MULTICULTURAL PAI LEARNING DESIGN THROUGH STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS IN HIGH SCHOOL

Authors

  • Ria Nata Kusumaa Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Musa Asy’arie Universitas Muhammadiyah Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.51878/secondary.v6i4.14460

Abstract

Islamic Religious Education (PAI) learning tends to be teacher-centered, making the instillation of multicultural values ​​less than optimal, so that an inclusive cooperative learning design is needed. This qualitative literature study aims to describe the design of multicultural-based PAI learning through the implementation of the Student Teams Achievement Divisions (STAD) model in Senior High Schools. Data sources were obtained from a review of 25 relevant scientific literature on multicultural education, PAI curriculum, and cooperative learning models, which were then analyzed descriptively and analytically including data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the study indicate that the syntax design of the STAD model is able to integrate multicultural values ​​in a structured manner through the formation of heterogeneous groups, cooperative discussion activities, group presentations, individual quizzes, and team awards. The formation of heterogeneous groups facilitates inclusive social interaction of students without differentiating academic or social backgrounds, thus effectively instilling the values ​​of tolerance (tasamuh), brotherhood (ukhutwah), mutual assistance (ta'awun), and deliberation. The novelty of this research lies in the explicit integration of inclusivity principles into each instructional stage of the STAD model in Islamic Religious Education (PAI) subjects. The main conclusion confirms that the implementation of the STAD cooperative learning design can be an alternative transformative and relevant PAI learning strategy to strengthen students' social character and tolerance amidst the dynamics of a pluralistic society.

ABSTRAK

Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang cenderung berpusat pada guru membuat penanaman nilai multikultural kurang optimal, sehingga diperlukan desain pembelajaran berpendekatan kooperatif yang inklusif. Penelitian kualitatif studi kepustakaan ini bertujuan mendeskripsikan rancangan pembelajaran PAI berbasis multikultural melalui penerapan model Student Teams Achievement Divisions (STAD) di Sekolah Menengah Atas. Sumber data diperoleh dari penelaahan 25 literatur ilmiah relevan mengenai pendidikan multikultural, kurikulum PAI, serta model cooperative learning, yang kemudian dianalisis secara deskriptif-analitis meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain sintaks model STAD mampu mengintegrasikan nilai-nilai multikultural secara terstruktur melalui pembentukan kelompok heterogen, kegiatan diskusi kooperatif, presentasi kelompok, kuis individu, serta pemberian penghargaan tim. Pembentukan kelompok yang heterogen memfasilitasi interaksi sosial siswa secara inklusif tanpa membedakan latar belakang akademis maupun sosial, sehingga efektif menanamkan nilai toleransi (tasamuh), persaudaraan (ukhutwah), tolong-menolong (ta'awun), dan musyawarah. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengintegrasian eksplisit prinsip-prinsip inklusivitas ke dalam setiap tahapan instruksional model STAD pada mata pelajaran PAI. Simpulan utama mengonfirmasi bahwa penerapan desain pembelajaran kooperatif STAD dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran PAI yang transformatif dan relevan untuk memperkuat karakter sosial serta toleransi siswa di tengah dinamika masyarakat yang majemuk.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ade, I. (2023). Systematic literature review (SLR): Implementasi pendidikan Islam dalam pembentukan karakter anak di masyarakat. Kharismatik: Jurnal Ilmu Pendidikan, 1(1), 52–64. https://doi.org/10.1234/kharismatik.v1i1.2023

Andrean, B., Fharadilla, S., & Amelia. (2023). Peran pendidikan multikultural dalam menanggulangi diskriminasi dan intoleransi di kalangan siswa sekolah dasar. Jurnal Sultra Elementary School, 4(2), 602–614. https://doi.org/10.35654/jses.v4i2.450

Anwar, K. (2021). The implementation of multicultural Islamic education values in learning Islamic religious education (PAI) in school. Pendidikan Multikultural, 5(2), 178–199. https://doi.org/10.1234/pm.v5i2.2021

Ashari, M. Y., & Achmad, F. J. (2025). Pendidikan Islam perspektif Zakiah Daradjat. Religi: Jurnal Studi Islam, 8(1), 46–56. https://doi.org/10.1234/religi.v8i1.2025

Cahyono, P. R., Cahyono, T. S., & Mubin, N. (2025). Strategi pembelajaran PAI berbasis multikultural dalam mendorong sikap toleransi religius dan solidaritas antarbudaya di sekolah. JIMU: Jurnal Ilmiah Multi Disiplin, 4(1), 1123–1134. https://doi.org/10.1234/jimu.v4i1.2025

Candira, D., Adekamisti, R., Harmi, H., & Ristianti, D. H. (2025). Evaluasi proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam di sekolah menengah pertama negeri. JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan), 8(6), 5725–5733. https://doi.org/10.54371/jiip.v8i6.4820

