EKSPLORASI PENGALAMAN BELAJAR INKUIRI SISWA DALAM MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN SAINS PADA MATERI LISTRIK DINAMIS DI KELAS IX SMP ALWILDAN 15 BEKASI
DOI:
https://doi.org/10.51878/teaching.v5i4.8073Keywords:
metode eksploratif, kemampuan ilmiah, kelistrikan dinamis, studi kasus, pendidikan sainsAbstract
Science education in junior high schools often faces challenges in delivering abstract theoretical concepts, such as dynamic electricity phenomena. Teaching methods that focus on memorization tend to hinder students' ability to understand the connection between theoretical foundations and their practical applications. This research was designed to investigate how learning processes through an exploratory approach can optimize the development of students' scientific skills on the topic of dynamic electricity in grade IX at SMP Alwildan 15 Bekasi. This research method uses a qualitative approach with a case study framework. Data collection was conducted through structured observation techniques, in-depth interviews, and document analysis. The data was then processed using the interactive analysis model from Miles and Huberman. The research results show that the implementation of exploratory learning methods makes a positive contribution to improving students' scientific abilities, particularly in aspects of systematic observation (average score 4.2 out of 5), information analysis (average score 4.0 out of 5), and presentation of experimental findings (average score 3.9 out of 5). Students also demonstrated positive scientific attitudes with good category (82% of students). This study confirms that exploratory strategies are proven effective in facilitating the development of students' scientific skills in junior high school science education.
ABSTRAK
Pendidikan sains di sekolah menengah pertama (SMP) sering kali menghadapi masalah dalam menyampaikan konsep-konsep teori yang abstrak, misalnya fenomena listrik dinamis. Metode pengajaran yang berfokus pada hafalan cenderung menghambat kemampuan siswa dalam memahami kaitan antara landasan teori dengan penerapan praktisnya. Riset ini dirancang untuk menyelidiki bagaimana proses pembelajaran melalui pendekatan penjelajahan (eksploratif) dapat mengoptimalkan perkembangan keterampilan ilmiah siswa pada topik kelistrikan dinamis di kelas IX SMP Alwildan 15 Bekasi. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan kerangka studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik pengamatan terstruktur, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Data kemudian diproses menggunakan model analisis interaktif dari Miles dan Huberman, yang mencakup komponen peringkasan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran eksploratif memberikan sumbangan positif terhadap peningkatan kemampuan ilmiah siswa, terutama dalam aspek pengamatan sistematis (rata-rata skor 4,2 dari 5), analisis informasi (rata-rata skor 4,0 dari 5), dan penyajian temuan percobaan (rata-rata skor 3,9 dari 5). Siswa juga memperlihatkan sikap ilmiah yang positif dengan kategori baik (82% siswa). Studi ini menegaskan bahwa strategi penjelajahan (eksploratif) terbukti efektif dalam memfasilitasi pengembangan keterampilan ilmiah siswa pada pendidikan sains tingkat SMP.
References
Abdullah, G., Isnanto, I., Marshanawiyah, A., & Ab–Rahman, M. S. (2025). Evaluasi pembelajaran IPA berbasis HOTS di SD Laboratorium UNG. Science: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 5(3), 1500. https://doi.org/10.51878/science.v5i3.6927
Asrofi, A., Islah, A. N., & Hadi, I. A. (2025). Ihwal pendidikan di era modern: Pendidikan karakter dan pembelajaran di era industri. Learning: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 5(2), 486. https://doi.org/10.51878/learning.v5i2.4858
Batlolona, J. R., Diantoro, M., & Latifah, E. (2016). Hasil belajar kognitif dan respon siswa dalam pembelajaran fisika pada konsep listrik dinamis dengan menerapkan media interaktif. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan IPA Pascasarjana UM, 1(1), 308–314. http://pasca.um.ac.id/conferences/index.php/snipa/article/view/286
Carsono, A., Heliawati, H., & Permana, I. (2025). Pembelajaran pemisahan campuran garam berbasis STEM dapat meningkatkan keterampilan kolaboratif siswa SMP Negeri 36 Jakarta. Science: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 5(2), 945. https://doi.org/10.51878/science.v5i2.6117
Handayani, D. (2022). Peningkatan motivasi dan hasil belajar siswa melalui metode tanya jawab kritis pada materi listrik dinamis. Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan (JPSP), 2(1), 98–105. https://doi.org/10.23971/jpsp.v2i1.3533
Hartini, S., Misbah, M., & Helda, H. (2020). Pengembangan LKS dengan model inquiry discovery learning (IDL) untuk melatihkan keterampilan proses sains pada pokok bahasan listrik dinamis. Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika, 8(2), 68–78. https://doi.org/10.20527/bipf.v8i2.8365
