PENGELOLAAN SARANA PRASARANA DALAM MENDUKUNG PEMBELAJARAN BERBASIS TEKNOLOGI DI SMK
DOI:
https://doi.org/10.51878/vocational.v5i3.6500Keywords:
manajemen sarana prasarana, pembelajaran teknologi, pendidikan kejuruan, SMKAbstract
This study aims to provide an in-depth description of the management of educational facilities and infrastructure in supporting technology-based learning at SMK Al-Watasi, Bogor Regency. The research is grounded in the importance of systematic, adaptive, and targeted facility management to enhance the effectiveness of digital learning amid the current transformation in education. A qualitative case study approach was employed, utilizing in-depth interviews, participatory observations, and documentation to capture the ongoing managerial processes in the school. Informants included the principal, vice principal for facilities, IT operator, teachers, and students. The findings revealed that the management process is carried out in five main stages: planning, procurement, inventory, maintenance, and disposal. Although the school has implemented a functional management pattern, several challenges persist, such as limited budget, inadequate digital inventory systems, and unequal distribution of resources among departments. This study recommends the implementation of a technology-based asset management system, improved digital literacy among educators, and active stakeholder involvement as a collective effort to achieve efficient, accountable, and adaptive infrastructure management that supports 21st-century learning competencies.
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam pengelolaan sarana dan prasarana dalam mendukung pembelajaran berbasis teknologi di SMK Al-Watasi, Kabupaten Bogor. Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya manajemen fasilitas pendidikan yang sistematis, adaptif, dan terarah guna menunjang efektivitas pembelajaran digital di era transformasi pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap proses manajerial yang berlangsung di sekolah. Informan terdiri dari kepala sekolah, waka sarpras, operator IT, guru, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan sarpras dilakukan dalam lima tahap utama: perencanaan, pengadaan, inventarisasi, pemeliharaan, dan penghapusan. Proses ini sudah menunjukkan pola manajerial yang fungsional, meskipun masih menghadapi berbagai kendala seperti keterbatasan anggaran, belum optimalnya sistem digitalisasi inventaris, dan ketimpangan distribusi fasilitas antarjurusan. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya penerapan sistem manajemen berbasis teknologi, peningkatan literasi digital pendidik, serta pelibatan aktif seluruh pemangku kepentingan sebagai upaya kolektif untuk mewujudkan pengelolaan sarana dan prasarana yang efisien, akuntabel, dan adaptif terhadap kebutuhan pembelajaran abad ke-21.
References
Arifin, Z., Indra, S., & Maryani, N. (2024). Manajemen kurikulum integratif pesantren madrasah di Pondok Pesantren Modern Ar-Ridho Sentul. Al-Kaff: Jurnal Sosial Humaniora, 2(6), 634–642.
Arikunto, S. (2010). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik (Edisi revisi). Rineka Cipta.
Athoillah, A. (2010). Dasar-dasar manajemen. Pustaka Setia.
Bafadal, I. (2003). Manajemen perlengkapan sekolah: Teori dan aplikasinya. Bumi Aksara.
Bastian, D., Amin, M., & Arsil, A. (2022). Manajemen pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan di SMK Negeri 2 Rejang Lebong. IAIN Curup Repository. https://repository.iaincurup.ac.id/id/eprint/3011
Daryanto. (2000). Administrasi pendidikan. Rineka Cipta.
Departemen Agama Republik Indonesia. (2010). Al-Qur’an dan terjemahannya. PT Sinergi Pustaka Indonesia.
Direktorat Tenaga Kependidikan, Departemen Pendidikan Nasional. (2007). Manajemen sarana dan prasarana pendidikan persekolahan berbasis sekolah. Departemen Pendidikan Nasional.
Griffin, R. W. (2004). Manajemen. Erlangga.
Gunawan, I. (2013). Metode penelitian kualitatif: Teori dan praktik. Bumi Aksara.
Hartani, A. L. (2011). Manajemen pendidikan. Laksbang PRESSindo.
Hasibuan, M. S. P. (2009). Manajemen sumber daya manusia. Bumi Aksara.
Kompri. (2013). Manajemen dan kepemimpinan pendidikan. Alfabeta.
Mahrudin. (2019). Analisis data kualitatif: Teknik dan prosedur. Gramedia Pustaka Utama.
Setyawati, R., & Ansar, A. (2020). Manajemen sarana dan prasarana di SMK Negeri 1 Sinjai. Jurnal Administrasi dan Kebijakan Pendidikan, 4(1), 12–23.
Syamsir, T. (2013). Manajemen sumber daya manusia: Strategi dan implementasi. Graha Ilmu.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. (2003). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78. Sekretariat Negara.








