterbatasan pembelajaran IPA kontekstual, rendahnya pemanfaatan kebun sekolah, serta belum adanya fasilitas penunjang literasi sains bagi siswa yang mayoritas berasal dari komunitas Orang Asli Papua. Tujuan kegiatan ini adalah menghadirkan inovasi Agroscience Kids Lab sebagai integrasi antara kebun sekolah, eksperimen IPA sederhana, dan bank benih mini guna mendorong ketahanan pangan serta kemandirian anak. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan guru, siswa, dan orang tua melalui tahapan persiapan, implementasi, pendampingan, dan evaluasi. Program ini menghasilkan empat inovasi utama, yaitu: (1) Zona Kebun Edukatif Tematik sebagai laboratorium hidup pembelajaran IPA; (2) Papan Siklus Tanam dan Kit Eksperimen Mini untuk mengenalkan konsep dasar sains; (3) Rak Benih Terbuka (Open Seed Rack) sebagai media pelestarian dan pembelajaran ketahanan pangan; serta (4) Buku Mini Eksperimen Sains Lokal yang mendukung guru dalam mengajar berbasis konteks lingkungan. Hasil implementasi menunjukkan adanya peningkatan minat dan keterampilan ilmiah siswa, kreativitas guru dalam mengintegrasikan IPA dengan praktik kebun, serta meningkatnya partisipasi orang tua dalam kegiatan sekolah. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah Agroscience Kids Lab efektif sebagai model inovasi pendidikan sains kontekstual berbasis kearifan lokal yang tidak hanya meningkatkan kualitas pembelajaran IPA, tetapi juga menumbuhkan kesadaran pangan sejak dini. Tindak lanjut yang direkomendasikan adalah pengembangan siklus tanam berkelanjutan, pelatihan lanjutan bagi guru, serta replikasi model di sekolah lain di wilayah 3T dengan dukungan pemerintah daerah dan perguruan tinggi..

Downloads

Download data is not yet available.

References

Faridli, E. M., Abidin, N., Sutama, S., Sutopo, A., & Murtiyasa, B. (2024). Tantangan menuju pendidikan unggul: Membangkitkan produktivitas institusi pendidikan untuk kualitas pendidikan yang lebih baik di Indonesia. Jurnal EDUCATIO Jurnal Pendidikan Indonesia, 10(1), 186. https://doi.org/10.29210/1202423797

Fitriyani, N., & Rustaman, N. Y. (2020). Implementasi pembelajaran sains berbasis pengalaman nyata untuk meningkatkan motivasi belajar siswa SD. Jurnal Pendidikan Dasar, 11(2), 101–112. https://doi.org/10.21009/JPD.v11i2.15217

Hidayat, R., & Puspitasari, D. (2021). Integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar. Jurnal Ilmu Pendidikan, 29(1), 45–57. https://doi.org/10.17977/jip.v29i1.14518

Husain, R., Harefa, A. O., Cakranegara, P. A., Nugraha, M. S., & Hernaeny, U. (2022). The effect of teacher professional competence and learning facilities on student achievement. AL-ISHLAH Jurnal Pendidikan, 14(2), 2489. https://doi.org/10.35445/alishlah.v14i2.1060

Jacobson, M. J., Lund, K., Hoadley, C., Vatrapu, R., Kolodner, J. L., & Reimann, P. (2016). Beyond just getting our word out: Creating pipelines from learning sciences research to educational practices. Research Portal Denmark, 2, 1071. https://local.forskningsportal.dk/local/dki-cgi/ws/cris-link?src=cbs&id=cbs-f0bc91d6-b766-4a4e-b067-1f908b778ca1&ti=Beyond%20Just%20Getting%20Our%20Word%20Out%20%3A%20Creating%20Pipelines%20from%20Learning%20Sciences%20Research%20to%20Educational%20Practices

Kurniawan, A. (2018). Pembelajaran sains berbasis lingkungan untuk meningkatkan literasi sains siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan IPA, 7(1), 15–24. https://doi.org/10.15294/jpii.v7i1.12480

Mukhlisah, I., Rochmawan, A. E., Aszahro, F., Wulandari, I. A. I., & Puspitaningrum, S. (2024). Pengembangan kreativitas dan ketrampilan motorik melalui media pembelajaran sistem tata surya di MI Sudirman Kadipiro Kecamatan Jumapolo Kabupaten Karanganyar. COMMUNITY Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 56. https://doi.org/10.51878/community.v4i1.3145

Nababan, A. (2019). Pendidikan berbasis kearifan lokal untuk pembangunan berkelanjutan. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 9(2), 45–56. https://doi.org/10.24832/jpnk.v9i2.1332

Qolil, M., & Astuti, R. (2025). Efektivitas praktikum IPA dalam meningkatkan kreativitas dan hasil belajar siswa: Studi quasi experiment di SMP Islamiyah Widodaren. SCIENCE Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Dan IPA, 5(3), 1257. https://doi.org/10.51878/science.v5i3.6673

Rahmawati, Y., Utami, B., & Wibowo, A. (2020). Kontekstualisasi sains melalui pembelajaran berbasis lingkungan di sekolah dasar. Jurnal Inovasi Pendidikan, 12(3), 233–244. https://doi.org/10.15294/jip.v12i3.24520

Rodiyah, R., Utari, I. S., Waspiah, W., Arifin, R., N, E. P., Niravita, A., & Damayanti, R. (2025). Akselerasi peningkatan kesadaran guru dalam layanan pendidikan prima untuk mendukung proyek penguatan profil pelajar Pancasila. COMMUNITY Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 188. https://doi.org/10.51878/community.v5i1.6457

Sekarini, R. P., & Arty, I. S. (2019). Contextual-based science outdoor learning to improve student curiosity. Journal of Physics: Conference Series, 1233, 12103. https://doi.org/10.1088/1742-6596/1233/1/012103

Suryadi, D. (2021). Literasi sains dan pendidikan berbasis lingkungan di sekolah dasar. Jurnal Ilmu Pendidikan, 25(3), 123–134. https://doi.org/10.17977/jip.v25i3.15112

UNESCO. (2017). Education for sustainable development goals: Learning objectives. UNESCO Publishing.

Usman, S., Abdullah, G., Arifin, I. N., Panai, A. H., & Arif, R. M. (2025). Pengembangan media pembelajaran kartu planet untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran IPAS di kelas V SDN 68 Kota Timur. SCIENCE Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Dan IPA, 5(2), 955. https://doi.org/10.51878/science.v5i2.5669

Utami, R., & Nurlaela, L. (2019). Pendidikan karakter peduli lingkungan melalui pembelajaran berbasis kontekstual di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Karakter, 9(1), 77–88. https://doi.org/10.21831/jpk.v9i1.23171

Yuliani, D., & Wulandari, R. (2020). Pembelajaran kontekstual untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa SD. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 6(2), 150–162. https://doi.org/10.29407/jpdn.v6i2.14659

Downloads

Published

2025-11-22

How to Cite

Sulistyowati, R. W., Suteki, M. ., & Harmawati, D. . (2025). AGROSCIENCE KIDSLAB SEBAGAI INOVASI INTEGRATIF KEBUN SEKOLAH, EKSPERIMEN IPA, DAN BANK BENIH MINI UNTUK KETAHANAN PANGAN DAN KEMANDIRIAN ANAK PAPUA. COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 683-691. https://doi.org/10.51878/community.v5i2.7355

Issue

Section

Articles