ANALISIS PERAN SYEKH ABDUL RAUF SINGKEL TERHADAP PENDIDIKAN TASAWUF DAN FIQIH DI UJUNG SUMATRA

Authors

  • Choirun Niswah Universitas Islam Negri Raden Fatah Palembang
  • Muhammad Rafi Al Ghifari Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Hayatul Puspa Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Dina Nur Azizah Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

DOI:

https://doi.org/10.51878/teaching.v5i4.7845

Keywords:

Syekh Abdul Rauf Singkel, Tasawuf, Fiqih

Abstract

Aceh, as the intellectual center of Islam in the Indonesian archipelago, produced the great scholar Sheikh Abdul Rauf Singkel, who played a vital role in the transmission of Islamic knowledge. This study aims to analyze Sheikh Abdul Rauf Singkel's strategic contribution to the development of Sufism and Islamic jurisprudence education in the Indonesian archipelago. Using a qualitative approach and library research, this study examines his monumental works, such as Mir'at al-Thullab and Turjuman al-Mustafid, in depth, as well as related historical literature. The main findings indicate that Sheikh Abdul Rauf successfully harmonized the legal-oriented Islamic jurisprudence discipline with Sufism, which emphasizes spirituality, creating a moderate and balanced model of Islamic education. As the authority of Qadi Malik al-Adil and the propagator of the Syatariyah Order, he was not only prolific in writing books but also successfully established a network of scholars connecting the Haramain with the Indonesian archipelago, as evidenced by the spread of his students to various regions such as Minangkabau and Java. It is concluded that the integration of knowledge he initiated became an important foundation for the Islamic education system in Southeast Asia, emphasizing the balance between sharia and reality, as well as the formation of solid moral character within Malay civilization.

ABSTRAK
Aceh, sebagai pusat intelektual Islam di Nusantara, melahirkan ulama besar Syekh Abdul Rauf Singkel yang memegang peranan vital dalam transmisi keilmuan Islam. Penelitian ini bertujuan menganalisis kontribusi strategis Syekh Abdul Rauf Singkel terhadap pengembangan pendidikan tasawuf dan fiqih di Ujung Sumatra. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research), penelitian ini menelaah secara mendalam karya-karya monumental beliau, seperti Mir’at al-Thullab dan Turjuman al-Mustafid, serta literatur sejarah terkait. Temuan utama menunjukkan bahwa Syekh Abdul Rauf berhasil melakukan harmonisasi antara disiplin fiqih yang berorientasi hukum dengan tasawuf yang menekankan spiritualitas, menciptakan model pendidikan Islam yang moderat dan seimbang. Sebagai pemegang otoritas Qadi Malik al-Adil dan penyebar Tarekat Syatariyah, beliau tidak hanya produktif dalam penulisan kitab, tetapi juga sukses membangun jejaring ulama yang menghubungkan Haramain dengan Nusantara, terbukti dari penyebaran murid-muridnya ke berbagai wilayah seperti Minangkabau dan Jawa. Disimpulkan bahwa integrasi keilmuan yang digagasnya menjadi fondasi penting bagi sistem pendidikan Islam di Asia Tenggara yang menekankan keseimbangan antara syariat dan hakikat, serta pembentukan karakter akhlak yang kokoh dalam peradaban Melayu.

References

Abdullah, R., & Masduki, M. (2017). Karakteristik Tafsir Nusantara (Studi metodologis atas kitab Turjumun al-Mustafid karya Syekh Abdurrauf al-Singkili). Jurnal Studi Ilmu-Ilmu Al-Qur’an Dan Hadis, 16(2), 141. https://doi.org/10.14421/qh.2015.1602-01

Adolph, R. (2016). Peranan ulama dalam memartabatkan tamadun Islam di Nusantara: Tumpuan terhadap Abdul. Jurnal Al-Tamaddun, 1–23.

Amelda, W. (2024). Syekh Abdul Rauf Al-Sinkili: Kontribusi terhadap salik buta. [Nama Jurnal Tidak Ada], 2(1), 1–25.

(Catatan: Input asli tidak menyertakan nama jurnal, hanya teks abstrak).

