HUBUNGAN KOORDINASI MATA KAKI DAN KESEIMBANGAN DENGAN KETERAMPILAN SEPAK SILA DALAM PERMAINAN SEPAK TAKRAW

Authors

  • Alif Lam Akhmady Akhmady ISDIK Kie Raha Maluku Utara
  • Ariamin Mondo STIKIP Pelita Nusantara Buton
  • Karim Karim STKIP Pelita Nusantara Buton
  • Karim Karim STKIP Pelita Nusantara Buton

DOI:

https://doi.org/10.51878/secondary.v6i3.14283

Abstract

The sila kick is the most dominant basic technique in sepak takraw, serving as a technique for receiving, controlling, and passing the ball, as well as an initial defensive technique. Preliminary observations among eighth-grade students at SMP Negeri 3 Buton showed that 20 of 30 students (66.67%) had not mastered the sila kick correctly, with an average practical score of 68.40%, below the Minimum Completeness Criteria (KKM) of 75. This condition was presumed related to students' low eye-foot coordination and balance. This study aimed to analyze the relationship between eye-foot coordination, balance, and their simultaneous relationship with sila kick skills among eighth-grade students at SMP Negeri 3 Buton. This study used a quantitative method with a correlational approach. The sample consisted of 30 male students selected using purposive sampling. Data were collected through tests of eye-foot coordination, balance, and sila kick skills, then analyzed using IBM SPSS version 22 through Spearman's rho correlation test and multiple regression analysis. Results showed a significant relationship between eye-foot coordination and sila kick skills (r = 0.457; sig. = 0.011), while the relationship between balance and sila kick skills was not significant (r = 0.302; sig. = 0.105). Simultaneously, eye-foot coordination and balance had a significant relationship with sila kick skills (R = 0.500; R Square = 0.250; sig. = 0.021), contributing 25% to skill variation.

ABSTRAK

Sepak sila merupakan teknik dasar paling dominan dalam permainan sepak takraw karena berfungsi ganda sebagai teknik menerima, mengontrol, dan mengumpan bola, sekaligus teknik pertahanan awal. Observasi awal pada siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Buton menunjukkan bahwa 20 dari 30 siswa (66,67%) belum mampu melakukan sepak sila dengan teknik yang benar, dengan rata-rata nilai praktik 68,40%, masih di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sebesar 75. Kondisi ini diduga berkaitan dengan rendahnya koordinasi mata-kaki dan keseimbangan tubuh siswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan koordinasi mata-kaki, keseimbangan, serta hubungan keduanya secara simultan dengan keterampilan sepak sila pada siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Buton. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Sampel berjumlah 30 siswa laki-laki yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui tes dan pengukuran koordinasi mata-kaki, keseimbangan, dan keterampilan sepak sila, lalu dianalisis menggunakan IBM SPSS versi 22 melalui uji korelasi Spearman's rho dan regresi berganda. Hasil menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara koordinasi mata-kaki dengan sepak sila (r = 0,457; sig. = 0,011), sementara hubungan keseimbangan dengan sepak sila tidak signifikan (r = 0,302; sig. = 0,105). Secara simultan, koordinasi mata-kaki dan keseimbangan memiliki hubungan signifikan dengan sepak sila (R = 0,500; R Square = 0,250; sig. = 0,021), dengan kontribusi 25% terhadap variasi keterampilan tersebut.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afrinaldi, D., Yenes, R., Nurmai, E., & Rasyid, W. (2021). Kontribusi daya ledak otot tungkai, koordinasi mata-kaki, dan keseimbangan terhadap akurasi shooting sepak bola. Jurnal Patriot, 3(4), 373–386. https://doi.org/10.24036/patriot.v3i4.751

Akbar, A., Donie, D., Ridwan, M., & Padli, P. (2021). Kontribusi kelentukan, keseimbangan, dan kekuatan otot tungkai bawah dengan kemampuan service atas atlet sepaktakraw. Jurnal Patriot, 3(2), 107–119. https://doi.org/10.24036/patriot.v3i2.722

Al Fathan, K. M., Andriani, K. M., Nurjanah, M., Munawaroh, R. Z., & Dewi, D. T. (2022). Analisis materi pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan (PJOK) untuk sekolah dasar. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(5), 6914–6921. https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i5.3392

Amali, Z. (2022). Kebijakan olahraga nasional menuju Indonesia Emas tahun 2045. Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI), 2(1), 63–83. https://jopi.kemenpora.go.id/index.php/jopi/article/view/197

Arya Wisnu Murti, D. L., Marani, I. N., & Rihatno, T. (2021). Pengaruh kekuatan otot tungkai, kelentukan togok, dan keseimbangan terhadap servis sepak takraw. Jendela Olahraga, 6(1), 66–77. https://doi.org/10.26877/jo.v6i1.6358

Bachtiar, I., & Adil, A. (2025). The effect of jigsaw-type cooperative learning on motor skills and basic sepak takraw techniques in students. Journal of Sport Education, Coaching, and Health (JOCCA), 6(2), 177–190. https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/5792296

