HUBUNGAN METAKOGNISI DAN PROBLEM SOLVING MATEMATIKA PADA SISWA SMP
DOI:
https://doi.org/10.51878/secondary.v6i3.10810Abstract
This study is motivated by the importance of metacognitive skills in supporting junior high school students’ mathematical problem-solving abilities, particularly during early adolescence, a developmental stage characterized by rapid cognitive growth. The aim of this study is to examine the relationship between metacognitive skills and problem-solving abilities among junior high school students. This research employs a quantitative method with a correlational approach, involving 57 junior high school students aged 12–15 years. Data were collected using metacognitive skills and problem-solving scales that had been tested for validity and reliability, and were analyzed using descriptive statistics and Spearman’s correlation test due to non-normally distributed data. The results indicate a very strong and significant positive relationship between metacognitive skills and students’ problem-solving abilities, with a correlation coefficient of r = 0.894 and a significance value of p < 0.01. Descriptive analysis further reveals that the majority of students fall into the moderate category for both metacognitive skills and problem-solving abilities. These findings suggest that metacognitive skills play a crucial role in helping students understand problems, plan strategies, and evaluate the problem-solving process. The implications of this study highlight the importance of integrating metacognitive skill development into junior high school learning processes to enhance students’ problem-solving abilities optimally.
ABSTRAK
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya keterampilan metakognitif dalam mendukung kemampuan problem solving matematika siswa SMP, terutama pada fase remaja awal yang ditandai dengan perkembangan kemampuan berpikir yang pesat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara keterampilan metakognitif dan kemampuan problem solving pada siswa SMP. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Subjek penelitian berjumlah 57 siswa SMP dengan rentang usia 12–15 tahun. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala keterampilan metakognitif dan skala problem solving yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan uji korelasi Spearman karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang sangat kuat dan signifikan antara keterampilan metakognitif dan kemampuan problem solving siswa, dengan koefisien korelasi sebesar r = 0,894 dan nilai signifikansi p < 0,01. Hasil analisis deskriptif juga menunjukkan bahwa sebagian besar siswa berada pada kategori sedang baik dalam keterampilan metakognitif maupun kemampuan problem solving. Temuan ini mengindikasikan bahwa keterampilan metakognitif berperan penting dalam membantu siswa memahami masalah, merencanakan strategi, serta mengevaluasi proses penyelesaian masalah. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan keterampilan metakognitif perlu menjadi perhatian dalam proses pembelajaran di SMP guna meningkatkan kemampuan problem solving siswa secara optimal.
Downloads
References
Ale, A. M. F. (2025). The relationship between self-efficacy and metacognitive learning strategies in improving student academic achievement. Educational Praxis Journal, 1(1), 25–35. https://doi.org/10.32529/epj.v1i1.3859
Andrian, E. (2024). Pengembangan keterampilan berpikir kritis melalui pembelajaran berbasis masalah. Jurnal Pendidikan Sosial Indonesia, 2(1), 9–21. https://doi.org/10.62238/jupsijurnalpendidikansosialindonesia.v2i1.69
Armelia, M. N., & Ismail, I. (2021). Pengaruh self-regulated learning terhadap kemampuan berpikir reflektif matematis siswa. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 5(2), 1757–1768. https://doi.org/10.31004/cendekia.v5i2.687
Atoulloh, A., Fitriani, A., & Daryono, R. W. (2024). Exploring the influence of game-based learning and school environment on learning achievement: Does the mediation of self-intention matter? IJORER: International Journal of Recent Educational Research, 5(3), 623–638. https://doi.org/10.46245/ijorer.v5i3.597
