PERAN DUKUNGAN ORGANISASI DAN WORK-LIFE BALANCE TERHADAP KUALITAS KEHIDUPAN KERJA GURU

Authors

  • Rooswita Santia Dewi Program Studi Administrasi Pendidikan, Program Pascasarjana, Universitas Lambung Mangkurat
  • Muhammad Raihan Universitas Lambung Mangkurat
  • Ermina Istiqomah Universitas Lambung Mangkurat

DOI:

https://doi.org/10.51878/academia.v6i4.15288

Keywords:

Persepsi Dukungan Organisasi, Work-Life Balance, Kualitas Kehidupan Kerja

Abstract

The issue of teacher welfare in Indonesia has led to declining motivation and disrupted work focus. This condition highlights the importance of improving teachers’ quality of work life because it plays a key role in maintaining job satisfaction, enthusiasm, and performance. This study aims to examine the role of perceived organizational support and work-life balance on the quality of work life among teachers at SMAN 1 Gambut. A quantitative correlational approach was used, with a saturated sampling technique involving 57 teachers as respondents. Data were collected through offline questionnaires that had been tested for validity and reliability. The analysis was conducted using multiple linear regression with the help of IBM SPSS version 27 for Windows. The results showed that, simultaneously, perceived organizational support and work-life balance had a significant effect on quality of work life (F = 13.750; p < 0.05; R² = 0.378). However, partially, only perceived organizational support had a significant effect (t= 3.546; p < 0.05), while work-life balance did not (t = 1.787; p > 0.05). These findings indicate that perceived organizational support, such as fairness, supervisor support, and recognition, plays a crucial role in shaping quality of work life. In contrast, work-life balance alone has little impact without strong perceived organizational support. The results provide important insights into the significance of perceived organizational support in enhancing quality of work life, and offer practical input for schools in designing teacher welfare strategies.

ABSTRAK

Permasalahan kesejahteraan guru di Indonesia berdampak pada menurunnya motivasi serta terganggunya fokus kerja. Kondisi ini menunjukkan pentingnya meningkatkan kualitas kehidupan kerja guru, karena berperan dalam menjaga kepuasan, semangat, dan kinerja. Penelitian ini bertujuan mengkaji peranan persepsi dukungan organisasi dan work-life balance terhadap kualitas kehidupan kerja pada guru di SMAN 1 Gambut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan teknik sampel jenuh, melibatkan 57 guru sebagai responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan secara luring dan telah diuji validitas serta reliabilitasnya. Analisis dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan IBM SPSS versi 27 for Windows. Hasil menunjukkan bahwa secara simultan, persepsi dukungan organisasi dan work-life balance berperan signifikan terhadap kualitas kehidupan kerja (F = 13,750; p < 0,05; R² = 0,378). Secara parsial, hanya persepsi dukungan organisasi yang berperan signifikan (t = 3,546; p < 0,05), sedangkan work-life balance tidak signifikan (t = 1,787; p > 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa persepsi dukungan organisasi, seperti keadilan, dukungan atasan, dan penghargaan, memiliki peran penting dalam membentuk kualitas kehidupan kerja. Sebaliknya, work-life balance kurang berperan tanpa persepsi dukungan organisasi yang kuat. Hasil ini memberikan pemahaman pentingnya persepsi dukungan organisasi dalam meningkatkan kualitas kehidupan kerja, serta masukan praktis bagi sekolah dalam merancang strategi kesejahteraan guru.

 

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Affia, A. N. K., & Mulyana, O. P. (2024). Hubungan antara perceived organizational support dengan work engagement pada prajurit TNI-AD. Character: Jurnal Penelitian Psikologi, 11(3), 1432–1448. https://doi.org/10.26740/cjpp.v11n3.p1432-1452

Alief, L., Matiala, T. F., Mamonto, T., Mokodompit, H., Putrianti, F. G., & Sihombing, D. A. (2025). Analisis pengaruh burnout, beban administratif dan work-life balance terhadap kepuasan kerja guru. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(1), 1116–1121. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i1.1696

Baraba, R., & Widjajanti, S. (2024). Budaya organisasi dan kualitas kehidupan kerja pada keterikatan pegawai dalam implementasi program MBKM. SEGMEN: Jurnal Manajemen dan Bisnis, 20(1), 58–67. https://jurnal.umpwr.ac.id/index.php/segmen/article/view/4268

Batoek, N. A. L., Damayanti, Y., Mage, M. Y. C., & Wijaya, R. P. C. (2026). Psychological well-being guru non-PLB di SLB. PAEDAGOGY: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi, 6(1), 416–427. https://doi.org/10.51878/paedagogy.v6i1.9760

