PENGARUH LAYANAN PENGUASAAN KONTEN FORMAT KLASIKAL DAN TEKNIK SELF REGULATED LEARNING TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA

Authors

  • Welling Mersi Erika Dohona Universitas Nias
  • Famahato Lase Universitas Nias
  • Hosianna Rodearni Damanik Universitas Nias
  • Tiara Aulia Pradina Universitas Nias

DOI:

https://doi.org/10.51878/secondary.v6i4.14841

Abstract

Learning motivation is an important factor influencing students' engagement and success in the learning process; however, low levels of learning motivation remain a challenge, highlighting the need for guidance and counseling services that can strengthen students' engagement and learning independence. One potential approach is to integrate classical-format content mastery services with Self-Regulated Learning techniques to help students develop effective learning strategies while managing their own learning processes. This study aimed to analyze the effect of classical-format content mastery services and Self-Regulated Learning on students' learning motivation at SMP Negeri 3 Hiliserangkai, both partially and simultaneously. The study employed a quantitative approach with an explanatory research design. The sample consisted of 30 eighth-grade students from class VIII B selected through purposive sampling. Data were collected using a Likert-scale questionnaire and observation sheets and were analyzed using descriptive statistics, prerequisite tests, and multiple linear regression through the t-test, F-test, and coefficient of determination. The results showed that content mastery services had a significant effect on learning motivation, with a t-value of 5.943 and a significance value of 0.000, while Self-Regulated Learning also had a significant effect, with a t-value of 4.647 and a significance value of 0.000. Simultaneously, both variables had a significant effect on learning motivation, with an F-value of 59.535 and a significance value of 0.000. The mean learning motivation score also increased from 40.63 in the Pretest to 80.23 in the Posttest. These findings indicate that integrating classical-format content mastery services with Self-Regulated Learning can serve as an effective strategy for strengthening students' learning motivation.

ABSTRAK

Motivasi belajar merupakan faktor penting dalam menentukan keterlibatan dan keberhasilan siswa dalam proses pembelajaran, namun pada praktiknya masih ditemukan siswa dengan motivasi belajar yang rendah sehingga diperlukan layanan bimbingan dan konseling yang mampu mendorong keterlibatan serta kemandirian belajar. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah mengintegrasikan layanan penguasaan konten format klasikal dengan teknik Self-Regulated Learning untuk membantu siswa mengembangkan strategi belajar sekaligus kemampuan mengatur proses belajarnya secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh layanan penguasaan konten format klasikal dan Self-Regulated Learning terhadap motivasi belajar siswa di SMP Negeri 3 Hiliserangkai, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksplanatori. Sampel penelitian berjumlah 30 siswa kelas VIII B yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket skala Likert dan lembar observasi, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji prasyarat, dan regresi linear berganda melalui uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan penguasaan konten berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar dengan nilai t hitung 5,943 dan signifikansi 0,000, sedangkan Self-Regulated Learning juga berpengaruh signifikan dengan nilai t hitung 4,647 dan signifikansi 0,000. Secara simultan, kedua variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar dengan nilai F hitung 59,535 dan signifikansi 0,000. Rata-rata skor motivasi belajar juga meningkat dari 40,63 pada Pretest menjadi 80,23 pada Posttest. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi layanan penguasaan konten format klasikal dan Self-Regulated Learning dapat menjadi strategi yang efektif dalam memperkuat motivasi belajar siswa.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agustina, R., Gutji, N., Sekonda, F. A., & Harahap, N. H. (2022). Penerapan layanan penguasaan konten untuk meningkatkan motivasi belajar siswa kelas VIII di MTs N 5 Kota Jambi. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 4(6), 11312–11319. https://doi.org/10.31004/jpdk.v4i6.10241

Charisatun, N. (2017). Upaya meningkatkan motivasi belajar melalui layanan penguasaan konten dengan teknik self-regulation. Indonesian Journal of Education and Learning, 1(1), 16–24. https://doi.org/10.31002/ijel.v1i1.435

Dharmayana, I. W., & Afriyati, V. (2020). Pengaruh layanan penguasaan konten terhadap kebiasaan belajar siswa pada kelas VII SMP N 12 Kota Bengkulu. Consilia: Jurnal Ilmiah Bimbingan dan Konseling, 3(3), 271–281. https://ejournal.unib.ac.id/index.php/j_consilia/article/view/6973

Djarwo, C. F. (2020). Analisis faktor internal dan eksternal terhadap motivasi belajar kimia siswa SMA Kota Jayapura. Jurnal Ilmiah IKIP Mataram, 7(1), 1–7. https://ojspanel.undikma.ac.id/index.php/jiim/article/view/2790

