ANALISIS BENTUK, FAKTOR PENYEBAB PERILAKU BULLYING DI ANTARA PESERTA DIDIK DAN POLA PEMBINAAN KARAKTER MELALUI PENERAPAN SEGITIGA RESTITUSI DI SMP NEGERI 5 KOTA KUPANG

Authors

  • Oktavianus Bulu Bili Program Pasca Sarjana, Universitas Nusa Cendana

DOI:

https://doi.org/10.51878/secondary.v5i3.6216

Abstract

Bullying behavior is a serious problem in the educational environment that can hinder social interaction and character development of students. This study focuses on an in-depth analysis of the bullying phenomenon at SMP Negeri 5 Kupang. The main objectives are to describe the forms of bullying that occur, identify the causal factors, and explain the pattern of student character development through the application of the restitution triangle approach. This study uses a descriptive qualitative method to describe the situation systematically and accurately. Important stages of the study include collecting data on bullying incidents, analyzing causes, and observing the implementation of character development programs. The results of the study showed that the most dominant form of bullying was direct verbal contact (43.33%), while the main causal factor was the family environment (52%). As a solution, the school implemented a character development pattern centered on the restitution triangle approach with specific steps: stabilizing identity, validating wrong actions, and questioning beliefs. It was concluded that bullying is a negative behavior that is strongly rooted in external factors of students, especially the family. Therefore, effective handling requires not only intervention in schools such as the restitution triangle, but also serious and intensive involvement from the government, community, and other related institutions.

ABSTRAK
Perilaku perundungan (bullying) merupakan masalah serius dalam lingkungan pendidikan yang dapat menghambat interaksi sosial dan perkembangan karakter siswa. Penelitian ini berfokus pada analisis mendalam mengenai fenomena perundungan di SMP Negeri 5 Kupang. Tujuan utamanya adalah untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk perundungan yang terjadi, mengidentifikasi faktor-faktor penyebabnya, dan memaparkan pola pembinaan karakter siswa melalui penerapan pendekatan segitiga restitusi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk menggambarkan situasi secara sistematis dan akurat. Tahapan penting penelitian meliputi pengumpulan data mengenai insiden perundungan, analisis penyebab, serta observasi implementasi program pembinaan karakter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk perundungan yang paling dominan adalah kontak verbal langsung (43,33%), sedangkan faktor penyebab utamanya adalah lingkungan keluarga (52%). Sebagai solusi, sekolah menerapkan pola pembinaan karakter yang berpusat pada pendekatan segitiga restitusi dengan langkah-langkah spesifik: menstabilkan identitas, memvalidasi tindakan yang salah, dan menanyakan keyakinan. Disimpulkan bahwa perundungan merupakan perilaku negatif yang berakar kuat dari faktor eksternal siswa, terutama keluarga. Oleh karena itu, penanganan yang efektif tidak hanya memerlukan intervensi di sekolah seperti segitiga restitusi, tetapi juga keterlibatan serius dan intensif dari pemerintah, masyarakat, dan lembaga terkait lainnya.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aulia, S. S., et al. (2024). Intensitas bermain game online dan pengaruhnya terhadap agresivitas verbal siswa di sekolah. Indonesian Journal of School Counseling: Theory, Application and Development, 4(2), 103. https://doi.org/10.26858/ijosc.v4i2.62229

Auna, H. S. A., & Hamzah, N. (2024). Studi perspektif siswa terhadap efektivitas pembelajaran matematika dengan penerapan ChatGPT. Hinef: Jurnal Rumpun Ilmu Pendidikan, 3(1), 13. https://doi.org/10.37792/hinef.v3i1.1160

Ayuni, A., et al. (2024). Pola pendidikan inklusif (studi bagi anak yang mengalami emosional dan perilaku). Tabyin: Jurnal Pendidikan Islam, 6(1), 131. https://doi.org/10.52166/tabyin.v6i01.609

Chamidi, A. S. (2022). Strategic planning dalam perspektif teologi, filsafat, psikologi, dan sosiologi pendidikan. An-Nidzam: Jurnal Manajemen Pendidikan Dan Studi Islam, 9(1), 86. https://doi.org/10.33507/an-nidzam.v9i1.461

Emor, A. C. J., et al. (2019). Pengaruh tingkat pendidikan orang tua terhadap pendidikan anak di Kelurahan Pinasungkulan Kecamatan Ranowulu Kota Bitung. Jurnal Civic Education: Media Kajian Pancasila Dan Kewarganegaraan, 3(1), 45. https://doi.org/10.36412/ce.v3i1.907

