APLIKASI PEMAHAMAN SIFAT NABI MUHAMMAD SAW MELALUI METODE KETELADANAN DAN HUBUNGANNYA DENGAN PERBAIKAN KARAKTER SISWA
DOI:
https://doi.org/10.51878/secondary.v5i4.7454Abstract
ABSTRACT
The primary goal of national education, as mandated in the 2023 National Education System Law, is to nurture individuals who are faithful, virtuous, intelligent, and skillful. Within this framework, teachers play a vital role not only as educators but also as role models in shaping students’ character. This study aims to analyze the role of teachers in character formation through the application of an exemplary method based on the values and attributes of the Prophet Muhammad SAW at SMK Negeri 5 Panaikang, Pattallassang District, Gowa Regency. The research employed a descriptive qualitative approach, with data collected through observation, interviews, documentation, and questionnaires distributed to respondents. The data analysis process consisted of three main stages: reduction, presentation, and conclusion drawing, aimed at providing a comprehensive description of teachers’ exemplary practices in the learning process. The findings indicate that teachers have implemented exemplary values such as honesty, justice, patience, compassion, and responsibility in both learning activities and daily interactions at school. The application of these values has had a positive impact on students’ character development, particularly in aspects of religiosity, discipline, responsibility, social awareness, and creativity. In conclusion, the exemplary method grounded in the values of the Prophet Muhammad has proven effective in strengthening students’ character holistically and contributes to achieving the national education goals of developing a generation that is virtuous, knowledgeable, and of high integrity.
ABSTRAK
Tujuan utama pendidikan nasional sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Tahun 2023 adalah membentuk manusia yang beriman, berakhlak mulia, cerdas, dan terampil. Dalam kerangka ini, guru berperan penting tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai teladan dalam pembentukan karakter peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru dalam membentuk karakter siswa melalui penerapan metode keteladanan yang berlandaskan pada nilai-nilai dan sifat-sifat Nabi Muhammad SAW di SMK Negeri 5 Panaikang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa. Pendekatan penelitian yang diterapkan adalah deskriptif kualitatif, dengan data dikumpulkan melalui kegiatan observasi, wawancara, dokumentasi, serta penyebaran angket kepada responden. Proses analisis data mencakup tiga tahap utama, yaitu reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, dengan tujuan untuk memperoleh deskripsi yang menyeluruh mengenai praktik keteladanan guru dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah mengimplementasikan nilai-nilai keteladanan seperti kejujuran, keadilan, kesabaran, kasih sayang, dan tanggung jawab dalam kegiatan belajar dan interaksi di sekolah. Penerapan nilai tersebut berdampak positif terhadap peningkatan karakter siswa, khususnya dalam aspek religiusitas, kedisiplinan, tanggung jawab, kepedulian sosial, dan kreativitas. Kesimpulannya, metode keteladanan berbasis nilai-nilai Nabi Muhammad SAW terbukti efektif dalam memperkuat karakter siswa secara holistik serta mendukung pencapaian tujuan pendidikan nasional dalam membentuk generasi berakhlak, berpengetahuan, dan berintegritas.
References
Al Inu, A. N., Fitriani, D., Salsya Bani, E. A., & Winandar, M. L. (2022). Peran guru sebagai agen pembaharu dalam meningkatkan kualitas pendidikan karakter siswa sekolah dasar di era digital. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(2), 9802–9808. https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/3972
Mahmudi, A., Sulianto, J., & Listyarini, I. (2020). Hubungan perhatian orang tua terhadap hasil belajar kognitif siswa. Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran, 3(1), 122. https://pkm.uika-bogor.ac.id/index.php/aciet/article/view/670
Azhari, A., Mujahidin, E., & Hafidhuddin, D. (2020). Metode Keteladanan Pendidikan islam Perspektif Al-Qur’a dan Al-Hadist. Aicet, I(I), 145–156. https://pkm.uika-bogor.ac.id/index.php/aciet/article/view/670
Bukhari Is, S., Tafsir, A., & Tanjung, H. (2017). Pendidikan kejujuran dalam kurikulum pendidikan agama Islam di Sekolah Menengah Kejuruan Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara. Jurnal EduTech, 3(1), 35–47. https://media.neliti.com/media/publications/54798-ID-pendidikan-kejujuran-dalam-kurikulum-pen.pdf
Hamid, A. (2020). Penerapan Metode Keteladanan Sebagai Strategi Pembelajaran Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam. Al Fikrah:Jurnal Studi Ilmu Pendidikan dan Keislaman, 3(2), 155. https://jurnal.alhamidiyah.ac.id/index.php/al-fikrah/article/view/70
Handayani, M., Imran, Ramadhan, I., Okianna, & Alhidayah, R. (2022). Analisis Peran Guru dalam Proses Pembelajaran pada Siswa Kelas III di MI Syuhada Kabupaten Kapuas Hulu. Jurnal Kewarganegaraan, 6(3), 5173–5177.