Blau, P. M. (1964). Justice in social exchange. Sociological Inquiry, 34(2), 193–205. https://doi.org/10.1111/j.1475-682X.1964.tb00583.x

Darmawan, D., Mardikaningsih, R., Arifin, S., Sinambela, E. A., & Putra, A. R. (2021). Studi tentang peranan variabel kompetensi, penilaian kinerja, dan kondisi kerja terhadap perwujudan kepuasan kerja guru. Jurnal Pendidikan dan Kewirausahaan, 9(2), 516–530. https://doi.org/10.47668/pkwu.v9i2.317

Desriani, D., Sudarno, S., & Hidayah, Z. (2023). Pengaruh gaya kepemimpinan, lingkungan kerja dan komitmen guru terhadap kepuasan kerja guru pada SD Negeri Sekecamatan Bunut Kabupaten Pelalawan Riau. Instructional Development Journal, 6(1), 78. https://doi.org/10.24014/idj.v6i1.25399

Eisenberger, R., Huntington, R., Hutchison, S., & Sowa, D. (1986). Perceived organizational support. Journal of Applied Psychology, 71(3), 500–507. https://doi.org/10.1037/0021-9010.71.3.500

Fisher, G. G., Bulger, C. A., & Smith, C. S. (2009). Beyond work and family: A measure of work/nonwork interference and enhancement. Journal of Occupational Health Psychology, 14(4), 441–453. https://doi.org/10.1037/a0016737

Ghozali, I. (2018). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 25 (Edisi ke-9). Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Hair, J. F., Black, W. C., Babin, B. J., & Anderson, R. E. (2019). Multivariate data analysis (edisi ke-8). Cengage Learning.

Haratua, C. S., Hanief, M., Toha, A. N., Mauludin, L. M. N., & Ikhsan, M. (2024). Faktor intrinsik dan ekstrinsik yang mempengaruhi kinerja guru. Attractive: Innovative Education Journal, 6(3), 195–205. https://doi.org/10.51278/aj.v6i3.1478

Hartini, H., Normiyati, N., & Wardhana, A. (2022). Kecerdasan emosional, motivasi berprestasi, dan self-esteem serta pengaruhnya terhadap kepuasan kerja guru. Jurnal Manajemen, 13(2), 150. https://doi.org/10.32832/jm-uika.v13i2.5625

Kurt, T., & Duyar, ?. (2023). The influence of perceived organizational support on teachers’ job satisfaction: The mediating roles of climate for initiative and climate for psychological safety. Participatory Educational Research, 10(2), 156–173. https://doi.org/10.17275/per.23.34.10.2

Macovei, C. M., Bumbuc, ?., & Martinescu-B?d?lan, F. (2023). Personality traits, role ambiguity, and relational competence as predictors for teacher subjective wellbeing. Frontiers in Psychology, 13, Article 1106892. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2022.1106892

Mahmud, C. M., & Nisa, K. R. (2026). Profesionalisme guru dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran melalui kompetensi, keteladanan, dan kepemimpinan humanis di sekolah. SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah, 6(2), 315–325. https://doi.org/10.51878/secondary.v6i2.9449

Mat, C. M. P. C., Johari, K. S. K., & Mahmud, M. I. (2024). Testing the Healthy School Organisation Instrument (i-OS) and the holistic psychological well-being model of school organisations. International Journal of Learning, Teaching and Educational Research, 23(2), 113–144. https://doi.org/10.26803/ijlter.23.2.6

Nikolaou, E., & Stamatis, P. J. (2023). Promoting teacher psychological well-being: Implications for school mental health and teacher training. US-China Education Review B, 13(4). https://doi.org/10.17265/2161-6248/2023.04.001

Oktaviana, M., Putri, E. I. E., Satwika, Y. W., Satiningsih, S., Laksmiwati, H., Savira, S. I., & Chishomuddin, M. F. (2025). Bahagia dalam mengajar: Program psikologi positif untuk meningkatkan well-being dan motivasi guru di Thailand. COMMUNITY: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 722–730. https://doi.org/10.51878/community.v5i2.7575

Pitriyani, A., Sanda, Y., Remi, S. N., Yesepa, Y., & Mulawarman, W. G. (2022). Sistem kompensasi dalam menjamin kesejahteraan guru honorer di Sekolah Menengah Pertama Negeri. Jurnal Basicedu, 6(3), 4004–4015. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i3.2779

Rachmawati, L., & Kaluge, L. (2020). Kompetensi profesional guru, motivasi kerja, dan disiplin kerja terhadap kinerja guru. Jurnal Penelitian dan Pendidikan IPS, 14(1), 1–6. https://doi.org/10.21067/jppi.v14i1.4764

Ratnasari, S. L., Sutjahjo, G., Susanti, E. N., Tanjung, R., & Ismanto, W. (2021). Pengaruh kompetensi, motivasi, dan kreatifitas terhadap kinerja guru melalui kepuasan kerja. Manajemen Pendidikan, 16(1), 1–12. https://doi.org/10.23917/jmp.v16i1.11149

Rethinam, G. S., & Ismail, M. (2008). Constructs of quality of work life: A perspective of information and technology professionals. European Journal of Social Sciences, 7(1), 58–70.