Fitriyah, L., et al. (2021). Socializing the importance of early childhood stimulation. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 475. https://doi.org/10.31004/cdj.v2i2.1964

Harefa, A. T., & Lase, B. P. (2024). Peran pendidikan dalam mengurangi stigma dan diskriminasi terhadap siswa dari kelompok minoritas sosial. Journal of Education Research, 5(4), 4288. https://doi.org/10.37985/jer.v5i4.1479

Himmawan, D., et al. (2023). Peran tenaga pendidik dalam transformasi pendidikan menuju generasi emas Indonesia. Deleted Journal, 1(1), 20. https://doi.org/10.58355/manajia.v1i1.3

Marlef, A., et al. (2024). Mengenal dan mencegah cyberbullying: Tantangan dunia digital. Journal of Education Research, 5(3), 4002. https://doi.org/10.37985/jer.v5i3.1295

Mursalina, N., et al. (2023). Pengaruh perhatian orang tua terhadap prestasi belajar matematika. PIJAR: Jurnal Pendidikan Dan Pengajaran, 1(1), 69. https://doi.org/10.58540/pijar.v1i1.115

Nabilla, A. D., et al. (2023). Pertanggungjawaban pidana terhadap anak ditinjau dari hukum pidana Islam dan Undang-undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang sistem peradilan pidana anak. Ahkam, 2(3), 573. https://doi.org/10.58578/ahkam.v2i3.1744

Oktafiolita, A., et al. (2024). Social interaction skills and learning process of children with special needs with multiple specialties. EduLine: Journal of Education and Learning Innovation, 4(4), 603. https://doi.org/10.35877/454ri.eduline3235

Olweus, D. (2004). Bullying at school. Blackwell Publishing.

Ronsumbre, S., et al. (2023). Pembelajaran digital dengan kecerdasan buatan (AI): Korelasi AI terhadap motivasi belajar siswa. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 9(3), 1464. https://doi.org/10.31949/educatio.v9i3.5761

Ruliyatin, E., & Ridhowati, D. (2021). Dampak cyber bullying pada pribadi siswa dan penanganannya di era pandemi Covid-19. Jurnal Bikotetik (Bimbingan Dan Konseling: Teori Dan Praktik), 5(1), 1. https://doi.org/10.26740/bikotetik.v5n1.p1-5

Sibagariang, D. R., et al. (2024). Pemanfaatan dana KIPK untuk mendukung pendidikan mahasiswa dari keluarga pra-sejahtera. Aladalah: Jurnal Politik Sosial Hukum Dan Humaniora, 3(1), 200. https://doi.org/10.59246/aladalah.v3i1.1131

Sine, N. A. E. (2022). Habitus nir-kekerasan: Sebuah upaya mendialogkan habitus Yesus dan pemikiran Pierre Bourdieu tentang pencegahan kekerasan simbolik. Kurios, 8(2), 329. https://doi.org/10.30995/kur.v8i2.549

Siu, J. C. L. (2025). Bullying victimization, perceived school safety, attention to social cues of threat, and weapon carrying to school: A moderated serial mediation model. Victims & Offenders, 1–18. https://doi.org/10.1080/15564886.2025.2449917

Subroto, W., et al. (2023). Peran sekolah Islam terpadu dalam pembentukan sikap, moral dan akhlak generasi muda (Peran SD Swasta IT Petak Batuah). Prabayaksa: Journal of History Education, 3(1), 50. https://doi.org/10.20527/pby.v3i1.8671

Sundari, & Kaluge, L. (2021). Study on bullying among children. In Proceedings of the International Conference on Educational Sciences and Teacher Profession (ICETeP 2020). https://doi.org/10.2991/assehr.k.210413.006

Tarigan, I. S. (2023). Penguatan iman Kristiani berbasis Kisah Para Rasul 2:41-47. Jurnal Teologi Cultivation, 7(1), 170. https://doi.org/10.46965/jtc.v7i1.2274

Downloads

Published

2025-07-15

How to Cite

Bili, O. B. (2025). ANALISIS BENTUK, FAKTOR PENYEBAB PERILAKU BULLYING DI ANTARA PESERTA DIDIK DAN POLA PEMBINAAN KARAKTER MELALUI PENERAPAN SEGITIGA RESTITUSI DI SMP NEGERI 5 KOTA KUPANG. SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah , 5(3), 198-207. https://doi.org/10.51878/secondary.v5i3.6216

Issue

Section

Articles