NILAI-NILAI SOSIAL DALAM FILM JEMBATAN PENSIL: SUATU KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA DAN IMPLIKASINYA BAGI PENDIDIKAN KARAKTER SISWA

Authors

  • Josua H. H. Lengkong Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado, Indonesia
  • Oldie Stevie Meruntu Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado, Indonesia
  • Intama J. Polii Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i4.16323

Keywords:

Nilai sosial, pendidikan karakter, sosiologi sastra

Abstract

Films as audiovisual literary works not only function as entertainment media but also represent social values that can serve as resources for character education. However, studies examining social values in Jembatan Pensil, a film by Hasto Broto, and directly relating them to students' character education still require further exploration, particularly from a sociology of literature perspective. This study aimed to describe the social values in Jembatan Pensil and their implications for students' character education. This study employed a descriptive qualitative method using content analysis. Data were collected through observation and documentation of scenes, dialogues, and events representing social values in the film and were then analyzed descriptively. The results showed that Jembatan Pensil contains various social values represented through several scenes in the film. These values include material, vital, and spiritual values. The film also has implications for students' character education because it presents various forms of awareness and concern for social values that can be instilled in students as part of the character formation process. The sociology of literature approach to the film encompasses textual and non-textual elements. Textual elements relate to various aspects contained in the work, particularly its intrinsic elements, whereas non-textual elements relate to the author's life, social realities, and the social background surrounding the work.

ABSTRAK

Film sebagai karya sastra audiovisual tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga merepresentasikan nilai-nilai sosial yang dapat menjadi sumber pembelajaran karakter. Namun, kajian mengenai nilai sosial dalam film Jembatan Pensil karya Hasto Broto yang mengaitkannya secara langsung dengan pendidikan karakter siswa masih perlu diperdalam, khususnya melalui perspektif sosiologi sastra. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai sosial dalam film Jembatan Pensil karya Hasto Broto serta implikasinya terhadap pendidikan karakter siswa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi. Data dikumpulkan melalui teknik observasi dan dokumentasi terhadap adegan, dialog, serta peristiwa yang merepresentasikan nilai-nilai sosial dalam film, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film Jembatan Pensil mengandung berbagai nilai sosial yang digambarkan melalui sejumlah adegan dalam film. Nilai tersebut meliputi nilai material, nilai vital, dan nilai kerohanian. Film Jembatan Pensil juga memiliki implikasi terhadap pendidikan karakter siswa karena menyajikan berbagai bentuk kesadaran dan kepedulian terhadap nilai-nilai sosial yang dapat ditanamkan kepada peserta didik sebagai bagian dari proses pembentukan karakter. Kajian sosiologi sastra dalam film mencakup unsur teks dan nonteks. Unsur teks berkaitan dengan berbagai aspek yang terdapat dalam karya, terutama unsur intrinsik, sedangkan unsur nonteks berkaitan dengan kehidupan pengarang, realitas masyarakat, dan latar sosial yang melingkupi karya tersebut.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdullah, B., Radiansyah, R., & Akbar, A. (2015). Pendidikan karakter di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Banjarmasin. Inferensi, 9(2), 537–560. https://doi.org/10.18326/infsl3.v9i2.537-560

Adibatin, A. (2016). Pendidikan karakter bangsa berbasis strategi pembelajaran PAKEM melalui permainan cincin di jempol tangan (karya inovasi pembelajaran sekolah dasar). Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 6(1), 1–18. https://doi.org/10.24246/j.scholaria.2016.v6.i1.p1-18

Agustina, I. M., Listyarini, I., & Baedowi, S. (2021). Analisis nilai-nilai karakter dalam film Jembatan Pensil karya Hasto Broto. Dwijaloka: Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah, 2(2), 187–196. https://jurnal.unw.ac.id/index.php/dwijaloka/article/view/1171

Arisyanto, P., Sundari, R. S., & Untari, M. F. A. (2018). Pembelajaran ekstrakurikuler tari untuk penanaman karakter bagi siswa SD Negeri Gayamsari 02 Semarang. Jurnal Pendidikan dan Kajian Seni, 3(1), 1–13. https://doi.org/10.30870/jpks.v3i1.4062

