STRATEGI GURU DALAM MENINGKATKAN KECERDASAN EMOSIONAL PESERTA DIDIK PADA KELAS V SEKOLAH DASAR
DOI:
https://doi.org/10.51878/academia.v6i3.12046Keywords:
Strategi Guru, Kecerdasan Emosional, Peserta DidikAbstract
Emotional intelligence is an important aspect that needs to be developed among elementary school students because it contributes to emotional regulation, empathy, and positive social relationships. This study aimed to describe teachers' strategies in fostering students’ emotional intelligence and to identify the factors influencing its implementation. The research employed a qualitative descriptive approach. The participants consisted of a fifth-grade teacher and students of SD Negeri 1 Tatura Palu. Data were collected through observation, semi-structured interviews, and documentation, and were analyzed using an interactive analysis model involving data condensation, data display, and conclusion drawing. Data validity was ensured through source triangulation and technique triangulation. The findings revealed that teachers fostered students’ emotional intelligence through personal approaches, understanding students’ characteristics, self-reflection activities, collaborative learning, and the reinforcement of spiritual values. The success of emotional intelligence development was supported by close emotional relationships between teachers and students as well as a conducive school environment, while family conditions, social environment, and limited school facilities acted as inhibiting factors. The study concludes that fostering students’ emotional intelligence requires holistic strategies through collaboration among teachers, families, and schools.
ABSTRAK
Kecerdasan emosional merupakan salah satu aspek penting yang perlu dikembangkan pada peserta didik sekolah dasar karena berperan dalam kemampuan mengelola emosi, membangun empati, dan menjalin hubungan sosial yang positif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam membina kecerdasan emosional peserta didik serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas guru dan peserta didik kelas V SD Negeri 1 Tatura Palu. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru membina kecerdasan emosional peserta didik melalui pendekatan personal, pengenalan karakter peserta didik, kegiatan refleksi diri, pembelajaran kolaboratif, serta penguatan nilai-nilai spiritual. Selain itu, keberhasilan pembinaan kecerdasan emosional dipengaruhi oleh faktor pendukung berupa kedekatan emosional guru dengan peserta didik dan lingkungan sekolah yang kondusif, serta faktor penghambat yang berasal dari lingkungan keluarga, kondisi sosial, dan keterbatasan sarana sekolah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembinaan kecerdasan emosional memerlukan strategi yang holistik melalui sinergi antara guru, keluarga, dan sekolah.
Downloads
References
Aisyatunnadiya, S., Talia, P., & Fatimatuzzahra, F. (2026). Karakteristik belajar siswa gaya belajar siswa dan pendekatan individual dalam pengajaran Rasulullah. AZKIA: Journal of Islamic Education in Asia, 3(1), 43–53. https://publicajournal.com/index.php/azkia/article/view/44
Anggita, C., Marchela, M., Istiqamah, A. P. A., & Agussalim, A. A. (2025). Membangun self-awareness: Studi eksploratif menggunakan kartu We’re Not Really Strangers di tempat umum. Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara, 1(12), 290–294. https://padangjurnal.web.id/index.php/menulis/article/view/779
Apia, G., Pratama, L., Hamzah, S., & Rashikah, R. (2025). Pengaruh lingkungan keluarga dan pembelajaran entrepreneurship terhadap soft skills mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong. Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar, 7(3), 361–367. https://doi.org/10.36232/jurnalpendidikandasar.v7i3.3465
Aprianti, D., & Ulfah, S. M. (2026). Kecerdasan emosional guru dan implikasinya terhadap motivasi belajar anak usia dini: Penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(4), 21716–21723. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.5568
Defri, P. (2025). Dinamika pendekatan bimbingan dan konseling dalam penguatan kecerdasan emosional dan spiritual pada siswa. Realita: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 10(1), 2641–2648. https://doi.org/10.33394/realita.v10i1.14352
Habibah, E. N., Hakim, H. R. A., Abidin, J., & Azis, A. (2025). Membangun suasana religius di sekolah: Studi eksploratif tentang pengaruh lingkungan sekolah terhadap perkembangan spiritual siswa. Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa, 3(3), 340–350. https://doi.org/10.61722/jipm.v3i3.947
Hawa, S., Nursa’ban, E., Supryanto, T., & Salahuddin, M. (2026). Peran guru kelas dalam mengembangkan kecerdasan emosional siswa sekolah dasar kelas V. Pendikdas: Jurnal Pendidikan Dasar, 7(1), 1–8. https://jurnal.habi.ac.id/index.php/Pendikdas/article/view/833
Huda, M. N. (2025). Urgensi pendekatan personal dalam pembelajaran terhadap Generasi Z. Dinamika Pembelajaran: Jurnal Pendidikan dan Bahasa, 2(4), 146–163. https://doi.org/10.62383/dilan.v2i4.2530