Baharuddin, S. H., Satrio, S., Permana, G., & Carsiwan, C. (2024). Pendidikan karakter dalam pembelajaran pendidikan jasmani sekolah dasar: A systematic review. Gelanggang Olahraga: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga (JPJO), 8(1), 113–132. https://doi.org/10.31539/jpjo.v8i1.10606

Febriyanti, I. (2023). Penerapan media pembelajaran slow motion terhadap hasil belajar roll depan. Indonesian Journal of Physical Education and Sport Science, 3(2), 251–258. https://doi.org/10.52188/ijpess.v3i2.466

Gaffar, A., Maulidin, M., & Wardani, I. K. (2021). Keseimbangan tubuh dan koordinasi mata kaki dengan kemampuan passing sepak sila dalam permainan sepak takraw. Jurnal Cahaya Mandalika, 2(3), 126–130. https://doi.org/10.36312/jcm.v2i3.543

Gonzales, I., Zulbahri, Z., Firdaus, K., & Amra, F. (2026). Hubungan kelentukan pinggang dan koordinasi mata kaki dengan kemampuan service sepak takraw atlet putra BBTC Kota Padang. Jurnal JPDO, 9(1), 133–144. http://jpdo.ppj.unp.ac.id/index.php/jpdo/article/view/2956

Gunawan, G., Humaedi, H., Fathurahim, F., & Sri Rejeki, H. (2025). Development of a basic sepak sila training model in sepak takraw for fifth-grade elementary students. Kinestetik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani, 9(1), 32–44. https://doi.org/10.33369/jk.v9i1.38408

Gustira, I., Bahar, C., & Putra, R. (2024). Kontribusi keseimbangan dan koordinasi mata kaki terhadap sepak sila dalam permainan sepak takraw pada atlet Kota Sungai Penuh. Journal of Information System and Education Development, 2(2), 5–10. https://doi.org/10.62386/jised.v2i2.64

Mappaompo, M. A. (2024). Keseimbangan dan kelincahan keterampilan menggiring bola dalam permainan sepak bola. Jambura Health and Sport Journal, 6(1), 1–9. https://doi.org/10.37311/jhsj.v6i1.23728

Millah, H., Mulyana, D., & Zimarna, A. (2022). Pengaruh latihan long passing menggunakan alat bantu target terhadap ketepatan long passing dalam permainan sepak bola. Journal of SPORT (Sport, Physical Education, Organization, Recreation, and Training), 6(1), 32–37. https://doi.org/10.37058/sport.v6i1.4941

Muhyi, M., Utomo, G. M., Yasa, I. G. D. U., Verianti, G., Hakim, L., Prastyana, B. R., & Hanafi, M. (2023). Penerapan strategi pembelajaran PJOK AKTIF (Asyik, Karakter, Terukur, Inovatif, dan Fit) pada pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan (PJOK) fase B Kurikulum Merdeka di tingkat sekolah dasar. Jendela Olahraga, 8(1), 212–221. https://doi.org/10.26877/jo.v8i1.14382

Mulyadi, A., Komarudin, K., Sartono, H., & Novian, G. (2021). Meningkatkan konsentrasi atlet sepak bola melalui metode latihan life kinetik. Jurnal Patriot, 3(4), 387–396. https://doi.org/10.24036/patriot.v3i4.801

Ramadhan, A., Iyakrus, I., & Nopiyanto, Y. E. (2024). Development of sepak takraw model through TGFU to improve basic athlete junior in playing sepak takraw. Kinestetik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani, 8(1), 131–138. https://doi.org/10.33369/jk.v8i1.33366

Sarifudin, A. I., Anam, K., Setyawati, H., Permana, D. F. W., & Mukarromah, S. B. (2023). Tingkat konsentrasi dan power otot tungkai terhadap ketepatan shooting sepak bola. Jambura Health and Sport Journal, 5(1), 56–65. https://doi.org/10.37311/jhsj.v5i1.18421

Susilawati, I., & Atmaja, N. M. K. (2023). Model pembelajaran pendidikan jasmani melalui permainan sirkuit untuk pembentukan karakter siswa sekolah kelas atas. Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek), 10(1), 38–46. https://doi.org/10.46368/jpjkr.v10i1.987

Suwignyo, H., & Utomo, A. W. B. (2021). Pendekatan model role play dalam upaya meningkatkan hasil belajar teknik passing sepak bola. Altius: Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan, 10(1), 66–77. https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/2083857

Downloads

Published

2026-07-30

How to Cite

Akhmady, A. L. A., Mondo, A., Karim, K., & Karim, K. (2026). HUBUNGAN KOORDINASI MATA KAKI DAN KESEIMBANGAN DENGAN KETERAMPILAN SEPAK SILA DALAM PERMAINAN SEPAK TAKRAW . SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah , 6(3), 2099–2108. https://doi.org/10.51878/secondary.v6i3.14283

Issue

Section

Articles