Bezabih, M. T. (2025). Relation between secondary schools students’ regulation of cognition and their academic achievement. International Journal of Innovative Research and Development. https://doi.org/10.24940/ijird/2025/v14/i3/mar25008
Devina, P., Suanto, E., & Kartini, K. (2021). Pengembangan perangkat pembelajaran berorientasi berpikir tingkat tinggi model problem based learning materi peluang kelas VIII SMP. Jurnal Gantang, 6(1), 61–73. https://doi.org/10.31629/jg.v6i1.2867
Hanria, R., & Fauzan, A. (2023). Pengembangan e-modul berbasis problem based learning untuk meningkatkan kemampuan berpikir reflektif siswa kelas VII. Jurnal Basicedu, 7(1), 863–871. https://doi.org/10.31004/basicedu.v7i1.4764
Hassan, S., Venkateswaran, S. P., Agarwal, P., Sulaiman, A. R., & Burud, I. A. S. (2023). Metacognitive awareness and its relation to students’ academic achievement: Time to ponder its implication in delivery of curriculum. Education in Medicine Journal, 15(4), 53–65. https://doi.org/10.21315/eimj2023.15.4.4
Ihsan, Y. M., Nuvitalia, D., & Mudzanatun, M. (2023). Implementasi kurikulum merdeka melalui media wordwall terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 7(3), 1571–1580. https://doi.org/10.31004/basicedu.v7i3.5487
Indriawati, Buchori, I., Acip, Sirrulhaq, S., & Solihutaufa, E. (2021). Model dan strategi pembelajaran. Al-Hasanah: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 6(2), 274–284. https://doi.org/10.51729/6246
Isma, A., Isma, A., Isma, A., & Isma, A. (2023). Peta permasalahan pendidikan abad 21 di indonesia. Jurnal Pendidikan Terapan, 11–28. https://doi.org/10.61255/jupiter.v1i3.153
Jannah, W. N., Agustin, M., Rahman, R., & Herman, T. (2023). Navigating uncertainty: Exploring elementary school teachers’ perspectives on metacognitive development in the VUCA era. Indonesian Journal on Learning and Advanced Education (IJOLAE), 6(1), 32–46. https://doi.org/10.23917/ijolae.v6i1.23112
Kriswandani, K., & Kusuma, D. (2022). Proses berpikir refraktif mahasiswa bergaya kognitif intuitive dalam menyelesaikan masalah kompleks. Jurnal Karya Pendidikan Matematika, 9(2), 61–75. https://doi.org/10.26714/jkpm.9.2.2022.61-75
Kusuma, A. S., & Busyairi, A. (2024). Correlation studies: The relationship of metacognitive skills and cognitive learning outcomes. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 9(2), 1476–1488. https://doi.org/10.29303/jipp.v9i2.2371
Lestari, T., Nurhasanah, Y., & Hernawan, A. H. (2022). Analisis kemampuan metakognitif siswa dalam pembelajaran jarak jauh di sekolah dasar laboratorium UPI Cibiru. Jurnal Basicedu, 6(2), 2724–2737. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i2.2424
Lindy, I., Sitompul, S. S., Oktavianty, E., Sirait, J., & Hidayatullah, M. M. S. (2023). Implementasi strategi pemecahan masalah Krulik-Rudnick untuk meningkatkan kemampuan peserta didik dalam menyelesaikan soal. EDUKATIF: Jurnal Ilmu Pendidikan, 5(3), 1524–1533. https://doi.org/10.31004/edukatif.v5i3.3844
Masrun, M., & Rusdinal, R. (2022). Self-efficacy, learning motivation, learning environment and its effect on online learning outcomes. Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran, 6(2), 143–151. https://doi.org/10.21831/jk.v6i2.49445
Mutiani, M., Jumriani, J., Putro, H. P. N., Abbas, E. W., & Rusmaniah, R. (2022). Kajian empirik pendidikan dalam latar peristiwa masyarakat tradisional, modern, dan era globalisasi. EDUKATIF: JURNAL ILMU PENDIDIKAN, 4(2), 2275–2282. https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i2.2478
Noviyanti, E. D., Purnomo, D., & Kusumaningsih, W. (2021). Analisis kemampuan berpikir reflektif dalam pemecahan masalah matematika ditinjau dari gaya kognitif. Imajiner: Jurnal Matematika Dan Pendidikan Matematika, 3(1), 57–68. https://doi.org/10.26877/imajiner.v3i1.7097
