KONFLIK PSIKOLOGIS TOKOH UTAMA NOVEL LUPUS: IDIIIH, UDAH GEDE KARYA HILMAN HARIWIJAYA, SEBUAH KAJIAN PSIKOANALISIS

Authors

  • Saputri Kusuma Ningsih Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Muhammadiyah Purwokerto
  • Eko Sri Israhayu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

DOI:

https://doi.org/10.51878/paedagogy.v5i2.6247

Keywords:

Konflik Psikologis, Sigmund Freud, Psikologi Sastra

Abstract

This study aims to describe the psychological conflict experienced by the main character in the novel Lupus: Idiiih Sudah Gede by Hilman Hariwijaya. Psychological conflict is a conflict that arises within a person's self or soul as a response to emotional pressure or certain situations. The research method used is a descriptive method with a literary psychology approach by Sigmund Freud which includes three personality structures: Id (thought drives), Ego (reality controller), and Superego (moral values). The technique used is the reading and note-taking technique. Data were obtained from novel excerpts related to the forms of psychological conflict experienced by Lupus as the main character. The results of the study revealed that there are four forms of psychological conflict, namely anxiety, anger, disappointment, and suspicion. The four forms of psychological conflict are manifestations of an imbalance between instinctive drives (Id), moral demands (Superego), and controllers (Ego). In this analysis, it was found that the negative emotions experienced by the character Lupus emerged as a form of response to social pressure, failure, and uncertainty about the future. This study emphasizes the importance of a literary psychology approach in understanding character characters and making literary works a medium of reflection for readers in understanding human psychological dynamics. The results of this study can be a reference in learning literature and developing adolescent characters through fiction media.

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konflik psikologis yang dialami tokoh utama novel Lupus: Idiiih Udah Gede karya Hilman Hariwijaya. Konflik psikologis adalah konflik yang muncul dalam diri atau jiwa seseorang sebagai respons terhadap tekanan emocional atau situasi tertentu. Métode penelitian yang digunakan adalah métode deskriptif dengan pendekatan psikologi sastra oleh Sigmund Freud yang mencakup tiga struktur kepribadian: Id (dorongan naluriah), Ego (pengendali realitas), dan Superego (nilai moral). Teknik yang digunakan yaitu teknik baca dan catat. Data diperoleh dari kutipan-kutipan novel yang berkaitan dengan bentuk-bentuk konflik psikologis yang dialami oleh Lupus sebagai tokoh utama. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa terdapat empat bentuk konflik psikologis yaitu kecemasan, kemarahan, kekecewaan, dan rasa curiga. Keempat bentuk konflik psikologis tersebut merupakan manifestasi dari ketidakseimbangan antara dorongan naluriah (Id), tuntutan moral (Superego), dan pengendali (Ego). Dalam analisis ini, ditemukan bahwa emosi negatif yang dialami tokoh Lupus muncul sebagai bentuk respons terhadap tekanan sosial, kegagalan, serta ketidakpastian akan masa depan. Penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan psikologi sastra dalam memahami karakter tokoh serta menjadikan karya sastra sebagai media refleksi bagi pembaca dalam memahami dinamika psikologis manusia. Hasil penelitian ini dapat menjadi rujukan dalam pembelajaran sastra serta pengembangan karakter remaja melalui media fiksi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ardiansyah, A., Sarinah, S., Susilawati, S., & Juanda, J. (2022). Kajian Psikoanalisis Sigmund Freud. Jurnal Kependidikan, 7(1), 25–31.

Azzah, S. Z., & Israhayu, E. S. (2024). Bentuk Ekspresi Emosional Tokoh Utama dalam Novel Luka Cita Karya Valerie Patkar: Kajian Psikologi Sastra. Jurnal Pembahsi (Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia), 14(2), 115–124. https://doi.org/10.31851/pembahsi.v14i2.16012

Devi, N. I. (2021). Teknik Pelukisan Analitik dan Dramatik pada Tokoh Utama dalam Novel Kembara Rindu Karya Habiburrahman El Shirazy. BELAJAR BAHASA: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 6(1), 71–82.

Fajriyah, K., Mulawarman, W. G., & Rokhmansyah, A. (2017). Kepribadian tokoh utama wanita dalam novel alisya karya muhammad makhdlori: kajian psikologi sastra. CaLLs (Journal of Culture, Arts, Literature, and Linguistics), 3(1), 1–14.

Hastutiningtyas, W. R., Rosdiana, Y., & Ngonggo, M. (2022). Kecemasan Masyarakat Dalam Menghadapi Virus Corona (Covid-19) Di Kota Malang. Nursing News: Jurnal Ilmiah Keperawatan, 6(1), 1–6.

Mustofa, A. (2023). Filsafat Keseharian: Praktik Pendidikan. Bahasa, Dan Sastra. Mojokerto: Giri Prapanca Loka.

Nurgiyantoro, B., & Press, U. G. M. (2018). Teori Pengkajian Fiksi. Gadjah Mada University Press. https://books.google.co.id/books?id=p4JqDwAAQBAJ

Puspita, W. (2018). Manajemen Konflik (Suatu Pendekatan Psikologi, Komunikasi, dan Pendidikan). Deepublish.

Putri, F. R., & Farzana, L. A. (2025). Psikoanalisis Sigmund Freud Terhadap Tokoh Sukat Novel Hari terakhir di Rumah Bordil Karya Bode Riswandi. Jurnal Sastra Indonesia (Sastra, Bahasa, Budaya), 3(1). https://jurnal.uts.ac.id/index.php/mantra/article/view/4938/2308

Ramadhani, L., Hikam, A. I., & Husnawiyah, I. (2025). Representasi Konflik Batin dan Identitas Diri dalam Tokoh Haia Novel Laut Tengah Melalui Pendekatan Psikologi Sastra Sigmund Freund. Morfologi: Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra Dan Budaya, 3(4), 89–103.

Ratna, N. K. (2022). Teori, metode, dan teknik penelitian sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Rejo, U. (2013). Kecemasan Tokoh Utama Novel Orang Miskin Dilarang Sekolah Karya Wiwid Prasetyo (Kajian Psikoanalisis Sigmund Freud). ATAVISME, 16(1), 85–98. https://doi.org/10.24257/atavisme.v16i1.84.85-98

Semi, M. A. (2012). Metode penelitian sastra. PT. Angkasa.

Yasin, A. N., & Syafaah, D. (2021). Struktur Kepribadian Tokoh Iryân Dalam Novel Al-Rajulu Al-Lazî Âmana Karya Najib Al-Kailani (Analisis Psikologi Sigmund Freud). Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Arab, 3(1), 61–75.

Zainuddin, H., Safa, N. H. A., & Aliah, A. R. (2016). Wujud Konflik Batin Tokoh Utama Qays Dalam Roman “Layla Majnun” Karya Syaikh Nizami dan Datu Museng Dalam Roman “Datu Museng dan Maipa Deapati” Karya Verdy R. Baso. Jurnal Diskursus Islam, 4(3), 493–509.

Downloads

Published

2025-07-16

How to Cite

Ningsih, S. K., & Israhayu, E. S. (2025). KONFLIK PSIKOLOGIS TOKOH UTAMA NOVEL LUPUS: IDIIIH, UDAH GEDE KARYA HILMAN HARIWIJAYA, SEBUAH KAJIAN PSIKOANALISIS. PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Psikologi, 5(2), 659-666. https://doi.org/10.51878/paedagogy.v5i2.6247

Issue

Section

Articles