KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS GURU PENDIDIKAN KHUSUS DI LINGKUNGAN SEKOLAH INKLUSIF: STUDI KASUS SLB NEGERI SURAKARTA

Authors

  • Anindya Putri Herlambang Universitas 17 Agustus 1945, Surabaya, Indonesia
  • Andik Matulessy Universitas 17 Agustus 1945, Surabaya, Indonesia
  • Yulia Sahaja Dewi KALM Counseling, Surakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.51878/paedagogy.v6i2.10386

Keywords:

Kesejahteraan Psikologis, Guru Pendidikan Khusus, Sekolah Inklusif, Kecemasan, Stres Kerja  

Abstract

Special education teachers in special schools operating within an inclusive education ecosystem face high emotional and professional demands, making them vulnerable to psychological distress. This study aims to analyze the psychological well-being of special education teachers in Surakarta using a case study approach and mixed methods. The novelty of this study lies in the use of a mixed-method approach that combines GHQ-12, DSDD, GAD-7, and direct observation to describe mental health, anxiety, and manifestations of occupational stress among special education teachers in Surakarta. The participants were 51 special school (SLB) teachers selected through total sampling. Data were collected using the GHQ-12, DSDD, and GAD-7 questionnaires, along with direct workplace observation. The results show that most teachers experienced mild to moderate psychological symptoms, particularly in mental health and anxiety aspects. Observational findings supported the quantitative results by indicating occupational stress, situational anxiety, and emotional exhaustion related to workload, administrative demands, and interactions with students and parents. Although severe mental health problems were not found among most respondents, the findings indicate that special education teachers remain functional but vulnerable. This study implies the need for psychological support, institutional supervision, administrative workload management, and burnout prevention programs for special education teachers.

ABSTRAK

Guru pendidikan khusus di sekolah luar biasa yang berada dalam ekosistem pendidikan inklusif menghadapi tuntutan emosional dan profesional yang tinggi, sehingga rentan mengalami tekanan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesejahteraan psikologis guru pendidikan khusus di Surakarta dengan menggunakan pendekatan studi kasus dan metode campuran. Kebaruan penelitian ini terletak pada penggunaan pendekatan mixed-method yang mengombinasikan GHQ-12, DSDD, GAD-7, dan observasi langsung untuk menggambarkan kesehatan mental, kecemasan, serta manifestasi stres kerja guru pendidikan khusus di Surakarta. Subjek penelitian meliputi 51 guru sekolah luar biasa (SLB) yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner GHQ-12, DSDD, dan GAD-7, serta observasi langsung di lingkungan kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar guru berada pada kategori gejala psikologis ringan hingga sedang, terutama dalam aspek kesehatan mental dan kecemasan. Temuan observasi memperkuat hasil kuantitatif dengan menunjukkan adanya stres kerja, kecemasan situasional, dan kelelahan emosional yang berkaitan dengan beban kerja, tuntutan administratif, serta interaksi dengan siswa dan orang tua. Meskipun tidak ditemukan indikasi masalah kesehatan mental berat pada sebagian besar responden, kondisi tersebut menunjukkan bahwa guru pendidikan khusus berada dalam keadaan fungsional tetapi rentan. Implikasi penelitian ini menekankan perlunya dukungan psikologis, supervisi kelembagaan, pengelolaan beban administratif, dan program pencegahan burnout bagi guru pendidikan khusus.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abellio, T., Oktavia, D., Hidayah, C. N., Azzahrah, A., Handayani, F., Ningsih, A. W., Al-Mustaqim, M. F., Samheri, A. W., Akbar, M. F., Shihab, D. I., Rahmadani, S., Arrizqi, N. P., & Ulfa, H. (2025). Meningkatkan self-efficacy untuk mengatasi burnout akibat stres kerja. JUMPUTAN: Jurnal Multidisiplin Pengabdian Masyarakat, 1(1), 37–48. https://jurnal.dokicti.org/index.php/jumputan/article/view/1268

Afifah, H., & Nugraha, M. S. (2024). Peran program kesejahteraan psikologi dalam mengatasi stres dan burnout guru di lembaga pendidikan. Jurnal Tahsinia, 5(8), 1143–1154. https://ojs.iai-rakeyansantang.ac.id/index.php/tahsinia/article/view/603

Dawous, G. G., Satori, D., Munir, M., & Suharto, N. (2024). Hotspot Stres Pada Guru Sekolah Dasar: Analisis Faktor-Faktor Pemicu dan Implikasinya Terhadap Kesejahteraan Pendidikan. JAMP: Jurnal Administrasi Dan Manajemen Pendidikan, 7(4), 588–606. https://journal-fip.um.ac.id/index.php/jamp/article/view/1500

Fadia, B. A. S., Hadi, S., & Putri, D. W. L. (2025). Analisis Regulasi Emosi dalam Menjalankan Perannya Sebagai Pendidik pada Guru Berkebutuhan Khusus. Bimbingan Dan Konseling FIPP Universitas Pendidikan Mandalika, 10(1), 167–186. https://doi.org/10.33394/realita.v10i1.14866

Fitri, N., & Adri, Z. (2025). Dinamika regulasi emosi pada guru pendamping khusus (GPK): Studi pada tiga latar sekolah berbeda. Edu Sociata: Jurnal Pendidikan Sosiologi, 8(1), 234–243. https://doi.org/10.33627/es.v8i1.3374

