EMPATI DIGITAL SEBAGAI FONDASI ETIKA BERMEDIA DI ERA INKLUSIVITAS

Authors

  • Stevanie Ho Program Studi Sarjana Psikologi, Universitas Tarumanagara Jakarta
  • Ellen Angelina Program Studi Sarjana Psikologi, Universitas Tarumanagara Jakarta
  • Sabrina Ayesha Fateema Program Studi Sarjana Psikologi, Universitas Tarumanagara Jakarta
  • Mikhayla Illyna Matondang Program Studi Sarjana Psikologi, Universitas Tarumanagara Jakarta
  • Celvin Stivanus Program Studi Sarjana Psikologi, Universitas Tarumanagara Jakarta
  • Jap Tji Beng Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Tarumanagara Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.51878/paedagogy.v5i3.7723

Keywords:

Empati Digital, Etika Bermedia, Cyberbullying, Ujaran Kebencian, Literasi Digital

Abstract

ABSTRACT

The phenomenon of bullying that has shifted into the digital realm presents serious ethical challenges. Unlimited internet access allows the spread of hate speech and aggressive behavior without sufficient moral control. Various reports show that cyberbullying cases in Indonesia continue to rise, reflecting the weakening of digital empathy among social media users. This study aims to examine the role of digital empathy as a preventive strategy against unethical behavior in online spaces. The method used is a systematic review of scientific literature published between 2020 and 2025, with searches conducted through Google Scholar, Scopus, PubMed, and ProQuest using the keywords “digital empathy,” “media ethics,” “cyberbullying,” “hate speech,” and “digital literacy.” The analysis results indicate that digital empathy significantly contributes to reducing online bullying behavior, fostering tolerance, and strengthening media ethics. Empathy-based digital literacy has also been proven to enhance social responsibility and reduce the spread of misinformation. This study recommends integrating empathy-based digital character education into curricula, establishing cross-sector collaboration for human-centered digital literacy programs, and fostering collective awareness to create a safe, ethical, and inclusive digital environment.

ABSTRAK

Fenomena perundungan yang kini bergeser ke ranah digital menimbulkan persoalan etis yang serius. Akses internet yang tak terbatas memungkinkan penyebaran ujaran kebencian dan perilaku agresif tanpa kontrol moral yang memadai. Berdasarkan berbagai laporan, angka cyberbullying di Indonesia terus meningkat, memperlihatkan lemahnya empati digital di kalangan pengguna media sosial. Penelitian ini bertujuan menelaah peran empati digital sebagai strategi preventif terhadap perilaku tidak etis di ruang maya. Metode yang digunakan adalah systematic review terhadap literatur ilmiah yang diterbitkan antara tahun 2020 hingga 2025, dengan penelusuran melalui Google Scholar, Scopus, PubMed, dan ProQuest menggunakan kata kunci “empati digital,” “etika bermedia,” “cyberbullying,” “ujaran kebencian,” dan “literasi digital.” Hasil analisis menunjukkan bahwa empati digital berkontribusi signifikan dalam menekan perilaku perundungan daring, meningkatkan sikap toleran, dan memperkuat etika bermedia. Literasi digital berbasis empati juga terbukti mampu menumbuhkan tanggung jawab sosial dan mengurangi penyebaran disinformasi. Penelitian ini merekomendasikan integrasi pendidikan karakter digital berbasis empati dalam kurikulum, kolaborasi lintas sektor untuk program literasi digital yang humanis, serta pembentukan kesadaran kolektif guna menciptakan ruang digital yang aman, etis, dan inklusif.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adhiti, F., Lukmantoro, T., & Rakhmad, W. N. (2023). Hubungan antara tingkat pengetahuan tentang cyberbullying dan intensitas penggunaan media sosial instagram dengan tingkat perilaku cyberbullying di media sosial instagram. Interaksi Online, 11(2), Article 2. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/interaksi-online/article/view/38148

All, M. A. A. H., Suhaeb, F. W., & Idrus, I. I. (2025). Penguatan pendidikan moderasi beragama: strategi membangun generasi muda yang toleran dan inklusif di era disrupsi digital. J-CEKI: Jurnal Cendekia Ilmiah, 4(4), 679-680. https://doi.org/10.56799/jceki.v4i4.8789

Amelia, R., Nus’ma, F. N., Virna, L., Khayan, M., Atus Salisatul Udhma, M., & Simanungkalit, I. (2025). Dampak literasi digital terhadap empati dan solidaritas sosial di media sosial. ARIMA : Jurnal Sosial dan Humaniora, 3(1), 208-212. https://doi.org/10.62017/arima.v3i1.5140

