QUALITY CONTROL SEBAGAI SISTEM PREVENTIF ANALISIS AKAR PENYEBAB DEFECT PRODUK PADA PT DELTA JAYA MAS
DOI:
https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i1.8881Keywords:
Quality Control, Cacat Produk, Fishbone Diagram, Industri ManufakturAbstract
PT Delta Jaya Mas is facing difficulties in maintaining the quality of its hose products, after discovering a number of defective items that disrupted the smooth production process. The most visible problems include bubbles (65%), kinks or bends (28%), and barbells (7%). This study aims to identify the root causes of these problems using a fishbone diagram and design appropriate improvement strategies. The analysis revealed that the causes of the defects stem from six key elements. Human factors are influenced by a lack of operator accuracy and training; machine factors are caused by a lack of regular maintenance; material factors are caused by varying raw material quality; method factors are caused by unclear work procedures; measurement factors arise from infrequently calibrated equipment; and environmental factors are affected by unstable temperature and humidity. As solutions, this study recommends improvements through intensive employee training programs, the implementation of routine machine maintenance schedules, strict supervision of raw material suppliers, and improvements to operational standards and work environment conditions. Implementation of these measures is expected to significantly reduce the rate of defects and improve the quality of the company's products.
ABSTRAK
PT Delta Jaya Mas menghadapi kesulitan dalam mempertahankan mutu produk selang, setelah ditemukan sejumlah barang yang mengalami kerusakan (cacat) yang mengganggu kelancaran proses produksi. Masalah yang paling terlihat mencakup cacat gelembung (65%), kink atau tekukan (28%), dan barbel (7%). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sumber utama dari permasalahan ini dengan menggunakan teknik diagram tulang ikan (fishbone diagram) serta merancang strategi perbaikan yang sesuai. Analisis yang dilakukan menunjukkan bahwa penyebab kerusakan berasal dari enam elemen kunci. Faktor manusia dipengaruhi oleh minimnya ketelitian dan pelatihan bagi operator, faktor mesin disebabkan oleh kurangnya perawatan secara berkala, faktor material disebabkan oleh kualitas bahan baku yang variatif faktor metode terdapat karena prosedur kerja yang tidak terlalu jelas faktor pengukuran muncul akibat alat yang tidak sering dikalibrasi, sementara faktor lingkungan terpengaruh oleh suhu dan kelembapan yang tidak stabil. Sebagai langkah solutif, penelitian ini merekomendasikan perbaikan melalui program pelatihan intensif untuk karyawan, penerapan jadwal perawatan mesin yang rutin, pengawasan ketat terhadap pemasok bahan baku, dan perbaikan standar operasional serta kondisi lingkungan kerja. Implementasi langkah-langkah ini diharapkan dapat secara signifikan mengurangi tingkat kerusakan dan meningkatkan kualitas produk perusahaan.
References
Aiman, M. H., & Nuruddin, M. (2023). Analisis kecacatan produk pada mesin pemotongan dengan menggunakan metode FMEA di UD. Abdi Rakyat. Jurnal Teknik Industri: Jurnal Hasil Penelitian dan Karya Ilmiah dalam Bidang Teknik Industri, 9(2), 577. https://doi.org/10.24014/jti.v9i2.23835
Annisa, T. (2023). Sistem quality control Kaoru Ishikawa dalam mengembangkan mutu pendidikan di pondok pesantren modern. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 5(4), 1739. https://doi.org/10.31004/edukatif.v5i4.5318
Arista, F. D., Ramadini, S. D., & Ahsan, M. (2021). Pengendalian kualitas statistik pada tepung terigu menggunakan peta kendali multivariat. Inferensi, 4(2), 109. https://doi.org/10.12962/j27213862.v4i2.10830
