KEWAJIBAN BELAJAR DAN MENGAJAR DALAM AL-QUR’AN: STUDI TEMATIK QS. AL-‘ALAQ [96]: 1–5 DAN AT-TAUBAH [9]: 122
DOI:
https://doi.org/10.51878/teaching.v5i4.8071Keywords:
Belajar, Mengajar, Qs. Al-Alaq [96]: 1-5, Q.s At-Taubah [9]:122Abstract
Islamic education plays a central role in shaping individuals who are faithful, knowledgeable, and morally upright. However, a gap still exists between its ideal values and the actual practices, which remain largely conventional and teacher-centered. This study aims to analyze the concepts of learning and teaching in the Qur’anic perspective, particularly through QS. Al-‘Alaq [96]:1–5 and QS. At-Taubah [9]:122, and to propose an integrative approach suitable for the digital era and Society 5.0. Employing a qualitative approach with a library research method, the study draws from classical and contemporary tafsir, books, and academic journals published within the last decade. The data were analyzed descriptively and thematically (tafsir maudhu’i) to explore the normative and contextual meanings of the verses. The results reveal that learning is both a spiritual duty and an intellectual necessity that enables humans to recognize God and actualize their potential as khalifatullah fil ar?, while teaching represents a social responsibility to transmit knowledge and foster a civilized society. Both activities form a continuous and value-oriented cycle in Islamic education. Furthermore, integrating Islamic values, digital technology, and modern pedagogical principles can bridge the gap between ideality and practice. Thus, Islamic education should move toward a holistic learning model that balances spiritual, moral, intellectual, and social dimensions to nurture insan kamil a virtuous, knowledgeable, and adaptive generation capable of responding to contemporary challenges.
ABSTRAK
Pendidikan Islam memiliki peran sentral dalam membentuk manusia beriman, berilmu, dan berakhlak mulia. Namun, masih terdapat kesenjangan antara nilai ideal pendidikan Islam dan praktik di lapangan yang cenderung bersifat konvensional dan berpusat pada guru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep belajar dan mengajar dalam perspektif Al-Qur’an, khususnya berdasarkan QS. Al-‘Alaq [96]:1–5 dan QS. At-Taubah [9]:122, serta menawarkan pendekatan integratif yang relevan dengan tuntutan era digital dan masyarakat 5.0. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research), yang bersumber dari tafsir klasik dan kontemporer, buku, serta jurnal ilmiah sepuluh tahun terakhir. Analisis dilakukan secara deskriptif-analitis dengan metode tafsir maudhu’i (tematik) untuk mengungkap makna normatif dan kontekstual dari kedua ayat tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa belajar merupakan kewajiban spiritual dan kebutuhan intelektual manusia untuk mengenal Allah serta mengembangkan potensi sebagai khalifatullah fil ar?, sedangkan mengajar merupakan tanggung jawab sosial untuk menyalurkan ilmu dan membangun masyarakat beradab. Keduanya membentuk siklus pendidikan Islam yang berkelanjutan dan berorientasi nilai. Penelitian ini juga menemukan bahwa integrasi nilai Islam, teknologi digital, dan prinsip pedagogi modern dapat menjembatani kesenjangan antara idealitas dan praktik pendidikan Islam. Dengan demikian, pendidikan Islam perlu diarahkan pada model pembelajaran holistik yang menyeimbangkan aspek spiritual, moral, intelektual, dan sosial guna melahirkan insan kamil yang berakhlak dan adaptif terhadap perubahan zaman.
References
Afandi, T., & Khobir, A. (2025). Transformasi intelektual Islam atas dunia barat. Deleted Journal, 3(2), 1. https://doi.org/10.61132/jbpai.v3i2.982
Al-Ghazali, A. H. (2000). Ihya’ ulum al-din (Vols. 1–4). Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah. https://books.google.co.id/books?id=Ihya-Ulum-Al-Din
Anggraeni, D., Zahra, L. A., & Shoheh, R. A. (2020). Pembelajaran blended learning berbasis Schoology pada mata kuliah. Tarbawy: Indonesian Journal of Islamic Education, 7(1), 56–69. https://doi.org/10.17509/t.v7i1.23394
Asrofi, A., Islah, A. N., & Hadi, I. A. (2025). Ihwal pendidikan di era modern: Pendidikan karakter dan pembelajaran di era industri. Learning: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 5(2), 486. https://doi.org/10.51878/learning.v5i2.4858
Bashith, A. (2025). Gamifikasi sebagai strategi efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa dalam pendidikan agama Islam. Ma’alim: Jurnal Pendidikan Islam, 6(1), 119–133. https://doi.org/10.21154/maalim.v6i1.10948
Daulay, H. P. (2017). Pendidikan Islam dan transformasi sosial: Teori dan praktik. Prenadamedia Group. https://books.google.co.id/books?id=pendidikan-islam-transformasi-sosial
Fathoni, A. (n.d.). Konsep manusia dan pendidikan dalam Islam. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.
Halid, A. (2022). Blended learning: Alternative methods of effective Islamic religious education. Fajar: Jurnal Pendidikan Islam, 2(2), 176–185. https://doi.org/10.56013/fj.v2i2.1620
Huda, M. (2015). Filsafat pendidikan Islam: Kajian konseptual dan aplikatif. Pustaka Setia. https://books.google.co.id/books?id=filsafat-pendidikan-islam
Huda, N. (2015). Fikih pendidikan Islam: Belajar dan mengajar sebagai ibadah. LKiS. https://books.google.co.id/books?id=fikih-pendidikan-islam
Khasanah, E. U., Fian, K., & Zuhri, S. (2022). Nilai-nilai kepribadian guru dalam pendidikan Islam (Studi dalam Kitab Irsyadul Muallimin). Ta’allum: Jurnal Pendidikan Islam, 10(1), 43–55. https://doi.org/10.21274/taalum.2022.10.1.43-55
Khoiriyah, S. (2023). Sustainable Islamic education: Literature study towards achieving the vision of Sustainable Development Goals (SDGs). Jurnal Pendidikan Islam Indonesia, 8(1), 12–28. https://doi.org/10.35316/jpii.v8i1.492
Kusuma, A. D., Nugroho, D., & Hidayat, R. (2024). Analisis pendekatan kualitatif dalam pendidikan Islam: Studi literatur. Jurnal Pendidikan Islam, 13(2), 101–114.
