PERAN ORANG TUA DALAM MENINGKATKAN HAFALAN AL-QUR’AN ANAK KELAS 3 DI SDIT INSAN QUR’ANI MULIA

Authors

  • Baiq Arnika Saadati Institut Agama Islam Nurul Hakim Kediri Lombok Barat
  • Samsul Hadi Rahman Institut Agama Islam Nurul Hakim
  • Yuliana Sari Institut Agama Islam Nurul Hakim

DOI:

https://doi.org/10.51878/teaching.v6i2.12568

Keywords:

Peran Orang Tua, Hafalan Al-Qur’an, Anak Sekolah Dasar, Tahfidz

Abstract

This study aims to describe the roles, efforts, supporting factors, and inhibiting factors of parents in improving the Qur’an memorization of third-grade students at SDIT Insan Qur’ani Mulia. This research employed a descriptive qualitative approach and was conducted at SDIT Insan Qur’ani Mulia. The informants included the principal, the third-grade homeroom teacher, students’ parents, and 12 third-grade students. Data were collected through interviews, observation, and documentation, and were analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing. Data validity was strengthened through source triangulation and technique triangulation. The findings show that parents play an important role in improving children’s Qur’an memorization through five main roles: role models, motivators, guides, facilitators, and managers. As role models, parents encourage children to become familiar with the Qur’an by demonstrating reading and memorization habits. As motivators and guides, parents provide encouragement, advice, murajaah assistance, and support in improving recitation. As facilitators and managers, parents provide mushafs, murottal media, memorization schedules, and supervision of children’s daily activities. Parents’ efforts include enrolling children in tahfidz-based education, assisting memorization at home, giving rewards, and limiting mobile phone use. Supporting factors include children’s motivation, parental expectations, family involvement, and the school environment. Inhibiting factors include parents’ limited time, children’s lack of focus, laziness, and uncontrolled mobile phone use.

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran, upaya, serta faktor pendukung dan penghambat orang tua dalam meningkatkan hafalan Al-Qur’an anak kelas III di SDIT Insan Qur’ani Mulia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan lokasi penelitian di SDIT Insan Qur’ani Mulia. Informan penelitian meliputi kepala sekolah, wali kelas III, orang tua siswa, dan 12 siswa kelas III. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperkuat melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua berperan penting dalam meningkatkan hafalan Al-Qur’an anak melalui lima peran utama, yaitu sebagai teladan, motivator, pembimbing, fasilitator, dan manajer. Sebagai teladan, orang tua membiasakan anak dekat dengan Al-Qur’an melalui contoh membaca dan menghafal. Sebagai motivator dan pembimbing, orang tua memberi dorongan, nasihat, pendampingan murajaah, serta bantuan dalam memperbaiki bacaan. Sebagai fasilitator dan manajer, orang tua menyediakan mushaf, media murottal, jadwal hafalan, dan pengawasan penggunaan waktu. Upaya orang tua dilakukan dengan memasukkan anak ke lembaga pendidikan berbasis tahfidz, mendampingi hafalan di rumah, memberi penghargaan, dan membatasi penggunaan HP. Faktor pendukung meliputi motivasi anak, harapan orang tua, keterlibatan keluarga, dan lingkungan sekolah. Faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu orang tua, kurangnya fokus anak, rasa malas, dan penggunaan HP yang tidak terkontrol.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al-‘Asqalani, A. ibn ‘A. ibn H. (1998). Sahih Bukhari (Jilid 10). Semarang: Pustaka Munawir.

Anugrahana, A. (2020). Hambatan, solusi dan harapan: Pembelajaran daring selama masa pandemi Covid-19 oleh guru sekolah dasar. Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 10(3), 282–289. https://doi.org/10.24246/j.js.2020.v10.i3.p282-289

Arifin, Z. (2018). Peran orang tua dalam pendidikan anak. PT Raja Grafindo Persada.

Damayanti, A. (2018). Pembentukan karakter religius siswa melalui kegiatan infak kelas IV di MIN 6 Ponorogo tahun pelajaran 2017/2018 [Skripsi sarjana, IAIN Ponorogo]. Etheses IAIN Ponorogo. http://etheses.iainponorogo.ac.id/id/eprint/3450

Departemen Agama RI. (2010). Al-Qur’an dan terjemahannya. Jakarta: Departemen Agama RI.

Dewinta, A., Saparahayuningsih, S., & Indrawati, I. (2020). Studi kasus anak hafal Al-Qur’an juz 30 di PAUD IT Generasi Rabbani Kota Bengkulu. Jurnal Ilmiah Potensia, 5(1), 45–55. https://doi.org/10.33369/jip.5.1.45-55

Fatimah, & Rahmawati, S. T. (2020). Implementasi kurikulum muatan lokal dalam mencapai target hafalan Al-Qur’an 4 juz di SD Islam Annajah Jakarta Barat. Qiro’ah: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 10(2), 15–36. https://doi.org/10.33511/qiroah.v10n2.15-36

Hadisuprapto, P. (2003). Ringkasan disertasi “Pemberian malu reintegratif” sebagai sarana nonpenal penanggulangan perilaku delinkuensi anak: Studi kasus di Semarang dan Surakarta. Semarang: Universitas Diponegoro. https://lib.ijrs.or.id/index.php?p=show_detail&id=2887&keywords=

Hidayat, M. (2017). Metode pengajaran Al-Qur’an untuk anak. Yogyakarta: Teras.