Anggi, M., Lola, S., & Nabila, N. S. (2024). Ujaran kebencian di era digital dan kontekstualisasi kalimah thayyibah qs. ibrahim [24] dalam mewujudkan kesolehan sosial. Madinah: Jurnal Studi Islam, 11(1), 77-89. https://doi.org/10.58518/madinah.v11i1.2446

Auriemma, V., Iorio, G., Roberti, G., & Scardigno, R. (2020). Cyberbullying and empathy in the age of hyperconnection: an interdisciplinary approach. Frontiers in Sociology, 5, 551881. https://doi.org/10.3389/fsoc.2020.551881

Bustami, B., Siregar, A. R., Harahap, A., & Nasution, M. S. (2024). Etika komunikasi media digital di era post-truth. Jurnal Paradigma (Mahasiswa Pascasarjana Indonesia). https://doi.org/10.22146/jpmmpi.v5i1.91604

Faradila, N., & Iskandar, R. (2025). Etika bermedia sosial: literasi digital sebagai bekal anak muda. ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora, 2(4), 198-209. https://doi.org/10.62017/arima.v2i4.4692

Farwati, R., Yuliyanti, W., & Ningsih, W. P. R. (2023). Ujaran kebencian dan perundungan di dunia maya: tantangan etika dalam ruang digital indonesia. JISPENDIORA JurnalIlmu Sosial Pendidikan Dan Humaniora, 2(3), 213–225. https://doi.org/10.56910/jispendiora.v2i3.1001

Febriana, I., & Rahma, S. I. (2024). Analisis kebijakan uu nomor 1 tahun 2024 (untuk penanganan cyber bullying) dengan perspektif problem tree analysis. Journal of Research and Development on Public Policy, 3(2), Article 2. https://doi.org/10.58684/jarvic.v3i2.144

Fitriani, L., Abu Nida, A. S., & Slamet, S. (2022). Penanaman empati digital di era social society 5.0. Jurnal Pendidikan: Riset dan Konseptual, 6(4), 584-592. https://doi.org/10.28926/riset_konseptual.v6i4.573

Fitriani, L., & Santosa, R. (2024). Empati digital dan etika interaksi di media sosial: upaya membangun komunikasi beradab di era digital. Jurnal Ilmu Komunikasi, 12(1), 45–57.

Harahap, F. A., & Sampurna, A. (2024). Membangun kesehatan mental generasi alpha: urgensi konseling dalam mengatasi tantangan bullying di era sosial media melalui komunikasi empati. Jurnal Indonesia: Manajemen Informatika dan Komunikasi, 5(2), 1179-1185. https://doi.org/10.35870/jimik.v5i2.693

Herliana, A., & Muawiyah, S. S. (2024). Komparasi optimasi analisis sentimen cyberbullying pada instagram berbasis particle swarm optimization. Jurnal Responsif : Riset Sains Dan Informatika, 6(1), 43–53. https://doi.org/10.51977/jti.v6i1.1419

Ihsani, A. F. A., & Febriyanti, N. (2021). Etika komunikasi sebagai kontrol kesalehan virtual dalam perilaku bermedia masyarakat di era digital. Jurnal Al Azhar Indonesia Seri Ilmu Sosial, 2(1). https://doi.org/10.36722/jaiss.v2i1.512

Karlinda, K., Afriyani, R., & Frandes, F. (2025). Digital empathy and bullying awareness among adolescents: A quantitative study in Bungo Regency. Indonesian Journal of Global Health Research, 7(6), 1055–1061. https://doi.org/10.37287/ijghr.v7i6.534

Khafi, N. A., Mustika, M., Budiamin, A. N., Utami, E. T., Arham, A., Putra, F. E., Janna, S. (2025). Membangun rasa empati dan jiwa sosial di era digital. Jurnal Ilmiah Pengabdian Pada Masyarakat, 2(4), 1181–1187. https://jurnal.ittc.web.id/index.php/jipm/article/view/2925

Magan, R. P., Martin, & Anggara, V. (2022). Etika bermedia sosial bagi generasi z. Praxis: Jurnal Filsafat Terapan, 1(01). Retrieved from https://journal.forikami.com/index.php/praxis/article/view/28

Martha, A. E. (2024). Perundungan siber (cyberbullying) melalui media sosial instagram dalam teori the space transition of cybercrimes. Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM, 31(1), Article 1. https://doi.org/10.20885/iustum.vol31.iss1.art9

Nuriyanti, R., Nugraha, W. S., Pujiasti, D. A., Gunawan, D., & Adiredja, R. K. (2024). Sosialisasi etis bermedia sosial untuk masyarakat cakap digital. Badranaya: JurnalPengabdian Kepada Masyarakat, 2(01), 28–33. https://doi.org/10.31980/badranaya.v2i01.767

