HUBUNGAN ANTARA SYNDROM FEAR OF MISSING OUT DENGAN SIKAP PERCAYA DIRI SISWA SMAN 3 PALU

Authors

  • Nurul Izzha Universitas Tadulako
  • Ridwan Syahran Universitas Tadulako Sulawesi Tengah
  • Munifah Munifah Universitas Tadulako Sulawesi Tengah
  • Micha Felayati Silalahi Universitas Tadulako Sulawesi Tengah

DOI:

https://doi.org/10.51878/secondary.v5i3.6727

Abstract

Finding out how students' levels of self-confidence relate to their FOMO (Fear of Missing Out) is the primary goal of this research. This study used two questionnaires to gather data: one measuring students' levels of self-confidence and the other measuring their fear of missing out. The data were used for both descriptive and inferential purposes, with a significance level of 95% and the product moment correlation formula. Descriptive analysis revealed the following percentages of students: 3.17% with extremely high FOMO, 59.79% with high FOMO, 36.51% with low FOMO, and 0.53% with extremely low FOMO. Additionally, 9.52% of students had extremely high self-confidence, 86.77% with high self-confidence, 3.70% with low self-confidence, and 0% with extremely low self-confidence. A coefficient value of -0.027 was also shown in the inferential test results. As the computed r value is higher than the r table value (-0.027 < 0.1428), it can be concluded that the Fear of Missing Out Syndrome variable does not correlate with students' self-confidence.

ABSTRAK
Mencari tahu bagaimana tingkat kepercayaan diri siswa berhubungan dengan FOMO (Fear of Missing Out) mereka adalah tujuan utama dari riset ini. Riset ini menggunakan dua kuesioner untuk mengumpulkan data: satu mengukur tingkat kepercayaan diri siswa dan yang lainnya mengukur rasa takut mereka akan ketinggalan. Data digunakan untuk tujuan deskriptif dan inferensial, dengan tingkat signifikansi 95% dan rumus korelasi momen produk. Analisis deskriptif mengungkapkan persentase siswa berikut: 3,17% dengan FOMO yang sangat tinggi, 59,79% dengan FOMO tinggi, 36,51% dengan FOMO rendah, dan 0,53% dengan FOMO yang sangat rendah. Selain itu, 9,52% siswa memiliki kepercayaan diri yang sangat tinggi, 86,77% dengan kepercayaan diri yang tinggi, 3,70% dengan kepercayaan diri yang rendah, dan 0% dengan kepercayaan diri yang sangat rendah. Nilai koefisien -0,027 juga ditunjukkan dalam hasil uji inferensial. Karena nilai r hitung lebih besar dari nilai r tabel (-0,027 < 0,1428), maka dapat disimpulkan bahwa variabel Fear of Missing Out Syndrome tidak berkorelasi dengan kepercayaan diri siswa.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Akbar, R. S., Aulya, A., Apsari, A., & Sofia, L. (2018). Ketakutan akan kehilangan momen (FoMO) pada remaja kota Samarinda. Jurnal Psikologi, 7(2).

Alt, D. (2015). College students’ academic motivation, media engagement and fear of missing out. Computers in Human Behavior, 49, 111–119. https://doi.org/10.1016/j.chb.2015.02.057

Annisa, A. S. A. N., Yuliadi, I., & Nugroho, D. (2020). Hubungan tingkat kepercayaan diri dengan intensitas penggunaan media sosial WhatsApp pada mahasiswa kedokteran 2018. Wacana, 12(1), 86–109. https://doi.org/10.13057/wacana.v12i1.170

Bandura, A. (1997). Self-efficacy: The exercise of control. W. H. Freeman.

Fitri, A. G., Yutika, M., Harahap, A., Sitarani, D. A., & Purnama, A. R. (2023). Perilaku FoMO di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro terhadap kualitas kepercayaan diri mahasiswa. Jurnal Pasopati, 5(2), 63–67. https://doi.org/10.14710/pasopati.2023.17888

Fransisca, D. J. (2023). Hubungan antara self-efficacy dengan academic burnout pada siswa kelas X di SMA [Skripsi, Universitas Tadulako].

