PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS DESKRIPTIF MELALUI MEDIA POSTER BERBASIS MULTISENSORI PADA SISWA DENGAN HAMBATAN BELAJAR DI KELAS VI SDN
DOI:
https://doi.org/10.51878/academia.v6i3.13875Keywords:
keterampilan menulis, teks deskriptif, media poster, multisensori, hambatan belajarAbstract
Descriptive writing is an essential language skill that enables students to express ideas systematically in written form. However, students with learning disabilities often experience difficulties in generating ideas, selecting appropriate vocabulary, organizing paragraphs coherently, and developing descriptions based on observed objects. These challenges indicate the need for instructional media that accommodate their learning characteristics. This study aimed to improve descriptive text writing skills through the use of multisensory poster media for students with learning disabilities. This research employed a Classroom Action Research (CAR) design conducted in two cycles. The participants consisted of three students with learning disabilities, identified as ASJ, AI, and FTL. Each cycle included planning, action, observation, and reflection stages. Cycle I implemented Visual, Auditory, and Kinesthetic (VAK)-based poster media, while Cycle II implemented Visual, Auditory, Kinesthetic, and Tactile (VAKT)-based poster media. Data were collected through observation, writing tests, documentation, and field notes. Data were analyzed using descriptive quantitative and qualitative approaches. The findings showed that the implementation of multisensory poster media improved the descriptive writing skills of all participants. The improvement was reflected in better writing performance across the two action cycles, accompanied by enhanced idea generation, richer descriptive vocabulary, more coherent paragraph organization, and greater independence during the writing process. Therefore, multisensory poster media can serve as an alternative instructional medium to support the improvement of descriptive writing skills among students with learning disabilities.
ABSTRAK
Keterampilan menulis teks deskriptif merupakan salah satu kompetensi berbahasa yang penting untuk dikuasai siswa karena mendukung kemampuan mengungkapkan gagasan secara tertulis. Namun, siswa dengan hambatan belajar sering mengalami kesulitan dalam menemukan ide, memilih kosakata yang sesuai, menyusun paragraf secara runtut, serta mengembangkan deskripsi berdasarkan objek yang diamati. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya penggunaan media pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis teks deskriptif melalui penggunaan media poster berbasis multisensori pada siswa dengan hambatan belajar. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian terdiri atas tiga siswa dengan hambatan belajar yang diberi kode ASJ, AI, dan FTL. Setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Siklus I menggunakan media poster berbasis Visual, Auditory, dan Kinesthetic (VAK), sedangkan Siklus II menggunakan media poster berbasis Visual, Auditory, Kinesthetic, dan Tactile (VAKT). Teknik pengumpulan data meliputi observasi, tes keterampilan menulis, dokumentasi, dan catatan lapangan. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media poster berbasis multisensori mampu meningkatkan keterampilan menulis teks deskriptif pada seluruh subjek penelitian. Peningkatan tersebut terlihat dari perkembangan hasil menulis pada setiap siklus yang diikuti oleh meningkatnya kemampuan siswa dalam menemukan ide, menggunakan kosakata deskriptif, menyusun paragraf secara runtut, serta menunjukkan kemandirian yang lebih baik selama proses menulis. Dengan demikian, media poster berbasis multisensori dapat menjadi salah satu alternatif pembelajaran untuk mendukung peningkatan keterampilan menulis teks deskriptif pada siswa dengan hambatan belajar.
Downloads
References
Abdiyah, L., & Subiyantoro. (2021). Penerapan teori konstruktivistik dalam pembelajaran tematik di sekolah dasar. ELSE (Elementary School Education Journal), 5(2), 127–136. https://doi.org/10.30651/else.v5i2.6951
Amatullah, S., & Ab, S. (2022). Penerapan pendekatan multisensori untuk meningkatkan fokus belajar siswa. Jurnal Ilmiah Kependidikan.
Anindya, K., Malawi, I., & Jatmikawati, M. (2023). Media poster untuk meningkatkan kemampuan menulis teks deskriptif siswa sekolah dasar. Jurnal Educatio, 9(2), 666–672. https://doi.org/10.31949/educatio.v9i2.4509
Basam, F., & Sulfasyah. (2018). Metode pembelajaran multisensori VAKT sebagai upaya meningkatkan kemampuan membaca lancar siswa kelas II. JRPD (Jurnal Riset Pendidikan Dasar), 1(1), 18–24. https://doi.org/10.26618/jrpd.v1i1.1235
Birsh, J. R., & Carreker, S. (2018). Multisensory teaching of basic language skills (4th ed.). Paul H. Brookes Publishing.
Dalilah, D., dkk. (2023). Analisis keterampilan menulis karangan deskripsi siswa sekolah dasar. Autentik: Jurnal Pengembangan Pendidikan Dasar.