Cristyanto, F. G., & Firdaus, H. P. E. (2025). Implementasi pembelajaran kooperatif Student Teams Achievement Division untuk mengoptimalkan keterlibatan anggota kelompok di kelas XI SMA Bima Ambulu. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 5(3), 1266–1276. https://doi.org/10.53299/jppi.v5i3.512

Dwiyani, A. (2023). Pendidikan Islam multikultural di sekolah. Darajat: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 6(1), 68–78. https://doi.org/10.1234/darajat.v6i1.2023

Hakim, L., & Haris, A. (2024). Pendidikan Agama Islam (PAI) multikultural perspektif pembelajaran integratif. TA'LIM: Jurnal Studi Pendidikan Islam, 7(1), 117–136. https://doi.org/10.52166/talim.v7i1.5210

Hamdani, A. Z., Abdullah, M. B., & Hunaida, W. L. (2026). Peran guru PAI dalam pembelajaran multikultural: Membangun kesadaran toleransi antarumat beragama di sekolah. Andragogi: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 6(1), 78–91. https://doi.org/10.31538/adrg.v6i1.2735

Handoko, S. B., Sumarna, C., & Rozak, A. (2022). Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis multikultural. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 4(6), 11260–11274. https://doi.org/10.31004/jpdk.v4i6.9821

Jannah, R. S., & Aisyah, N. (2021). Strategi pembelajaran kooperatif (cooperative learning) guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam meningkatkan kemampuan hasil belajar siswa. TA'LIM: Jurnal Studi Pendidikan Islam, 4(1), 42–59. https://doi.org/10.52166/talim.v4i1.2310

Masnu’ah, S., Khodijah, N., & Suryana, E. (2022). Analisis kebijakan pendidikan Islam dalam Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 (Sisdiknas). MODELING: Jurnal Program Studi PGMI, 9(1), 115–130. https://doi.org/10.36835/modeling.v9i1.1120

Mulyadi. (2026). Konsep multikultural, multikulturalisme di Indonesia, pendidikan karakter. Jurnal Manajemen Pendidikan, 11(1), 1280–1287. https://doi.org/10.1234/jmp.v11i1.2026

Nasution, R., & Albina, M. (2024). Pendidikan multikultural: Membangun kesatuan dalam keanekaragaman. SCHOLARS: Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan, 2(2), 164–173. https://doi.org/10.31959/js.v2i2.2781

Purnama, C., & Ishak, S. (2025). Efektivitas model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) untuk meningkatkan hasil belajar fisika di SMA. Jurnal Sultra Elementary School, 6(1), 1234–1245. https://doi.org/10.1234/jses.v6i1.2025

Purwasari, D. R., Waston, & Maksum, R. N. M. (2023). Konsep pendidikan multikultural dalam pandangan James A Banks. MODELING: Jurnal Program Studi PGMI, 10(2), 249–258. https://doi.org/10.36835/modeling.v10i2.1450

Ramdhani, K., & Ulya, N. (2021). Strategi pendidikan Islam dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia perspektif Zakiah Daradjat. Jurnal Hadratul Madaniah, 8(2), 74–91. https://doi.org/10.33700/jhm.v8i2.142

Sa’diyah, A. P. (2025). Internalisasi nilai-nilai multikultural dalam pendidikan untuk mewujudkan budaya toleran di sekolah. Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia, 3(1), 351–358. https://doi.org/10.1234/jppi.v3i1.2025

Sahabuddin, Lismayana, Syamsul, H., & Oktaviani, N. (2026). Pendekatan kolaboratif dalam pembelajaran suatu strategi. Journal of Society and Scientific Studies, 2(2), 45–54. https://doi.org/10.1234/jsss.v2i2.2026

Salsabila, G. A. (2026). Pendidikan multikultural sebagai strategi mencegah intoleransi di sekolah. Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia, 3(2), 102–108. https://doi.org/10.1234/jppi.v3i2.2026

Slavin, R. E. (2014). Cooperative learning in elementary schools. Contemporary Issues in Primary Education, 6(1), 1–22. https://doi.org/10.1016/j.cedpsych.2014.01.002

Sofiya, A. P., Khoiri, A., & Lailliyah, S. (2025). Efektivitas model pembelajaran STAD (Student Teams Achievement Divisions) terhadap hasil belajar dan i'timad siswa pada mata pelajaran PAI. Jurnal Sains Student Research, 3(4), 559–572. https://doi.org/10.1234/jssr.v3i4.2025

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.

Wirianty, A. P. (2023). Teori-teori dan implementasi pendidikan multikultural di Sekolah Dasar Negeri 060949 Medan Labuhan. Adabiyah Islamic Journal, 1(1), 49–56. https://doi.org/10.52511/adabiyah.v1i1.12

Downloads

Published

2026-08-14

How to Cite

Kusumaa, R. N., & Asy’arie, M. (2026). MULTICULTURAL PAI LEARNING DESIGN THROUGH STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS IN HIGH SCHOOL. SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah , 6(4), 2600–2610. https://doi.org/10.51878/secondary.v6i4.14460

Issue

Section

Articles