URGENSI KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM EDUKASI PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL PADA SISWA SEKOLAH DASAR
DOI:
https://doi.org/10.51878/manajerial.v5i3.7323Keywords:
kebijakan pemerintah, kekerasan seksual, edukasi pencegahan, sekolah dasar, implementasi kebijakanAbstract
This research is motivated by the high number of cases of sexual violence against children in Indonesia, including in elementary schools, as recorded in 2024 data from the Ministry of Women's Empowerment and Child Protection (KemenPPPA) and the Indonesian Child Protection Commission (KPAI). The urgency of child protection, while the perceived suboptimal implementation of existing policies, constitutes a major gap. Therefore, this research focuses on analyzing the urgency of government policies on sexual violence prevention education in elementary schools and identifying barriers to their implementation. Using a descriptive qualitative method with a literature review approach, this study examines regulations (such as Law No. 12/2022 on the Child Protection and Child Protection (TPKS) and Regulation No. 46/2023) and empirical data, analyzed using Mazmanian and Sabatier's implementation theory. The results indicate that although the legal basis exists, its implementation is suboptimal. Key findings reveal obstacles such as a lack of clear technical guidelines, limited teacher capacity, cultural resistance to sexuality education, and weak coordination between institutions. It concludes that policy strengthening through technical regulations, teacher training, social paradigm shifts, and cross-sectoral coordination are essential for effective and sustainable sexual violence prevention education in elementary schools.
ABSTRAK
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya kasus kekerasan seksual terhadap anak di Indonesia, termasuk di lingkungan sekolah dasar, sebagaimana tercatat dalam data KemenPPPA dan KPAI tahun 2024. Adanya urgensi perlindungan anak namun implementasi kebijakan yang ada dirasa belum optimal menjadi kesenjangan utama. Oleh karena itu, penelitian ini berfokus menganalisis urgensi kebijakan pemerintah dalam edukasi pencegahan kekerasan seksual di sekolah dasar serta mengidentifikasi hambatan implementasinya. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur, penelitian ini mengkaji regulasi (seperti UU TPKS No. 12/2022 dan Permendikbudristek No. 46/2023) dan data empiris, dianalisis menggunakan teori implementasi Mazmanian dan Sabatier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun dasar hukum telah ada, implementasinya belum optimal. Temuan utama mengungkap hambatan berupa kurangnya pedoman teknis yang jelas, keterbatasan kapasitas guru, resistensi budaya terhadap pendidikan seksualitas, dan lemahnya koordinasi antar lembaga. Disimpulkan bahwa penguatan kebijakan melalui regulasi teknis, pelatihan guru, perubahan paradigma sosial, dan koordinasi lintas sektor sangat diperlukan agar edukasi pencegahan kekerasan seksual dapat berjalan efektif dan berkelanjutan di sekolah dasar.
Downloads
References
Ain, N. (2022). Analisis Diagnostik Fenomena Kekerasan Seksual Di Sekolah. Jurnal Pendidikan Dasar Dan Keguruan, 7(2). https://doi.org/10.47435/jpdk.v7i2.1318
Ahkami, N., Maesaroh, S., & Asy’ari, H. (2025). Peran Politik, Kekuasaan, Dan Manajemen Konflik Dalam Manajemen Pendidikan. Manajerial Jurnal Inovasi Manajemen Dan Supervisi Pendidikan, 5(1), 258. https://doi.org/10.51878/manajerial.v5i1.4149
Anugerahayu, A. A., & S, N. P. (2025). Penyuluhan Hukum: Pencegahan Pernikahan Usia Dini Menyiapkan Generasi Emas Di Desa Penujak, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Community Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 375. https://doi.org/10.51878/community.v5i2.7167
Arini, A., et al. (2025). Evaluasi Manajemen Pendidikan Di Madrasah Negeri Di Kalimantan Timur: Peran Sistem Informasi Dalam Penjaminan Mutu Pendidikan. Social Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 5(2), 446. https://doi.org/10.51878/social.v5i2.5726
Aviati, N. (2023). Tabu Pendidikan Seksualitas Pada Anak Dalam Perspektif Sosial Budaya. Jurnal Pendidikan Dan Sosial Humaniora, 5(1), 33–44.
