PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KARIER TEKNIK MODELLING TERHADAPKEMATANGAN PILIHAN KARIER SISWA KELAS XI TKJ-1 SMK NEGERI 1 GUNUNGSITOLI ALO’OA
DOI:
https://doi.org/10.51878/cendekia.v4i4.3842Keywords:
Bimbingan Karir, Teknik ModelingAbstract
The aim of this research is to reveal the influence of career guidance services (X1) with modeling techniques (X2) on the maturity of career choices (Y), using associative strategy quantitative methods. The research location was SMK Negeri 1 Gunungsitoli Alo'oa, the research population was all class XI students and the sample was taken purposively as many as 64 people from two study groups. The data collection instrument was a closed questionnaire distributed to a number of respondents. The regression coefficient value of the career services variable is negative, namely 0.095, meaning that every 1.00% increase in career guidance services will be followed by an increase in career choice maturity of 0.095% assuming the other independent variables remain constant. The modeling technique (X2) partially has a significant effect on the maturity of career choices (Y). The regression coefficient value of the modeling technique (b2) is positive, namely 1.051, meaning that every 1.00% increase in the modeling technique will be followed by an increase in career choice maturity of 1.051% assuming the other independent variables remain constant. Variables X1 and X2 together have a significant effect on variable Y and every increase in X1 and The contribution of the influence of variables X1 and X2 to variable Y is 93.8%, while the remaining 7.2% is influenced by other variables that have not been studied. It is recommended for school counselors to provide career guidance services using modeling techniques to handle, develop and improve students' career maturity.
ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap pengaruh layanan bimbingan karir (X1) dengan teknik modeling (X2) terhadap kematangan pilihan karir (Y) menggunakan metode kuantitatif strategi asosiatif. Lokasi penelitian adalah SMK Negeri 1 Gunungsitoli Alo’oa, populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI dan sampel diambil secara purposif sebanyak 64 orang dari dua rombongan belajar. Instrumen pengumpulan data adalah angket tertutup yang dibagikan kepada sejumlah responden. Nilai koefisien regresi variabel layanan karir bernilai negatif, yaitu 0,095 artinya setiap peningkatan layanan bimbingan karir sebesar 1,00% maka akan diikuti dengan peningkatan kematangan pilihan karir sebesar 0,095% dengan asumsi variabel independen lainnya tetap. Teknik modeling (X2) secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kematangan pilihan karir (Y). Nilai koefisien regresi teknik modeling (b2) bernilai positif, yaitu 1,051, artinya bahwa setiap peningkatan teknik modeling sebesar 1,00% maka akan diikuti dengan peningkatan kematangan pilihan karir sebesar 1,051% dengan asumsi variabel independen lainnya tetap. Variabel X1 dengan X2 secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap variabel Y dan setiap peningkatan X1 dengan X2 sebesar 1,00% akan diikuti dengan peningkatan variabel Y sebesar 1,146. Sumbangan pengaruh variabel X1 dengan X2 terhadap variabel Y sebesar 93,8% sedangkan sisanya sebesar 7,2% dipengaruhi oleh variabel lain yang belum diteliti. Disarankan kepada konselor sekolah untuk menyelenggarakan layanan bimbingan karir dengan teknik modeling untuk menangani, mengembangkan dan meningkatkan kematangan karir peserta didik.
Downloads
References
Adiputra, S. (2015). Penggunaan teknik modeling terhadap perencanaan karir siswa. Fokus Konseling, 1(1), 45–56.
Andini, K. A., Suroso, & Arifiana, I. Y. (2024). Kematangan karir siswa SMK: Bagaimana dengan efikasi diri siswa? Jiwa: Jurnal Psikologi Indonesia, 2(1), 158–166.
Atli, A. (2016). The effects of trait-factor theory-based career counseling sessions on the levels of career maturity and indecision of high school students. Universal Journal of Educational Research, 4(8), 1837–1847.
Baharuddin, A. A. (2023). Bimbingan karir dalam pengembangan kapasitas sumber daya manusia Himpunan Mahasiswa Program Studi Bimbingan Penyuluhan Islam IAIN Bone. La Tanriruwa, 2(02), 1–2.
Damanik, R. (2024). Kesiapan karir siswa SMA serta implikasinya terhadap layanan bimbingan karir: Studi deskriptif di SMA Taman Siswa Padang Tualang. Jurnal Serunai Bimbingan dan Konseling, 13(1), 26–32.
Hidayat, D. R. (2011). Psikologi kepribadian dalam konseling. Jakarta: Indeks.
Erford, B. T. (2016). 40 teknik yang harus diketahui setiap konselor. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Febrianti, E. A., & Nawantara, R. D. (2022). Teknik modeling simbolis (Alternatif strategi pelaksanaan layanan konseling di sekolah). Prosiding SEMDIKJAR (Seminar Nasional Pendidikan Dan Pembelajaran).
