TEAMWORK DAN MERDEKA BELAJAR: BERBASIS PRAKTIK DI MA RAUDLATUL FIRDAUS
DOI:
https://doi.org/10.51878/secondary.v6i2.10179Abstract
This study aims to analyze the implementation of the Merdeka Belajar policy and the dynamics of teamwork in improving the quality of practice-based learning at MA Raudlatul Firdaus. The focus of the study includes the process of translating policy into learning practices, the formation of teamwork, and its contribution to enhancing learning quality from a quality management perspective. This research employs a qualitative approach with a case study design and is framed within Total Quality Management (TQM). Data were collected through interviews, observations, and documentation involving teachers and students, and analyzed inductively. The findings indicate that the implementation of Merdeka Belajar occurs gradually through a flexible curriculum, project-based learning, and authentic assessment. Meanwhile, teamwork dynamics develop into a collaborative culture that enhances student engagement, interaction, and competence. From a TQM perspective, policy implementation reflects a cycle of continuous improvement through planning, implementation, evaluation, and ongoing refinement, which contributes to improving learning quality in cognitive, affective, and psychomotor domains.The novelty of this study lies in the integration of Merdeka Belajar, teamwork, and TQM within the context of a madrasah, serving as a systemic and sustainable model for improving practice-based educational quality.
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan Merdeka Belajar dan dinamika teamwork dalam meningkatkan mutu pembelajaran berbasis praktik di MA Raudlatul Firdaus. Fokus penelitian mencakup proses penerjemahan kebijakan ke dalam praktik pembelajaran, pembentukan teamwork, serta kontribusinya terhadap peningkatan kualitas pembelajaran dalam perspektif manajemen mutu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus dan kerangka Total Quality Management (TQM), dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap guru dan siswa, serta analisis data secara induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Merdeka Belajar berlangsung secara bertahap melalui kurikulum fleksibel, pembelajaran berbasis proyek, dan asesmen autentik, sementara dinamika teamwork berkembang sebagai budaya kolaboratif yang meningkatkan keterlibatan, interaksi, serta kompetensi siswa. Dalam perspektif TQM, implementasi kebijakan mencerminkan siklus continuous improvement melalui perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan perbaikan berkelanjutan, yang berdampak pada peningkatan mutu pembelajaran dalam aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi antara Merdeka Belajar, teamwork, dan TQM dalam konteks madrasah sebagai model peningkatan mutu berbasis praktik yang sistemik dan berkelanjutan.
Downloads
References
Abidarda, Y., & Haryadi, R. (2024). Merdeka belajar: A study of the pros and cons for education in Indonesia. Indonesian Counseling and Psychology, 4(2), 67. https://doi.org/10.24114/icp.v4i2.60073
Adam, R. A. A. K., Husain, R. I., Aries, N. S., Marshanawiah, A., & Kudus, K. (2026). Meningtatakan kemampuan operasi hitung bilangan desimal menggunakan metode drill pada siswa kelas V SD. Science: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 6(1), 417. https://doi.org/10.51878/science.v6i1.9374
Aditiya, N., & Fatonah, S. (2023). Upaya mengembangkan kompetensi guru penggerak di sekolah dasar pada Kurikulum Merdeka Belajar. Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 13(2), 108–116. https://doi.org/10.24246/j.js.2023.v13.i2.p108-116
Al-Huda, M. S., Ali, M., Cholid, N., & Ekaningrum, I. R. (2026). Total quality management dalam sistem manajemen berbasis madrasah di SMP. Learning: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 6(1), 575. https://doi.org/10.51878/learning.v6i1.9242
Amir, I., Nursalam, N., & Mustafa, I. (2022). Tantangan implementasi nilai-nilai profil pelajar Pancasila dalam pembelajaran bahasa Indonesia pada Kurikulum Merdeka Belajar. Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 4(2), 204. https://doi.org/10.19105/ghancaran.vi.7587
Anggraini, A. T., Afiyah, A. N., Milosopa, E., Widiastari, N. G. A. P., Henlong, T., & Fitri, S. A. (2026). Analisis perbandingan kurikulum Indonesia dan negara maju dalam konteks kualitas pembelajaran. Learning: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 6(1), 1. https://doi.org/10.51878/learning.v6i1.8900
Anugerah, R. B. (2023). Transformasi madrasah dalam menghadapi tantangan di era society 5.0. At-Tarbawi: Jurnal Kajian Kependidikan Islam, 8(2), 153. https://doi.org/10.22515/attarbawi.v8i2.7889
Aryanti, D., & Saputra, M. I. (2023). Penerapan kurikulum merdeka sebagai upaya dalam mengatasi krisis pembelajaran (learning loss). Educatio, 18(1), 17. https://doi.org/10.29408/edc.v18i1.12286
