DETERMINAN INKLUSI KEUANGAN PADA PELAKU USAHA MIKRO INDUSTRI KREATIF DIKOTA GORONTALO
DOI:
https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i4.16119Keywords:
Literasi keuangan, Financial technology, Pendidikan, Pendapatan, Inklusi keuanganAbstract
Financial inclusion is important for the sustainability of micro creative-industry businesses, particularly in supporting access to formal financial services and business management. However, financial inclusion may be influenced by individual capabilities, technology utilization, educational attainment, and economic capacity. This study aims to analyze the effects of financial literacy, financial technology, education, and income on financial inclusion among micro creative-industry business actors in Gorontalo City, both partially and simultaneously. This quantitative study involved a population of 1,363 micro creative-industry business actors and a sample of 93 respondents selected using the Slovin formula with a 10% margin of error. Data were collected through a questionnaire using a 1–7 semantic differential scale and analyzed using multiple linear regression with IBM SPSS. The results indicate that financial literacy has no significant effect on financial inclusion, whereas financial technology, education, and income have positive and significant effects. Simultaneously, the four variables significantly affect financial inclusion, with an F-value of 48.650 and an Adjusted R Square of 0.674. These findings highlight the importance of strengthening financial technology utilization, educational capacity, and income capacity to support broader financial inclusion among micro creative-industry business actors.
ABSTRAK
Inklusi keuangan penting bagi keberlanjutan usaha mikro industri kreatif, terutama dalam mendukung akses terhadap layanan keuangan formal dan pengelolaan usaha. Namun, inklusi keuangan dapat dipengaruhi oleh kemampuan individu, pemanfaatan teknologi, tingkat pendidikan, dan kapasitas ekonomi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh literasi keuangan, financial technology, pendidikan, dan pendapatan terhadap inklusi keuangan pada pelaku usaha mikro industri kreatif di Kota Gorontalo, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan populasi 1.363 pelaku usaha mikro industri kreatif dan sampel 93 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 10%. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala semantic differential 1–7 dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan IBM SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan tidak berpengaruh signifikan terhadap inklusi keuangan, sedangkan financial technology, pendidikan, dan pendapatan berpengaruh positif dan signifikan. Secara simultan, keempat variabel berpengaruh signifikan dengan nilai F sebesar 48,650 dan Adjusted R Square sebesar 0,674. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan pemanfaatan teknologi keuangan, pendidikan, dan kapasitas pendapatan untuk mendukung perluasan inklusi keuangan pelaku usaha mikro industri kreatif.
Downloads
References
Amini, S. A., Wiralaga, H. K., & Sebayang, K. D. A. (2025). Pengaruh literasi keuangan, penggunaan digital payment, dan pendapatan terhadap inklusi keuangan di DKI Jakarta. Kajian Ekonomi dan Akuntansi Terapan, 2(2), 165–179. https://doi.org/10.61132/keat.v2i2.1163
Andrean, R., & Soejono, F. (2022). Literasi keuangan, minat dalam menggunakan financial technology dan inklusi keuangan guru. Konsumen & Konsumsi: Jurnal Manajemen, 1(1), 21–38. https://journal.ukmc.ac.id/index.php/jkkjm/article/view/744
Astini, Y., Setiawati, E., Fauzi, A. K., & Putra, I. G. A. W. (2024). Peningkatan kinerja UMKM di Kota Mataram melalui literasi keuangan, financial technology, dan inklusi keuangan. eCo-Fin, 6(2), 430–440. https://doi.org/10.32877/ef.v6i2.1440
Demirgüç-Kunt, A., Klapper, L., Singer, D., & Ansar, S. (2022). The Global Findex Database 2021: Financial inclusion, digital payments, and resilience in the age of COVID-19. World Bank. https://doi.org/10.1596/978-1-4648-1897-4
Gunawan, A. C., & Aziz, A. (2021). Analysis of financial technology, financial inclusion, financial literation, and income to financial behaviour on SMEs East Jakarta. Jurnal Akuntansi dan Auditing, 18(2), 128–146. https://doi.org/10.14710/jaa.18.2.128-146
