INTEGRASI PEMBELAJARAN AKIDAH AKHLAK BERBASIS KEARIFAN LOKAL DALAM MEMBENTUK KARAKTER MODERAT PESERTA DIDIK DI MTS DARUL HUDA KARANGGONDANG

Authors

  • Ahmad Abu Mansur Universitas Islam Nahdhatul Ulama Jepara
  • Eka Setya Budi Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

DOI:

https://doi.org/10.51878/secondary.v6i3.10812

Abstract

The transformation of education in the digital era not only brings significant advancements but also raises critical challenges, particularly the decline in students’ character, as reflected in exclusive attitudes and low levels of religious moderation. This condition indicates a gap between normative value-based learning and the social realities experienced by students in their daily lives, thus requiring innovative learning approaches that integrate religious values with cultural contexts in a more practical and contextual manner. This study aims to examine the integration of local wisdom into Aqidah Akhlak learning and to evaluate its effectiveness in fostering moderate character, while also addressing the limited availability of operational and contextual ethnopedagogical models. The research was conducted at MTs Darul Huda Karanggondang using a qualitative approach with a descriptive case study design, involving the school principal, teachers, and students selected through purposive sampling. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation, and analyzed using the interactive model of Miles and Huberman. The findings reveal that the implementation of the “Trio Harmoni” model based on local wisdom significantly increased student engagement to 88% in the learning process; 90% of students reported improved understanding of the material, 85% were able to relate moral values to local cultural contexts, and 92% became familiar with the traditions used as learning media. Furthermore, there was a shift in students’ mindset from exclusivism to inclusivism, along with improved collaborative behavior in social interactions. In conclusion, the ethnopedagogical approach based on local wisdom is proven to be effective in integrating cognitive, affective, and behavioral aspects simultaneously, while contributing to the development of contextual and sustainable religious moderation character.

ABSTRAK

Transformasi pendidikan di era digital tidak hanya membawa kemajuan signifikan, tetapi juga memunculkan persoalan mendasar berupa penurunan kualitas karakter peserta didik, yang tercermin dalam sikap eksklusif serta lemahnya moderasi beragama. Kondisi ini mengindikasikan adanya ketidaksesuaian antara pembelajaran yang berorientasi pada nilai normatif dengan realitas sosial yang dihadapi peserta didik dalam kehidupan sehari-hari. Oleh sebab itu, diperlukan suatu inovasi pembelajaran yang mampu mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dengan konteks budaya secara lebih aplikatif dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran Akidah Akhlak serta menguji efektivitasnya dalam membentuk karakter moderat, sekaligus menjawab keterbatasan kajian sebelumnya terkait model etnopedagogi yang bersifat operasional. Penelitian ini dilaksanakan di MTs Darul Huda Karanggondang dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui desain studi kasus deskriptif. Subjek penelitian meliputi kepala madrasah, guru, dan peserta didik yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan model “Trio Harmoni” berbasis kearifan lokal mampu meningkatkan partisipasi siswa hingga mencapai 88% dalam kegiatan pembelajaran. Sebanyak 90% peserta didik mengungkapkan bahwa materi pembelajaran menjadi lebih mudah dipahami, 85% mampu menghubungkan nilai-nilai akhlak dengan budaya lokal, dan 92% telah mengenal tradisi yang digunakan sebagai media pembelajaran. Selain itu, ditemukan adanya perubahan pola pikir dari sikap eksklusif menuju inklusif serta peningkatan kemampuan bekerja sama dalam interaksi sosial. Dengan demikian, pendekatan etnopedagogi berbasis kearifan lokal terbukti efektif dalam mengintegrasikan aspek kognitif, afektif, dan perilaku secara terpadu, serta berkontribusi dalam memperkuat karakter moderasi beragama yang kontekstual dan berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arifin. (2023). Implementasi model pembelajaran pengajaran langsung untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran PJOK materi gerak spesifik permainan bola basket di kelas VII-G semester 1 SMPN 1 Bolo tahun pelajaran 2022/2023. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 3(1), 69–82. https://doi.org/10.53299/jppi.v3i1.311

Budiyono, B., & Rohman, A. (2025). Integrasi Aswaja dan kearifan lokal pada pembelajaran Akidah Akhlak di Madrasah Aliyah Negeri Pontianak [Skripsi/Tesis, Yogyakarta State University]. ePrints - UNY.