Riesmawati, R. R., Istikomah, I., Azizah, D., Supriyanto, S., & Murniati, N. A. N. (2025). Ketahanan dan kesejahteraan guru: Pilar strategis manajemen sumber daya manusia pendidikan menghadapi transformasi pendidikan di Indonesia. Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran, 5(3), 1299–1311. https://doi.org/10.51574/jrip.v5i3.4024

Rini, Q. K., & Sidhiq, A. (2020). Iklim organisasi sekolah, semangat kerja, dan kualitas kehidupan kerja pada guru. Jurnal Psikologi, 13(1), 81–91. https://doi.org/10.35760/psi.2020.v13i1.2938

Rohmawati, A. R., & Izzati, U. A. (2021). Hubungan antara keseimbangan kehidupan kerja dengan kualitas kehidupan kerja pada guru. Character: Jurnal Penelitian Psikologi, 8(4), 1–10. https://doi.org/10.26740/cjpp.v8i4.41170

Saepullah, D., Yufiarti, Y., & Hapsari, I. I. (2026). Dinamika persepsi ketidakadilan organisasional, dukungan pimpinan dan work engagement sebagai penentu kesejahteraan guru kajian systematic review 2018-2025. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 9(1), 400–407. https://doi.org/10.54371/jiip.v9i1.10301

Sari, A. R. (2024, 1 Februari). Temukan gaji guru Rp 400 ribu sebulan, Prabowo: How can you live? Tempo. https://www.tempo.co/ekonomi/temukan-gaji-guru-rp-400-ribu-sebulan-prabowo-how-can-you-live--91834

Setyaningsih, Y., Wahyuni, I., Ekawati, E., Setyowati, D. L., & Astutik, R. S. (2025). Job stress and organizational resources as predictors of teachers psychological well-being: A JD–R-based study in Semarang. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 21(4), 393–404. https://doi.org/10.65844/mkmi.v21i4.48399

Sudibjo, N., & Riantini, M. G. D. (2022). Factors affecting teachers’ work engagement: The case of private school teachers in Jakarta Metropolitan, Indonesia. REICE: Revista Iberoamericana Sobre Calidad, Eficacia y Cambio en Educación, 21(1), 119–137. https://doi.org/10.15366/reice2023.21.1.006

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Supriadi, A., Ma’mun, S., & Suryaman, M. (2025). Pengaruh gaya kepemimpinan kepala sekolah dan lingkungan kerja terhadap motivasi kerja guru sekolah dasar. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 10(3), 2190–2198. https://doi.org/10.51169/ideguru.v10i3.1989

Veirissa, A. H. (2021). Kualitas guru di Indonesia. Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana, 4(1), 268–273.

Wang, Y. (2024). Exploring the impact of workload, organizational support, and work engagement on teachers’ psychological wellbeing: A structural equation modeling approach. Frontiers in Psychology, 14, Article 1345740. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2023.1345740

Wijiyono, E., Anif, S., & Muhibbin, M. (2022). Transformasi nilai psikologi humanisme Abraham H. Maslow terhadap pengelolaan stress guru pada proses pendidikan. Jurnal Basicedu, 6(4), 6548–6557. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3303

Wulandari, R. A., Aj-Jaudah, S., Windasari, W., & Cindy, A. H. (2024). Upaya peningkatan kesejahteraan dan profesionalisme tenaga pendidik di SDN Jeruk 1/469 Surabaya. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia, 3(1), 182–187. https://doi.org/10.31004/jpion.v3i1.245

Zhou, S., Slemp, G. R., & Vella?Brodrick, D. (2024). Factors associated with teacher wellbeing: A meta-analysis. Educational Psychology Review, 36(2), Article 40. https://doi.org/10.1007/s10648-024-09886-x

Downloads

Published

2026-09-07

How to Cite

Dewi, R. S. ., Raihan, M., & Istiqomah, E. (2026). PERAN DUKUNGAN ORGANISASI DAN WORK-LIFE BALANCE TERHADAP KUALITAS KEHIDUPAN KERJA GURU . ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik, 6(4), 3310–3319. https://doi.org/10.51878/academia.v6i4.15288

Issue

Section

Articles