PENGARUH BUDAYA ORGANISASI DAN PELATIHAN TERHADAP MOTIVASI KERJA: STUDI KASUS PT REGIONAL ECONOMIC DEVELOPMENT INSTITUTE
DOI:
https://doi.org/10.51878/cendekia.v5i3.6176Keywords:
Budaya Organisasi, Enumerator, Motivasi Kerja, Pelatihan, PT REDIAbstract
Work motivation is one of the key aspects that influences individual performance within an organization, including in research projects with limited timeframes. PT Regional Economic Development Institute (REDI) is an independent research institution that conducts data collection with the assistance of contract workers (enumerators). Enumerators play a crucial role in collecting data, which can determine the success of a research project; therefore, high work motivation among enumerators is essential. This study aims to examine the influence of organizational culture and training on the work motivation of enumerators at PT REDI. A quantitative approach was employed in this research, using a survey method through Likert-scale questionnaires distributed to enumerators at PT REDI who were actively involved in research projects during the period January–May 2025. Data analysis was carried out using multiple linear regression as one of the statistical methods to explain the influence of organizational culture and training on work motivation. The results of the study show that, partially, organizational culture has a positive and significant effect on work motivation, while training has a positive direction but does not show a significant effect on the work motivation of enumerators.
ABSTRAK
Motivasi kerja ialah salah satu aspek penting yang memengaruhi kinerja individu pada suatu organisasi, termasuk dalam proyek penelitian dengan durasi waktu terbatas. PT Regional Economic Development Institute (REDI) merupakan lembaga penelitian independen yang melakukan pengumpulan data dengan bantuan tenaga kerja kontrak (enumerator). Enumerator memiliki peran utama dalam pengumpulan data yang dapat menentukan keberhasilan suatu proyek penelitian, sehingga motivasi kerja yang tinggi pada enumerator sangat diperlukan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengkaji pengaruh budaya organisasi serta pelatihan terhadap motivasi kerja enumerator di PT REDI. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini dengan metode survei melalui kuesioner berskala likert yang diberikan kepada enumerator di PT REDI yang aktif terlibat pada proyek penelitian pada periode Januari–Mei 2025. Analisis data menggunakan regresi linear berganda sebagai salah satu metode statistik yang dapat menjelaskan pengaruh budaya organisasi dan pelatihan terhadap motivasi kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja, sedangkan pelatihan memiliki arah positif namun tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap motivasi kerja enumerator.
References
Ahmad, F., et al. (2022). Dampak pelatihan mutasi dan rotasi kerja terhadap motivasi kerja pegawai. Jurnal Manajemen STIE Muhammadiyah Palopo, 8(2), 265–278.
Andiansyah, D., et al. (2025). Pengaruh sistem penghargaan yang adil bagi karyawan yang berkinerja baik dan kesempatan untuk mengikuti pelatihan yang relevan terhadap kepuasan kerja. Innovative: Journal of Social Science Research, 5(1), 2315–2324. https://doi.org/10.31004/innovative.v5i1.17928
Anggraeni, D., et al. (2024). Kegiatan pelatihan enumerator bagi karyawan dan anggota Komunitas Dapur Remaja di Depok. Jurnal Informasi Pengabdian Masyarakat, 2(2), 39–50. https://doi.org/10.47861/jipm-nalanda.v2i2.981
Aryawibawa, A. D., et al. (2024). Pengaruh kompensasi, lingkungan kerja, budaya organisasi dan pelatihan terhadap kinerja pegawai. Jurnal Manajemen Dan Bisnis Indonesia, 10(1), 13–26. https://doi.org/10.32528/jmbi.v10i1.1185
Bahri, S., & Nisa, Y. C. (2017). Pengaruh pengembangan karir dan motivasi kerja terhadap kepuasan kerja karyawan. Jurnal Ilmiah Manajemen Dan Bisnis, 18(1), 9–15. https://doi.org/10.30596/jimb.v18i1.1395
Basri, H., et al. (2021). Pengaruh kualitas pelayanan dan produk terhadap kepuasan pelanggan pada BMT Al Fath IKMI. Ilmu Ekonomi Manajemen Dan Akuntansi, 2(2), 131. https://doi.org/10.37012/ileka.v2i2.945
Dalimunthe, M. H., et al. (2022). Dampak komunikasi dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan. El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 54–63. https://doi.org/10.47467/elmujtama.v2i1.494
Giantari, I. A. I., & Riana, I. G. (2017). Pengaruh budaya organisasi terhadap motivasi kerja dan kinerja karyawan Klumpu Bali Resort Sanur. E-Jurnal Manajemen Unud, 6(12), 6471–6498.
Habibie, F. H., & Widyastuti, N. (2017). Pengaruh pelatihan dan motivasi terhadap produktifitas kerja karyawan usaha restoran rumah makan di Kabupaten Bogor. Jurnal Ilmiah Pariwisata, 22(3), 163–177. https://doi.org/10.30647/jip.v22i3.1166
Hidayat, A. S., et al. (2025). Pengaruh budaya organisasi, gaya kepemimpinan transformasional pada komitmen terhadap organisasi melalui kepuasan kerja sebagai variabel intervening. Abdi Implementasi Pancasila: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 1–6.
