KEPEMIMPINAN INOVATIF KEPALA SEKOLAH BERBASIS MORAL DALAM PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN
DOI:
https://doi.org/10.51878/secondary.v5i2.4757Abstract
ABSTRACT
Principal leadership is very important in improving the quality of education, because they are responsible for management that affects the learning process. The success of education depends on the principal's ability to manage the school and understand their duties. This study aims to examine the implementation of moral-based innovative leadership by the school principal in the development of learning at SMAN 1 Gangga. The study uses a qualitative method with a case study approach to gain in-depth insights into the principal's role in creating an innovative learning environment based on strong moral values. Data were collected through in-depth interviews with the principal, teachers, and students, as well as direct field observations. The results of the study show that leadership innovations, such as technology-based learning and projects, significantly improve the quality of education, with systematic and integrated planning involving all components of the school, as well as implementation and supervision that focuses on identifying weaknesses and strengths and instilling creativity in students. The principal's innovations at SMAN 1 Gangga, such as technology-based learning and projects, have improved the quality of education. Innovation planning that involves all components of the school and includes moral values, as well as collaborative and supervised implementation, ensures better achievement of educational goals.
ABSTRAK
Kepemimpinan kepala sekolah sangat penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan, karena mereka bertanggung jawab atas manajemen yang memengaruhi proses pembelajaran. Keberhasilan pendidikan bergantung pada kemampuan kepala sekolah dalam mengelola sekolah dan memahami tugas-tugasnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan kepemimpinan inovatif berbasis moral oleh kepala sekolah dalam pengembangan pembelajaran di SMAN 1 Gangga. Studi ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus untuk menggali wawasan mendalam mengenai peran kepala sekolah dalam menciptakan suasana pembelajaran yang inovatif dan berbasis pada nilai moral yang kuat. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru, dan siswa, serta observasi langsung di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi kepemimpinan, seperti pembelajaran berbasis teknologi dan proyek, secara signifikan meningkatkan kualitas pendidikan, dengan perencanaan yang sistematis dan terintegrasi melibatkan semua komponen sekolah, serta pelaksanaan dan pengawasan yang fokus pada identifikasi kelemahan dan kekuatan serta menanamkan kreativitas pada siswa. Inovasi kepala sekolah di SMAN 1 Gangga, seperti pembelajaran berbasis teknologi dan proyek, telah meningkatkan kualitas pendidikan. Perencanaan inovasi yang melibatkan semua komponen sekolah dan memasukkan nilai moral, serta pelaksanaan yang kolaboratif dan terawasi, memastikan pencapaian tujuan pendidikan yang lebih baik.
References
Arifin, I. (2015). Kompetensi Kepribadian Kepala Sekolah Berbasis Moral Spiritual dalam Mengimplementasi Pendidikan Karakter. From http://ap.fip.um.ac.id/wpcontent/uploads/2015/04/28
Atmadja, S. S. (2012). Inside the giant leap: How abundance mind creates performing climate to achieve extraordinary result. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Damayanti, I. (2014). Penerapan model pembelajaran inkuiri untuk meningkatkan hasil belajar mata pelajaran IPA sekolah dasar (Doctoral dissertation, State University of Surabaya).
Dockery, D. (2011). Christian leadership essentials: A handbook for managing Christian organizations. Nashville, TN: B&H Publishing Group.
Haris, A. (2013). Kepemimpinan pendidikan. Surabaya: Government of Indonesia (GoI) and Islamic Development Bank.
Haris, A. (2015). Kepemimpinan Tranformasional Oleh Pemimpin Pendidikan (Suatu Kajian Membangun Paradigma Pemimpin Pendidikan). Jurnal Public Policy, 1(1).
Kaplan, R., & Norton, D. (2010). Execution Premium: Sukses Besar Merencanakan dan Mengeksekusi Strategi.
Komariah, A., & Satori, D. (2017). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Mulyasa, E. (2011). Manajemen pendidikan karakter. Jakarta: Bumi Aksara.
Miles, M.B, Huberman, A.M, & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis, A Methods Sourcebook, Edition 3. USA: Sage Publications. Terjemahan Tjetjep Rohindi Rohidi, UI-Press
Priazhanto, R. (2022, April 9). Inovasi Pendidikan Dan Pembelajaran Era Digital. https://doi.org/10.31219/osf.io/6f9nw
Robbins, S. P., & Coulter, M. (2012). Management. New Jersey: Pearson Education, Inc.
Rusdiana, H. A. (2014). Konsep inovasi pendidikan. Bandung: CV. Pustaka Setia.
Sudjana, N. (2013). Pedagogik: Teori dan praktik pembelajaran. Jakarta.
Sugiyono, (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: CV. Alfabeta.
Sularto, S.,A. 2015. Kepemimpinan Moral Kristen Pada CV Berkat Anugrah Lestari, Sidoarjo. Agora. Vol. 3, No. 2.
Suyanto, M. (2013). Pendidikan abad 21. Jawa Barat.
Suyitno. 2018. Metodologi Penelitian Tindakan Kelas Eksperimen dan R & D. Alfabeta: Bandung
Wibowo, A. (2012). Pendidikan Karakter:Strategi Membangun Karakter Bangsa Berperadaban. Yogyakarta: Pusta Pelajar.
Yona, S. (2006). Penyusunan Studi Kasus. Jurnal Keperawatan Indonesia, 10(2), 76–80. https://doi.org/10.7454/jki.v10i2.177
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.














