PENGEMBANGAN MODUL MUATAN LOKAL BERBASIS KEARIFAN LOKAL DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS V SD NEGERI 071059 HILIBADALU
DOI:
https://doi.org/10.51878/strategi.v6i4.15473Keywords:
Modul muatan lokal, kearifan lokal Nias, tari daerah, motivasi belajar, model 4DAbstract
The declining recognition of Nias local culture among elementary school students highlights the need for contextual local content teaching materials that reflect students' cultural environments. This study aims to develop a local content module based on Nias local wisdom and examine its validity, practicality, and effectiveness in improving the learning motivation of fifth-grade students at SD Negeri 071059 Hilibadalu. This study employed a Research and Development (R&D) approach using the 4D development model (Define, Design, Develop, and Disseminate). The research subjects consisted of 23 fifth-grade students. Data were collected through observations, interviews, expert validation questionnaires, practicality questionnaires, and learning motivation questionnaires administered before and after the module implementation. Data were analyzed using qualitative and quantitative descriptive techniques, percentage calculations, and the Normalized Gain (N-Gain) test. The results indicated that the module achieved validation scores of 96.4% for content, 91.6% for language, and 95.8% for design, all categorized as highly feasible. Practicality assessments from students and teachers also indicated positive results. Learning motivation increased from 56.10% to 100%, with an average N-Gain of 1.00, categorized as high. Therefore, the developed module is suitable as contextual teaching material to enhance students' learning motivation while supporting the preservation of Nias local culture.
ABSTRAK
Menurunnya pengenalan budaya lokal Nias di kalangan peserta didik sekolah dasar menunjukkan perlunya bahan ajar muatan lokal yang kontekstual dan sesuai dengan lingkungan budaya peserta didik. Penelitian ini bertujuan mengembangkan modul muatan lokal berbasis kearifan lokal Nias serta menganalisis validitas, kepraktisan, dan efektivitasnya dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik kelas V SD Negeri 071059 Hilibadalu. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, dan Disseminate). Subjek penelitian berjumlah 23 peserta didik kelas V. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket validasi ahli, angket kepraktisan, dan angket motivasi belajar sebelum dan sesudah penggunaan modul. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif menggunakan persentase serta uji Normalized Gain (N-Gain). Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul memperoleh penilaian validasi ahli materi sebesar 96,4%, ahli bahasa 91,6%, dan ahli desain 95,8%, dengan kategori sangat layak. Kepraktisan berdasarkan penilaian peserta didik dan guru juga menunjukkan hasil positif. Motivasi belajar meningkat dari 56,10% menjadi 100%, dengan N-Gain sebesar 1,00 berkategori tinggi. Dengan demikian, modul yang dikembangkan layak digunakan sebagai bahan ajar kontekstual untuk meningkatkan motivasi belajar sekaligus mendukung pelestarian budaya Nias.
Downloads
References
Abuk, M. A. (2026). Pengembangan modul pembelajaran berbasis kearifan lokal Kota Malang pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila materi keberagaman sosial dan budaya kelas IV sekolah dasar [Skripsi, Universitas Tribhuwana Tunggadewi]. UNITRI Repository. https://eprints.unitri.ac.id/id/eprint/285/
Arianti, A., Novalita, R., & Muharramsyah, R. (2024). The effect of using a social science learning module based on local wisdom of Aceh culture on student motivation and learning outcome. Sumatra Journal of Disaster, Geography and Geography Education, 7(2), 139–145. https://doi.org/10.24036/sjdgge.v7i2.573
Cahyani, A. W. P., & Subrata, H. (2022). Analisis problematika dalam pembelajaran muatan lokal bahasa Jawa di sekolah dasar. Jurnal Review Pendidikan Dasar: Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian, 8(2), 102–110. https://doi.org/10.26740/jrpd.v8n2.p102-110
Dakhi, T. N. (2025). Tari Moyo: Eksplorasi budaya masyarakat Nias dan spiritualitas Kristen. Jurnal Teologi Injili dan Pendidikan Agama, 3(1), 60–68. https://doi.org/10.55606/jutipa.v3i1.472
