PERAN SERTIFIKAT TANAH DALAM MENINGKATKAN AKSES PEMBIAYAAN SYARIAH BAGI UMKM
DOI:
https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i4.11728Keywords:
Sertifikat Tanah, Pembiayaan Syariah, UMKM, Islamic Entrepreneurship, RahnAbstract
ABSTRACT
Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) constitute a key pillar of Indonesia's economy. However, they continue to face challenges in accessing formal financing, particularly from Islamic financial institutions. One of the main obstacles to optimizing such financing is the underutilization of land certificates as legally recognized collateral. This conceptual article aims to analyze the role of land certificates in expanding MSMEs' access to Islamic financing and to examine their contribution to strengthening Islamic entrepreneurship. The study employed a library research approach through the stages of identification, selection, critical analysis, and synthesis of literature related to Islamic economics, land law, Islamic financing, and Islamic entrepreneurship. The findings indicate that land certificates serve as valid collateral (rahn) under both Islamic principles and positive law, thereby enhancing the confidence of Islamic financial institutions, expanding MSMEs' access to financing, and promoting more trustworthy, transparent, and accountable business governance. Furthermore, this study highlights that the integration of asset legality, Islamic financing, and Islamic entrepreneurship provides a conceptual foundation for strengthening Islamic financial inclusion and empowering MSMEs. The novelty of this article lies in the conceptual integration of land certificates, Islamic financing, and Islamic entrepreneurship as a framework for MSME empowerment that supports the optimization of the Complete Systematic Land Registration (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Program in strengthening Islamic financial inclusion and promoting sustainable economic development in Indonesia.
ABSTRAK
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan pilar utama perekonomian Indonesia, namun masih menghadapi keterbatasan dalam memperoleh akses pembiayaan formal, khususnya melalui lembaga keuangan syariah. Salah satu faktor yang menghambat optimalisasi pembiayaan tersebut adalah belum dimanfaatkannya sertifikat tanah secara maksimal sebagai agunan yang memiliki kepastian hukum. Artikel konseptual ini bertujuan menganalisis peran sertifikat tanah dalam memperluas akses pembiayaan syariah bagi UMKM serta mengkaji kontribusinya terhadap penguatan Islamic entrepreneurship. Penelitian menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan tahapan identifikasi, seleksi, analisis kritis, dan sintesis berbagai literatur yang berkaitan dengan ekonomi syariah, hukum pertanahan, pembiayaan syariah, dan kewirausahaan Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa sertifikat tanah berfungsi sebagai objek jaminan (rahn) yang sah menurut prinsip syariah dan hukum positif sehingga mampu meningkatkan tingkat kepercayaan lembaga keuangan syariah, memperluas peluang UMKM memperoleh pembiayaan, serta mendorong terbentuknya tata kelola usaha yang lebih amanah, transparan, dan bertanggung jawab. Selain itu, penelitian ini menegaskan bahwa integrasi legalitas aset, pembiayaan syariah, dan Islamic entrepreneurship menjadi landasan konseptual bagi penguatan inklusi keuangan syariah dan pemberdayaan UMKM. Kebaruan artikel ini terletak pada integrasi konseptual antara sertifikat tanah, pembiayaan syariah, dan Islamic entrepreneurship sebagai kerangka pemberdayaan UMKM yang mendukung optimalisasi Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dalam memperkuat inklusi keuangan syariah dan pembangunan ekonomi berkelanjutan di Indonesia.
Downloads
References
Anita, Thantawi, T. R., & Suryani, E. (2021). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi aksesibilitas UMKM terhadap produk pembiayaan di bank umum syariah (Studi di Kecamatan Pamijahan Bogor Kabupaten Bogor, Jawa Barat). Sahid Banking Journal, 1(1), 46–60. https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/2984978
Ardzani, M. K. (2025). Upaya peningkatkan kesejahteraan masyarakat Banyuwangi dalam program PTSL dalam perspektif maqashid syariah. NATUJA: Jurnal Ekonomi Syariah, 4(2), 77–89. https://ejournal.uniib.ac.id/index.php/natuja/article/view/3000
Berlian, D., Andri, & Apriana, A. (2023). Perbandingan pemberian kredit antara bank konvensional dan pembiayaan bank syariah kepada usaha kecil dan menengah. JPSI (Jurnal Perbankan Syariah Indonesia), 2(2), 62–72. https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/4308384
Darmotannyono, Z., Susanto, H., & Mulyani, S. (2022). Implementasi kebijakan pendaftaran tanah sistematik lengkap (PTSL) di Badan Pertanahan Kabupaten Jember. MAP (Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik), 5(4), 402–417. https://doi.org/10.37504/map.v5i4.474
Fadli, M. F. Z., & Ilhami, S. D. (2024). The effect of profitability, company size, liquidity, bond age and collateral on bond ratings in banking companies listed on the Indonesia Stock Exchange. Akurasi: Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan, 6(1), 1–14. http://www.ejournal.imperiuminstitute.org/index.php/AKURASI/article/view/1139
Fatmawati, R. A., Johan, A., & Nerin, A. R. (2025). Analisis kritis dan sistematis terhadap hukum jaminan kebendaan di lembaga keuangan konvensional dan syariah. Jurnal Media Akademik (JMA), 3(3), 1–36.