Keo, G. D., Sette, G. Y., Labre, B., & Nubatonis, Y. (2023). Pengaruh self-regulation terhadap motivasi berprestasi siswa dalam pelaksanaan blended learning. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 5(6), 2345–2356. https://doi.org/10.31004/edukatif.v5i6.5721

Lutfiwati, S. (2020). Motivasi belajar dan prestasi akademik. Al-Idarah: Jurnal Kependidikan Islam, 10(1), 54–63. https://doi.org/10.24042/alidarah.v10i1.5642

Manik, R. E., Hasugian, D. H. M., Sitanggang, H., & Turnip, H. (2024). Konsep dasar motivasi belajar. Jurnal Budi Pekerti Agama Kristen dan Katolik, 2(4), 358–368. https://doi.org/10.61132/jbpakk.v2i4.941

Marda, S., Sunawan, S., & Kurniawan, K. (2019). Efektivitas layanan penguasaan konten dan self-regulated learning untuk menurunkan prokrastinasi akademik. Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application, 8(2), 62–66. https://doi.org/10.15294/ijgc.v8i2.20434

Masni, H., Zahar, E., & Hutabarat, Z. S. (2024). Layanan penguasaan konten untuk mengatasi kesulitan belajar dan meningkatkan prestasi belajar siswa. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 7(3), 11290–11299. https://doi.org/10.31004/jrpp.v7i3.32461

Mulyani, R. R., Chandra, Y., & Nita, R. W. (2023). Self-regulated learning (SRL) untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik di SDN 35 VII Koto Sungai Sarik. Human: Journal of Community and Public Service, 2(2), 23–30. https://journal.haqipub.com/index.php/human/article/view/214

Nurhasanah, H. S., & Susiati, S. (2023). Layanan penguasaan konten untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Orien: Cakrawala Ilmiah Mahasiswa, 3(2), 69–74. https://doi.org/10.30998/ocim.v3i2.9015

Oktariani, P. D., Suranata, K., & Dwiarwati, K. A. (2021). Kelayakan dan keefektifan sistem konseling behavioral teknik modeling dalam LMS Schoology untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling, 6(3), 224–238. https://doi.org/10.23916/08971011

Oktavia, L., & Maemonah, M. (2022). Penerapan teori belajar behavioristik B. F. Skinner dalam memotivasi siswa pada pembelajaran PAI di sekolah dasar. Instructional Development Journal, 5(1), 53–61. https://doi.org/10.24014/idj.v5i1.19285

Pramesti, D., & Suryadi, B. (2025). Systematic literature review: Faktor-faktor yang mempengaruhi self-regulated learning pada siswa. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 7(2), 519–530. https://doi.org/10.31004/edukatif.v7i2.8067

Prasetiyowati, T., & Farid, D. A. M. (2025). Efektivitas konseling kelompok dengan teknik restrukturisasi kognitif untuk mereduksi prokrastinasi akademik siswa SMA. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 9(2), 1262–1276. https://doi.org/10.31316/g-couns.v9i2.6141

Rimulawati, V., Elfira, N., & Kusaini, U. N. (2026). Efektivitas layanan penguasaan konten dengan teknik to do list untuk meningkatkan kemampuan manajemen waktu pada siswa di SMA Negeri 5 Kota Jambi. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(2), 166–175. https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/53095

Tarumasely, Y. (2024). Meningkatkan kemampuan belajar mandiri (Panduan untuk mengembangkan self-regulated learning). Academia Publication.

Widirahayu, K. S., Dharsana, I. K., & Dantes, N. (2022). Konseling behavioral dengan teknik self-regulated learning dan self-management untuk meningkatkan motivasi berprestasi siswa. Jurnal Educatio: Jurnal Pendidikan Indonesia, 8(2), 198–205. https://doi.org/10.29210/1202222630

Yuniar, T. R., Yustiana, Y. R., & Suryana, D. (2025). Bimbingan dan konseling untuk perilaku prokrastinasi akademik pada mahasiswa. Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 13(1), 54–60. https://doi.org/10.21009/INSIGHT.131.07

Zimmerman, B. J. (2002). Becoming a self-regulated learner: An overview. Theory Into Practice, 41(2), 64–70. https://doi.org/10.1207/S15430421TIP4102_2

Downloads

Published

2026-09-15

How to Cite

Dohona, W. M. E., Lase, F., Damanik, H. R., & Pradina, T. A. (2026). PENGARUH LAYANAN PENGUASAAN KONTEN FORMAT KLASIKAL DAN TEKNIK SELF REGULATED LEARNING TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA. SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah , 6(4), 2947–2955. https://doi.org/10.51878/secondary.v6i4.14841

Issue

Section

Articles