Cahyono, H., Patimah, S., Subandi, S., & Makbulloh, D. (2023). Dinamika tim kerja dalam organisasi pendidikan: Faktor-faktor yang mempengaruhi kolaborasi dan kinerja. Profetik: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Agama Islam, 4(1), 13. https://doi.org/10.24127/profetik.v4i1.5032
Didi, D. S. (2020). Manajemen pendidikan tinggi Islam (Upaya mereposisi dan merekonstruksi lembaga pendidikan tinggi Islam di era globalisasi). Southeast Asian Journal of Islamic Education Management, 1(2), 177. https://doi.org/10.21154/sajiem.v1i2.23
Hanipudin, S., & Endriyanto, A. D. (2024). Analisis manajemen mutu di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Program Tahfidz Majenang Kabupaten Cilacap. Adaara: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 14(2), 118. https://doi.org/10.30863/ajmpi.v14i2.5971
Iskamto, D., Liyas, J. N., Gultom, E., Ansori, P. B., Harwina, Y., & Hendra, T. (2022). Pelaksanaan proses akreditasi sekolah untuk menjaga kualitas pendidikan sekolah/madrasah. Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi, 1(2), 46. https://doi.org/10.54099/jpma.v1i2.132
Lubis, M., Damayanto, A., Bangkara, B. M. A. S. A., Fatoni, M. A., & Suherlan, H. (2022). Identification of best education management practices to improve learning outcomes of Muslim youth adapting to 21st century competition. Al-Tanzim: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 6(1), 338. https://doi.org/10.33650/al-tanzim.v6i2.3366
Megayanti, W., & Asri, K. H. (2022). Transformasi gaya kepemimpinan kepala sekolah dalam penerapan merdeka belajar. Research and Development Journal of Education, 8(2), 771. https://doi.org/10.30998/rdje.v8i2.14072
Musfiqon. (2020). Strengthening quality culture in education services in madrasah. Halaqa: Islamic Education Journal, 4(1), 23. https://doi.org/10.21070/halaqa.v4i1.176
Nugraha, C., Nawawi, A. U., Asianto, M. F., Ramlan, R. S., & Jenuri, J. (2023). Transformasi pendidikan Islam pada pembelajaran dan nilai keislaman di era revolusi industri 4.0. Profetik: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Agama Islam, 4(1), 1. https://doi.org/10.24127/profetik.v4i1.4837
Nurjaman, U., Mighwar, M. A., Harun, M., Mu’min, U. A., & Syaie, A. N. K. (2022). Quality assurance Islamic perspective: An alternative in Islamic-based public education institutions. Cendekia: Jurnal Kependidikan dan Kemasyarakatan, 1(1), 105. https://doi.org/10.21154/cendekia.v1i1.3986
Refianti, E., & Aslamiyah, S. S. (2025). Differentiated instruction strategies for addressing student ability diversity in Islamic education at Ma’arif NU Mambaul Ulum Senior High School, Pucuk. Educan: Jurnal Pendidikan Islam, 9(2), 82. https://doi.org/10.21111/educan.v9i2.14782
Rosadi, T. (2021). Manajemen mutu pendidikan dalam upaya meningkatkan kemandirian madrasah. Cakrawala: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam dan Studi Sosial, 5(1), 86. https://doi.org/10.33507/cakrawala.v5i1.287
Safi’i, A. (2023). Model gaya kepemimpinan transformatif dalam meningkatkan daya saing pendidikan di era industri 4.0. Jurnal Dinamika Penelitian, 23(1), 165–183. https://doi.org/10.21274/dinamika.2023.23.01.165-183
Setyo, S., Mudhofir, M., & Choiriyah, S. (2021). Manajemen mutu lembaga pendidikan berprestasi pada madrasah ibtidaiyah. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 7(1), 266. https://doi.org/10.29040/jiei.v7i1.2215
Sumantyo, F. D. S. (2020). Pendidikan tinggi di masa dan pasca Covid-19. Jurnal Kajian Ilmiah, 1(1), 81. https://doi.org/10.31599/jki.v1i1.266
Ubaidillah, F., & Falah, M. S. (2022). Peningkatan mutu pembelajaran melalui kepemimpinan kepala sekolah di MTS Attaqwa Benda Tangerang. Science and Education Journal (SICEDU), 1(2), 396. https://doi.org/10.31004/sicedu.v1i2.57
Wandra, D., Marsidin, S., & Rifma, R. (2021). Peranan supervisi pengawas madrasah dalam meningkatkan mutu pendidikan. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(6), 3647. https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i6.977
Widyasari, R. R., & Mukhibat, M. (2020). Reposisi dan reaktualisasi pendidikan madrasah dalam memperkuat eksistensi pendidikan di era 4.0. Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 1(1), 1. https://doi.org/10.62775/edukasia.v1i1.1
Wijaya, A., Mustofa, M. S., & Husain, F. (2020). Sosialisasi program merdeka belajar dan guru penggerak bagi guru SMPN 2 Kabupaten Maros. Jurnal Puruhita, 2(1), 46. https://doi.org/10.15294/puruhita.v2i1.42325
Wijaya, S. K., Sumantri, M. S., & Nurhasanah, N. (2022). Implementasi merdeka belajar melalui strategi pembelajaran terdiferensiasi di sekolah dasar. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 8(2), 1495. https://doi.org/10.36989/didaktik.v8i2.450
Yusuf, M. H., Achadi, M. W., & Arsyad, A. M. (2024). The strategi peningkatan penjaminan mutu PTKI pada Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Subdit Kelembagaan dan Kerjasama. Journal on Education, 6(4), 19738. https://doi.org/10.31004/joe.v6i4.5941
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