https://jurnal.mediaakademik.com/index.php/jma/article/view/1689
Fauzan, & Mauliyah, N. I. (2025). Sharia-based economic development as a solution to poverty reduction in Jember Regency. Research Horizon, 5(5), 2207–2216. https://www.journal.lifescifi.com/index.php/RH/article/view/828
Fitryani, & Nindyaningtyas, U. (2025). Integrasi nilai ekonomi Islam pada pemberdayaan ekonomi perempuan melalui sustainable entrepreneurship di Surabaya. JIEI (Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam), 11(6), 174–183. https://www.jurnal.stie-aas.ac.id/index.php/jei/article/view/18545
Gofur, M. A., Mufidah, F. N., & Soraya, N. (2025). Sinergi lembaga keuangan syariah dan UMKM dalam penguatan inklusi keuangan di Indonesia. Media Riset Bisnis Manajemen Akuntansi, 1(2), 111–119. https://doi.org/10.71312/mrbima.v1i2.389
Judijanto, L. (2025). Peran sertifikat tanah sebagai agunan kredit di bank dalam meningkatkan akses permodalan dan investasi usaha. Borjuis: Journal of Economy, 2(4), 262–271. https://sociohum.net/index.php/BORJUIS/article/view/242
Khusaeri, A., Nafi'Uddin, A., Satrio, M. R. A., Raharja, M. C., & Qur'an, A. A. (2025). Peran motivasi dan keterampilan kewirausahaan terhadap perkembangan UMKM dalam perspektif Islam di Purwokerto. Jurnal Media Akademik (JMA), 3(11), 1–16. https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/5788465
Lestari, L. M., Santi, D. R., Ardli, F. N., & Rosyidi, M. D. (2024). Prosedur pengajuan pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada Bank Syariah Indonesia KCP Jember Gajah Mada. Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu, 2(2), 221–226.
https://gudangjurnal.com/index.php/gjmi/article/view/331
Rizkyanti, R. (2025). Implementasi KUR syariah berbasis rahn tasjily dalam pengembangan UMKM di PT Pegadaian. BJRM (Bongaya Journal of Research in Management), 8(2), 19–29. https://ojs.stiem-bongaya.ac.id/BJRM/article/view/703
Saifuddin, S. (2025). Analisis penerapan prinsip syariah dan dampak terhadap kinerja keuangan UMKM. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 11(1). https://jurnal.stie-aas.ac.id/index.php/jei/article/view/16591
Saifurrahman, A., & Kassim, S. (2022). Collateral imposition and financial inclusion: A case study among Islamic banks and MSMEs in Indonesia. Islamic Economic Studies, 30(1), 42–63. https://www.emerald.com/ies/article/30/1/42/112409
Sanjaya, S., & Widjaja, G. (2025). Fungsi sertifikat hak atas tanah sebagai jaminan kredit perbankan dalam memperluas akses modal dan mendorong investasi usaha. Borjuis: Journal of Economy, 2(4), 272–283.
https://sociohum.net/index.php/BORJUIS/article/view/246
Solikin, S., Romdhoni, A. H., & Sumadi, S. (2025). Peran literasi dan inklusi keuangan syariah terhadap pengembangan UMKM di Indonesia. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 11(2). https://jurnal.stie-aas.ac.id/index.php/jei/article/view/17239
Swadjaja, I. (2025). Tinjauan hukum Islam terhadap interseksi hak tanggungan atas tanah dan hukum perwakafan. Jurnal Masharif Al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah, 10(2). https://journal.um-surabaya.ac.id/Mas/article/view/27386
Wardani, F. T. (2025). Peran praktik bisnis Islam dalam penguatan green entrepreneurship pada UMKM syariah di Indonesia. ISTIKHLAF: Jurnal Ekonomi, Perbankan dan Manajemen Syariah, 7(2), 285–303.
https://ejurnal.iaiyasnibungo.ac.id/index.php/istikhlaf/article/view/1148
Widjaja, G., & Sijabat, H. H. (2025). Pengaruh sertifikat tanah sebagai akses agunan kredit: Implikasi bagi kesejahteraan masyarakat dan pemberdayaan ekonomi di Indonesia. Jurnal Salome: Multidisipliner Keilmuan, 3(4), 525–533. https://wikep.net/index.php/SALOME/article/view/297
Yazid, M. H. (2025). Mengurangi hubungan literasi keuangan dan pembiayaan UMKM. Journal of Sharia Economics, Banking and Accounting, 2(2), 79–92. https://pub.nuris.ac.id/jseba/article/view/175
Zuhdi, H. M., & Rokhlinasari, S. (2025). Model pengembangan UMKM ekonomi kreatif berbasis Islamic entrepreneurship di Kota Cirebon. JEBIMAN: Jurnal Ekonomi, Bisnis, Managemen dan Akuntansi, 3(4), 111–134.
