Nusamara, A. A., & Putra, M. R. S. (2024). Cyberbullying yang terjadi di indonesia melalui sosial media. JLEB: Journal of Law Education and Business, 2(1). https://rayyanjurnal.com/index.php/jleb/article/view/1526/pdf

Pangesti, P. S. D., & Iskandar, R. (2025). Menggabungkan teknologi dan empati untuk mewujudkan dunia digital yang lebih manusiawi. MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(6), 166-170. https://doi.org/10.62017/merdeka.v2i6.4999

Pinalis, D., Triyono, A., & Yulianto, L. (2024). Pemahaman gen z terhadap tindakan cyberbullying di platform instagram. Jurnal Common, 8(2), 178–192. https://doi.org/10.3410/common.v8i2.1453

Purnomo, S. A., Munawaroh, L., & Rahmawati, S. (2025). Tantangan pendidikan karakter di era digital: sinergi keluarga dan sekolah dalam menghadapi pengaruh teknologi. Hikmah: Journal of Islamic Studies, 21(2), 227-248. http://dx.doi.org/10.47466/hikmah.v21i2.350

Qolbya, A. G., Siswandi, A. S., & Putri, R. D. (2023). Empati dan cyberbullying pada remaja pengguna media sosial: sebuah kajian literatur. Flourishing Journal, 3(9), 352-359. https://doi.org/10.17977/um070v3i92023p352-359

Rizki, K. A., & Iskandar, R. (2025). Etika bermedia sosial : peran literasi digital dalam mencegah cyberbullying. MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(6), 381-387. https://doi.org/10.62017/merdeka.v2i6.5083

Sagala, K., Naibaho, L., & Rantung, D. A. (2024). Tantangan pendidikan karakter di era digital. Jurnal Kridatama Sains Dan Teknologi, 6(01), 1-8. https://doi.org/10.53863/kst.v6i01.1006

Sari, D. N., & Iskandar, R. (2025). Digitalisasi dengan sentuhan empati: membangun keterhubungan antara teknologi dan jiwa manusia. Jurnal Ilmiah Manajemen Ekonomi dan Akuntansi (JIMEA), 2(3), 154-157. https://doi.org/10.62017/jimea.v2i3.4464

Shaikh, F. B., Rehman, M., Amin, A., Shamim, A., & Hashmani, M. A. (2021). Cyberbullying behaviour: a study of undergraduate university students. IEEE Access, 9, 92715–92734. https://doi.org/10.1109/ACCESS.2021.3086679

Susanti, H., Darminto, & Rosmala, D. (2024). Empati digital dalam pendidikan karakter berbasis teknologi. Jurnal Ilmiah Teknologi Pendidikan. https://doi.org/10.37287/ijghr.v7i6.534

Tampubolon, R. T. M., & Siregar, P. A. S. (2022). Pentingnya etika dalam bermedia sosial. Jurnal Hukum Indonesia, 1(1), 30-33. https://doi.org/10.58344/jhi.v1i1.3

Ulum, B., & Asrori, M. A. R. (2025). Peningkatan literasi digital pada siswa sekolah dasar untuk mencegah cyberbullying. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 3(8), 4194-4201. https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i8.3241

Wafinda, M., & Agustini, V. D. (2025). Komunikasi sosial digital sebagai jembatan empati generasi z di ruang virtual multikultural. Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka. https://www.researchgate.net/publication/392735160_Komunikasi_Sosial_Digital_sebagai_Jembatan_Empati_Generasi_Z_di_Ruang_Virtual_Multikultural

Wibowo, I. S. A., Utari, B. R., Handriyani, V., Pratomo, S., & Chumaeson, W. (2025). Sosialisasi penguatan etika komunikasi di era digital: dampak kemajuan teknologi terhadap interaksi sosial, kultural dan keagamaan. Journal Of Human And Education (JAHE), 5(1), 27-30. https://doi.org/10.31004/jh.v5i1.2100

Wijayanti, S. H., Sihotang, K., Dirgantara, V. E., & Maytriyanti. (2022). Bentuk-bentuk etika bermedia sosial generasi milenial. Jurnal Komunikasi, 16(2), 129-146. http://dx.doi.org/10.20885/komunikasi.vol11.iss1.art1

Downloads

Published

2025-11-28

How to Cite

Ho, S., Angelina, E., Fateema, S. A., Matondang, M. I., Stivanus, C., & Beng, J. T. (2025). EMPATI DIGITAL SEBAGAI FONDASI ETIKA BERMEDIA DI ERA INKLUSIVITAS. PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Psikologi, 5(3), 1287-1296. https://doi.org/10.51878/paedagogy.v5i3.7723

Issue

Section

Articles