Astrinika, G., Prasetyo, S. A., & Putri, A. D. S. (2020). Daya tangkap siswa terhadap nilai karakter pada film Jembatan Pensil. Indonesian Values and Character Education Journal, 3(2). https://doi.org/10.23887/ivcej.v3i2.29707

Astuti, H. D., Prasetyo, S. A., & Putri, A. D. S. (2020). Daya tangkap siswa SD terhadap film animasi Upin dan Ipin season 6 episode 12 "Taman Mesra" terkait dengan nilai karakter. Jurnal Pendidikan Surya Edukasi (JPSE), 6(1), 114–119. https://doi.org/10.37729/jpse.v6i1.6547

Atmoko, A. W., & Suprapti. (2020). Nilai-nilai pendidikan karakter dalam film "Jembatan Pensil" karya Exan Zen. DIKLASTRI: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran, Linguistik, Bahasa Indonesia, dan Sastra Indonesia, 1, 21–33. https://jurnal.stkippgritrenggalek.ac.id/index.php/diklastri/article/view/64

Fatriyah, F., Prasetyo, S. A., & Ardiyanto, A. (2020). Daya tangkap siswa terhadap pesan moral dan nilai karakter pada film animasi Moana. Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru, 3(2), 304–311. https://doi.org/10.23887/jippg.v3i2.28994

Kansil, C. Y., Alkatuuk, U. M. K., & Adrah, N. (2015). Nilai Sosial dalam Cerita Rakyat Sitaro Sense Madunde terhadap Perspektif Pendidikan. Jurnal KOMPTENSI FBS Unima, 3(1).

Khusniati, M. (2012). Pendidikan karakter melalui pembelajaran IPA. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 1(2), 204–210. https://doi.org/10.15294/jpii.v1i2.2140

Mahsun, M. S. (2014). Teks dalam pembelajaran bahasa Indonesia kurikulum 2013. PT RajaGrafindo Persada.

Maunah, B. (2016). Implementasi pendidikan karakter dalam pembentukan kepribadian holistik siswa. Jurnal Pendidikan Karakter, (1), 90–101. https://doi.org/10.21831/jpk.v0i1.8615

Munawaroh, R. L., & Prasetyo, S. A. (2019). Nilai karakter dalam film animasi "Horton Hears A Who" sudut pandang. Indonesian Values and Character Education Journal, 2(1), 19–27. https://doi.org/10.23887/ivcej.v2i1.17925

Muqimatussunnah, L., Su'ad, & Pratiwi, I. A. (2023). Nilai peduli sosial dan nilai cinta tanah air dalam film Jembatan Pensil produksi Grahandhika Visual. Journal on Education, 6(1), 7812–7823. https://doi.org/10.31004/joe.v6i1.4176

Pantow, M. F., Ratu, D. M., & Meruntu, O. S. (2021). Nilai-nilai moral dalam teks anekdot Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan implikasinya bagi pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah. Jurnal Bahtra, 1(2).

Setiawan, A. D., & Bezaleel, M. (2019). Perancangan film pendek "Bukan Hak-Ku" untuk menanamkan nilai kejujuran pada anak usia 8–12 tahun. ANDHARUPA: Jurnal Desain Komunikasi Visual & Multimedia, 5(1), 127–140. https://doi.org/10.33633/andharupa.v5i01.1873

Sugiyono. (2010). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Suwarsono, V. S., Pengemanan, N. J., & Meruntu, O. S. (2021). Nilai pendidikan karakter dalam dongeng "Mamanua dan Walansendow" dan "Burung Kekekow yang Malang" dan implikasinya dalam pembelajaran sastra di sekolah. Jurnal Bahtra, 1(2).

Widiyatmika, W., Sulistyo, E. T., & Nugroho, S. (2019). Nilai pendidikan karakter pada film Sang Kiai. Mudra Jurnal Seni Budaya, 34(1), 73–79. https://doi.org/10.31091/mudra.v34i1.639

Downloads

Published

2026-10-16

How to Cite

Lengkong, J. H. H., Meruntu, O. S., & Polii, I. J. (2026). NILAI-NILAI SOSIAL DALAM FILM JEMBATAN PENSIL: SUATU KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA DAN IMPLIKASINYA BAGI PENDIDIKAN KARAKTER SISWA. CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan , 6(4), 3688–3701. https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i4.16323

Issue

Section

Articles