Janna, N. M., & Herianto, H. (2021). Konsep uji validitas dan reliabilitas dengan menggunakan SPSS. OSF Preprints, 1–12. https://doi.org/10.31219/osf.io/v9j52
Jatiningrum, C. D., et al. (2024). Efek budaya organisasi, gaya kepemimpinan dan komitmen organisasi terhadap kinerja karyawan melalui motivasi kerja karyawan (Studi pada karyawan Bank Mandiri KCP Surabaya Darmo Permai). Jurnal Manajemen, 14(1), 56–71. https://doi.org/10.30738/jm.v14i1.4101
Laylani, N., et al. (2023). The effect of work experience, work ethos, training, and improving work achievement on employee performance at PT PLN UP3 Rantauprepat. Daengku: Journal of Humanities and Social Sciences Innovation, 3(2), 313. https://doi.org/10.35877/454ri.daengku1521
Loudoe, M. M., et al. (2023). Pengaruh stress kerja, beban kerja, dan kebutuhan aktualisasi diri terhadap prestasi kerja melalui motivasi kerja sebagai variabel intervening. Jurnal Siber Multi Disiplin, 1(2), 52–65. https://doi.org/10.38035/jsmd.v1i2.47
Luthfi, I. M., & Wijaya, F. (2024). Pengaruh disiplin kerja dan motivasi kerja terhadap produktivitas kerja karyawan divisi washing pada PT Multi Garmen Jaya Bandung. JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, Dan Akuntansi), 10(1), 704–714. https://doi.org/10.35870/jemsi.v10i1.2074
Mampuru, M. P., et al. (2024). Training and development impact on job satisfaction, loyalty and retention among academics. SA Journal of Human Resource Management, 22. https://doi.org/10.4102/sajhrm.v22i0.2420
Menhard, M., et al. (2022). Pengaruh motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik terhadap produktivitas kerja pada PT. Az-Zuhra Property Pekanbaru. Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan, 10(2), 371–376. https://doi.org/10.37641/jimkes.v10i2.1436
Neza, C., & Rivai, H. A. (2020). Pengaruh pelatihan terhadap kinerja dengan motivasi kerja sebagai variabel mediasi pada karyawan PT. X. Journal of Management and Business Review, 17(1), 1–25. https://doi.org/10.34149/jmbr.v17i1.169
Ningsi, C. A., et al. (2016). Pengaruh pelatihan dan promosi terhadap motivasi dan kinerja karyawan (studi pada karyawan PT. PLN (Persero) area Kendari). Jurnal Ilmiah Administrasi Publik, 5(2), 131–143. https://doi.org/10.26858/jiap.v5i2.1765
Pranitasari, D. (2020). Pengaruh budaya organisasi dan lingkungan kerja terhadap motivasi kerja serta dampaknya terhadap kepuasan kerja karyawan. Jurnal Riset Manajemen Sains Indonesia (JRMSI), 11(1), 46–61. https://doi.org/10.21009/JRMSI.011.1.03
Rahayu, M., et al. (2019). The effect of career training and development on job satisfaction and its implications for the organizational commitment of regional secretariat (SETDA) employees of Jambi provincial government. International Review of Management and Marketing, 9(1), 79–89.
Raidzatussalma, K. N., et al. (2024). Pengaruh budaya organisasi terhadap motivasi kerja karyawan di PT. Well Harvest Winning Alumina Refinery (WHW). Currency: Jurnal Ekonomi Dan Perbankan Syariah, 2(2), 329–342. https://doi.org/10.32806/ccy.v2i2.245
Ramdhani, D. Y., & Rasto, D. (2021). Keseimbangan kehidupan kerja (work life balance) sebagai faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan. Jurnal Manajerial, 20(1), 98. https://doi.org/10.17509/manajerial.v20i1.29670
Ronsumbre, S., et al. (2023). Pembelajaran digital dengan kecerdasan buatan (AI): Korelasi AI terhadap motivasi belajar siswa. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 9(3), 1464. https://doi.org/10.31949/educatio.v9i3.5761
Setiawan, D. (2021). BUMDes untuk desa: Kinerja BUMDes dalam meningkatkan perekonomian di Yogyakarta. Journal of Social and Policy Issues, 1(1), 11. https://doi.org/10.58835/jspi.v1i1.4
Sutoro, S. (2020). Pengaruh budaya organisasi terhadap motivasi kerja pegawai BPSDM Provinsi Jambi. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 20(1), 104–112. https://doi.org/10.33087/jiubj.v20i1.863
Telaumbanua, A., et al. (2024). Pengaruh media sosial marketing terhadap peningkatan minat beli pelanggan Toko Berliian Motor Gunungsitoli. Visi Sosial Humaniora, 5(2), 41–63.
Wibowo, S., & Ahmadi, M. A. (2025). Pengaruh pelatihan dan lingkungan kerja terhadap motivasi kerja karyawan. PENG: Jurnal Ekonomi Dan Manajemen, 2(1b), 1208–1218.
Yunior, D. R. (2018). Pengaruh pelatihan terhadap motivasi kerja pegawai pada Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial Regional V Sulawesi di Kota Makassar [Tesis, Universitas Negeri Makassar]. http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/10028