Palangi, P. I., Muriati, S., Arwien, R. T., Wirawan, Z., & Jamaluddin, J. (2023). Kemampuan metakognitif siswa dalam pembelajaran IPA kelas VII di SMP Bosowa School Makassar. Sainsmat: Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam, 12(1), 83. https://doi.org/10.35580/sainsmat121438382023
Pranyata, Y. I. P., & Ferdiani, R. D. (2021). Proses berpikir reflektif siswa SMP bergaya belajar pragmatis dalam memecahkan masalah pada materi bangun ruang sisi datar. MENDIDIK: Jurnal Kajian Pendidikan Dan Pengajaran, 7(2), 236–244. https://doi.org/10.30653/003.202172.195
Prasetyo, T., Rasmitadila, R., Hayu, W. R. R., & Mulyanti, E. (2025). Strategi metakognitif dalam pembelajaran: Tinjauan sistematis dan implikasinya terhadap efektivitas belajar. Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar, 4(1), 167–179. https://doi.org/10.56855/jpsd.v4i1.1604
Pratiwi, E. T., & Setyaningtyas, E. W. (2020). Kemampuan berpikir kritis siswa melalui model pembelajaran problem based learning dan model pembelajaran project based learning. Jurnal Basicedu, 4(2), 379–388. https://doi.org/10.31004/basicedu.v4i2.362
Prihandini, D. R., Azizah, S. A., & Atikah, I. (2023). Sinergi antara pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi dengan teaching at the right level dalam menghadirkan lingkungan belajar inklusif. Jurnal Teknologi Pendidikan, 1(2), 11. https://doi.org/10.47134/jtp.v1i2.76
Riandeni, A., Yulianti, D., & Distrik, I. W. (2022). Pengembangan instrumen penilaian kognitif berbasis student active learning untuk meningkatkan critical thinking peserta didik sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(3), 4720–4730. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i3.2868
Rusnaini, R., Raharjo, R., Suryaningsih, A., & Noventari, W. (2021). Intensifikasi profil pelajar pancasila dan implikasinya terhadap ketahanan pribadi siswa. Jurnal Ketahanan Nasional, 27(2), 230. https://doi.org/10.22146/jkn.67613
Saks, K. (2024). The effect of self-efficacy and self-set grade goals on academic outcomes. Frontiers in Psychology, 15. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2024.1324007
Sukarelawan, M. I., Jumadi, J., Kuswanto, H., & Thohir, M. A. (2021). The Indonesian version of the physics metacognition inventory: Confirmatory factor analysis and rasch model. European Journal of Educational Research, 10(4), 2133–2144. https://doi.org/10.12973/eu-jer.10.4.2133
Swastika, A., Wulan, E. R., & Hamidah, D. (2022). Potret keterampilan metakognitif problem solving dalam level penalaran kontroversial siswa. Jurnal Tadris Matematika, 5(2), 207–222. https://doi.org/10.21274/jtm.2022.5.2.207-222
Tanreso, N. F., Irmawati, I., Musliha, M., Aldasafitri, J., Ain, N., Y, M. I., & Hijra, H. (2025). Analisis literatur: Peran metakognisi dalam pemecahan masalah matematika siswa. Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika, 10(3), 1287–1295. https://doi.org/10.30605/pedagogy.v10i3.6992
Wijaya, T., Wahidmurni, W., & Susilawati, S. (2022). Efektivitas strategi inkuiri dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan motivasi belajar siswa pada pembelajaran tematik. Jurnal Basicedu, 6(4), 7627–7636. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3606
Yuniarti, F. A., Huriah, T., Sofiana, L., & Satria, F. E. (2023). Social modelling by cadres elevates self efficacy of children about tuberculosis. Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan, 5(2), 144. https://doi.org/10.30872/j.kes.pasmi.kal.v5i2.8509
Zamzami, M. A., & Zamzami, M. R. A. (2025). Peran strategi metakognitif dalam meningkatkan pemahaman materi pembelajaran pada siswa sekolah dasar. Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An), 5(1), 415–421. https://doi.org/10.36636/primed.v5i1.6747
Zega, M. (2024). Upaya meningkatkan kemampuan high order thinking skill peserta didik melalui model pembelajaran problem based learning di kelas VIII SMP Negeri 2 Lolowau. Journal on Education, 6(2), 13563–13581. https://doi.org/10.31004/joe.v6i2.5215
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















