HUBUNGAN ANTARA KOMITMEN ORGANISASI DENGAN COLLABORATIVE WORKING PADA PEGAWAI SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN SIDOARJO
DOI:
https://doi.org/10.51878/paedagogy.v5i2.5850Keywords:
Komitmen Organisasi, Collaborative WorkingAbstract
Collaborative working skills have become a major factor in organizational success in an increasingly complex and dynamic world of work. Organizational commitment also plays a role in supporting the success of collaborative working. This study is intended to reveal the relationship between organizational commitment and collaborative working in Sidoarjo Regency Regional Secretariat employees. A quantitative approach with a correlational design was used in this study to determine the relationship between organizational commitment and collaborative working. The sampling method applied in this research is saturated sample. The number of subjects used, namely 120 people. The normality test conducted, namely Kolmogorov-Smirnov. It is known that the significance value is 0.200 in the collaborative working and organizational commitment variables. This shows that both variables have a significance value of more than 0.05 (p>0.05), so it can be interpreted that the two variables are normally distributed. The data analysis technique used, namely Pearson product moment correlation. The organizational commitment variable and collaborative working obtained a correlation value (r) of 0.556 (r = 0.556). This value indicates that the relationship between organizational commitment and collaborative working lies at a moderate and positive level.
ABSTRAK
Kemampuan collaborative working telah menjadi faktor utama keberhasilan organisasi di dunia pekerjaan yang semakin kompleks dan dinamis. Komitmen organisasi turut berperan dalam mendukung keberhasilan collaborative working. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengungkap adanya hubungan antara komitmen organisasi dengan collaborative working pada pegawai Sekretariat Daerah Kabupaten Sidoarjo. Pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional digunakan dalam penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara komitmen organisasi dengan collaborative working. Metode pengambilan sampel yang diterapkan dalam penelitian ini adalah sampel jenuh. Jumlah subjek yang digunakan, yaitu 120 orang. Uji normalitas yang dilakukan, yaitu Kolmogorov-Smirnov. Diketahui bahwa nilai signifikansi sebanyak 0,200 pada variabel collaborative working dan komitmen organisasi. Hal ini menunjukan bahwa kedua variabel memiliki nilai signifikansi lebih dari 0,05 (p>0,05) maka dapat diartikan bahwa kedua variabel tersebut terdistribusi secara normal. Teknik analisis data yang digunakan, yaitu korelasi pearson product moment. Variabel komitmen organisasi dan collaborative working diperoleh besaran korelasi (r) sebanyak 0,556 (r=0,556). Nilai tersebut menunjukkan bahwa adanya hubungan antara komitmen organisasi dengan collaborative working terletak pada tingkat sedang dan positif.
Downloads
References
Ahmed, F., et al. (2016). The role of collaborative culture in knowledge sharing and creativity among employees. Pakistan Journal of Commerce & Social Sciences, 10(2), 335–358.
Anggreni, A. S., & Budiani, M. S. (2021). Hubungan antara work-life balance dengan komitmen organisasi pada pegawai Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Trenggalek. Character: Jurnal Penelitian Psikologi, 8(8), 1–15.
Ardiansyah, C. A., & Surjanti, J. (2020). Pengaruh work life balance terhadap kinerja karyawan melalui komitmen organisasi pada karyawan PT. Bhinneka Life Indonesia Cabang Surabaya. Jurnal Ilmu Manajemen, 8(4), 1211–1221.
Astuti, D. (2022). Pengaruh komitmen organisasi dan budaya organisasi terhadap kinerja pegawai. Jurnal Akuntansi Dan Manajemen Bisnis, 2(2), 55–68. http://journal.admi.or.id/index.php/JAMAN/article/view/181
Azwar, S. (2017). Metode penelitian psikologi (3rd ed.). Pustaka Pelajar.
Azwar, S. (2021). Penyusunan skala psikologi (3rd ed.). Pustaka Pelajar.
