https://www.jurnalp4i.com/index.php/knowledge/issue/feedKNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan2026-01-26T06:28:43+00:00Randi Pratama Murtikusuma, M.Pdrandi.popo@gmail.comOpen Journal Systems<p><strong>KNOWLEDGE : Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan | <a href="https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/journals/profile/15117">Terakreditasi Sinta 5 </a></strong>diterbitkan 4 kali setahun (Maret, Juni, September, dan Desember) oleh Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I) yang berafiliasi dengan Perguruan Tinggi Indonesia.. Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua hasil penelitian dan pengembangan orang guru, dosen, pakar, ilmuan, praktisi dan umum.<br /><strong>e-ISSN : 2809-4042 | p-ISSN : 2809-4034</strong></p>https://www.jurnalp4i.com/index.php/knowledge/article/view/8643DARI PENOLAKAN KE PENERIMAAN STRATEGI EDUKASI TERPADU DALAM PROGRAM KB IMPLANT DAN IUD2025-12-25T00:20:18+00:00Indra Wijayaindrapemkobjm@gmail.com<p><strong>ABSTRACT </strong></p> <p>The low level of community acceptance of Long-Acting Reversible Contraceptive Methods (LARCs), particularly contraceptive implants and intrauterine devices (IUDs), remains a challenge in the implementation of the Family Planning Program due to the persistence of myths, medical misconceptions, and religiously based doubts. This study aims to analyze the process of attitude change from rejection to acceptance of contraceptive implants and IUDs through the implementation of an integrated educational strategy. The study employed a qualitative approach with a reflective case study design conducted in family planning program target areas in Banjarmasin City, involving couples of reproductive age, prospective and current contraceptive users, religious leaders, and healthcare providers selected through purposive sampling. Data were collected through in-depth interviews, participant observation, and document analysis, and were analyzed thematically with triangulation to ensure data credibility. The findings indicate that the integration of medical education and religious clarification effectively reduces myths, enhances understanding, and builds community trust in contraceptive implants and IUDs. Changes in attitudes were reflected in increased openness and willingness to use LARCs, as indicated by the achievement of new LARC user ratios exceeding program targets. The study concludes that acceptance of LARCs is strongly influenced by the alignment of educational approaches with the social and religious context of the community, suggesting that integrated educational strategies have the potential to serve as a contextual and sustainable alternative model for the implementation of family planning programs.</p> <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Rendahnya penerimaan masyarakat terhadap Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP), khususnya KB <em>implant</em> dan <em>intrauterine device</em> (IUD), masih menjadi tantangan dalam Program Keluarga Berencana (KB) akibat kuatnya mitos, miskonsepsi medis, dan keraguan berbasis pemahaman keagamaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis perubahan sikap masyarakat dari penolakan menuju penerimaan KB implant dan IUD melalui penerapan strategi edukasi terpadu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus reflektif di wilayah binaan program KB Kota Banjarmasin, melibatkan pasangan usia subur, calon dan akseptor KB, tokoh agama, serta tenaga kesehatan yang dipilih secara <em>purposive</em>. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik dengan triangulasi untuk menjaga keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi edukasi medis dan klarifikasi keagamaan mampu mengurangi mitos, meningkatkan pemahaman, serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap KB implant dan IUD. Perubahan sikap tercermin dari meningkatnya keterbukaan dan kesediaan menggunakan MKJP yang ditunjukkan oleh capaian rasio peserta KB baru yang melampaui target. Simpulan penelitian menegaskan bahwa penerimaan MKJP sangat dipengaruhi oleh kesesuaian pendekatan edukasi dengan konteks sosial dan religius, sehingga strategi edukasi terpadu berpotensi menjadi model alternatif yang kontekstual dan berkelanjutan dalam pelaksanaan program KB.</p>2026-01-02T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembanganhttps://www.jurnalp4i.com/index.php/knowledge/article/view/8825HUBUNGAN ANTARA KEPUASAN KERJA DAN KOMITMEN ORGANISASI DENGAN TURNOVER INTENTION PADA KARYAWAN BENTO KOPI SEMARANG2026-01-04T00:23:46+00:00Ficki Hadi PratamaFitriawanariffirmansyah65@1gmail.comFitri Awan Arif FirmansyahFitriawanariffirmasnyah651@gmail.com<p><strong>ABSTRACT</strong></p> <p>The high rate of employee turnover at Bento Kopi Semarang has become a concern that negatively affects service quality, particularly because newly hired employees require an adjustment period to adequately master their job responsibilities. This situation indicates potential issues related to job satisfaction and organizational commitment, which may contribute to increased employee turnover intention. This study aims to examine the relationship between job satisfaction and organizational commitment with turnover intention among employees of Bento Kopi Semarang. The research adopts a quantitative approach with a correlational design, involving 30 employees from the waiter, barista, and kitchen divisions selected through purposive sampling. Data were collected using a Likert-scale questionnaire and analyzed using Pearson Product Moment correlation analysis. The findings reveal that job satisfaction and organizational commitment have a negative and significant relationship with turnover intention, both partially and simultaneously. These results indicate that higher levels of job satisfaction and organizational commitment are associated with a lower tendency for employees to intend to leave the organization. Therefore, enhancing job satisfaction and strengthening organizational commitment are strategic factors that should be considered by management in efforts to reduce turnover intention and improve employee retention.