Bustomi, Sukardi, I., & Astuti, M. (2024). Pemikiran konstruktivisme dalam teori pendidikan kognitif Jean Piaget dan Lev Vygotsky. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran, 7(4), 16376–16383. http://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jrpp

Desimila, & Suryana, D. (2023). Upaya guru dalam menanamkan karakter anak usia dini melalui pendidikan multikultural. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 2474–2484. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i2.2001

Ginting, M. B. (2018). Membangun pengetahuan anak usia dini melalui permainan konstruktif berdasarkan perspektif teori Piaget. Jurnal Caksana-Pendidikan Anak Usia, 1(2), 159–171.

Gulo, P., Tafonao, T., & Ditakristi, A. H. V. (2025). Moderasi beragama dalam kurikulum pendidikan agama kristen: Tantangan dan peluang implementasinya. Educatum: Jurnal Dunia Pendidikan, 2(2), 111–123. https://doi.org/10.62282/je.v2i2.111-123

Herniawati, A., Rahmawati, R., Hidayat, Y., & Tya, S. (2025). Dampak penggunaan Youtube dalam menanamkan nilai agama dan moral pada anak usia 5-6 tahun. Jurnal Intisabi, 2(2), 194–206. https://doi.org/10.61580/itsb.v2i2.82

Inayati, F., Kurahman, O. T., & Rusmana, D. (2024). Analisis integrasi nilai kearifan lokal dalam pembelajaran pendidikan agama Islam. Journal of Creative Student Research, 2(6), 182–189. https://doi.org/10.55606/jcsr-politama.v2i6.4621

Mahruf, A., Andriyani, W., & Rochman, K. L. (2026). Implementasi pemikiran Thomas Lickona tentang pendidikan karakter dalam manajemen pendidikan Islam. Jurnal Manajemen Pendidikan, 11(1), 453–466. https://doi.org/10.34125/jmp.v11i1.1239

Marwaji, D., Hikmah, N., & Andri, A. (2025). Transformasi pendidikan Islam berbasis kearifan lokal dalam masyarakat urban multikultural. Tarbawi, 13(2), 51. https://doi.org/10.62748/tarbawi.v13i2.299

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook. SAGE Publications.

Muhajjalina, K. G. (2025). Desain pembelajaran PAI berbasis deep learning: Membangun pengalaman belajar memahami, mengaplikasi, dan merefleksi. Edu Aksara: Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 4(1), 53–64. https://doi.org/10.5281/zenodo.16779397

Mukhibat, M., Istiqomah, A., & Hidayah, N. (2023). Pendidikan moderasi beragama di Indonesia (Wacana dan kebijakan). Southeast Asian Journal of Islamic Education Management, 4(1), 73–88. https://doi.org/10.21154/sajiem.v4i1.133

Munawaroh, E., Saraswati, S., Tyas, D. N., Nusantara, B. A., Arinata, F. S., Rahmah, F. A. F., Husnunnida, A., & Africa, H. F. (2024). Program peningkatan empati untuk mencegah perilaku bullying pada siswa sekolah dasar. Jurnal Abdidas, 5(6), 878–883. https://doi.org/10.31004/abdidas.v5i6.1065

Muqoyyidin, A. W., & Widiyaningsih, P. M. (2021). Rekonstruksi pendidikan Islam bervisi inklusif-multikultural sebagai paradigma transformasi epistemologis pendidikan nasional. Jurnal Pendidikan Islam, 5(1), 18–32.

Nafilata, M., Andini, R., Suyuti, Septiandini, D., & Ariany, I. (2025). Integrasi cooperative learning dalam kurikulum merdeka: Mewujudkan kelas yang aktif, inklusif, dan berpusat pada siswa. Jurnal Ilmiah Research Student, 2(2), 401–414. https://doi.org/10.61722/jirs.v2i2.5644

Nahwiyah, I., & Syarif, F. (2025). Strengthening Islamic values through integration of local culture in Islamic religious education materials. International Journal of Contemporary Islamic Education, 7(1), 21–30. https://doi.org/10.24239/ijcied.vol7.iss1.121

Parwati, N. P. Y., Suastra, I. W., & Aryana, I. B. P. (2025). Implementasi etnopedagogi dalam pendidikan berbasis kearifan lokal di Ubud. Arthaniti Studies, 6(1), 9–19. https://doi.org/10.59672/arthas.v6i1.4317

Prasetyo, G., Fauziah, Y. R., & Syafii, A. (2025). From policy to pedagogy: Religious moderation as a counter-radicalization strategy in Islamic education — A systematic literature review. Jurnal Pendidikan Islam, 14(2), 233–251. https://doi.org/10.14421/jpi.2025.142.233-251

Puspita, N. I. T. Y., & Hidayah, U. (2025). Revitalisasi pendidikan aqidah akhlak dalam membangun identitas keislaman siswa pada era digital di MTs Tarbiyatul Ihsan Probolinggo. Jurnal Manajemen Pendidikan, 10(3), 1375–1388. https://doi.org/10.34125/jmp.v10i3.773

Putri, M. R., Farisia, H., & Wirya, D. Y. (2024). Implementation of ethnopedagogy-based learning at elementary school: Case study of Kuala Lumpur Indonesia School grade 2. Jurnal Tatsqif, 23(1), 58–73. https://doi.org/10.20414/jtq.v23i1.13762

Rifai, A. (2025). Integrasi Islam dalam pengetahuan lokal Jawa (Studi pada kitab primbon Betaljemur Adammakna) [Karya Ilmiah/Manuskrip].