Ifdil, I., Syahputra, Y., Fadli, R. P., Zola, N., Putri, Y. E., Amalianita, B., Rangka, I. B., Suranta, K., Zatrahadi, M. F., Sugara, G. S., Situmorang, D. D. B., & Fitria, L. (2020). The depression anxiety stress scales (DASS-21): An Indonesian validation measure of the depression anxiety stress. COUNS-EDU: The International Journal of Counseling and Education, 5(4), 205–215. https://counsedu.iicet.org/index.php/counsedu/article/view/368

Julia, A. N., Salsabila, J. F., Niediawan, K., Trianung, T., Susanto, D., Jakarta, N., Info, S., & Welfare, T. (2025). Analisis Dampak Kebijakan Full Day School Terhadap Kesejahteraan Guru : Pendekatan Berpikir Sistem Dengan Casual Loop Diagrams. Jurnal Manajemen Pendidikan, 10(2), 759–771. https://ejurnal.stkip-pessel.ac.id/index.php/jmp/article/view/652

Lestaluhu, M., Soetiksno, A., & Aponno, E. H. (2023). Pengaruh kelelahan emosional dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan. Jurnal Administrasi Terapan, 2(2), 560–569. https://ejournal-polnam.ac.id/index.php/JAT/article/view/2137

Lestari, R., Windarwati, H. D., Setyawan, F. E. B., & Hidayah, R. (2022). Stres, Resiliensi, dan Tata Laksana Masalah Kesehatan Jiwa Tenaga Kerja setelah Pandemi COVID-19. Universitas Brawijaya Press.

Lovibond, S.H. and Lovibond, P.F. (1995) Manual for the Depression Anxiety Stress Scales. 2nd Edition, Psychology Foundation, Sydney.

Marhamah, M., & Zikriati, Z. (2024). Mengenal Kebutuhan Peserta Didik Diera Kurikulum Merdeka. Wathan: Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 1(1), 89–106. https://doi.org/10.71153/wathan.v1i1.32

Muslimin, L. L. Y. L., & Muqowim. (2021). Peran Kepala Sekolah Terhadap Kebijakan Pendidikan Inklusi di Tingkat Sekolah Dasar. Jurnal Kependidikan, 7(3), 708–718. https://doi.org/10.33394/jk.v7i3.3468

Musyafira, I. D., & Hendriani, W. (2022). Fenomena Stres pada Guru Pendidikan Khusus. Prosiding Seminar Nasional Fakultas Psikologi Universitas Airlangga, 114–121. https://psikologi.unair.ac.id/proceeding-series-of-psychology/psp/en/article/view/21

Pedhu, Y. (2022). Kesejahteraan psikologis dalam hidup membiara. Jurnal Konseling Dan Pendidikan, 10(1), 65. https://doi.org/10.29210/162200

Prima, A. (2024). Integrasi Manajemen Strategis dan Kebijakan Penyelenggaraan Sekolah Dasar Inklusi dalam Mengatasi Burnout pada Implementasi Kurikulum Merdeka. Alifbata: Jurnal Pendidikan Dasar, 4(2), 49–66. https://journal.staidk.ac.id/index.php/alifbata/article/view/752

Purba, J., Yulianto, A., & Widyanti, E. (2007). Pengaruh dukungan sosial Terhadap Burnout Pada Guru. Jurnal Psikologi, 5(1), 80–82. https://digilib.esaunggul.ac.id/public/UEU-Journal-4982-johanaP.aries.pdf

Sati, P. L., & Izzati, U. A. (2025). Kesejahteraan Psikologis Karyawan di Tempat Kerja: Systematic Literature Review. MANABIS: Jurnal Manajemen Dan Bisnis, 4(2), 70–81. https://doi.org/10.54259/manabis.v4i2.4290

Siswati, E., & Wardani, L. M. I. (2025). Kualitas Kehidupan Kerja dan Intensi Berhenti Bekerja. NEM.

Subair, A. (2024). Hubungan Kinerja terhadap Kesejahteraan Guru SMA Se Makassar. Jurnal Multidisiplin Ilmu Akademik, 1(5), 140–148. https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/jmia/article/view/2627

Susanti, R., Riswani, & Bakhtiar, N. (2018). Kejenuhan Di Kalangan Guru Bimbingan Dan Konseling Di Sman Provinsi Riau. Educational Guidance and Counseling Development Journal, 1(2), 92. https://doi.org/10.24014/egcdj.v1i2.6142

Syafrina, R. N., Shalshabilla, S., Safura, S., & Habib, S. (2025). Revitalisasi Profesi Kependidikan Menuju Pendidikan Inklusif Dan Berkeadilan. Jurnal Ilmiah Nusantara, 2(4), 436–451. https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/jinu/article/view/5090

Viratama, I. P., Samriana, Kamilah, S. K., Mirnawati, L., & Khotimah, S. P. N. (2025). Tantangan dan solusi dalam pelatihan guru untuk menghadapi ABK di kelas multikultural. Sindoro: Cendikia Pendidikan, 17(1), 51–60. https://cibangsa.com/index.php/sindoro/article/view/4961

Downloads

Published

2026-06-10

How to Cite

Putri Herlambang, A., Matulessy, A., & Sahaja Dewi, Y. (2026). KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS GURU PENDIDIKAN KHUSUS DI LINGKUNGAN SEKOLAH INKLUSIF: STUDI KASUS SLB NEGERI SURAKARTA . PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Psikologi, 6(2), 1451–1463. https://doi.org/10.51878/paedagogy.v6i2.10386

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.