Gani, R. A. (2012). Bimbingan karir. Bandung: Angkasa.
Gea, D., & Lase, F. (2024). Pengaruh layanan bimbingan kelompok, kemampuan berinteraksi sosial, kontrol diri, dan peningkatan kualitas kegiatan belajar terhadap motivasi berprestasi dalam belajar. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 06(03), 16383–16396.
Gladding, S. T. (2012). Konseling (Profesi yang menyeluruh), Edisi ke-6. Jakarta: Indeks.
Hartono. (2016). Bimbingan karir. Jakarta: Kencana.
Khairun, D. Y. (2016). Layanan bimbingan karir dalam peningkatan kematangan eksplorasi karir siswa. Jurnal Penelitian Bimbingan Dan Konseling, 1(1), 20.
Lase, F., Nirwana, H., Neviyarni, N., & Marjohan, M. (2020). The differences of honest characters of students before and after learning with a model of learning of intelligent character. Journal of Educational and Learning Studies, 3(1), 41.
Latifatma, N., et al. (2024). Penerapan layanan bimbingan karir di sekolah menengah pertama (SMP). Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia, 1(2), 44–54.
Lubis, A. I., et al. (2024). Pengaruh bimbingan karir terhadap kemantapan keputusan karir siswa kelas XII SMK Swasta Bandung 1. Jurnal Maisyatuna, 5(1).
Marianne, & Gibson. (2011). Bimbingan dan konseling (Edisi ketujuh). Yogyakarta: Pustaka Belajar.
Marianti, L., Rasmanah, M., & Ramadhan, M. V. (2024). Efektivitas konseling kelompok dengan teknik modeling untuk meningkatkan social concern komunitas Generasi Cahaya Pintar. Counselia: Jurnal Bimbingan Konseling Pendidikan Islam, 5(1), 294–306.
Masyarakat, J. P., Bimbingan Konseling, & Universitas Nias. (2022). Upaya pencegahan pernikahan dini melalui layanan konseling format kelasikal. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 120–136.
Munthe, M., & Lase, F. (2022). Faktor-faktor dominan yang mempengaruhi kegiatan belajar mahasiswa. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 216–225.
Nahdi, A. R. R. (2019). Layanan bimbingan karir dalam upaya meningkatkan kemandirian siswa dalam memilih karir di MA Salafiyah Wonoyoso Bumirejo Kebumen: Perspektif bimbingan konseling Islam. (Doctoral dissertation, UIN Walisongo).
Permatasari, N. (2019). Layanan bimbingan karir di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Bandung: CV IRDH.
Priambodo, A. (2017). Pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan permainan kartu karir terhadap sikap pilihan karir. Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application.
Raihana, P. A., Roesmalita, M., & Mahira, R. S. (2024). Peningkatan pengetahuan kematangan karir siswa SMK Yosonegoro Magetan. Jurnal Pengabdian Masyarakat (JPM), 4(1), 26–35.
Ramadhani, D., & Fa, A. (2024). Perpaduan teknik modeling dengan 'Doa Sapu Jagat' dalam konseling kelompok behavioral untuk pemantapan pengambilan keputusan karier: Efektif atau tidak? Jurnal Psikologi, 2, 11–20.
Rumengan, K., & Soetjiningsih, C. H. (2024). Kesadaran diri dan kematangan karir pada mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana. YUME: Journal of Management, 7(1), 409–416.
Setiawaty, T. (2018). Bimbingan karir melalui kegiatan keterampilan dalam meningkatkan kemandirian warga binaan: Penelitian telaah bimbingan agama di Lembaga Permasyarakatan Wanita Kelas II A Bandung. (Doctoral dissertation, UIN Sunan Gunung Djati Bandung).
Sharf, R. (2010). Applying career development theory of counseling. USA: Cengage Learning.
Sihombing, T., Telaumbanua, & Nurkhofifah. (2024). Pengaruh layanan bimbingan karir terhadap peningkatan kematangan siswa dalam menentukan jurusan di SMA 1 Halongonan. Jurnal Pendidikan, 2(1), 36–50.
Sugiyono. (2012). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Walgito, B. (2005). Bimbingan dan konseling. Yogyakarta: Andi.
Walgito, B. (2010). Bimbingan dan konseling (Studi & karier). Yogyakarta: Aldi Offset.
Winkel, W. S. (2004). Bimbingan dan konseling di institusi pendidikan. Jakarta: PT Gramedia.
Winkel, W. S., & Hastuti, S. (2004). Bimbingan karir di institusi pendidikan. Jakarta: Media Abadi.















