ACADEMIC BURNOUT PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) DWI TUNGGAL DAN STRATEGI PENANGANANNYA MELALUI BIMBINGAN KONSELING ISLAM
DOI:
https://doi.org/10.51878/secondary.v6i3.12271Abstract
Academic burnout is a condition of physical, emotional, and mental exhaustion experienced by students due to high academic demands. This study aimed to describe the condition of academic burnout among students at Dwi Tunggal Senior High School, identify its contributing factors, and examine strategies for addressing it through Islamic Guidance and Counseling. This research employed a descriptive qualitative approach involving guidance and counseling teachers, homeroom teachers, and students who exhibited symptoms of academic burnout, selected through purposive sampling. Data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed using the Miles, Huberman, and Saldaña model comprising data reduction, data display, and conclusion drawing. Data validity was ensured through source triangulation and technique triangulation. The findings revealed that students experienced academic burnout characterized by learning fatigue, academic exhaustion, decreased concentration, and low learning motivation. Contributing factors included high academic demands, low self-efficacy, limited stress management skills, and inadequate social support. Intervention strategies were implemented through individual counseling, group guidance, and reinforcement of Islamic values. This study concludes that Islamic Guidance and Counseling is effective in reducing academic burnout while simultaneously fostering students' self-resilience and emotional balance.
ABSTRAK
Academic burnout merupakan kondisi kelelahan fisik, emosional, dan mental yang dialami siswa akibat tingginya tuntutan akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi academic burnout pada siswa SMA Dwi Tunggal, mengidentifikasi faktor-faktor penyebabnya, serta mengkaji strategi penanganannya melalui Bimbingan Konseling Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian yang terdiri atas guru Bimbingan dan Konseling, wali kelas, dan siswa yang menunjukkan gejala academic burnout, dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami academic burnout yang ditandai dengan kelelahan belajar, kejenuhan akademik, menurunnya konsentrasi, dan rendahnya motivasi belajar. Faktor penyebabnya meliputi tingginya tuntutan akademik, rendahnya efikasi diri, kurangnya kemampuan manajemen stres, dan minimnya dukungan sosial. Strategi penanganan dilakukan melalui layanan konseling individu, bimbingan kelompok, serta penguatan nilai-nilai keislaman. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Bimbingan Konseling Islam efektif membantu mengurangi academic burnout sekaligus membentuk ketahanan diri dan keseimbangan emosional siswa.
Downloads
References
Agatha, P. A. J., & Pamungkas, H. P. (2024). The influence of the learning environment and social support on academic burnout of AL-ISLAM KRIAN high school students. Jurnal Perspektif Pendidikan dan Keguruan, 15(2), 133–143. https://doi.org/10.25299/perspektif.2024.vol15(2).18913
Azkarisa, Y. D., & Nugraha, S. P. (2023). Dukungan orang tua, efikasi diri belajar secara daring, dan burnout akademik pada siswa SMA selama Covid-19. MOTIVA: Jurnal Psikologi, 6(1), 60–76. https://doi.org/10.31293/mv.v6i1.6726
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2023). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (6th ed.). SAGE Publications.
Dewi, B. N. I., Nuryani, R., & Lindasari, S. W. (2024). Hubungan dukungan sosial dengan burnout akademik pada siswa sekolah menengah atas. Jurnal Keperawatan Florence Nightingale, 7(1), 272–278. https://doi.org/10.52774/jkfn.v7i1.191
Eka Sari, F. M., Rakhmawati, D., & Maulia, D. (2026). Hubungan antara self-efficacy dengan academic burnout siswa SMP. JP3: Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidikan, 12(1), 151–158. https://journal.upgris.ac.id/index.php/JP3
Elrisfa, M., & Putri, A. A. (2024). Perbedaan tingkat academic burnout pada siswa ditinjau dari jenis sekolah SMA/SMK/MA. Jurnal MASALIQ: Jurnal Pendidikan dan Sains, 4(3), 760–768. https://ejournal.yasin-alsys.org/masaliq/article/view/3072
Faturrohman, M., & Sulistyorini. (2012). Belajar dan pembelajar. Penerbit Teras.
Fitriyadi, S., Suwanto, I., & Sanu, S. (2023). Pengaruh burnout akademik terhadap hasil belajar siswa. JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia), 8(2), 103–111. https://doi.org/10.26737/jbki.v8i2.4480
Kustiani, K. P., & Iffah, L. (2024). Analysis of academic stress levels of high school student. Jurnal Bikotetik (Bimbingan dan Konseling: Teori dan Praktik), 8(2), 126–132. https://doi.org/10.26740/bikotetik.v8n2.p126-132
Mauliddya, N., & Prabawa, A. F. (2024). Efektivitas konseling kelompok behavioral teknik relaksasi dengan terapi wudhu untuk menurunkan academic burnout: Studi di perguruan Islam. Jurnal Penelitian dan Pembelajaran (HELPER), 41(2), 106–119. https://doi.org/10.36456/helper.vol41.no2.a8683
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2020). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). SAGE Publications.
Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.
Nasution, F., & Br Purba, S. A. (2025). Efektivitas konseling kelompok teknik thought stopping dalam mengurangi academic burnout siswa di SMP. Indonesian Journal of Counseling and Development, 7(1), 12–24. https://doi.org/10.32939/ijcd.v7i1.5328
Prawitasari, G., Rahman, F., & Candra, V. D. (2024). The role of Islamic reality therapy intervention to reduce the academic burnout of high-school students. Journal of Islamic Communication and Counseling (JICC), 3(1), 1–12. https://doi.org/10.18196/jicc.v3i1.36
Privana, A. S., Hotifah, Y., & Rahman, D. H. (2022). Hubungan efikasi diri dan academic burnout dengan prestasi belajar siswa kelas XI SMAK St. Albertus Malang. Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan, 2(1), 19–23. https://doi.org/10.17977/um065v2i12022p19-23
Putri, A. A., & Magistarina, E. (2024). Perbedaan tingkat academic burnout pada siswa ditinjau dari jenis sekolah SMA/SMK/MA. Masaliq, 4(3), 760–768. https://doi.org/10.58578/masaliq.v4i3.3072
Rahmawati, N. A. I., Latifah, L., & Saidatun, I. (2023). Konseling behavioral teknik relaksasi afirmasi untuk menurunkan academic burnout, efektif tidak? Jurnal Konseling Indonesia (JKI), 9(1), 42–50. https://doi.org/10.21067/jki.v9i1.9587
Sari, P., Hasan, M. A., Lakadjo, M. A., & Prasetyo, A. (2025). Mengungkap hubungan antara engagement akademik dengan burnout akademik pada mahasiswa di perguruan tinggi Islam. Indonesian Journal of Counseling and Development, 7(2), 251–266. https://doi.org/10.32939/ijcd.v7i2.6159
Sugiyono. (2019). Metode penelitian dan pengembangan (Research and Development/R&D). Alfabeta.
Zulkarnain. (2025). Motivasi belajar regulasi diri dan dukungan sosial sebagai prediktor academic burnout siswa sekolah menengah atas. Jurnal Fokus Konseling, 11(1), 26–35. https://doi.org/10.52657/jfk.v11i1.2622
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















