IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA PADA PROGRAM KEAHLIAN MANAJEMEN PERKANTORAN DAN LAYANAN BISNIS: STUDI KASUS DI SMK NEGERI 9 SEMARANG
DOI:
https://doi.org/10.51878/secondary.v6i3.10275Abstract
The implementation of the Merdeka Curriculum in Vocational High Schools (SMK) represents a significant transformation in Indonesia's national education system. This study aims to describe the implementation of the Merdeka Curriculum in the Office Management and Business Services (MPLB) program at SMK Negeri 9 Semarang, identify supporting and inhibiting factors, and analyze teacher and student responses. A qualitative descriptive approach was employed with data collected through in-depth interviews, non-participant observation, and documentation. Informants comprised the Vice Principal for Curriculum, two productive subject teachers, and six Grade XII students. Findings reveal that SMK Negeri 9 Semarang has implemented the Merdeka Curriculum since 2022/2023 using a phased approach, integrating Project-Based Learning (PBL) and the Deep Learning pedagogical approach across all subjects. Two P5 co-curricular projects were implemented: batik ciprat making (Class X, 180 JP, 359 students) and a digital campaign on waste management (Class XI, 144 JP, 355 students). Supporting factors include institutional training, the Skandilan learning community, university and industry partnerships, and ICT facilities. Inhibiting factors include heavy teacher workloads, time management challenges in PBL, and technology adaptation difficulties among senior teachers. Students responded positively, recognizing that PBL is more engaging and relevant to workplace experience. These findings contribute empirical evidence on Merdeka Curriculum implementation in the Office Administration field.
ABSTRAK
Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan transformasi besar dalam sistem pendidikan nasional Indonesia. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi Kurikulum Merdeka pada Program Keahlian Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis (MPLB) di SMK Negeri 9 Semarang, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta menganalisis respons guru dan siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi nonpartisipan, dan studi dokumentasi. Informan terdiri dari Waka Kurikulum, dua guru produktif MPLB, dan enam siswa kelas XII. Hasil menunjukkan bahwa SMK Negeri 9 Semarang mengimplementasikan Kurikulum Merdeka sejak 2022/2023 secara bertahap, mengintegrasikan Project-Based Learning (PBL) dan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) di seluruh mata pelajaran. Dua proyek kokurikuler P5 dilaksanakan: pembuatan batik ciprat (kelas X, 180 JP, 359 siswa) dan kampanye digital pengelolaan sampah (kelas XI, 144 JP, 355 siswa). Faktor pendukung meliputi pelatihan institusional, komunitas belajar Skandilan, kemitraan DUDI dan perguruan tinggi, serta fasilitas teknologi. Faktor penghambat mencakup beban kerja guru, manajemen waktu PBL, dan adaptasi teknologi guru senior. Siswa merespons positif karena PBL lebih menarik dan relevan dengan pengalaman kerja.
Downloads
References
Aprianto. (2026). Manajemen Praktik Kerja Lapangan (PKL) berbasis kemitraan industri pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Kalimantan Tengah. Jurnal Ilmiah Kanderang Tingang, 17(1), 14–18. https://doi.org/10.37304/jikt.v17i01.438
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Haryadi, S., Murniati, N. A. N., & Soedjono, S. (2022). Learning management for productive technical and motorcycle business subjects at Public Vocational High School 1 Warungasem. Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP), 11(2). https://doi.org/10.26877/jmp.v11i2.13589
Haryanti, A., Santoso, B., & Dindin, D. (2023). Legal protection for vocational school students undertaking practical work experience during the pandemic. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 20(1), 36–46. https://doi.org/10.21831/jc.v20i1.51461
Kemdikbudristek. (2022). Panduan implementasi Kurikulum Merdeka bagi satuan pendidikan. Kemdikbudristek. https://kurikulum.kemendikdasmen.go.id/file/1711503412_manage_file.pdf
Kemendikdasmen. (2025). Naskah akademik pembelajaran mendalam: Menuju pendidikan bermutu untuk semua. Pusat Kurikulum dan Pembelajaran, Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan. https://bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id/jelita/naskah-akademik-pembelajaran-mendalam-menuju-pendidikan-bermutu-untuk-semua/
KSP SMK Negeri 9 Semarang. (2025). Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) Program Keahlian Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis TP 2025/2026.
Kusumaningrum, A. P., Murwaningsih, T., & Indrawati, C. D. S. (2024). Implementasi kurikulum merdeka di SMK Negeri 1 Karanganyar (studi kasus pada guru produktif). JIKAP: Jurnal Informasi Dan Komunikasi Administrasi Perkantoran, 8(1), 89–97. https://doi.org/10.20961/jikap.v8i1.76264
Labibatussolihah, L., Wiyanarti, E., Adriani, N. M., Fathiraini, N., & Fazri, S. N. (2025). Penerapan pembelajaran mendalam (deep learning) berbasis PjBL dalam kurikulum merdeka: Strategi penguatan kompetensi guru sejarah di Kota/Kabupaten Bogor. Jurnal SOLMA, 14(3). https://doi.org/10.22236/solma.v14i3.20974
Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic inquiry. SAGE Publications.
