PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI SAINS SISWA SMA NEGERI 1 KUTA BARO

Authors

  • Ega Apriany Sidabutar Universitas Syiah Kuala
  • Abdul Hamid Universitas Syiah Kuala
  • Evendi Evendi Universitas Syiah Kuala

DOI:

https://doi.org/10.51878/secondary.v6i4.13903

Abstract

ABSTRACT

Scientific literacy in physics education is not limited to conceptual mastery but also encompasses students’ ability to explain phenomena, conduct investigations, and use scientific data and evidence to construct understanding. These challenges were still identified among students at SMA Negeri 1 Kuta Baro; therefore, this study examined the effect of the guided inquiry learning model on students’ scientific literacy. The study was conducted from September 23 to October 20, 2025, using a quantitative approach with a quasi-experimental method and a non-equivalent control group design. A total of 48 students participated and were divided equally into an experimental group and a control group, with 24 students in each group. Data were collected through a scientific literacy test administered before and after the learning process and subsequently analyzed using descriptive statistics, normality and homogeneity tests, and an independent samples t-test at a significance level of 0.05. The experimental group, which received guided inquiry instruction, achieved a post-test mean score of 85.20, whereas the control group obtained a mean score of 58.20. Statistical testing produced a calculated t value of 10.08, exceeding the critical t value of 2.01 at df = 46. These findings confirm that guided inquiry learning significantly affects students’ scientific literacy and produces higher achievement than the learning approach implemented in the control group. This model may serve as an alternative approach to physics instruction by encouraging students’ active engagement in scientific inquiry and the use of scientific evidence.

ABSTRAK

Kemampuan literasi sains dalam pembelajaran fisika tidak hanya berkaitan dengan penguasaan konsep, tetapi juga dengan kecakapan peserta didik dalam menjelaskan fenomena, melakukan penyelidikan, serta menggunakan data dan bukti ilmiah untuk membangun pemahaman. Persoalan tersebut masih ditemukan pada siswa SMA Negeri 1 Kuta Baro, sehingga penelitian ini diarahkan untuk menguji pengaruh penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap kemampuan literasi sains siswa. Penelitian dilaksanakan pada 23 September–20 Oktober 2025 menggunakan pendekatan kuantitatif melalui metode quasi experiment dengan desain non-equivalent control group design. Sebanyak 48 siswa terlibat dalam penelitian dan dibagi ke dalam kelompok eksperimen serta kelompok kontrol, masing-masing terdiri atas 24 siswa. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan literasi sains yang diberikan sebelum dan sesudah pembelajaran, kemudian dianalisis melalui statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, dan independent sample t-test pada taraf signifikansi 0,05. Rata-rata kemampuan literasi sains akhir pada kelompok yang memperoleh pembelajaran inkuiri terbimbing mencapai 85,20, sedangkan kelompok kontrol memperoleh rata-rata 58,20. Pengujian statistik menghasilkan nilai thitung sebesar 10,08 yang melampaui ttabel sebesar 2,01 pada df = 46. Temuan tersebut menegaskan bahwa pembelajaran inkuiri terbimbing berpengaruh terhadap kemampuan literasi sains dan menghasilkan capaian yang lebih tinggi dibandingkan pembelajaran yang diterapkan pada kelompok kontrol. Model ini dapat menjadi alternatif pembelajaran fisika untuk mendorong keterlibatan siswa dalam proses penyelidikan dan penggunaan bukti ilmiah.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aina, Q., & Hariyono, E. (2023). Penerapan PhET simulations pada pembelajaran fisika untuk meningkatkan kemampuan literasi sains peserta didik SMA kelas X. Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pembelajaran, 1(2), 56–65. https://doi.org/10.58706/jipp.v1n2.p56-65

Aprizanti, Y. (2023). Penerapan model inkuiri terbimbing untuk meningkatkan literasi sains siswa dalam pembelajaran IPA biologi. Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar, 7(2), 411–436. https://ojsdikdas.kemendikdasmen.go.id/index.php/didaktika/article/view/618

Ariani, D., Isnaeni, W., Djuniadi, D., Rusilowati, A., & Sukaesih, S. (2025). Systematic literature review: Tren penelitian literasi sains siswa SMA berorientasi PISA di Indonesia periode 2016–2025. Jurnal Pendidikan MIPA, 15(4), 1771–1782. https://doi.org/10.37630/jpm.v15i4.3683

Boling, T. E., & Fauziah, A. N. M. (2025, September). Model pembelajaran inkuiri terbimbing: Strategi meningkatkan keterampilan proses sains siswa SMP. In Prosiding Seminar Nasional Pendidikan IPA, 2(1). https://proceeding.unesa.ac.id/index.php/semnasipa/article/view/3768

Cahyo, A. N., & Diyana, T. N. (2025). Penerapan model problem-based learning pada pembelajaran fisika untuk meningkatkan literasi sains siswa: Tinjauan literatur. MAGNETON: Jurnal Inovasi Pembelajaran Fisika, 3(2), 118–131. https://doi.org/10.30822/magneton.v3i2.4509