Badu, M. G. (2023). Hubungan kohesivitas dengan kerjasama tim dalam budaya keselamatan pasien di ruang rawat inap RSD Kalabahi. Open Access Jakarta Journal of Health Sciences, 2(5), 726–732. https://doi.org/10.53801/oajjhs.v2i5.141
Fadhlurrohman, M. T., & Wardhany, Z. (2024). Pengaruh budaya kolaboratif dan lingkungan kerja yang kondusif terhadap kinerja karyawan IT di organisasi BRIN. Jurnal Manajemen Bisnis Era Digital, 1(2), 204–216. https://ejournal.arimbi.or.id/index.php/JUMABEDI/article/view/116
Fairuza, M. (2017). Kolaborasi antar stakeholder dalam pembangunan inklusif pada sektor pariwisata (Studi kasus wisata Pulau Merah di Kabupaten Banyuwangi). Jurnal Kebijakan Dan Manajemen Publik, 5(3), 1–13. https://journal.unair.ac.id/download-fullpapers-kmp27a3182b8full.pdf
Firnanda, W. S., & Budiani, M. S. (2019). Hubungan iklim organisasi dengan komitmen organisasi pada anggota Himpunan Mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan Unesa. Character: Jurnal Penelitian Psikologi, 06(02), 1–6. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/character/article/view/28853
Gaspersz, V. (2001). Total quality management. Gramedia Pustaka Utama.
Hanaysha, J. (2016). Examining the effects of employee empowerment, teamwork, and employee training on organizational commitment. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 229, 298–306. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2016.07.140
Januardha, J., & Nurwidawati, D. (2014). Perbedaan komitmen organisasi karyawan tetap dan karyawan outsourcing pada PT. Bank Pembangunan Daerah “X”. Jurnal Psikologi Teori Dan Terapan, 5(1), 38–44. https://doi.org/10.26740/jptt.v5n1.p38-44
McShane, S. L., & Glinow, M. A. Von. (2010). Organizational behavior (5th ed.). McGraw-Hill Irwin.
Nurandini, A., & Lataruva, E. (2014). Analisis pengaruh komitmen organisasi terhadap kinerja karyawan (Studi pada pegawai Perum PERUMNAS Jakarta). Jurnal Studi Manajemen & Organisasi, 11(1), 78-91. https://ejournal.undip.ac.id/index.php/smo/article/view/13490
Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2015). Perilaku organisasi (Edisi ke-16). Salemba Empat.
Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2023). Organizational behavior (19th ed.). Pearson.
Sambadjati, I. T. R., & Salosso, M. (2024). Pengaruh budaya organisasi dan teamwork terhadap komitmen organisasi dan dampaknya pada kinerja pegawai Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Manokwari. Jurnal Mirai Management, 9(1), 714–723.
Sapitri, R. (2016). Pengaruh komitmen organisasi terhadap kinerja karyawan Perusahaan Listrik Negara Area Pekanbaru. JOM Fisip, 3(2), 1–9. https://jom.unri.ac.id/index.php/JOMFSIP/article/view/11677
Schein, E. H. (2017). Organizational culture and leadership (5th ed.). Wiley & Sons.
Thomson, A. M., & Perry, J. L. (2006). Collaboration processes: Inside the black box. Public Administration Review, 66(s1), 20–32. https://doi.org/10.1111/j.1540-6210.2006.00663.x
Wibowo. (2013). Perilaku dalam organisasi. Rajawali Pers.
Widyarto, W. G. (2017). Analisis deskriptif: Kerjasama antara konselor dengan guru bidang studi. Nusantara of Research: Jurnal Hasil-Hasil Penelitian Universitas Nusantara PGRI Kediri, 4(2), 100–106. http://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/efektor/article/view/11833
Yusuf, R. M., & Syarif, D. (2018). Komitmen organisasi. Nas Media Pustaka.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.













