PENINGKATAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU UNTUK MENDUKUNG PEMBELAJARAN ANAK KETERLAMBATAN BERBICARA DI TAMAN KANAK - KANAK

Authors

  • Mulyani Program Studi Magister Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia
  • Latip Diat Prasojo Program Studi Magister Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.51878/academia.v6i3.13840

Keywords:

Kompetensi Pedagogik, Penelitian Tindakan Sekolah, perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, refleksi, coaching individual

Abstract

The implementation of inclusive education in kindergartens requires teachers to possess adequate pedagogical competence to design, implement, and evaluate learning that accommodates diverse student needs. However, many teachers still require continuous professional development to strengthen these competencies. This study aimed to improve teachers' pedagogical competence in supporting inclusive learning through training, mentoring, reflection, and individual coaching within a School Action Research (SAR) framework. The novelty of this study lies in integrating these four professional development strategies into a systematic intervention model for improving teachers' pedagogical competence in early childhood education settings. This study employed School Action Research based on the Kemmis and McTaggart model, consisting of planning, action, observation, and reflection. The participants were teachers at TK Negeri 1, Rantau Pulung District. Data were collected through observations, interviews, and documentation and analyzed using descriptive comparative analysis across cycles. The findings revealed a gradual improvement in teachers' pedagogical competence in each cycle. The average pedagogical competence increased from 60.00% in the preliminary stage to 76.00% in Cycle I and 86.67% in Cycle II, achieving the predetermined success indicators. Improvements were evident in teachers' ability to understand learners' characteristics, design differentiated instruction, implement inclusive classroom practices, and conduct appropriate learning assessments. These findings indicate that integrating training, mentoring, reflection, and individual coaching is effective in enhancing teachers' pedagogical competence to support inclusive learning in kindergarten.

ABSTRAK

Implementasi pendidikan inklusif di taman kanak-kanak menuntut guru memiliki kompetensi pedagogik yang memadai agar mampu merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran sesuai dengan kebutuhan belajar peserta didik yang beragam. Namun, kompetensi pedagogik guru dalam pembelajaran inklusif masih perlu ditingkatkan melalui program pengembangan profesional yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru dalam mendukung pembelajaran inklusif melalui pelatihan, pendampingan, refleksi, dan individual coaching dalam kerangka Penelitian Tindakan Sekolah (PTS). Kebaruan penelitian ini terletak pada penerapan model pengembangan kompetensi yang mengintegrasikan keempat strategi tersebut secara sistematis dalam satu siklus tindakan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru pada satuan pendidikan anak usia dini. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Sekolah dengan model Kemmis dan McTaggart yang meliputi tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah guru di TK Negeri 1 Kecamatan Rantau Pulung. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif komparatif antar siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi pedagogik guru meningkat secara bertahap pada setiap siklus. Rata-rata kompetensi pedagogik meningkat dari 60,00% pada kondisi awal menjadi 76,00% pada Siklus I dan 86,67% pada Siklus II, sehingga telah mencapai indikator keberhasilan yang ditetapkan. Peningkatan tersebut tampak pada kemampuan guru dalam memahami karakteristik peserta didik, merancang pembelajaran diferensiatif, melaksanakan pembelajaran yang inklusif, serta melakukan evaluasi sesuai kebutuhan belajar peserta didik. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan yang dipadukan dengan pendampingan, refleksi, dan individual coaching efektif meningkatkan kompetensi pedagogik guru dalam mendukung pembelajaran inklusif di taman kanak-kanak.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aini, Q., & Alifia, P. (2022). Gangguan keterlambatan berbicara (speech delay) pada anak usia 6 tahun di RA An-Nuur Subang. Ash-Shobiy: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini dan Al-Qur'an, 1(1), 8–17. https://doi.org/10.33511/ash-shobiy.v1n1.8-17

Alkornia, S. (2016). Studi deskriptif kompetensi pedagogik dan profesionalisme guru PAUD Dharma Wanita Binaan SKB Situbondo. Jurnal Pancaran, 5(4), 143–158.

Budiarti, E., Farista, D., Palupi, D. I., Wara, L. W., Rubiah, S. A., & Harti. (2022). Storytelling one day one book terhadap kemampuan bahasa ekspresif anak usia 4–5 tahun. Jurnal Pendidikan Indonesia, 3(12), 1091–1101. https://doi.org/10.59141/japendi.v3i12.1405

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2016). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). Sage Publications.

