ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA KELAS X SMA PADA SOAL BERBASIS ETNOMATEMATIKA
DOI:
https://doi.org/10.51878/secondary.v6i3.10667Abstract
Low mathematical problem-solving ability among students on contextual questions serves as the primary background of this study. Ethnomathematics is regarded as an approach with the potential to create more meaningful learning experiences. This study aims to analyze the mathematical problem-solving ability of grade X high school students on ethnomathematics-based problems using a descriptive quantitative design. A total of 31 students were involved as subjects, each completing 5 essay questions embedded with local cultural contexts, analyzed based on Polya's problem-solving indicators. The findings indicate that students' abilities generally fall within the moderate category, with the largest proportion reaching 38.71%. The problem comprehension stage was relatively well-mastered; however, significant difficulties emerged in mathematical modeling, strategy formulation, procedural execution, and particularly in interpreting the final results. High-complexity problems proved more challenging to solve as they required the simultaneous integration of multiple concepts. The ethnomathematics approach helped students understand the problem context due to its relevance to daily life, yet it has not optimally fostered higher-order thinking skills. A more structured learning design is therefore needed to train mathematical modeling and reflective thinking in problem-solving.
ABSTRAK
Rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada soal kontekstual menjadi latar belakang utama penelitian ini. Etnomatematika dipandang sebagai pendekatan yang berpotensi menciptakan pembelajaran lebih bermakna. Penelitian ini bertujuan menganalisis kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas X SMA pada soal berbasis etnomatematika menggunakan desain deskriptif kuantitatif. Sebanyak 31 siswa dilibatkan sebagai subjek, masing-masing mengerjakan 5 butir soal uraian bermuatan konteks budaya lokal yang dianalisis berdasarkan indikator pemecahan masalah Polya. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan siswa secara umum berada pada kategori sedang dengan proporsi terbesar 38,71%. Tahap pemahaman masalah relatif dikuasai dengan baik, namun hambatan signifikan muncul pada pemodelan matematis, penyusunan strategi, pelaksanaan prosedur, dan terutama penafsiran hasil akhir. Soal berkompleksitas tinggi terbukti lebih sulit diselesaikan karena menuntut integrasi beberapa konsep sekaligus. Pendekatan etnomatematika membantu siswa memahami konteks permasalahan karena dekat dengan kehidupan sehari-hari, namun belum secara optimal mendorong kemampuan berpikir tingkat tinggi. Diperlukan rancangan pembelajaran yang lebih terstruktur untuk melatih pemodelan matematis dan refleksi dalam penyelesaian masalah.
Downloads
References
Annisya, Y., & Suyanti, R. D. (2024). Pengaruh model pembelajaran problem based learning berbantuan media video animasi terhadap kemampuan HOTS siswa. JRIP: Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran, 4(2), 1178–1189. https://doi.org/10.51574/jrip.v4i2.1935
Masruroh, M., Zaenuri, Z., Walid, W., & Waluya, S. B. (2022). Kemampuan pemecahan masalah matematis pada pembelajaran berbasis etnomatematika. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 6(2), 1751–1760. https://doi.org/10.31004/cendekia.v6i2.1056
Nur, A. S., Waluya, S. B., Rochmad, R., & Wardono, W. (2020). Contextual learning with ethnomathematics in enhancing the problem solving based on thinking levels. JRAMathEdu (Journal of Research and Advances in Mathematics Education), 5(3), 331–344. https://doi.org/10.23917/jramathedu.v5i3.11679
Fitriani, D., & Putra, A. (2022). Systematic literature review (SLR): Eksplorasi etnomatematika pada makanan tradisional. Journal of Mathematics and Learning, 2(1), 18–26. https://doi.org/10.19184/jomeal.v2i1.29093
Jayanti, M. N. C., Zaenuri, Z., & Dewi, N. R. (2023). Kemampuan pemecahan masalah matematis ditinjau dari kepribadian sensing dan intuitive pada model Problem Based Learning bernuansa etnomatematika. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 10(1). https://doi.org/10.36989/didaktik.v10i1.2433
Lie, A., et al. (2020). Mendidik generasi milenial cerdas berkarakter. PT Kanisius.
Lubis, A. P., Sirait, C. D., Mailani, E., Purba, L. C. M., Ketaren, M. A., & Maharaja, S. (2024). Efektivitas pembelajaran matematika berbasis etnomatematika untuk penguatan nilai budaya. Algoritma: Jurnal Matematika dan IPA, 2(5), 228–235. https://doi.org/10.62383/algoritma.v2i5.242
Martin, I., & Kadarisma, G. (2020). Analisis kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SMA pada materi fungsi. JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif), 3(6). https://doi.org/10.22460/jpmi.v3i6.p%25p
National Council of Teachers of Mathematics. (2020). Principles and standards for school mathematics. NCTM.
Nurniyati, T., Djafar, S., Putriyani, P., & Nurdin, N. (2024). Meta analisis pendekatan etnomatematika dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 8(3). https://doi.org/10.31004/cendekia.v8i3.3526
Polya, G. (2016). How to solve it: A new aspect of mathematical method. Princeton University Press.
Ramadhani, A., St. Nurul Mutmainna, Mirnawati, & Irmayanti. (2023). Peran etnomatematika dalam pembelajaran matematika pada Kurikulum 2013. COMPETITIVE: Journal of Education, 2(1), 53–68. https://doi.org/10.58355/competitive.v2i1.16
Pramudia, M. D., dkk. (2026). Analisis kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal kontekstual ditinjau dari kemampuan pemecahan masalah. Jurnal Jendela Pendidikan, 6(1). https://doi.org/10.57008/jjp.v6i01.2506
Rachmawati, A., & Adirakasiwi, A. G. (2021). Analisis kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SMA. JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif), 4(4). https://doi.org/10.22460/jpmi.v4i4.p%25p
Ramadhani, A., St. Nurul Mutmainna, Mirnawati, & Irmayanti. (2023). Peran etnomatematika dalam pembelajaran matematika pada Kurikulum 2013. COMPETITIVE: Journal of Education, 2(1), 53–68. https://doi.org/10.58355/competitive.v2i1.16
Rifandiya, R., & Waluya, S. B. (2024). Integrasi etnomatematika dalam Problem Based Learning (PBL) untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. JIPMat, 10(2).https://doi.org/10.26877/jipmat.v10i2.2176
Rosa, M., & Orey, D. C. (2023). Considerations about ethnomathematics, the culturally relevant pedagogy and social justice in mathematical education. Educação Matemática Pesquisa: Revista do Programa de Estudos Pós-Graduados em Educação Matemática, 25(2), 145–165. https://doi.org/10.23925/1983-3156.2023v25i2p145-165
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Weniarni, L., et al. (2022). Etnomatematika. Penerbit NEM.
Nur, A. S., Waluya, S. B., Rochmad, R., & Wardono, W. (2020). Contextual learning with ethnomathematics in enhancing the problem solving based on thinking levels. JRAMathEdu (Journal of Research and Advances in Mathematics Education), 5(3), 331–344. https://doi.org/10.23917/jramathedu.v5i3.11679
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















