ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA FONOLOGI DALAM WACANA LISAN INFORMAL MASYARAKAT MEDAN DENAI PADA KOMUNIKASI SEHARI HARI
DOI:
https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i3.13584Keywords:
Kesalahan Fonologi, Wacana Lisan Informal, Dialek Medan, Medan DenaiAbstract
Penelitian ini menganalisis kesalahan fonologi dalam percakapan sehari-hari masyarakat Medan Denai. Tujuannya adalah untuk mengetahui jenis, frekuensi, dan faktor penyebab kesalahan fonologi yang terjadi dalam wacana lisan informal. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan data dari 30 narasumber di Kecamatan Medan Denai yang berasal dari berbagai latar belakang bahasa daerah seperti Melayu, Batak, Minang, dan Jawa. Data diperoleh melalui observasi, penyimakan, dan rekaman percakapan informal dalam berbagai situasi seperti di lingkungan keluarga, pergaulan, warung, dan pasar. Hasil penelitian menemukan 18 data kesalahan fonologi yang terdiri dari empat jenis utama: penggantian fonem seperti "lain" menjadi "laen" dan "pergi" menjadi "pigi", penghilangan fonem seperti "saja" menjadi "aja" dan "sudah" menjadi "udah", kontraksi kata seperti "bagaimana" menjadi "kek mana" atau "gausah", serta penggunaan kosakata dialek seperti "bah", "kali", "awak", "tengok", dan "lasak". Faktor utama penyebab kesalahan fonologi adalah pengaruh dialek Melayu Deli sebagai lingua franca di Kota Medan, interferensi bahasa daerah penutur, dan kebiasaan menyederhanakan ucapan demi efisiensi dalam percakapan informal. Penelitian ini bermanfaat untuk memahami variasi dialek Medan dan interferensi bahasa daerah dalam penggunaan bahasa Indonesia, serta dapat menjadi referensi untuk pendidikan bahasa Indonesia yang lebih efektif dalam mengoreksi kesalahan fonologis yang disebabkan oleh pengaruh dialek daerah.
Downloads
References
Amalia, D. (2022, January). Perubahan Fonem Bahasa Indonesia Dialek Medan: Analisis Generatif. In Talenta Conference Series: Local Wisdom, Social, and Arts (LWSA) (Vol. 5, No. 1, pp. 153-158). https://doi.org/10.32734/lwsa.v5i1.1339
Annisa, S. I., & Amalia, N. (2022). Analisis Kesalahan Berbahasa Bidang Fonologi dan Morfologi pada Cuitan Pengguna Twitter Akun@ FiersaBesari. Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing, 5(2), 252-270. https://doi.org/10.31540/silamparibisa.v5i2.1743
Gusar, M. R. S., Hutauruk, N. S., Samosir, E., & Nainggolan, A. (2025). Dampak Interferensi Bahasa Daerah dan Asing pada Penggunaan Bahasa Indonesia Baku: Analisis Kesalahan Berbahasa pada Papan Nama di Medan Maimun. Boraspati Journal: Journal of Bilingualism, Organization, Research, Articles, Studies in Pedagogy, Anthropology, Theory, and Indigenous Cultures, 2(1), 225-242. https://doi.org/10.64674/boraspatijournal.v2i3.23
Harahap, A., & Al Fatih, A. (2025). Pengaruh dialek terhadap fonetik bahasa indonesia. BLAZE: Jurnal Bahasa dan Sastra dalam Pendidikan Linguistik dan Pengembangan, 3(1), 48-58. https://doi.org/10.59841/blaze.v3i1.2163
Hartati, L., & Liana, L. (2025). Ragam Bahasa: Pemahaman Dan Penerapan Dalam Komunikasi Sehari-Hari. Penerbit Tahta Media.
Izhatullaili, I. (2025). Kesalahan Fonologis dalam Komunikasi Antar-Etnis di Kota Kupang: Implikasi Pedagogis untuk Guru Bahasa Indonesia. Haumeni Journal of Education, 5(3), 136-147. https://doi.org/10.35508/haumeni.v5i3.26259
Jahrir, A. S. (2025). Analisis fonetik dan fonologis realisasi vokal dan konsonan bahasa Indonesia di empat dialek. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 3(4), 3562-3569. https://doi.org/10.31004/jerkin.v3i4.1103
Munirah, M., Thaba, A., Yusuf, A. B., Anjani, H. D., & Karim, A. (2021). Interferensi Fonologis Bahasa Daerah terhadap Bahasa Indonesia (Studi pada Mahasiswa Penutur Bahasa Bima di Universitas Muhammadiyah Makassar). JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia), 6(2), 82-88. https://dx.doi.org/10.26737/jp-bsi.v6i2.2330
Purba, A. (2018). Dialek Medan: Kosakata dan lafalnya. MEDAN MAKNA: Jurnal Ilmu Kebahasaan dan Kesastraan, 4(1). https://doi.org/10.26499/mm.v4i1.830
Riyanti, A. (2025). Analisis Kesalahan Berbahasa dalam Bidang Fonologi pada Pidato Dedi Mulyadi. Jurnal Cahaya Edukasi, 2(4), 313-318. https://doi.org/10.63863/jce.v2i4.207
Rosilawati, R., & Sutrisna, D. (2021, October). Bahasa Ibu dalam Analisis Kesalahan Berbahasa Bidang Fonologi pada Komunikasi di Kampung Andir Palabuan Kabupaten Majalengka. In Prosiding Seminar Nasional Pendidikan (Vol. 3, pp. 397-411). https://prosiding.unma.ac.id/index.php/semnasfkip/article/view/630
Simarmata, C. N., Ginting, M. B., Situmorang, P. A. A., & Aura, W. (2025). Variasi Suara Dalam Bahasa Gaul: Pengaruh Media Sosial Terhadap Fonologi Remaja. Journal Education and Government Wiyata, 3(1), 188-195. https://doi.org/10.71128/e-gov.v3i1.210
Sumarsono. (2017). Sosiolinguistik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Suparman, S., Herdiana, B., & Darmawati, D. (2025). Analisis Kesalahan Berbahasa pada Percakapan Masyarakat Kecamatan Lamasi. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 5(3), 1961-1975. https://doi.org/10.53769/deiktis.v5i3.1869
Taembo, M. (2018). Kajian dialek sosial fonologi bahasa Indonesia. Kandai, 12(1), 1-16. https://doi.org/10.26499/jk.v12i1.68
Uzmi, M. F., & Nurul, A. (2024). Hakikat fonologi dalam kajian linguistik. Jurnal Sathar, 2(2), 55-66. https://doi.org/10.59548/js.v2i2.282
Zulfa, I., & Cahyani, F. P. (2025). Kesalahan Berbahasa Tataran Fonologi pada Wacana Lisan Bahlil Lahadalia dalam Pidato Perdana Ketua Umum Golkar. Prosiding Konferensi Berbahasa Indonesia Universitas Indraprasta PGRI, 30-34. https://doi.org/10.30998/kibar.28-10-2024.7988
