</p> <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Tingginya tingkat <em>turnover</em> karyawan di Bento Kopi Semarang menjadi persoalan yang berdampak pada penurunan kualitas pelayanan, terutama karena karyawan baru membutuhkan waktu adaptasi untuk menguasai pekerjaan. Kondisi tersebut mengindikasikan adanya permasalahan pada aspek kepuasan kerja dan komitmen organisasi yang berpotensi meningkatkan <em>turnover</em> <em>intention</em> karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kepuasan kerja dan komitmen organisasi dengan <em>turnover intention</em> pada karyawan Bento Kopi Semarang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional, melibatkan 30 karyawan dari divisi waiter, barista, dan <em>kitchen</em> yang dipilih melalui teknik <em>purposive sampling</em>. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner skala Likert, sedangkan analisis data menggunakan korelasi <em>Pearson Product Moment</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan kerja dan komitmen organisasi memiliki hubungan negatif dan signifikan dengan turnover intention, baik secara parsial maupun simultan. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat kepuasan kerja dan komitmen organisasi, semakin rendah kecenderungan karyawan untuk memiliki niat keluar dari organisasi. Oleh karena itu, peningkatan kepuasan kerja dan penguatan komitmen organisasi menjadi faktor strategis yang perlu diperhatikan manajemen dalam upaya menekan <em>turnover intention</em> dan meningkatkan retensi karyawan.</p>2026-01-10T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembanganhttps://www.jurnalp4i.com/index.php/knowledge/article/view/8379PENINGKATAN MINAT DAN BAKAT SISWA DALAM PADUAN SUARA MELALUI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER DI SMP, SMA NCIPS KUPANG2026-01-21T08:58:48+00:00Alexander Radhodorateo42@gmail.comGlaurensiana Halima Bur Duradorateo42@gmail.comAnastasia Sati Mbokadorateo42@gmail.comTheresia Melania Atitusdorateo42@gmail.comTeodora Basi Ina Sogendorateo42@gmail.comSepthiano Mario Imanuel Dwi Putera Demudorateo42@gmail.comPaskalis Romanus Langgudorateo42@gmail.com<p>This study aims to explore the impact of extracurricular choir activities on students' interest and talent at NCIPS Kupang Junior and Senior High Schools. Using a descriptive qualitative method through observation, interviews, and documentation, the results show a significant increase in student interest, reflected in improved attendance and enthusiasm during rehearsals. In addition, students' vocal skills developed, including techniques in breathing, articulation, and pitch accuracy. The activity also played a role in the development of students' character, such as discipline, teamwork, and self-confidence. Based on these findings, it is recommended that the school implement more structured vocal training and varied teaching methods to maintain student interest..</p> <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk menggali dampak kegiatan ekstrakurikuler paduan suara terhadap minat dan bakat siswa di SMP-SMA NCIPS Kupang. Menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam minat siswa, tercermin dari kehadiran dan antusiasme selama latihan. Selain itu, kemampuan vokal siswa berkembang, termasuk dalam teknik pernapasan, artikulasi, dan ketepatan nada. Kegiatan ini juga berperan dalam pengembangan karakter siswa, seperti kedisiplinan, kerja sama tim, dan kepercayaan diri. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar sekolah mengimplementasikan latihan vokal yang lebih terstruktur dan metode pembelajaran yang bervariasi untuk mempertahankan minat siswa.</p>2026-01-26T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembanganhttps://www.jurnalp4i.com/index.php/knowledge/article/view/8516STRATEGI PEMASARAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) DI KECAMATAN PUUWATU2026-01-21T08:59:16+00:00Rusdiyana Tugyrusdiyana.tugy@uho.ac.idRamly Ramlyrusdiyana.tugy@uho.ac.idNanik Hindariyatiningsihrusdiyana.tugy@uho.ac.idMurni Niarusdiyana.tugy@uho.ac.idLa Ode Safarudinrusdiyana.tugy@uho.ac.id<p>This study aims to analyze the marketing strategies implemented by MSMEs in Puuwatu District and the factors influencing them. This research uses a qualitative approach with a field study design. Data was collected through interviews, observations, and documentation from informants, including officials from the Department of Industry and Trade (Disperindag), the Department of Manpower and Cooperatives (Disnakerperinkop), and MSME actors. The findings indicate that most MSMEs in Puuwatu District utilize social media as a primary marketing strategy. Platforms used include Facebook, Instagram, WhatsApp, and Telegram, as well as joining online business platforms such as GrabFood and Tokoku. Digital marketing has become an effective