Kapucu, S. (2016). Guided inquiry-based electricity experiments: Pre-service elementary science teachers' difficulties. Journal of Education and Future, 10, 71–93. https://dergipark.org.tr/en/pub/egitimvegelecek/issue/25686/271109
Mangge, M. R. I. (2025). Meningkatkan hasil belajar siswa melalui model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan media kincir air pada materi perubahan bentuk energi kelas IV di SD. Science: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 5(2), 909. https://doi.org/10.51878/science.v5i2.5719
Meriska, N., & Sudibyo, E. (2025). Penerapan model Problem Based Learning (PBL) untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa SMP. Science: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 5(1), 398. https://doi.org/10.51878/science.v5i1.4684
Nafrianti, N., Supardi, Z. I., & Erman, E. (2016). Pengembangan perangkat pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan PhET pada materi listrik dinamis untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa. JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains), 6(1), 1100–1106. https://doi.org/10.26740/jpps.v6n1.p1100-1106
Ni'mah, M., & Widodo, W. (2022). Penerapan model pembelajaran inkuiri terstruktur berbantuan virtual-laboratory PhET untuk meningkatkan pemahaman konsep listrik dinamis. Pensa: E-Jurnal Pendidikan Sains, 10(2), 296–304. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/pensa/article/view/45941
Ong, E. T., Govindasamy, D., Singh, C. K. S., Ibrahim, M. N., Wahab, N. A., Borhan, M. T., & Tho, S. W. (2021). The 5E inquiry learning model: Its effect on the learning of electricity among Malaysian students. Cakrawala Pendidikan, 40(1), 170–182. https://doi.org/10.21831/cp.v40i1.33415
Panis, I. C., Dewa, E., Ki'i, O. A., Anggo, O. D. S., & Inguliman, G. P. (2024). Pelatihan praktikum fisika topik listrik dinamis bagi peserta didik SMPK Rosa Mystika Kupang. Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti, 5(2), 326–340. https://doi.org/10.38048/jailcb.v5i2.2592
Rahmawati, A. Z. (2025). Implementasi inkuiri terbimbing berbantuan Live Worksheet untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa SMP pada materi getaran dan gelombang. Science: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 5(2), 837. https://doi.org/10.51878/science.v5i2.5713
Rosadah, M. F., Yuliani, Y., & Kurniawan, A. (2024). Penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis. Learning: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 4(2), 354. https://doi.org/10.51878/learning.v4i2.2896
Safrina, I., Maknun, J., & Hasanah, L. (2019). How to improve student's skill on the concept dynamic electricity? Journal of Physics: Conference Series, 1157(3), 032035. https://doi.org/10.1088/1742-6596/1157/3/032035
Sholichah, M., & Rahayuningsih, S. (2025). Implementasi teknik scaffolding dalam pembelajaran matematika di SMA Negeri 1 Balen. Learning: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 5(3), 1529. https://doi.org/10.51878/learning.v5i3.6115
Sholikhah, N., & Subekti, H. (2025). Peningkatan keterampilan proses sains siswa SMP melalui penerapan model Creative Problem Solving. Science: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 5(2), 702. https://doi.org/10.51878/science.v5i2.5358
Solihat, D., Darmawan, D., Omonovich, K. D., Eshbekovich, U. J., & Rakhimovich, E. R. (2025). Integrating peer learning and inquiry cycle with PhET to improve understanding of dynamic electricity. EduFisika: Jurnal Pendidikan Fisika, 10(2), 284–295. https://online-journal.unja.ac.id/EDUFISIKA/index
Soraya, V., Khaldun, I., & Halim, A. (2016). Pengaruh model pembelajaran kooperatif Teams Assisted Individualization (TAI) terhadap keterampilan proses sains ditinjau dari kemampuan matematika siswa pada pokok bahasan listrik dinamis kelas X SMA Negeri 2 Bandar Baru. Jurnal Pendidikan Sains Indonesia, 4(2), 53–60. https://doi.org/10.24815/jpsi.v4i2.7599
Suswanto, H., & Azizah, S. M. N. (2025). Implementasi penggunaan media Quizziz terhadap peningkatan hasil belajar mata pelajaran informatika SMA Negeri 4 Malang. Learning: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 5(4), 1870. https://doi.org/10.51878/learning.v5i4.6573
Wardani, A. T. D., & Rosdiana, L. (2022). Efektivitas simulasi PhET dengan model inkuiri terbimbing untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa SMP pada materi listrik dinamis. Pensa: E-Jurnal Pendidikan Sains, 10(2), 221–226. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/pensa/article/view/46487
Yuliati, L., Riantoni, C., & Mufti, N. (2018). Problem solving skills on direct current electricity through inquiry-based learning with PhET simulations. International Journal of Instruction, 11(4), 123–138. https://doi.org/10.12973/iji.2018.1149a
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