Dalman. (2016). Keterampilan menulis. PT RajaGrafindo Persada.
Delfiana. (2024). Pembelajaran keterampilan menulis paragraf prosedur topik perkalian menggunakan teknik scaffolding dan teknik tugas menyalin. Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra, 3(4), 561–570. https://doi.org/10.55909/jpbs.v3i4.610
Elvia, dkk. (2022). Keterampilan menulis di sekolah dasar: Tantangan dan solusi. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar.
Gustiani, N., Asmiati, N., & Pratama, T. Y. (2022). Penggunaan metode multisensori dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak berkesulitan belajar membaca di sekolah dasar. Holistika: Jurnal Ilmiah PGSD, 6(1), 49–56. https://doi.org/10.24853/holistika.6.1.49-56
Habib, A., & Rajagukguk, J. (2022). Media pembelajaran visual dan poster pendidikan. Jurnal Pendidikan.
Hanik, S. U., & Prihandono, T. (2024). Strategi pembelajaran multisensori dalam mengatasi kesulitan belajar siswa pada sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 8(5), 4171–4178. https://doi.org/10.31004/basicedu.v8i5.8093
Harsiati, T., dkk. (2017). Bahasa Indonesia kelas VII. Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.
Hidayat, dkk. (2025). Teori belajar behavioristik dan aplikasi teori dalam pembelajaran. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(1), 4512–4520. https://doi.org/10.31004/jptam.v9i1.27006
Imanulhaq, R., & Ichsan. (2022). Analisis teori perkembangan kognitif Piaget pada tahap anak usia operasional konkret 7–12 tahun sebagai dasar kebutuhan media pembelajaran. Waniambey: Journal of Islamic Education, 3(2), 126–134. https://doi.org/10.53837/waniambey.v3i2.174
Isodarus, P. B. (2017). Pembelajaran menulis deskripsi dengan media gambar. Jurnal Pendidikan Bahasa.
Kasmawati, dkk. (2022). Pendekatan multisensori dalam meningkatkan kemampuan membaca dan menulis. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar.
Kemendikbudristek. (2022). Capaian pembelajaran bahasa Indonesia sekolah dasar. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Khasanah, N. (2021). Penerapan metode multisensori pada anak berhambatan belajar. Jurnal Inovasi Pendidikan.
Kurniawan, C., Kusumaningrum, S. R., Lam, K.-F. T., & Surahman, E. (2022). Improving language teaching and learning process with dual coding theory approaches. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 7(8), 281–287. https://doi.org/10.17977/jptpp.v7i8.15313
Mayer, R. E. (2021). Multimedia learning (3rd ed.). Cambridge University Press.
Melinia. (2022). Analisis faktor internal dan eksternal kesulitan belajar. Jurnal Pendidikan Dasar.
Munaroh, L., & Rosalina, E. (2023). Konsep teks deskriptif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar.
Nurgiyantoro, B. (2018). Penilaian pembelajaran bahasa berbasis kompetensi (7th ed.). BPFE.
Nuryanah, dkk. (2021). Media pembelajaran interaktif di era digital. Jurnal Teknologi Pendidikan.
Oktavianto, D., Pratama, D., dkk. (2021). Analisis elemen visual video edukasi neuroplastisitas. Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya.
Rahmah, N. (2018). Belajar bermakna Ausubel. Al-Khwarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, 1(1), 43–48. https://doi.org/10.24256/jpmipa.v1i1.54
Rofi'i, A., & Susilo, H. (2022). Faktor-faktor kesulitan membaca dan menulis pada siswa sekolah dasar. Jurnal Literasi.
Santrock, J. W. (2011). Psikologi pendidikan (2nd ed.). Kencana.
Sarudin, N. A. A., Hashim, H., & Yunus, M. M. (2019). Multi-sensory approach: How it helps in improving word recognition. Creative Education, 10(12), 3186–3194. https://doi.org/10.4236/ce.2019.1012242
Suci, Y. T. (2018). Menelaah teori Vygotsky dan interdependensi sosial sebagai landasan teori dalam pelaksanaan pembelajaran kooperatif di sekolah dasar. Naturalistic: Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 3(1), 231–239. https://doi.org/10.35568/naturalistic.v3i1.269
Supena, A., & Dewi, I. R. (2021). Metode multisensori untuk siswa disleksia di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 5(1), 110–120. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i1.623
Supriadi. (2020). Keterampilan menulis terstruktur bagi siswa SD. Jurnal Pendidikan Indonesia.
Utomo, W. T., Waroka, L. A., & Sembada, A. D. (2023). Pengaruh penggunaan metode multisensori dan media flashcard terhadap peningkatan kemampuan pramembaca anak. Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya, 9(1), 135–140. https://doi.org/10.32884/ideas.v9i1.119
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Anastasia Mangallo, Nur Azizah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.