Arifa, N., et al. (2024). The curriculum of Islamic education in the classical and modern eras and its relevance to the independent curriculum: A comparison of the thoughts of Syed Naquib Al-Attas and Ibn Sahnun. An-Nida, 48(1). https://doi.org/10.24014/an-nida.v48i1.26298

Asroni, A. (2022). The history of Indonesian Islam (From the early period to emergence of Islamic kingdoms). LITERATUS, 4(1), 104. https://doi.org/10.37010/lit.v4i1.678

Basri, B., et al. (2023). Dayah on the move: Social engineering through Islamic education reformation in post-conflict Aceh, Indonesia. Jurnal Ilmiah Islam Futura, 23(1), 60. https://doi.org/10.22373/jiif.v23i1.15695

Dhuhri, S. (2017). Aceh Serambi Mekkah (Studi tentang peran ibadah haji dalam pengembangan peradaban Aceh). Jurnal Ilmiah Islam Futura, 16(2), 188. https://doi.org/10.22373/jiif.v16i2.750

Faizin, M., et al. (2024). Eksplorasi wujud tradisi Maulid Nabi sebagai medium pemahaman sejarah Nabi Muhammad pada sekolah di Kota Bandung. LEARNING Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 4(4), 1067. https://doi.org/10.51878/learning.v4i4.3485

Hartono, H. (2023). Diplomasi Aceh dan Turki Utsmani: Kerja sama dakwah Islam dalam bingkai perdagangan abad XVI-XIX Masehi. Al-Tsaqafa Jurnal Ilmiah Peradaban Islam, 19(2), 159. https://doi.org/10.15575/al-tsaqafa.v19i2.19253

Irawan, R., & Ruswanto, R. (2024). Metode pendidikan Islam perspektif pemikiran Hasan Langgulung. LEARNING Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 4(3), 605. https://doi.org/10.51878/learning.v4i3.3166

Iswadi, I., et al. (2021). Pola pemberdayaan masyarakat Minangkabau melalui pendidikan surau. Masyarakat Madani Jurnal Kajian Islam Dan Pengembangan Masyarakat, 6(1), 1. https://doi.org/10.24014/jmm.v6i1.13301

Lindayati, E., et al. (2025). Pendidikan Islam dan tantangan multikulturalisme. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(1), 6385. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i1.2546

Masduki, M. (2019). Islam and cultural plurality of Indonesia. TOLERANSI Media Ilmiah Komunikasi Umat Beragama, 10(2), 96. https://doi.org/10.24014/trs.v10i2.7079

Noviani, D., et al. (2025). Menggali nilai-nilai hakiki dalam pendidikan Islam. CENDEKIA Jurnal Ilmu Pengetahuan, 5(3), 1186. https://doi.org/10.51878/cendekia.v5i3.6429

Prasetyo, M. A. M., & Zulkhairi, Z. (2022). Design of Aceh government’s dayah. AL-HAYAT Journal of Islamic Education, 6(1), 87. https://doi.org/10.35723/ajie.v6i1.220

Pratama, F. S., et al. (2023). Kelantan the little Mecca: Its influence on the archipelago’s 15th-19th century Islamic civilisation to the present day. Jurnal Lektur Keagamaan, 21(1), 125. https://doi.org/10.31291/jlka.v21i1.1110

Rahmah, W. S., & Habibi, Y. (2024). Hadis dalam budaya Indonesia abad XVII-XVIII (Kajian atas pemikiran Abd Rauf Sinkel). El-Mu’jam: Jurnal Kajian Al-Qur’an Dan Hadis, 4(1), 36–50.

Ridwan, A., et al. (2022). Kontribusi Abdur Rauf As-Singkili terhadap pendidikan Islam. EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Dan Keagamaan, 6(2), 202–209. https://doi.org/10.47006/er.v6i2.13217

Said, H. A. (2018). Mengenal tafsir Nusantara: Melacak mata rantai tafsir dari Indonesia, Malaysia, Thailand, Singapura hingga Brunei Darussalam. Refleksi, 16(2), 205. https://doi.org/10.15408/ref.v16i2.10193

Sulaiman, S. (2016). Gerakan pembaruan tasawuf di Indonesia. Jurnal THEOLOGIA, 24(2), 247. https://doi.org/10.21580/teo.2013.24.2.335

Usman, U., et al. (2023). Existence of general courses: A study of Acehnese history and culture as a compulsory subject at Samudra University. JUPIIS JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL, 15(2), 174. https://doi.org/10.24114/jupiis.v15i2.48761

Downloads

Published

2025-11-28

How to Cite

Niswah, C., Ghifari, M. R. A. ., Puspa, H. ., & Azizah, D. N. . (2025). ANALISIS PERAN SYEKH ABDUL RAUF SINGKEL TERHADAP PENDIDIKAN TASAWUF DAN FIQIH DI UJUNG SUMATRA . TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, 5(4), 717-727. https://doi.org/10.51878/teaching.v5i4.7845

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.