Azizah, A. N., et al. (2024). Implementasi Sekolah Ramah Anak Untuk Mewujudkan Perilaku Antikekerasan. Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan, 16(2). https://doi.org/10.24832/jpkp.v16i2.801
Baharuddin, I., et al. (2024). Peran Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Penerapan Pedagogik Guru Melalui Inservice Education Di SMPN 1 Bangkala. Social Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 4(3), 274. https://doi.org/10.51878/social.v4i3.3317
Bantaika, K. M. (2025). Persepsi Komponen Pendidikan Terhadap Integrasi Pendidikan Seksual Dalam Pembelajaran IPAS Dengan Pemanfaatan Teknologi Di Sekolah Dasar Inpres Labat Kota Kupang. Science Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Dan IPA, 5(3), 1180. https://doi.org/10.51878/science.v5i3.6663
Faidah, M., et al. (2023). Strengthening The Ecosystem For Preventing And Handling Sexual Violence On Campus To Support Achievements SDGs Gender Equality. E3S Web Of Conferences, 450, 1007. https://doi.org/10.1051/e3sconf/202345001007
Hamilaturroyya, H., & Adibah, I. Z. (2025). Dinamika Pengembangan Kurikulum Di Era Digital Dalam Menjawab Kesenjangan Konsep Dan Praktik. Learning Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 5(3), 1245. https://doi.org/10.51878/learning.v5i3.6631
Herdiana, D. (2023). Kekerasan Seksual Di Lembaga Pendidikan Dalam Perspektif Kebijakan Publik. Equalita: Jurnal Studi Gender Dan Anak, 5(1), 45–58.
Jailani, J., et al. (2025). Analisis Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Pada Satuan Polisi Pamong Praja Kota Prabumulih. Cendekia Jurnal Ilmu Pengetahuan, 5(3), 1198. https://doi.org/10.51878/cendekia.v5i3.6515
Kementerian Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (KemenPPPA). (2024). Data Kekerasan Anak 2024. Jakarta: KemenPPPA.
Komdigi. (2020). Indonesia Darurat Kekerasan Pada Anak. Satuan Tugas Perlindungan Anak Kementerian Komunikasi Dan Digital RI. https://www.komdigi.go.id/berita/pengumuman/detail/indonesia-darurat-kekerasan-pada-anak
KPAI. (2024). Laporan Tahunan KPAI: Jalan Terjal Perlindungan Anak, Ancaman Serius Generasi Emas Indonesia. https://www.kpai.go.id/publikasi/laporan-tahunan-kpai-jalan-terjal-perlindungan-anak-ancaman-serius-generasi-emas-indonesia
Nurbayani, S., et al. (2022). Utilizing Library Repository For Sexual Harassment Study In Indonesia: A Systematic Literature Review [Review Of Utilizing Library Repository For Sexual Harassment Study In Indonesia: A Systematic Literature Review]. Heliyon, 8(8). https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2022.e10194
Nurjto, A. S., & Supardal, S. (2025). Strategi Penanganan Anak Tidak Sekolah (P-ATS) Di Kabupaten Magelang: Meningkatkan Akses Dan Kesadaran Pendidikan. Social Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 5(3), 1006. https://doi.org/10.51878/social.v5i3.6961
Permendikbudristek No. 46 Tahun 2023 Tentang Pencegahan Dan Penanganan Kekerasan Di Satuan Pendidikan. (2023). https://jdih.kemdikbud.go.id/detail_peraturan?main=3784
Rahmah, L., et al. (2025). Analisis Faktor-Faktor Dan Strategi Pencegahan Bullying Di MI Nurul Ilmi Kota Bima. Social Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 5(2), 649. https://doi.org/10.51878/social.v5i2.5642
Rande, S., & Asmarani, M. (2025). Breaking The Chain Of Violence: A Study Of Policy Implementation On Child Protection In Samarinda City, Indonesia. Golden Ratio Of Law And Social Policy Review, 4(2), 48. https://doi.org/10.52970/grlspr.v4i2.1228
Situmorang, D. D. B. (2024). Implementation Of Sex Education In Indonesia: A “Sine Qua Non” In Taboo. Buletin Psikologi, 32(1), 101. https://doi.org/10.22146/buletinpsikologi.95836
Saputro, W. E., et al. (2024). Manajemen Kurikulum Berbasis Pendidikan Karakter Pada Sekolah Dasar. Social Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 4(2), 57. https://doi.org/10.51878/social.v4i2.3158
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2022 Tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS). (2022). https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/206512/uu-no-12-tahun-2022
Wahyudin, U. R., et al. (2024). Protection Of Children’s Rights Through Public Policy: A Review Of The Implementation Of Child Protection Programs In Elementary Schools. Journal Of Pedagogi, 1(3), 67. https://doi.org/10.62872/jka4tf28
Wajdi, F. A. (2021). Pentingnya Pendidikan Seks Bagi Anak Sebagai Upaya Pemahaman Dan Pencegahan Kekerasan Maupun Kejahatan Seksual. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(2), 77–88.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.