Fatmawilda, Alim, J. A., Erlisnawati, Antosa, Z., & Charlina. (2022). Identifikasi bahan ajar berbasis kearifan lokal di sekolah dasar. Trapsila: Jurnal Pendidikan Dasar, 4(2). https://doi.org/10.30742/tpd.v4i2.2618
Febriyanti, D. A., & Ain, S. Q. (2021). Pengembangan modul matematika berbasis etnomatematika pada materi bangun datar di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 5(3), 1409–1417. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i3.933
Gulo, H. (2022). Tradisi lisan Hoho Siöligö dalam upaya menumbuhkan semangat patriotisme: Analisis teks. Talenta Conference Series: Local Wisdom, Social, and Arts, 5(2), 60–68. https://doi.org/10.32734/lwsa.v5i2.1359
Harefa, D., Adnyana, P. B., Wesnawa, I. G. A., & Ariawan, I. P. W. (2024). Experiential learning: Utilizing local wisdom of Nias for future generations. Civic Society Research and Education: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 5(2). https://doi.org/10.57094/jpkn.v5i2.2254
Hayati, F., Neviyarni, & Irdamurni. (2021). Karakteristik perkembangan siswa sekolah dasar: Sebuah kajian literatur. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(1), 1809–1815. https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/1181
Leny, M. (2020). Teori perkembangan kognitif Jean Piaget dan problematikanya pada anak usia sekolah dasar. An-Nisa’: Journal of Gender Studies, 13(1), 116–152. https://annisa.lppmuinkhas.com/index.php/annisa/issue/view/3
Lestari, I. D. (2023). The development of integrative thematic learning modules based on local wisdom in primary schools. Didaktika: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar, 6(1), 55–60. https://journal.uny.ac.id/index.php/didaktika
Rahman, S. (2021). Pentingnya motivasi belajar dalam meningkatkan hasil belajar. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Dasar. https://ejurnal.pps.ung.ac.id/index.php/PSNPD/article/view/1076
Rasyid, G. S. M., Kurniaman, O., & Guslinda. (2023). Development of local wisdom-based literacy modules for reading comprehension in elementary school. AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan, 15(4), 4492–4505. https://doi.org/10.35445/alishlah.v15i4.3147
Santuti, P. P., Primayana, K. H., & Wiguna, I. K. W. (2025). Pengembangan e-modul interaktif berbasis kearifan lokal pada mata pelajaran IPAS kelas IV sekolah. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 2(4), 1–10. https://doi.org/10.47134/pgsd.v2i4.1680
Sarumaha, M., Telaumbanua, K., & Harefa, D. (2024). Pendidikan berbasis kearifan lokal Nias Selatan: Membangun identitas budaya pada generasi muda. Jurnal Education and Development, 12(3), 663–668. https://doi.org/10.37081/ed.v12i3.6585
Semaranata, I. N., & Maryati, T. (2024). Pengembangan modul ajar berbasis kearifan lokal Menyama Braya di Kampung Saren untuk meningkatkan prestasi belajar dan nilai peduli sosial siswa. Jurnal Pendidikan IPS Indonesia, 8(1), 1–13. https://doi.org/10.23887/pips.v8i1.3250
Suantara, K. A., Gading, I. K., & Sanjaya, D. B. (2023). E-modul berbasis kearifan lokal Satua Bali untuk meningkatkan hasil belajar IPAS siswa sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran, 7(2), 198–206. https://doi.org/10.23887/jipp.v7i2.60241
Wahyudi, A. B. E., Salimi, M., Hidayah, R., Surya, A., Suhartono, & Wahyono. (2025). Local wisdom-based science e-module to improve cultural literacy and critical thinking skills of elementary school students. Journal of Environment and Sustainability Education, 3(3), 387–395. https://doi.org/10.62672/joease.v3i3.91
Waruwu, K. K., Telaumbanua, S., & Ningsi, W. (2025). Pengembangan modul projek berbasis kearifan lokal Nias untuk penguatan Profil Pelajar Pancasila Fase D (kelas 7). Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(1). https://doi.org/10.23969/jp.v10i01.23543
Zaluchu, S. E. (2020). Deskripsi tarian Maena sebagai identitas suku Nias. Nyimak: Journal of Communication, 4(1), 135–147. https://doi.org/10.31000/nyimak.v4i1.2219
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ellen Margaretha Halawa, Dernius Hura, Eka Periaman Zai, Anugerah Tatema Harefa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.