Estari, A. W. (2020). Pentingnya memahami karakteristik peserta didik dalam proses pembelajaran. Workshop Nasional Penguatan Kompetensi Guru Sekolah Dasar SHEs: Conference Series, 3(3), 1439–1444. https://doi.org/10.20961/shes.v3i3.56953

Fadlillah, M. (2018). Pelaksanaan pembelajaran berbasis Kurikulum 2013 di TK IT Qurrota A'yun Babadan Ponorogo. Early Childhood: Jurnal Pendidikan, 2(1), 47–58. https://doi.org/10.35568/earlychildhood.v2i1.200

Habib, Z., & Hidayati, L. (2013). Intervensi psikologis pada pendidikan anak dengan keterlambatan bicara. Madrasah, 5(1), 76–93. https://doi.org/10.18860/jt.v0i0.2235

Hasiana, I. (2020). Studi kasus anak dengan gangguan bahasa reseptif dan ekspresif. SPECIAL: Special and Inclusive Education Journal, 1(1), 59–67. https://doi.org/10.36456/special.vol1.no1.a2296

Istiqlal, A. N. (2021). Gangguan keterlambatan berbicara (speech delay). Preschool, 2(2), 206–216. https://doi.org/10.18860/preschool.v2i2.12026

Kaenah, W. F., & Utami, S. Y. (2023). Permasalahan dalam penyusunan perencanaan pembelajaran (studi kasus pada sebuah sekolah PAUD di Serang). Yaa Bunayya: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 69–81. https://jurnal.umj.ac.id/index.php/YaaBunayya/article/view/19823

Layly, A. N., Pertiwi, A. D., & Putri, A. A. P. (2024). Peran kompetensi pedagogik guru: Perencanaan, implementasi, dan evaluasi pembelajaran di taman kanak-kanak. Kiddo: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 5(2), 511–525. https://ejournal.uinmadura.ac.id/index.php/kiddo/article/view/14551

Mahendrawani, A. (2019). Meningkatkan kemampuan berbahasa melalui permainan kartu kata bergambar pada kelompok A TK Dharma Wanita Loyok. NUSANTARA, 1(2), 88–109. https://ejournal.stitpn.ac.id/index.php/nusantara/article/view/252

Nasirun, M., Suprapti , A., Ardina, M., & Indrawati. (2023). Upaya Peningkatan Kemampuan Calon Guru dalam Menyusun Program Pembelajaran melalui Diskusi Kelompok. Aulad: Journal on Early Childhood, 6(2), 96–103. https://doi.org/10.31004/aulad.v6i2.457

Novitasari, N. N. (2023). Implementasi evaluasi pembelajaran anak usia dini di KB Aisyiyah Qurrota Ayun Bojonegoro. Kindergarten: Jurnal Pendidikan Anak, 2(2), 1–19. https://ejournal.iainponorogo.ac.id/index.php/kindergarten/article/view/1195

Ratih, P. S., & Nuryani, N. (2020). Analisis keterlambatan berbicara (speech delay) pada anak: Studi kasus anak usia 10 tahun. Konfiks: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia, 7(1), 9–15. https://doi.org/10.26618/konfiks.v7i1.2963

Sirjon, S. (2021). Keterlambatan berbicara pada anak usia 5–6 tahun. Jurnal Panrita, 2(1), 28–37. https://doi.org/10.35906/panrita.v2i1.160

Sum, T. A., & Taran, E. G. M. (2020). Kompetensi pedagogik guru PAUD dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 543–550. https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i2.287

Suryadi, R. A., & Mushlih, A. (2019). Desain dan perencanaan pembelajaran. Deepublish.

Suryana, D., & Nurhayani, N. (2022). Efektivitas teknik presentasi dalam meningkatkan kemampuan berbicara anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(3), 1393–1407. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i3.1761

Susanto, A. (2021). Pendidikan anak usia dini: Konsep dan teori. Bumi Aksara.

Downloads

Published

2026-07-30

How to Cite

Mulyani, & Prasojo, L. D. (2026). PENINGKATAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU UNTUK MENDUKUNG PEMBELAJARAN ANAK KETERLAMBATAN BERBICARA DI TAMAN KANAK - KANAK. ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik, 6(3), 2406–2416. https://doi.org/10.51878/academia.v6i3.13840

Issue

Section

Articles