Khasanah, N., & Nuha, U. (2026). Pembiasaan tadarus Al-Qur’an sebagai praktik pedagogis dalam pembentukan karakter religius peserta didik di SDN 1 Jekulo. Paedagogie: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam, 7(1), 93–104. https://doi.org/10.52593/pdg.07.1.05

Kusumawati. Peran orang tua sebagai manajer dalam mengembangkan kemampuan a nak. Jurnal psikologi dan pendidikan. 2019. Vol 9, no 2,hal 1-10.

Lubis, M. H. (2017). Efektifitas pembelaran tahfizhil Al-Quran dalam meningkatkan hafalan santri di Islamic Centre Sumatera Utara. Jurnal Ansiru Pendidikan Agama Islam, 1(2), 67–73. https://jurnal.uinsu.ac.id/index.php/ansiru/article/view/1514

Mulyasa, E. (2009). Manajemen berbasis sekolah. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Muhammad, A. S. (2017). Menghafalkan Al-Qur’an: Manfaat, keutamaan, keberkahan, dan metode praktisnya. Jakarta: PT Qaf Media Kreatif.

Nasution, S. (2006). Metode research: Penelitian ilmiah. Jakarta: Bumi Aksara.

Nata, A. (2009). Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Nata, A. (2010). Ilmu Pendidikan Islam dengan Pendekatan Multidisipliner. Jakarta: Rajawali Pers.

Oktariyati, Saidah, Ummi Irtiyah, Fitrizzah Amaliah, Wahyuni Sawsi, dan Zalika. “Peran Orang Tua terhadap Perkembangan Hafalan Al-Qur’an Santri di Sekolah Dasar Islam.” Ta’diban: Journal of Islamic Education 5, no. 1 (2024): 1–6. https://doi.org/10.61456/tjie.v5i1.193

Pelayan Al-Qur’an Mulia. (2015). Mushaf Fahmi Bi Syauqin: Al-Qur’an dan terjemah. Tangerang: Pelayan Al-Qur’an Mulia.

Pratikno, A. S., & Sumantri, S. (2020). Digital parenting: Bagaimana mencegah kecanduan gadget pada anak. Auladuna: Jurnal Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 2(1), 107–123. https://doi.org/10.36835/au.v2i1.301

Quthan, M. (1993). Pembahasan ilmu Al-Qur’an I (Halimuddin, Trans.). Jakarta: Rineka Cipta.

Rahim, A. (2013). Peranan orang tua terhadap pendidikan karakter remaja putri menurut Islam. Al-Ulum, 13(1), 87–102. https://journal.iaingorontalo.ac.id/index.php/au/article/view/182

Safitri, L. K. (2020). Peran orangtua dalam meningkatkan minat belajar anak pada pembelajaran online di SD Negeri 5 Metro Pusat [Skripsi sarjana, IAIN Metro]. Repository IAIN Metro. https://repository.metrouniv.ac.id/id/eprint/3795

Solo, A. A., Nugroho, T., & Nadjih, D. (2018). Upaya santri dalam pemeliharaan hafal Al-Qur’an di MANU Kota Gede Yogyakarta. Ulumuddin: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 8(2), 131–140. https://doi.org/10.47200/ulumuddin.v8i2.192

Shantini, Y., Hufad, A., Sudiapermana, E., Saripah, I., & Nudiati, D. (2023). Optimalisasi peran orang tua dalam mendampingi anak belajar di rumah melalui pemanfaatan teknologi informasi. Journal of Millennial Community, 5(1), 13–27. https://doi.org/10.24114/jmic.v5i1.37709

Sutarto, S. (2022). Analisis hafalan Al-Qur’an pada anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(6), 7016–7023. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i6.3340

Tim Penulis Balai Litbang Agama Jakarta. (2015). Membumikan peradaban tahfiz Al-Qur’an. Jakarta: Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta.

Wahidaty, H. (2021). Manajemen waktu: Dari teori menuju kesadaran diri peserta didik. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(4), 1880–1889. https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i4.1015

Wibowo, A. (2013). Manajemen pendidikan karakter di sekolah: Konsep dan praktik implementasi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Wijayanti, Siti Nadiyatul, dan Machful Indra Kurniawan. “Pembentukan Karakter Religius Melalui Program Hafalan Al-Quran.” Indonesian Journal of Islamic Studies 13, no. 1 (2025). https://doi.org/10.21070/ijis.v13i1.1798

Zuriah, N. (2007). Metodologi penelitian sosial dan pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Downloads

Published

2026-06-27

How to Cite

Arnika Saadati, B., Hadi Rahman, S., & Sari, Y. (2026). PERAN ORANG TUA DALAM MENINGKATKAN HAFALAN AL-QUR’AN ANAK KELAS 3 DI SDIT INSAN QUR’ANI MULIA. TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, 6(2), 1410–1428. https://doi.org/10.51878/teaching.v6i2.12568

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.