Indriani, R., Nurhasanah, A., & Syachruroji, A. (2023). Strategi pembelajaran afektif dalam pembinaan kecerdasan emosional peserta didik di kelas IV sekolah dasar. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 9(2), 3592–3600. https://doi.org/10.36989/didaktik.v9i2.1215
Kanza, N. F. M., Muthohar, S., & Mursid, M. (2025). Strategi guru dalam menumbuhkan empati dan kerja sama anak usia dini. Aulad: Journal on Early Childhood, 8(2), 615–625. https://doi.org/10.31004/aulad.v8i2.891
Khairunnisya, K. (2025). Pembelajaran sosial emosional: Konsep, permasalahan, solusi dan gagasan pengembangan di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Tuntas, 3(2), 36–42. https://publikasi.abidan.org/index.php/jpt/article/view/1247
Maimuna, S., Usriyah, L., & Muallimin, M. (2025). Pengaruh lingkungan keluarga terhadap perkembangan afektif anak usia dini: Kajian literatur. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 2(1), 8–13. https://jurnal.habi.ac.id/index.php/JPK/article/view/425
Murtiningsih, D. R. (2025). Pembelajaran sosial emosional di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Tuntas, 3(1), 12–16. https://publikasi.abidan.org/index.php/jpt/article/view/1174
Nugraha, M. D. M., Intania, A., Jannah, M., & Komalasari, M. D. (2025). Faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan kreativitas anak di lingkungan keluarga. AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin, 2(1), 565–585. https://journal.hasbaedukasi.co.id/index.php/at-taklim/article/view/88
Nurina, P., & Setiyadi, D. (2025). Peran guru dalam pengelolaan lingkungan emosional siswa: Studi fenomenologi dengan pendekatan teori emosi Daniel Goleman. Action Research Journal Indonesia (ARJI), 7(4), 3229–3251. https://doi.org/10.61227/arji.v7i4.587
Nurrohmat, T., Mutmainah, E., Fitria, N., Putri, T. D., Cibro, D. K., Batubara, A. M. T., & Alindra, A. L. (2025). Analisis dampak ekstrakurikuler drumband terhadap pengembangan kreativitas dan kecerdasan emosional siswa sekolah dasar. Jurnal Lensa Pendas, 10(2), 269–282. https://jurnal.umkuningan.ac.id/index.php/lensapendas/article/view/4743
Pratiwi, V. B., & Muthi, I. (2025). Implementasi pembelajaran kolaboratif dalam meningkatkan empati dan kerja sama antar siswa di kelas inklusif SD. Edukasi Elita: Jurnal Inovasi Pendidikan, 2(4), 46–57. https://doi.org/10.62383/edukasi.v2i4.2183
Prihati, A. S. (2025). Pengaruh lingkungan terhadap kecerdasan sosial emosional anak usia dini di Desa Sumberbendo. Pedagogy: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 12(2), 41–49. https://e-journal.upm.ac.id/index.php/pedagogy/article/view/163
Priyowidodo, A. (2025). Pengaruh lingkungan kerja, pelatihan kerja, dan kecerdasan emosional terhadap kinerja guru swasta dengan motivasi kerja sebagai variabel moderasi. eCo-Buss, 7(3), 1984–1998. https://doi.org/10.32877/eb.v7i3.2199
Ridho, M. (2025). Makna kegiatan akhir pembelajaran bagi guru dan siswa: Sebuah pendekatan kualitatif. Jurnal Akuntansi, Manajemen dan Ilmu Pendidikan, 1(2), 206–218. https://journal.yapakama.com/index.php/JAMED/article/view/253
Salamah, H., Iswandi, I., & Utami, D. (2025). Analisis kecerdasan emosional guru dalam membina karakter disiplin siswa kelas 1 Madrasah Ibtidaiyah Ma'had Al-Zaytun. Journal of Islamic Studies, 3(1), 35–42. https://doi.org/10.61341/jis.v3i1.125
Simaremare, S. M., Turnip, H., & Sihite, D. M. (2025). Peran kecerdasan emosional dalam kepemimpinan siswa. Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 4(1), 296–305. https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/1587
Uyun, A. S., Nurhalimah, F., & Putra, A. L. (2025). Digital self-reflection sheet: Inovasi PKM untuk pemetaan potensi, tantangan, dan perencanaan masa depan siswa. Jurnal Abdidas, 6(6), 883–895. https://doi.org/10.31004/abdidas.v6i6.1281
Warohmah, F. M., Zulva, A. A., Wulandari, A., & Muhaimin, M. (2026). Penerapan social emotional learning (SEL) dalam pembelajaran di sekolah dasar: Systematic literature review. Jurnal Sains, Sosial, dan Studi Agama, 2(2), 254–265. https://hamfara.com/kalamizu/article/view/144
Yunus, Y., Wahyuni, S., & Ilman, M. Z. (2025). Strategi guru PAI dalam pembinaan mental peserta didik melalui internalisasi nilai dan pengembangan kecerdasan emosional-spiritual. Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah, 10(2), 369–383. https://doi.org/10.34125/jkps.v10i2.529
Zahira, K. H., Purnamasari, N. D., Anayanti, D. K., Setyaningsih, N., & Murtiyasa, B. (2026). Hubungan kecerdasan emosional dan motivasi belajar terhadap hasil belajar matematika siswa sekolah dasar. NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan, 7(2), 528–536. https://doi.org/10.55681/nusra.v7i2.6172
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Iswi Pasangio, Irawan Hadi Patanggu, Rabaniyah Istiqamah, Zuhra Zuhra

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.