Maryani, F., Rahmatullah, N., Burhan, Zulfitria, & Safitri, D. (2025). Membangun relevansi dunia industri dan dunia pendidikan melalui praktik kerja lapangan. Jurnal Pembelajaran Inovatif, 8(2), 1–9. https://doi.org/10.21009/jpi.082.01
Maulina, M., & Yoenanto, N. H. (2022). Optimalisasi link and match sebagai upaya relevansi SMK dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan, 10(1), 28–37. https://doi.org/10.21831/jamp.v10i1.48008
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). PT Remaja Rosdakarya.
Muchtar, T., Syahrul, S., & Saputra, A. M. A. (2025). Pengaruh dan permasalahan pembelajaran Project Based Learning (PjBL). Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran, 8(1), 2904–2915. https://doi.org/10.31004/jrpp.v8i1.43017
Mustika, I. K. (2022). Optimalisasi tes diagnostik berbasis IT dalam meningkatkan mutu pembelajaran Bahasa Bali pada Kurikulum Merdeka. Kalangwan: Jurnal Pendidikan Agama, Bahasa Dan Sastra, 12(2), 13–22. https://doi.org/10.25078/kalangwan.v12i2.1674
Nawali, J., Zuhriyah, I. A., Susilawati, S., & Yaqin, A. Z. N. (2024). Implementasi penilaian autentik di SDI Surya Buana Malang untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(4), 232–245. https://doi.org/10.23969/jp.v9i04.20886
Nazar, E. R., Nasir, N., Bagea, I., & Abubakar. (2024). Peluang dan tantangan implementasi Kurikulum Merdeka Belajar: Sebuah studi interview di Sekolah Penggerak dan Mandiri Berubah. Kelola: Jurnal Manajemen Pendidikan, 11(1), 18–31. https://doi.org/10.24246/j.jk.2024.v11.i1.p18-31
Rahmawati, Gresinta, E., & Suhendra. (2024). Platform Merdeka Mengajar sebagai inovasi dalam dunia pendidikan. International Journal of Social and Management Studies, 5(6), 24–28. https://doi.org/10.5555/ijosmas.v5i6.454
Riordan, A. S., & Rapih, S. (2025). Merdeka curriculum implementation and school facilities: Effects on vocational students’ creative thinking. JIKAP: Jurnal Informasi Dan Komunikasi Administrasi Perkantoran, 9(1), 69–78. https://doi.org/10.20961/jikap.v10i1.106482
Rosa, E., Destian, R., Agustian, A., & Wahyudin, W. (2024). Inovasi model dan strategi pembelajaran dalam implementasi kurikulum merdeka. Journal of Education Research, 5(3), 2608–2617. https://doi.org/10.37985/jer.v5i3.1153
Santoso, G., Damayanti, A., Murod, M., Susilahati, Imawati, S., & Asbari, M. (2023). Implementasi kurikulum merdeka melalui literasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT), 2(1), 84–90. https://doi.org/10.9000/jupetra.v2i1.127
Sobari, M. S., Wahyudin, D., & Dewi, L. (2023). Keterlibatan industri dalam pengembangan kurikulum pada tingkat SMK. Jurnal Education and Development, 11(3), 230–238. https://doi.org/10.37081/ed.v11i3.4771
Sufiani, S., & Marzuki, M. (2021). Joyful learning: Strategi alternatif menuju pembelajaran menyenangkan. Zawiyah: Jurnal Pemikiran Islam, 7(1), 121. https://doi.org/10.31332/zjpi.v7i1.2892
Sugiyono. (2020). Metode penelitian kualitatif (3rd ed.). Alfabeta.
Tishana, A., Alvendri, D., Pratama, A. J., Jalinus, N., & Abdullah, R. (2023). Filsafat konstruktivisme dalam mengembangkan calon pendidik pada implementasi Merdeka Belajar di sekolah kejuruan. Journal on Education, 5(2), 1855–1867. https://doi.org/10.31004/joe.v5i2.826
Tondeur, J., van Braak, J., Ertmer, P. A., & Ottenbreit-Leftwich, A. (2017). Understanding the relationship between teachers’ pedagogical beliefs and technology use in education: A systematic review. Educational Technology Research and Development, 65, 555–575. https://doi.org/10.1007/s11423-016-9481-2
Tunas, K. O., & Pangkey, R. D. H. (2024). Kurikulum merdeka: Meningkatkan kualitas pembelajaran dengan kebebasan dan fleksibilitas. Journal on Education, 6(4), 22031–22040. https://doi.org/10.31004/joe.v6i4.6324
Widiyono, A., & Millati, I. (2021). Peran teknologi pendidikan dalam perspektif Merdeka Belajar di era 4.0. Journal of Education and Teaching (JET), 2(1), 1–9. https://doi.org/10.51454/jet.v2i1.63
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