Hamdi, M., Yulaikah, & Adiwinata, D. (2023). Pengaruh literasi keuangan dan financial technology terhadap inklusi keuangan pada pelaku UMKM (Studi pada pelaku UMKM Kec. Malingping-Banten). Jurnal Manajemen dan Bisnis (JMB), 4(2), 31–39. https://doi.org/10.57084/jmb.v4i2.1310
Ilahiyah, E., Soewarno, N., Laut, I. M., & Jaya, M. (2021). The effect of intellectual capital and financial services knowledge on financial inclusion. Journal of Asian Finance, Economics and Business, 8(1), 247–255. https://doi.org/10.13106/jafeb.2021.vol8.no1.247
Jannah, S. I., Khusnah, H., & Anugraini, M. (2023). Efek mediasi penggunaan financial technology pada pengaruh literasi keuangan terhadap inklusi keuangan. Jurnal Akuntansi AKUNESA, 12(1), 35–43. https://doi.org/10.26740/akunesa.v12n1.p35-43
Kusumawati, R., Akmalia, A., & Wardana, C. K. (2022). The impact of financial literacy and financial technology on financial inclusion in Special Region of Yogyakarta, Indonesia. Journal of World Science, 1(5), 273–283. https://doi.org/10.58344/jws.v1i5.31
Liska, R., Machpudin, A., Khaza, M. A. M. H., Ratnawati, R., & Wediawati, B. (2022). Pengaruh literasi keuangan dan financial technology terhadap inklusi keuangan (Studi empiris pada mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi). Jurnal Manajemen Terapan dan Keuangan, 11(4), 1034–1043. https://doi.org/10.22437/jmk.v11i04.21796
Marzuin, A. T., & Mardiati, E. (2024). Pengaruh pendidikan, ukuran UMKM, dan pengetahuan tentang SAK EMKM terhadap kualitas laporan keuangan. Telaah Ilmiah Akuntansi dan Perpajakan, 2(3), 483–494. https://doi.org/10.21776/tiara.2024.2.3.99
Natalia, M. A., Kurniasari, F., Hendrawaty, E., & Oktaviani, V. M. (2020). Pengaruh literasi keuangan terhadap inklusi keuangan dengan menggunakan social capital sebagai variabel mediator. Ultima Management: Jurnal Ilmu Manajemen, 12(1), 16–33. https://doi.org/10.31937/manajemen.v12i1.1522
Nida, R. (2024). The impact of digital transformation on financial inclusion: Evidence from MSMEs in Indonesia. 12(4), 343–356. https://doi.org/10.22437/ppd.v12i4.36399
Nurohman, Y. A., Kusuma, M., & Narulitasari, D. (2021). Fin-tech, financial inclusion, and sustainability: A quantitative approach of Muslims SMEs. International Journal of Islamic Business Ethics, 6(1), 54–67. https://doi.org/10.30659/ijibe.6.1.54-67
Otoritas Jasa Keuangan. (2023). Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan.
Putri, A. P., Tiovandy, V., Kawijaya, J. Z. S., & Sandy, R. (2022). The impact of financial technology on the development of financial inclusion on MSME. JRAK, 14(1). https://doi.org/10.23969/jrak.v14i1.4316
Safrianti, S., Puspita, V., Shinta, S. D., & Afriyeni, A. (2022). Tingkat financial technology terhadap peningkatan kinerja UMKM dengan variabel intervening inklusi keuangan pada pelaku UMKM Kota Bengkulu. MBR (Management and Business Review), 6(2), 212–227. https://doi.org/10.21067/mbr.v6i2.7538
Syaadah, R., Al Asy Ary, M. H., Silitonga, N., & Rangkuty, S. F. (2022). Pendidikan formal, pendidikan non formal dan pendidikan informal. PEMA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian kepada Masyarakat, 2(2), 125–131. https://doi.org/10.56832/pema.v2i2.298
Tan, E., & Syahwildan, M. (2022). Financial technology dan kinerja berkelanjutan usaha mikro kecil: Mediasi literasi keuangan dan inklusi keuangan. Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis, 23(1), 1–22. https://doi.org/10.30596/jimb.v23i1.8535
Thomas, G. N., Nur, S. M. R., & Indriaty, L. (2024). The impact of financial literacy, social capital, and financial technology on financial inclusion of Indonesian students. International Research Journal of Economics and Management Studies, 3(4), 308–315. https://doi.org/10.56472/25835238/IRJEMS-V3I4P140
Wati, L. N., Isprihayadi, H., Nisa, K., Lutfi, M., & Suprapta, I. (2020). Financial technology and financial inclusion on MSME: Mixed-method research approach. Moneter: Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 7(2), 232–236. https://doi.org/10.31294/moneter.v7i2.9583
Widyastuti, U., Respati, D. K., Dewi, V. I., & Somad, A. M. (2024). The nexus of digital financial inclusion, digital financial literacy and demographic factors: Lesson from Indonesia. Cogent Business & Management, 11(1), Article 2322778. https://doi.org/10.1080/23311975.2024.2322778
















