STUDI PERBANDINGAN DAMPAK PENDIDIKAN ORANG TUA TERHADAP RESILIENSI SISWA MADRASAH ALIYAH
DOI:
https://doi.org/10.51878/paedagogy.v5i2.5403Keywords:
Pendidikan Orang Tua, Resiliensi, RemajaAbstract
This study uses a quantitative comparative design method on 72 grade XII students chosen by cluster random sampling in order to examine differences in student resilience levels based on parental education at Madrasah Aliyah Negeri 1 Pontianak and Madrasah Aliyah Mempawah. With a Cronbach's Alpha rating of 0.802, the Likert scale resilience tool has been evaluated for reliability and content validity. According to descriptive statistics, the average student resilience falls into the "fairly good" category (M = 63.46). The group of pupils whose parents had completed junior high school had the greatest score (M = 69.60), while the D4/S1 group had the lowest (M = 59.38). The results of the ANOVA revealed a significant difference in resilience based on parental education (p = 0.034), while the Tukey HSD test only revealed a significant difference between the junior high school and D4/S1 groups (p = 0.029). Normality and homogeneity tests verified that the data met the assumptions of parametric analysis. These results highlight the significance of family support in enhancing students' resilience in madrasah aliyah by confirming that parental education affects kids' adaptive abilities and demonstrating higher levels of resilience in students whose parents have completed junior high school.
ABSTRAK
Penelitian ini menggunakan metode desain komparatif kuantitatif terhadap 72 siswa kelas XII yang dipilih secara cluster random sampling untuk mengkaji perbedaan tingkat resiliensi siswa berdasarkan pendidikan orang tua di Madrasah Aliyah Negeri 1 Pontianak dan Madrasah Aliyah Mempawah. Dengan nilai Cronbach's Alpha sebesar 0,802, instrumen resiliensi skala Likert telah dievaluasi reliabilitas dan validitas isinya. Berdasarkan statistik deskriptif, resiliensi siswa rata-rata berada dalam kategori "cukup baik" (M = 63,46). Kelompok siswa yang orang tuanya tamat SMP memiliki skor tertinggi (M = 69,60), sedangkan kelompok D4/S1 memiliki skor terendah (M = 59,38). Hasil ANOVA menunjukkan perbedaan resiliensi yang signifikan berdasarkan pendidikan orang tua (p = 0,034), sedangkan uji Tukey HSD hanya menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kelompok SMP dan D4/S1 (p = 0,029). Uji normalitas dan homogenitas memverifikasi bahwa data memenuhi asumsi analisis parametrik. Hasil ini menyoroti pentingnya dukungan keluarga dalam meningkatkan resiliensi siswa di madrasah aliyah dengan mengonfirmasi bahwa pendidikan orang tua memengaruhi kemampuan adaptif anak dan menunjukkan tingkat resiliensi yang lebih tinggi pada siswa yang orang tuanya telah menyelesaikan sekolah menengah pertama.
Downloads
References
Atika M & Febi H. (2025). Hubungan harga diri dan optimisme dengan resiliensi akademik siswa kelas XI di SMA YP IPPI Cakung. Jurnal Psikologi Kreatif Inovatif, 5(1), 30–36. https://doi.org/10.37817/PsikologiKreatifInovatif
Ayasafira S, F. H. S. (2016). Peran regulasi emosi terhadap resiliensi pada siswa sekolah berasrama berbasis semi militer. Gajah Mada Journal of Psychology, 2(3), 184–191. https://doi.org/10.22146/gamajop.36944
Hertinjung, W. S., et al. (2022). Faktor-faktor yang memengaruhi resiliensi remaja di masa pandemi. Proyeksi, 17(2), 60–71. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.30659/jp.17.2.60-71
Khotimah, K., & Wibowo, A. N. B. (2022). Hubungan motivasi belajar dengan resiliensi akademik siswa. Jurnal Consulenza : Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi, 5(2), 180–189. http://ejurnal.uij.ac.id/index.php/CONS
Lestari, Y. M., & Nafiah, H. (2024). Hubungan konsep diri dengan resiliensi pada remaja di SMA N 1 Kedungwuni. PENA NURSING, 2(2). https://doi.org/10.31941/pn.v2i2.4141
Marwanto, A. (2021). Pembelajaran pada anak sekolah dasar di masa pandemi Covid 19. Jurnal Basicedu, 5(4), 2097–2105. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i4.1128
Missasi, V., & Izzati, I. D. C. (2019). Faktor-faktor yang mempengaruhi resiliensi. 433–441.
Munawaroh, E., & Mashudi, E. A. (2019). Resiliensi: Kemampuan bertahan dalam tekanan, dan bangkit dari keterpurukan (2nd ed.). Pilar Nusantara.
Nabila, S., & Mahmud, A. A. (2023). Hubungan antara efikasi diri dan resiliensi pada mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi. Proyeksi, 18(1), 23–35.
Prapanca, P. (2017). Pengaruh tingkat religiusitas terhadap self resiliensi siswa kelas X Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Karanganyar. E-Journal Bimbingan dan Konseling, 3(1), 62–70. https://journal.student.uny.ac.id/fipbk/article/view/6461
Pratiwi, E., & Asri, N. (2020). Dasar-dasar pendidikan jasmani untuk guru sekolah dasar (1st ed.). Bening Media Publishing.
Puspitasari, R. P. (2016). Hubungan tingkat pendidikan orang tua dengan hasil belajar siswa SD kelas III se-Gugus I Kecamatan Kampak Kabupaten Trenggalek [Skripsi, Universitas Negeri Malang].
Rahmadana, J., & Ichsan. (2021). Pengaruh tingkat pendidikan orang tua terhadap prestasi belajar anak sekolah dasar. Jurnal WANIAMBEY : Journal of Islamic Education, 2(2). https://doi.org/10.53837/waniambey.v2i2.182
Reskia, S., et al. (2014). Pengaruh tingkat pendidikan orang tua terhadap prestasi belajar siswa di SDN Inpres 1 Birobuli. Elementary School of Education E-Journal, 2. http://jurnal.untad.ac.id/jurnal/index.php/ESE
Rusnawati, R., et al. (2021). Pengaruh tingkat pendidikan orang tua dan kedisiplinan siswa terhadap minat belajar di masa pandemi. Jurnal Basicedu, 6(1), 463–469. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i1.1980
Sari, W. F., & Munawaroh, E. (2022). Pengaruh mindfulness terhadap resiliensi pada siswa remaja SMP. Jurnal Bimbingan dan Konseling Indonesia, 7(2), 1–10. https://doi.org/10.23887/jurnal_bk.v7i2.1210
Solissa, E. M., et al. (2022). Analisis hubungan resiliensi dan kecerdasan emosional pada siswa sekolah menengah kejuruan. Jurnal Kewarganegaraan, 6(4). https://doi.org/10.31316/jk.v6i4.4440
Tsabitah, A., et al. (2024). Resiliensi siswa: Bagaimana peran orang tua membentuk ketahanan anak. Jurnal Psikodidiaktika, 9(2). https://journals.unihaz.ac.id/index.php/psikodidaktika/article/download/4843/2019
Zulfa R & Herlina, N. K. R. (2024). Peran gender terhadap resiliensi siswa SMA di kota Pontianak. Jurnal Psikologi Konseling, 17(2), 162–168. https://doi.org/10.24114/konseling.v17i2.65497
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.













