REKONSTRUKSI KONSEPTUAL ETNOPEDAGOGI UNTUK MENGEMBANGKAN INTEGRASI BERBASIS BUDAYA DALAM PENDIDIKAN VOKASI: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW
DOI:
https://doi.org/10.51878/secondary.v6i3.12504Abstract
ABSTRACT
Vocational education in an era of social, economic, and technological transformation faces the challenge of producing graduates who are not only technically competent but also capable of adapting to cultural contexts and community needs. However, existing studies indicate that vocational education practices remain predominantly focused on job-related skills and have not fully integrated local cultural values, knowledge, and practices as learning resources. This study aims to reconstruct the concept of ethnopedagogy as a culture-based integrative approach in vocational education through a systematic literature review. The study employed a Systematic Literature Review (SLR) method by examining scholarly publications related to vocational education, local knowledge, practice-based learning, authentic assessment, teacher identity, entrepreneurship, inclusivity, and sustainability. The analysis was conducted through identification, selection, evaluation, and synthesis processes to identify consistent conceptual patterns within the literature. The findings reveal that vocational education should be understood as a contextual learning process that connects occupational competencies, cultural practices, learners’ experiences, and community needs. The integration of ethnopedagogy encompasses eight major dimensions, namely contextual curriculum, activity-based learning, authentic assessment, teacher and learner identity, vocational skills, local entrepreneurship, inclusivity, and sustainability. This study concludes that ethnopedagogy provides a conceptual framework capable of strengthening the cultural relevance of vocational education while enhancing learners’ readiness to respond to labor market demands and ongoing social change.
ABSTRAK
Pendidikan vokasi pada era perubahan sosial, ekonomi, dan teknologi menghadapi tantangan untuk tidak hanya menghasilkan lulusan yang kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki kemampuan beradaptasi dengan konteks budaya dan kebutuhan masyarakat. Namun, berbagai kajian menunjukkan bahwa praktik pendidikan vokasi masih cenderung berorientasi pada penguasaan keterampilan kerja dan belum sepenuhnya mengintegrasikan nilai, pengetahuan, serta praktik budaya lokal sebagai sumber pembelajaran. Penelitian ini bertujuan merekonstruksi konsep etnopedagogi sebagai pendekatan integrasi berbasis budaya dalam pendidikan vokasi melalui kajian literatur sistematis. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menelaah berbagai artikel ilmiah yang berkaitan dengan pendidikan vokasi, pengetahuan lokal, pembelajaran berbasis praktik, asesmen autentik, identitas guru, kewirausahaan, inklusivitas, dan keberlanjutan. Analisis dilakukan melalui proses identifikasi, seleksi, evaluasi, dan sintesis literatur untuk menemukan pola konseptual yang konsisten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan vokasi perlu dipahami sebagai proses pembelajaran kontekstual yang menghubungkan kompetensi kerja, praktik budaya, pengalaman peserta didik, dan kebutuhan komunitas. Integrasi etnopedagogi mencakup delapan dimensi utama, yaitu kurikulum kontekstual, pembelajaran berbasis aktivitas, asesmen autentik, identitas guru dan peserta didik, keterampilan vokasional, kewirausahaan lokal, inklusivitas, serta keberlanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa etnopedagogi merupakan kerangka konseptual yang mampu memperkuat relevansi pendidikan vokasi dengan budaya lokal sekaligus meningkatkan kesiapan peserta didik menghadapi tuntutan dunia kerja dan perubahan sosial yang berkelanjutan.
Downloads
References
Achmad, I. A., Artati, Y., Asmas, M. A., Basra, J., & Hasdiansyah, A. (2026). Etnopedagogi maritim: Rekonstruksi pola pewarisan keahlian tradisional Panrita Lopi sebagai praksis pendidikan informal. Jurnal Ilmiah Multidisiplin Mahasiswa dan Akademisi, 1(6), 120–130. https://jurnal.yayasanmeisyarainsanmadani.com/index.php/intelektual/article/view/609
Ahmad, A., Saputra, E. E., & Suziman, A. (2025). Integrasi pendekatan teori belajar konstruktivisme melalui model project-based learning pada pembelajaran IPS di sekolah dasar. Sulawesi Tenggara Educational Journal, 5(1), 469–475.
https://doi.org/10.54297/seduj.v5i1.1215
Ahwani, M. A. (2025). Model perencanaan pembelajaran PAI integratif berbasis kompetensi abad ke-21 menuju generasi emas Indonesia 2045. SYAIKHONA: Jurnal Magister Pendidikan Agama Islam, 3(2), 1–30.
https://jurnal.stainidaeladabi.ac.id/index.php/syaikhona/article/view/332
Ariani, D. (2025). Integrasi nilai etnopedagogik dalam pendidikan multikultural di Indonesia: Systematic literature review. JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran): Edutech and Instructional Research Journal, 12(1).