Safitri, E. R., Raharjo, M., & Harlin, H. (2023). Validitas video interaktif dengan pendekatan etnopedagogik berbasis saintifik untuk siswa sekolah dasar. Aulad: Journal on Early Childhood, 6(3), 330–338. https://doi.org/10.31004/aulad.v6i3.527

Satrisno, H., Irawan, B., Guspani, R., Merliana, S. R., & Rizka, Y. (2025). Integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran pendidikan agama Islam. Al-Munawwarah: Jurnal Pendidikan Islam, 17(2), 138–153. https://doi.org/10.35964/almunawwarah.v17i2.452

Sofan, Fitriana, D. A., & Jaya, A. I. A. (2025). Peran guru agama dalam meningkatkan akhlak berbasis kearifan lokal: Studi kasus di SMPN 1 Jepon Kabupaten Blora. Jurnal Pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian Dan Inovasi, 5(6), 56–67. https://doi.org/10.59818/jpi.v5i6.2121

Sugara, U., & Sugito, S. (2022). Etnopedagogi: Gagasan dan peluang penerapannya di Indonesia. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 7(2), 93–104. https://doi.org/10.24832/jpnk.v7i2.2888

Sugiarka, I. G. (2025). Application of ethnopedagogy in education, especially learning in school. Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development, 3(8), 3420–3425. https://doi.org/10.55324/enrichment.v3i8.539

Suhail, A. K., Lintang, D., Pahrudin, A., & Oktaviano, W. (2025). Azyumardi Azra dan moderasi beragama di Indonesia. Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan Dan Kemasyarakatan, 19(2), 737–754. https://doi.org/10.35931/aq.v19i2.4179

Sukestiyarno, Sugiyana, Sulthon, M., Wuriningsih, & Hartutik. (2022). Indeks kerukunan umat beragama kota Semarang ditinjau dari dimensi moderasi beragama. Jurnal Smart, 8(2), 177–190. https://doi.org/10.18784/smart.v8i2.1728

Syifa, W. (2024). Integrasi pendidikan agama Islam dan budaya lokal sebagai pendekatan strategis untuk meningkatkan relevansi dan efektivitas pendidikan agama di masyarakat. Al-Ijtima’i: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 149–172.

Wahyudi, M. A., Andriana, A., Hamidah, S., Safitri, Y., & Rahmawati, R. (2025). Peran konseling preventif sebagai strategi pencegahan perilaku bullying di sekolah: Review literature. Jurnal Keilmuan Pendidikan, 1(2), 63–78. https://doi.org/10.63203/040941300

Warini, S., Hidayat, Y. N., & Ilmi, D. (2023). Teori belajar sosial dalam pembelajaran. Anthor: Education and Learning Journal, 2(4), 566–576. https://anthor.org/index.php/anthor

Yulia, N. M., Fithriyah, D. N., & Ilmi, M. M. (2023). Pengembangan pembelajaran inkuiri berbasis etnopedagogi untuk mengoptimalkan kemampuan literasi dan moderasi beragama siswa sekolah dasar. Muróbbî: Jurnal Ilmu Pendidikan, 7(2), 243–257. https://doi.org/10.52431/murobbi.v7i2.2014

Zuhdi, M., & Sarwenda. (2020). Recurring issues in Indonesia’s Islamic education: The needs for religious literacy. Analisa: Journal of Social Science and Religion, 5(1), 1–14. https://doi.org/10.18784/analisa.v5i1.1038

Downloads

Published

2026-05-17

How to Cite

Mansur, A. A., & Budi, E. S. (2026). INTEGRASI PEMBELAJARAN AKIDAH AKHLAK BERBASIS KEARIFAN LOKAL DALAM MEMBENTUK KARAKTER MODERAT PESERTA DIDIK DI MTS DARUL HUDA KARANGGONDANG. SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah , 6(3), 1013–1024. https://doi.org/10.51878/secondary.v6i3.10812

Issue

Section

Articles