Maharani, R. C., Subroto, D. E., Fany, A.-Z. M., Nurhasanah, R. S., & Nova, L. (2025). Pendidikan karakter di sekolah dasar: Tantangan dan peluang di era modern. JIMAD: Jurnal Ilmiah Mutiara Pendidikan, 3(1), 37. https://doi.org/10.61404/jimad.v3i1.360
Maslani, M., Fitriya, E., Rosulina, D., Munawaroh, A., & Koswara, U. (2025). Akal dalam perspektif hadits tarbawi sebagai landasan pendidikan Islam. Cendekia: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 5(3), 1223. https://doi.org/10.51878/cendekia.v5i3.6430
Muhibuddin, M. (2022). Gagasan Islamisasi ilmu pengetahuan: Syed Muhammad Naquib Al-Attas dan intelektual muslim Indonesia. At-Tafkir, 15(2), 184. https://doi.org/10.32505/at.v15i2.4672
Mulyana, R. A. (2024). Inovasi disruptif dalam pendidikan: Pembelajaran mutakhir UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Jurnal Islam Transformatif, 8(1). https://jurnal.isif.ac.id/index.php/ijin/article/view/18
Noviani, D., Destyaningsi, R., Yunika, D., & Rosalia, M. (2025). Menggali nilai-nilai hakiki dalam pendidikan Islam. Cendekia: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 5(3), 1186. https://doi.org/10.51878/cendekia.v5i3.6429
Nugraha, T. C. (2024). Integrating problem based and flipped learning in Islamic religious education: A pathway to achieving Sustainable Development Goals. Jurnal Pendidikan Islam, 10(1), 125 136. https://doi.org/10.15575/jpi.v10i1.35204
Permana, D., Ridwan, E. H., & Gandara, T. (2024). Kewajiban belajar-mengajar dalam konteks tafsir tarbawi. Fathir: Jurnal Studi Islam, 1(3), 340–356. https://doi.org/10.71153/fathir.v1i3.150
Pratama, R. A. (2025). Inovasi pembelajaran PAI melalui hybrid learning dan blended learning di sekolah Lombok Tengah. Jirk: Journal of Innovation Research and Knowledge, 4(9), 7059–7064. https://doi.org/10.53625/jirk.v4i9.9750
Qomar, M., & Fitri, A. Z. (2024). Innovative learning strategies for Islamic religious education based on Merdeka Belajar curriculum in vocational high schools. Al-Hayat: Journal of Islamic Education (AJIE), 8(3). https://doi.org/10.35723/ajie.v8i3.r587
Saleh, K., & Arbain, M. (2021). Blended learning as a developmental model strategy of teaching and learning in Islamic universities in Indonesia. Dinamika Ilmu, 21(2), 463–475. https://doi.org/10.21093/di.v21i2.3809
Shihab, M. Q. (2015). Wawasan Al-Qur’an: Tafsir maudhu’i atas pelbagai persoalan umat. Mizan. https://books.google.co.id/books?id=wawasan-al-quran
Sholichah, R., Fauzi, A., & Maulana, I. (2021). Pendekatan tematik (maudhu’i) dalam tafsir Al-Qur’an: Konsep dan implementasi. Jurnal Tafsir Kontemporer, 6(1), 45–58.
Soleh, A., & Said, N. (2022). Filsafat terapan pendidikan tinggi keagamaan Islam akomodatif bagi penyandang disabilitas. Jurnal Penelitian, 15(2), 395. https://doi.org/10.21043/jp.v15i2.12965
Subagiya, I. (2023). Metodologi penelitian pendidikan Islam: Pendekatan kualitatif dan studi pustaka. Pustaka Edukasi. https://books.google.co.id/books?id=metodologi-penelitian-pai
Sulaiman, M. (2023). E-module based on blended learning for Islamic religious education learning. Indonesian Research Journal in Education (IRJE), 7(1), 104–120. https://doi.org/10.22437/irje.v7i1.23885
Umami, M., Musanna, A., & Walidin, W. (2025). Integrative pedagogy in Islamic education: A bibliometric analysis of digital learning trends. Indonesian Journal of Islamic Educational Research, 9(1), 54–70. https://ejournal.uin-malang.ac.id/index.php/ijier
Umami, N. R., Affandi, A., Arifuddin, A., & Sofi, J. (2025). Trend in the learning model of Islamic education over a decade: A bibliometric review. Al-Tarbawi Al-Haditsah: Jurnal Pendidikan Islam, 10(1), 160–178. https://syekhnurjati.ac.id/jurnal/index.php/tarbawi/article/view/15478
Wahidi, A. (2016). Urgensi ilmu dalam perspektif pendidikan Islam. Jurnal Tarbiyah Islamiyah, 5(2). https://jurnal.uin-antasari.ac.id/
Wijaya, M. M. (2020). The contribution of Islamic scientist in civilization. Tawasut, 7(2). https://doi.org/10.31942/ta.v7i02.3830
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