Dianti, P., & Indarini, E. (2025). Efektivitas model problem-based learning dan project-based learning terhadap kemampuan literasi sains dan hasil belajar IPAS di sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 10(3), 2650–2658. https://doi.org/10.29303/jipp.v10i3.3511

Ferli, D. E., Ainiyah, U. Z., Cecilia, H. M., & Cahayati, E. (2025). Komparasi model pembelajaran inkuiri terbimbing dan model pembelajaran problem-based learning dalam meningkatkan literasi sains siswa. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 11(12.D), 215–222. https://jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/12163

Firdaus, E. D., Winarni, S., & Amri, M. A. (2026). Improving science literacy skills using a guided inquiry learning model in science education for Grade IV A at SDN Rawamangun 12 Pagi: Meningkatkan kemampuan literasi sains dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing pada pembelajaran IPA kelas IV A SDN Rawamangun 12 Pagi. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(2), 150–160. https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/53744

Hartono, K. D. Y., & Sari, D. A. P. (2023). Penerapan pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap peningkatan kemampuan literasi sains peserta didik. Pensa E-Jurnal: Pendidikan Sains, 11(2), 180–187. https://doi.org/10.26740/pensa.v11i2.53804

Isnaeni, R., Kamila, N. D., Mustofa, N., & Sari, N. M. (2026). The effectiveness of inquiry-based learning models in science education: A literature review. Indonesian Journal of Teacher Education, 7(1), 21–32. https://doi.org/10.67434/ijte.v7i1.2191

Kang, J. (2022). Interrelationship between inquiry-based learning and instructional quality in predicting science literacy. Research in Science Education, 52(1), 339–355. https://doi.org/10.1007/s11165-020-09946-6

Kuswanto, J., Nasir, M., & Ariyansyah, A. (2021). Pengaruh model pembelajaran guided inquiry terhadap kemampuan literasi sains siswa kelas X pada materi keanekaragaman hayati di SMA Negeri 1 Wera tahun pelajaran 2021/2022. Jurnal Pendidikan MIPA, 11(2), 175–180. https://doi.org/10.37630/jpm.v11i2.463

Meidawati, D. A. (2026). Integrasi Wayang Thengul dalam model inkuiri terbimbing untuk meningkatkan literasi sains siswa SMA: Penelitian. Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, 4(1), 1646–1655. https://pcpendidikan.org/index.php/jpcp/article/view/480

Milanto, S., Suprapto, N., & Budiyanto, M. (2023). The effectiveness of contextual learning using the guided inquiry approach to improve students' scientific literacy ability. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 9(1), 444–448. https://www.jppipa.unram.ac.id/index.php/jppipa/article/view/2785

Nasir, M., Muhamadiah, M., Indah, S., & Irham, I. (2023). Literasi sains siswa melalui model pembelajaran inkuiri terbimbing. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(1), 324–328. https://doi.org/10.54371/jiip.v6i1.1425

Novita, M., Rusilowati, A., & Susilo, S. (2021). Meta-analisis literasi sains siswa di Indonesia. UPEJ: Unnes Physics Education Journal, 10(3). https://journal.unnes.ac.id/sju/upej/article/view/55667

Safira, I., Pujiastuti, H., & Fakhrudin, F. (2026). Perbandingan pengaruh problem-based learning dan inquiry-based learning terhadap kemampuan literasi numerasi siswa. Griya Journal of Mathematics Education and Application, 6(2), 624–633. https://doi.org/10.29303/griya.v6i2.1177

Saputro, V. C. E., & Prastowo, T. (2022). The effectiveness of STEM-based guided inquiry learning to train science literacy of physics. Studies in Learning and Teaching, 3(3), 141–148. https://doi.org/10.46627/silet.v3i3.179

Solehayati, R., Kariadinata, R., & Chusni, M. M. (2025). Penerapan model pembelajaran inquiry berbantuan simulasi PhET untuk meningkatkan literasi sains peserta didik kelas XII. SEMESTA: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pengajaran, 3(3), 123–133. https://doi.org/10.70115/semesta.v3i3.330

Sugiharti, T., & Osma, A. N. (2024). Guided inquiry learning model to improve scientific literacy on energy and its transformation. International Journal of Science and Mathematics Education, 1(3), 34–43. https://doi.org/10.62951/ijsme.v1i3.296

Warmadewi, I. A. P. N. (2022). Penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis literasi sains dalam pembelajaran IPA. Jurnal Pendidikan MIPA, 12(2), 325–331. https://doi.org/10.37630/jpm.v12i2.600

Widyaningrum, S. L., Masfuah, S., & Fakhriyah, F. (2024). Pengaruh model inkuiri terbimbing berbantuan game edukatif Wordwall terhadap literasi sains siswa sekolah dasar. Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran, 4(2), 1094–1108. https://doi.org/10.51574/jrip.v4i2.1953

Downloads

Published

2026-10-09

How to Cite

Sidabutar, E. A., Hamid, A., & Evendi, E. (2026). PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI SAINS SISWA SMA NEGERI 1 KUTA BARO. SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah , 6(4), 3241–3252. https://doi.org/10.51878/secondary.v6i4.13903

Issue

Section

Articles