https://jurnal.untirta.ac.id/index.php/JTPPm/article/view/34469
Bi, X. (2025). Fostering inclusive learning environments through culturally responsive pedagogy for international students in US higher education. Journal of International Students, 15(6), 21–38. https://doi.org/10.32674/bd7brj48
Cruz, L. D., Aguinaldo, I., Alzate, L. J., Camero, C., Abiado, K. R., & Gumpal, B. (2025). Fostering intercultural competence through culturally responsive pedagogy: Practices and perspectives in Philippine higher education institutions. International Journal on Culture, History, and Religion, 7(SI2), 36–50. https://ijchr.net/journal/article/view/187
Efendi, A. N., Ahmadi, A., Indarti, T., Kurniawati, E., Sya’adah, H., Sanubarianto, S. T., et al. (2025). Retro-prospective analysis of indigenous ecological narratives: Ecosemiotic-cultural perspectives on sustainable development. Entita: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Ilmu-Ilmu Sosial, 205–220.
https://ejournal.uinmadura.ac.id/index.php/entita/article/view/19094
Gunawan, I., & Bahari, Y. (2024). Problematika kurikulum merdeka dalam sudut pandang teori struktural fungsional (studi literatur). Journal of Human and Education (JAHE), 4(4), 178–187. https://doi.org/10.31004/jh.v4i4.1191
Hafid, I. K. A., Kasmira, K., Redianto, R., & Purnamawati, P. (2025). Peningkatan kompetensi kejuruan melalui integrasi kurikulum industri di pendidikan vokasi: Tinjauan literatur. Jurnal Pendidikan dan Profesi Keguruan, 4(2), 196–207.
https://doi.org/10.59562/progresif.v4i2.10404
Haluti, F. (2024). Pembelajaran agama Islam dan kearifan lokal: Strategi integrasi budaya dalam kurikulum sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Islam Al-Ilmi, 7(2), 125–131. https://doi.org/10.32529/al-ilmi.v7i2.3495
Hermawan, N. (2025). Membangun mindset kewirausahaan inklusif: Strategi pendidikan vokasi dalam menjawab kesenjangan sosial dan ekonomi. Action Research Journal Indonesia (ARJI), 7(3), 2064–2089. https://doi.org/10.61227/arji.v7i3.503
Kissiya, E., & Biczó, G. (2025). Indigenous knowledge and environmental governance: A local wisdom-based approach in Indonesia (literature review). Különleges Bánásmód–Interdiszciplináris Folyóirat, 11(SI), 65–79.
https://ojs.lib.unideb.hu/kulonlegesbanasmod/article/view/15597
Kussainova, Z., Sartbekova, N., & Abakirov, A. (2025). Essential characteristics of the process of modelling educational programmes of pedagogical directions in technical and vocational education. Journal of Vasyl Stefanyk Precarpathian National University, 12(3), 150–168. https://journals.pnu.edu.ua/index.php/jpnu/article/view/9662
Miskiyyah, S. Z., Puspita, P. I., Dewi, T. B. T., Mu’izzah, R., Febriyanti, A. A., & Suttrisno, S. (2025). Integrasi pembelajaran berbasis budaya dan kearifan lokal dalam kurikulum madrasah ibtidaiyah: Analisis literatur tentang model dan implementasinya. Jurnal Manajemen Pendidikan, 10(2), 618–632.
https://ejurnal.stkip-pessel.ac.id/index.php/jmp/article/view/589
Rifqi, M., & Haddady, A. A. (2025). Etnopedagogik sebagai basis pendidikan multikultural: Sebuah kajian teoritis. Elementary Pedagogy, 2(1), 1–10.
https://doi.org/10.62387/ep.v2i1.334
Subair, A. (2025). Etnopedagogi Sulawesi Selatan: Pembelajaran nilai sejarah lokal. J-CEKI: Jurnal Cendekia Ilmiah, 4(4), 1255–1265. https://doi.org/10.56799/jceki.v4i4.9788
Supriyadi, E., Turmudi, T., Dahlan, J. A., & Juandi, D. (2023). The rise of ethnopedagogy: Insights from a bibliometric study spanning over 50 years (SSRN Working Paper No. 4629701). SSRN. https://papers.ssrn.com/sol3/papers.cfm?abstract_id=4629701
Sukrin, S., & Ihlas, I. (2025). Integrasi etnopedagogi dan artificial intelligence: Pendekatan inovatif dalam pembelajaran bahasa Indonesia berbasis kearifan lokal. Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar dan Menengah, 2(1), 1–15.
https://doi.org/10.71301/jipdasmen.v2i1.76
Syafiulia, S. H., Aji, S. M. W., & De Side, J. S. (2025). Integrating indigenous learning through an ethnopedagogical perspective in elementary schools: A systematic literature review. EduStream: Jurnal Pendidikan Dasar, 9(1), 27–36.
https://doi.org/10.26740/eds.v9n1.p27-36
Wang, J., Zhang, J., & Zhang, M. (2025). Pathways to cultivating the learning ability of vocational undergraduate students: A case study of principles of pedagogy. Researches in Higher Education of Pharmacy, 43(3), 66. .
http://rhep.magtechjournal.com/EN/Y2025/V43/I3/66
Yustriana, N., Atikah, C., & Rosidin, O. (2025). Integrasi nilai-nilai etnopedagogik dalam pengembangan kurikulum pendidikan kejuruan yang responsif terhadap dunia kerja lokal di sekolah-sekolah kejuruan Tangerang. JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran): Edutech and Instructional Research Journal, 12(2). https://jurnal.untirta.ac.id/index.php/JTPPm/article/view/36993
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