Hamzah, I. F., & Publik, K. (2019). Aplikasi Self-Determination Theory pada kebijakan publik era. Jurnal Kebijakan Publik, 1(September), 66–73.

Hasanah, N. (2023). Pengaruh fear of missing out terhadap kepercayaan diri siswa di SMPN 1 Tlanakan Pamekasan (Vol. 87, Issue 1–2) [Skripsi, Institut Agama Islam Negeri Madura].

Hayran, C., Anik, L., & Gürhan-Canli, Z. (2020). A threat to loyalty: Fear of missing out (FoMO) leads to reluctance to repeat current experiences. PLOS ONE, 15(4), e0232318. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0232318

Irwandila, E. T. P. (2021). Hubungan antara sindrom FoMO (fear of missing out) dengan kecenderungan nomophobia di masa pandemi COVID-19 pada remaja SMA Kecamatan Kuta Alam [Skripsi, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh]. https://respository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/18304

Kalisna, M. D., & Wahyumiani, N. (2021). Hubungan antara sindrom FoMO (fear of missing out) dengan kepercayaan diri siswa kelas VII di SMP Muhammadiyah 2 Godean Sleman tahun ajaran 2019/2020. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 5(2), 282–285.

Pratiwi, S. (2018). Pengaruh prestasi belajar terhadap kepercayaan diri siswa di Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Mlati. Jurnal Riset Mahasiswa Bimbingan dan Konseling, 4(6), 267–273.

Putri, L. S., Purnama, D. H., & Idi, A. (2019). Gaya hidup mahasiswa pengidap fear of missing out di Kota Palembang. Jurnal Masyarakat & Budaya, 21(2), 129–148.

Rahardjo, L. K. D., & Soetjiningsih, C. H. (2022). Fear of missing out (FoMO) dengan kecanduan media sosial pada mahasiswa. Bulletin of Counseling and Psychotherapy, 4(2), 456–461. https://doi.org/10.51214/bocp.v4i3.328

Ramdani, R., Ghifari, M., & Ash, A. (2024). Fenomena fear of missing out (FoMO) di media sosial perspektif hadis. El-Afkar: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Tafsir Hadis, 13(1), 1–25. https://journal.uny.ac.id/index.php/acta-

Rombe, S. (2013). Hubungan body image dan kepercayaan diri dengan perilaku konsumtif pada remaja putri di SMA Negeri 5 Samarinda. Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 1(4), 228–236. https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v1i4.3520

Sachiyati, M., Yanuar, D., & Nisa, U. (2023). Fenomena kecanduan media sosial (FoMO) pada remaja Kota Banda Aceh. Jurnal Ilmiah Mahasiswa FISIP USK, 8(November), 1–18.

Santrock, J. W. (2003). Life-span development (9th ed.). McGraw-Hill.

Siddik, S., Mafaza, M., & Sembiring, L. S. (2020). Peran harga diri terhadap fear of missing out pada remaja pengguna situs jejaring sosial. Jurnal Psikologi Teori dan Terapan, 10(2), 127–138. https://doi.org/10.26740/jptt.v10n2.p127-138

Sommantico, M., Ramaglia, F., & Lacatena, M. (2023). Relationships between depression, fear of missing out and social media addiction: The mediating role of self-esteem. Healthcare, 11(12), 1–12. https://doi.org/10.3390/healthcare11121667

Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Alfabeta.

Thantawy, H. A. (2005). Kamus istilah bimbingan dan konseling. Pustaka Pelajar.

Wahdini, R. D. (2023). Hubungan antara kepercayaan diri terhadap fear of missing out (FoMO) pada siswa kelas XI SMA Islam Sultan Agung 01 Semarang tahun ajaran 2022/2023 (Vol. 87, Issue 1–2) [Skripsi, Universitas Islam Sultan Agung Semarang].

Downloads

Published

2025-08-20

How to Cite

Izzha, N., Syahran, R., Munifah, M., & Silalahi, M. F. . (2025). HUBUNGAN ANTARA SYNDROM FEAR OF MISSING OUT DENGAN SIKAP PERCAYA DIRI SISWA SMAN 3 PALU. SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah , 5(3), 406-414. https://doi.org/10.51878/secondary.v5i3.6727

Issue

Section

Articles