PENINGKATAN HASIL BELAJAR PEMESINAN BUBUT SISWA KELAS XI TPA DENGAN METODE TUTORIAL TEMAN SEBAYA DI SMKN 1 CIKARANG SELATAN KABUPATEN BEKASI
DOI:
https://doi.org/10.51878/vocational.v2i2.1225Keywords:
Pembubutan permukaan (facing), hasil belajar, tutorial, teman sebaya, ketuntasan belajarAbstract
The background of this research is the demand that students of class XI TPA have a better understanding of facing material so that it has an impact on better student learning outcomes. However, in reality the value of student learning outcomes for this face turning material is still low. The low value of student learning outcomes is inseparable from the method used in the learning process which is only carried out with mass simulations, making it difficult for students to understand this subject matter properly. The use of peer tutorial methods in this subject matter is believed to be able to improve student learning outcomes and learning skills. Because with the tutorial method, peers who already understand and can do face lathe students will more easily understand how to turn their faces so that they are finally able to practice. In addition, the peer tutorial method will also make students more interested in participating in learning and do not hesitate to ask questions. The peer tutorial method is proven to improve student learning outcomes and student learning skills. The level of completeness of student learning reached 95% of the 40 students of class XI TPA. In addition, the use of the peer tutorial method also increases student participation during learning in Bekasi Regency.
ABSTRAK
Latar belakang penelitian ini adalah adanya tuntutan agar siswa kelas XI TPA memiliki pemahaman yang lebih baik tentang materi membubut muka (facing) sehingga berdampak pada hasil belajar siswa yang lebih baik. Namun pada kenyataannya nilai hasil belajar siswa untuk materi membubut muka ini masih rendah. Rendahnya nilai hasil belajar siswa ini tidak terlepas dari metode yang digunakan pada proses pembelajaran yang hanya dilakukan dengan simulasi masal sehingga menyulitkan siswa untuk memahami materi pelajaran ini dengan baik. Penggunaan metode tutorial teman sebaya pada materi pelajaran ini diyakini dapat meningkatkan hasil belajar dan keterampilan belajar siswa. Karena dengan metode tutorial teman sebaya yang sudah memahami dan bisa melakukan bubut muka siswa akan lebih mudah memahami cara membubut muka sehingga pada akhirnya mampu mempraktikan. Selain itu dengan metode tutorial teman sebaya juga akan semakin membuat siswa lebih tertarik untuk mengikuti pembelajaran dan tidak merasa sungkan untuk bertanya. Dengan metode tutorial teman sebaya terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa dan keterampilan belajar siswa. Tingkat ketuntasan belajar siswa mencapai 95% dari 40 siswa kelas XI TPA. Selain itu penggunaan metode tutorial teman sebaya juga meningkatkatkan partisipasi siswa selama pembelajaranKabupaten Bekasi.
References
Nana Syaodih Sukmadinata.(2003). Landasan Psikologi Proses Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Ngalim Purwanto.(2003) Psikologi Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Sadiman.(1984). Media Pendidikan; Pengertian, Pengembangan, dan Pemanfaatan. Jakarta: Rajawali Pers.
Slameto.(2010). Belajar dan Faktor-faktor yang mempenagruhi. Jakarta: Rineka Cipta.
Sudjana, Nana,(1989) Dasar-dasar Proses Belajar Mengajar, Bandung : Sinar baru Algesindo.
Wirawan Sumbodo, dkk.(2008). Teknik Produksi Mesin Industri Untuk SMK Jilid 2, Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta.