way to increase the market reach of MSMEs, which previously relied on traditional methods. The study found that 75% of MSME actors have successfully increased their business visibility through the use of social media and online platforms. In addition, the study identifies several factors affecting MSME marketing. Inhibiting factors include limited capital, low human resource capacity (HR), weak business networks, and limited facilities and infrastructure. Meanwhile, supporting factors for MSME marketing in Puuwatu District include digital transformation that expands market access, strengthening MSME institutions that support business sustainability, increasing MSME actors' capacity through training and mentoring, and improving accessibility to financing. These findings provide insight into the importance of utilizing technology in MSME marketing strategies to enhance competitiveness and business sustainability in the digital era.</p> <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran yang diterapkan oleh UMKM di Kecamatan Puuwatu serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dari informan yang terdiri dari pejabat Disperindag, Disnakerperinkop, serta pelaku UMKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar UMKM di Kecamatan Puuwatu memanfaatkan media sosial sebagai strategi pemasaran utama. Platform yang digunakan meliputi Facebook, Instagram, WhatsApp, dan Telegram, serta bergabung dengan platform usaha online seperti GrabFood dan Tokoku. Pemasaran digital menjadi cara efektif untuk meningkatkan jangkauan pasar UMKM, yang sebelumnya bergantung pada metode tradisional. Penelitian ini menemukan bahwa 75% pelaku UMKM telah berhasil meningkatkan visibilitas usaha mereka melalui penggunaan media sosial dan platform online. Selain itu, penelitian ini mengidentifikasi beberapa faktor yang mempengaruhi pemasaran UMKM. Faktor penghambat meliputi keterbatasan modal, rendahnya kapasitas sumber daya manusia (SDM), lemahnya jaringan usaha, serta keterbatasan sarana dan prasarana. Sementara itu, faktor pendukung pemasaran UMKM di Kecamatan Puuwatu antara lain transformasi digital yang memperluas akses pasar, penguatan kelembagaan UMKM yang mendukung keberlanjutan usaha, peningkatan kapasitas pelaku UMKM melalui pelatihan dan pendampingan, serta aksesibilitas UMKM terhadap pembiayaan. Temuan ini memberikan wawasan mengenai pentingnya pemanfaatan teknologi dalam strategi pemasaran UMKM untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha di era digital.</p>2026-01-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembanganhttps://www.jurnalp4i.com/index.php/knowledge/article/view/9122PERANCANGAN MEDIA BELAJAR MANDIRI BERBASIS CANVA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM UNTUK SISWA TINGKATAN SMA2026-01-26T06:28:43+00:00Sulham Efendi Hasibuansulhanhsb14@gmail.comNur Zannah Nasutionjannahnurjannah732@gmail.comCahaya Daulaycayadly42@gmail.com<p>This study is motivated by the suboptimal use of instructional media in supporting the learning process of Islamic Religious Education (IRE) at the senior high school level. Based on the results of observations and interviews with teachers and students, learning activities are still dominated by lecture methods and the use of textbooks, resulting in limited student engagement and low learning independence. This study aims to design and examine the feasibility of a Canva-based self-learning media for Islamic Religious Education subjects at the senior high school level. The research employed a Research and Development (R&D) approach using the Hannafin and Peck development model, which consists of needs analysis, design, and development and implementation stages. The developed media were evaluated in terms of validity, practicality, and effectiveness. The effectiveness test results showed a G-Score value of 0.73, which falls into the high category, indicating that the learning media are effective for use in the learning process. Therefore, the Canva-based self-learning media can serve as an innovative alternative to enhance students’ motivation, engagement, and learning independence in Islamic Religious Education at the senior high school level.</p> <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya penggunaan media pembelajaran dalam mendukung proses belajar Pendidikan Agama Islam (PAI) di tingkat SMA. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan guru serta siswa, diketahui bahwa pembelajaran masih didominasi metode ceramah dan penggunaan buku paket, sehingga siswa kurang aktif dan belum terbiasa belajar secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menguji kelayakan media belajar mandiri berbasis Canva pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam untuk siswa SMA. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Hannafin dan Peck yang meliputi tahap analisis kebutuhan, desain, serta pengembangan dan implementasi. Media yang dikembangkan kemudian diuji dari aspek validitas, kepraktisan, dan efektivitas. Hasil uji efektivitas menunjukkan nilai G-Score sebesar 0,73 yang termasuk dalam kategori tinggi, sehingga media pembelajaran dinyatakan efektif digunakan dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, media belajar mandiri berbasis Canva ini dapat menjadi alternatif inovatif untuk meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan kemandirian belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di tingkat SMA.</p>2026-01-31T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan