SIKAP MURID KELAS VIII SMP TERHADAP KARAKTER IBU DALAM CERITA RAKYAT TIMUN MAS: SEBUAH KAJIAN KUALITATIF
DOI:
https://doi.org/10.51878/teacher.v6i1.9025Keywords:
Sikap Murid, Cerita Rakyat, Timun Mas, Karakter Ibu, Kajian KualitatifAbstract
ABSTRACT
The folk tale Timun Mas is one of the popular traditional stories rich in moral values and is often used as teaching material in junior high school literature classes. However, interpretations of characters in folk tales are not always singular and can be critically analyzed by students. This study aims to describe the attitudes of eighth-grade students toward the mother’s character in the Timun Mas folk tale, particularly regarding the mother’s act of breaking her promise to the giant. The study employed a qualitative approach with a descriptive method. The research subjects were 34 students of class VIII-A at SMP Negeri 2 Karangpucung. Data were collected through open-ended questionnaires, in-depth interviews, and focused group discussions, and then analyzed thematically. The results indicate a variation in students’ attitudes toward the mother’s character. Most students viewed Timun Mas’s mother as intelligent, loving, and willing to sacrifice for her child’s safety. However, some students considered the act of breaking a promise as less commendable and contrary to the value of honesty. This study shows that eighth-grade students are capable of evaluating folk tale characters critically, not only based on explicit moral messages but also by considering context, conflicts, and the characters’ moral dilemmas. Therefore, the study recommends implementing literature learning based on critical analysis so that students can develop reflective thinking skills and not accept moral values uncritically.
ABSTRAK
Cerita rakyat Timun Mas merupakan salah satu cerita tradisional yang populer dan sarat nilai moral sehingga sering digunakan sebagai bahan ajar sastra di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Namun, pemaknaan terhadap tokoh dalam cerita rakyat tidak selalu bersifat tunggal dan dapat ditafsirkan secara kritis oleh peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sikap murid kelas VIII SMP terhadap karakter ibu dalam cerita rakyat Timun Mas, khususnya terkait tindakan ibu Timun Mas yang mengingkari janji kepada raksasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah 34 murid kelas VIII-A SMP Negeri 2 Karangpucung. Data dikumpulkan melalui angket terbuka, wawancara mendalam, dan diskusi kelompok terfokus, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi sikap murid dalam menilai karakter ibu Timun Mas. Sebagian besar murid memandang ibu Timun Mas sebagai sosok yang cerdas, penuh kasih sayang, dan rela berkorban demi keselamatan anaknya. Namun, sebagian murid lainnya menilai tindakan mengingkari janji sebagai perilaku yang kurang terpuji dan bertentangan dengan nilai kejujuran. Penelitian ini menunjukkan bahwa murid kelas VIII SMP mampu menilai tokoh cerita rakyat secara kritis, tidak hanya berdasarkan pesan moral eksplisit, tetapi juga dengan mempertimbangkan konteks, konflik, dan dilema moral tokoh. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan penerapan pembelajaran sastra berbasis analisis kritis agar murid dapat mengembangkan kemampuan berpikir reflektif dan tidak menerima nilai moral secara tunggal.
Downloads
References
Alfiah, A. (2023). Pembelajaran analisis nilai karakter dalam teks sastra berpotensi melatih kemampuan siswa berpikir tingkat tinggi. Jurnal IKADBUDI, 12(2), 33–43. https://doi.org/10.21831/ikadbudi.v13i1.76046
Erisa, N., Salsabila, N., Ramadhani, K. E., & Suriansyah, A. (2025). Penggunaan Teks Narasi Cerita Rakyat Untuk Meningkatkan Literasi Membaca Siswa Kelas III. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(4), 368-377. https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/35376
Farahiba, A. S. (2025). Multiliteracy Pedagogy in Literature Learning for Students' Critical Thinking Skills. Advances In Education Journal, 2(1), 447-456. https://journal.al-afif.org/index.php/aej/article/view/202
Febriansyah, J., Siswayani, P., & Kurniawati, N. (2023). Fostering Students’ Critical Thinking through Reading Texts with Moral Values. Journal of Breakthrough English Language Teaching in Islamic Context, 1(1), 33-44. https://journal.uinsgd.ac.id/index.php/belticjournal/article/view/30263
Irfan, M., Julkifli, J., & Rahmawati, Y. (2025). Analisis Pengaruh Pembelajaran Sastra terhadap Pengembangan Empati dan Karakter Siswa SMP. JIIBAS: Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, 1(1), 1-8. https://jurnal.lppmamanah.org/index.php/jiibas/article/view/19
Ismail, M. T. & Suhaili, M. (2025). Enhancing students’ critical reading through literature circles in classroom reading activities. Journal of English Education and Literature, 2(3), 76–78. https://jose.sinarlima.com/index.php/JOEEAL/article/view/109
Lestari, C., Nuryatin, A., Doyin, M., & Nugroho, Y. E. (2025). Reorienting Children's Interests in Fiction: A Comparative Study of Social-Emotional Values in Indonesian Folktales and Digital Anomalous Stories. GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 1197-1214. https://doi.org/10.19105/ghancaran.vi.21673
Maulani, S., Faridah, F., Putri, P., & Ardiansyah, D. (2025). Peran cerita rakyat dalam membentuk karakter anak. Indo-MathEdu Intellectuals Journal, 6(1), 394–400. https://doi.org/10.54373/imeij.v6i1.2495
Muassomah, et al. (2020). Believe in Literature: Character Education for Indonesia’s Youth. Universal Journal of Educational Research, 8(6), 2223–2231. https://doi.org/10.13189/ujer.2020.080605
Nanda, D. D., Simbolon, B., Damanik, F. A., & Sembiring, Y. B. (2021). Moral Value and Character Building Education in Folklore from Central Java “Timun Masâ€. JOLLT Journal of Languages and Language Teaching, 9(1), 85–91. https://doi.org/10.33394/jollt.v9i1.3319
Novayana, N., & Alfi, L. Q. (2025). Analisis nilai moral pada cerita rakyat Malin Kundang, Timun Mas, dan Danau Toba dalam buku bahasa Indonesia kelas 3 sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Research Student, 2(1), 3683. https://doi.org/10.61722/jirs.v2i1.3683
Nurgiyantoro, B. (2024). Sastra anak: Pengantar pemahaman dunia anak (Cet. 3). Gadjah Mada University Press. ISBN 978 602 386 791 2.
Qolbiyah, F., Dewi, R., Ifdah, I., & Kusuma, B. S. (2025). Membaca Ekspresif Dan Diskusi Sastra Sebagai Strategi Meningkatkan Apresiasi Siswa Terhadap Karya Sastra Indonesia (Studi Pada Siswa Kelas V SDN Pontang 2). Sindoro: Cendikia Pendidikan, 15(1), 1-10. https://cibangsa.com/index.php/sindoro/article/view/850
Rahmawati, I. S., Sutrisna, D., & Nisya, R. K. (2023). Nilai-nilai Kearifan Lokal dan Pendidikan Karakter dalam Cerita Rakyat Lutung Kasarung. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 9(2). https://doi.org/10.31949/educatio.v9i2.4397
Renaldo, R., Sabir, A., Murni, Y., & Pitra, D. H. (2024). Integrasi Nilai Karakter dalam Cerita Rakyat Bungo untuk Pembelajaran Sejarah di SMA. Journal of Education Research, 5(4), 4885–4892. https://doi.org/10.37985/jer.v5i4.908
Sa’ida, N. (2022). Analisis nilai moral dalam cerita rakyat. JP2KG AUD (Jurnal Pendidikan, Pengasuhan, Kesehatan dan Gizi Anak Usia Dini, 1(1), 47–54. https://doi.org/10.26740/jp2kgaud.2020.1.1.47-54
Soraya, A. I., Arafah, B., Abbas, H., & Ramadhani, R. (2025). The The Influence of Readers’ Cultural Values on the Interpretation of Indonesian and English Folktales. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, 11(4), 4486-4498. https://doi.org/10.30605/onoma.v11i4.6953
Suninica, I. P. E., Sutama, I. M., & Yasa, I. N. (2024). Analisis nilai-nilai karakter dalam cerita rakyat dan relevansinya di dalam pembelajaran bagi pengembangan karakter siswa SMP. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha, 14(1). https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPBS/article/view/79175
Susilo, J., & Azizah, E. (2024). Building Character Through Folklore: Integrating Moral Literacy in Junior High School Reading Journals. Jurnal Bébasan, 11(2), 110-118. https://jurnalbebasan.ppjbsip.com/bebasan/index.php/home/article/view/261
Tiara, T., Purwaka, A., Diman, P., Linarto, L., Prihatini, I., Hara, Y., & Yani, M. (2023). Nilai moral sebagai pembentukan karakter dalam kumpulan cerita rakyat Bukit Batu Suli Kalimantan Tengah dan implikasi terhadap pembelajaran sastra di SMP. Bhinneka: Jurnal Bintang Pendidikan dan Bahasa, 1(2), 293–305. https://doi.org/10.59024/bhinneka.v1i2.406
Utari, R., Halimah, H., Mulyati, Y., & Sumiyadi, S. (2025). Guided inquiry learning-based literary learning evaluation model as an instrument for strengthening character values and student self-reflection. EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 6(2), 703–718. https://jurnaledukasia.org/index.php/edukasia/article/view/1490
Wakhyudi, Y., & Mulasih, M. (2020). Resepsi siswa terhadap nilai moral dalam cerita anak dan relevansinya dengan pendidikan karakter di Sekolah Dasar. Dialektika Jurnal Pendidikan, 3(1), 113–124. https://journal.peradaban.ac.id/index.php/dfkip/article/view/488
Wellek, R., & Warren, A. (2016). Teori Kesusastraan (terjemahan bahasa Indonesia). Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Widayati, S. (2019). Menepis Hoax Melalui Pendidikan Karakter dan Pembelajaran Sastra. Edukasi Lingua Sastra, 17(2), 46–55. https://doi.org/10.47637/elsa.v17i2.39
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