https://journal.upy.ac.id/index.php/pkn/article/view/3854
Hasbiyallah, Munad, M., & Nurulhaq, D. (2023). Character education model for high school students during the pandemic in terms of pedagogic competence and teacher personality. International Journal of Instruction, 16(2), 1077–1094. https://www.e-iji.net/dosyalar/iji_2023_2_57.pdf
Iswara, D. M., & Bayhaqi, P. A. (2024). Metode pembelajaran yang sesuai untuk peserta didik. Karimah Tauhid, 3(5), 5984–6013.
https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v3i5.13270
Jumatullailah, S. N., Maksum, A., & Nurhasanah, N. (2025). Literature study: Analysis of the role of teachers as models in strengthening character in primary school learners. At-Taqaddum, 16(2), 128–139.
https://journal.walisongo.ac.id/index.php/attaqaddum/article/view/21138
Mauludah, A. Z., Ma’sum, T., & Iswanto, J. (2023). Konsep Kepemimpinan Pendidikan Islam Perspektif Muhammad Quraish Shihab dalam Tafsir Al-Mishbah. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(11), 9495–9501.https://doi.org/10.54371/jiip.v6i11.2594
Munawwaroh, A. (2019). Keteladanan sebagai metode pendidikan karakter. Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 7(2), 141–158. https://doi.org/10.36667/jppi.v7i2.363
Mustofa, A. (2019). Metode keteladanan perspektif pendidikan Islam. Cendekia: Jurnal Studi Keislaman, 5(1), 23–42. https://ejurnal.inhafi.ac.id/index.php/cendekia/article/view/63
Ningsih, S. A. (2024). Pentingnya profesionalisme guru dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial (Jupendis), 2(3), 288–293. https://doi.org/10.54066/jupendis.v2i3.2056
Ramli, R., & Prianto, N. (2019). Peranan guru pendidikan agama Islam dalam pembinaan kecerdasan emosional. Jurnal Al-Ibrah, 8(1), 14-29. https://jurnal.umpar.ac.id/index.php/ibrah/article/view/18
Rianawati, I., Muttaqin, I., Herlambang, S., Wahab, & Mawardi. (2023). The effect of character teaching on college student social-emotional character development: A case in Indonesia. European Journal of Educational Research, 12(2), 1179–1193. https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/bitstream/handle/123456789/2768/The%20Effect%20of%20Character%20Teaching%20on%20College%20Student%20Social-Emotional%20Character%20Development_%20A%20Case%20in%20Indonesia%20(2).pdf?sequence=1
Ritonga, M., Andriyani, A., & Lusida, N. (2024). Metode keteladanan sebagai pondasi pendidikan Islam. Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 4(1), 143–151. https://doi.org/10.47709/educendikia.v4i01.4175
Susilo, M. J., Dewantoro, M. H., & Yuningsih, Y. (2022). Character education trend in Indonesia. Journal of Education and Learning, 16(2), 180–188. https://doi.org/10.11591/edulearn.v16i2.20411
Wally, M. (2022). Peran guru dalam pembentukan karakter siswa. Jurnal Studi Islam, 10(1), 70–81. https://doi.org/10.33477/jsi.v10i1.2237
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.