Astuti, R. (2020). Aplikasi lean six-sigma untuk mengurangi pemborosan di bagian packaging semen. Jurnal Teknik Industri: Jurnal Hasil Penelitian dan Karya Ilmiah dalam Bidang Teknik Industri, 6(1), 44. https://doi.org/10.24014/jti.v6i1.9525
Ayuni, R. P., & Supriyadi, E. (2023). Systematic literature review: Pemeliharaan mesin dengan metode reliability centered maintenance (RCM) di perseroan terbatas. Sistemik: Jurnal Ilmiah Nasional Bidang Ilmu Teknik, 11(1), 1. https://doi.org/10.53580/sistemik.v11i1.80
Baldah, N. (2020). Analisis tingkat kecacatan dengan metode six sigma pada line TGSW. Ekomabis: Jurnal Ekonomi Manajemen Bisnis, 1(1), 27. https://doi.org/10.37366/ekomabis.v1i01.4
Diniaty, D., & Hamdy, M. I. (2020). Analisis pengendalian mutu (quality control) CPO (crude palm oil) pada PT. XYZ. Jurnal Teknik Industri: Jurnal Hasil Penelitian dan Karya Ilmiah dalam Bidang Teknik Industri, 5(2), 92. https://doi.org/10.24014/jti.v5i2.8316
Faciane, M., Fan, S. K., & Dwyer, R. J. (2021). Returning to solvency through quality improvement. International Journal of Applied Management and Technology, 20(1). https://doi.org/10.5590/ijamt.2021.20.1.01
Fatma, N. F., Ponda, H., & Handayani, P. (2020). Penerapan metode PDCA dalam peningkatan kualitas pada product swift run di PT. Panarub Industry. Journal Industrial Manufacturing, 5(1), 34. https://doi.org/10.31000/jim.v5i1.2440
Ginting, Y. M., Rahman, H., & Devianto, D. (2020). Impact of knowledge management in supply chain of creative industry. International Journal of Supply Chain Management, 9, 906. https://www.scopus.com/inward/record.uri?eid=2-s2.0-85087779570&partnerID=40&md5=baecabadd5842e643ef00c7abd5911cd
Guritno, J., & Cahyana, A. S. (2021). Implementation of autonomous maintenance in total productive maintenance. Procedia of Engineering and Life Science, 1(2). https://doi.org/10.21070/pels.v1i2.914
Hanafi, A. S., Amaras, A. D., Istikowati, R., & Pradifta, R. A. (2025). Fishbone analysis terhadap kelolosan defect fabric strategi perbaikan pada manajemen gudang tekstil. Cendekia: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 5(3), 1223. https://doi.org/10.51878/cendekia.v5i3.6506
Indah, D. P. (2020). Analisis fishbone diagram untuk mengevaluasi proses bisnis distribusi air pada PDAM studi kasus pada PDAM Tirta Raya Kabupaten Kubu Raya. Financial Jurnal Akuntansi, 6(1), 1. https://doi.org/10.37403/financial.v6i1.130
Isnain, S. K., & Karningsih, P. D. (2020). Perancangan perbaikan proses produksi komponen bodi mobil Daihatsu dengan lean manufacturing di PT. “XYZ.” Jurnal Studi Manajemen dan Bisnis, 5(2), 122. https://doi.org/10.21107/jsmb.v5i2.6667
Kurniadi, D., Mulyani, A., & Rahayu, S. (2021). Implementasi metode forward chaining pada sistem pakar diagnosis keperawatan penyakit stroke infark. AITI, 17(2), 104. https://doi.org/10.24246/aiti.v17i2.104-117
Latifah, P. (2024). Aspek dinamika manajemen mutu dalam konteks pendidikan. Cendekia: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 4(2), 107. https://doi.org/10.51878/cendekia.v4i2.2801
Lestari, S. (2020). Pengendalian kualitas produk compound AT-807 di plant mixing center dengan metode six sigma pada perusahaan ban di Jawa Barat. Jurnal Teknik, 9(1). https://doi.org/10.31000/jt.v9i1.2348
Muliati, M., Ibrahim, I., & Hanafi, A. (2025). Pengaruh kualitas pelayanan dan nilai pelanggan terhadap kepuasan konsumen pengguna ojek online Maxim di Kota Makassar. Social: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 5(3), 1204. https://doi.org/10.51878/social.v5i3.7036
Mulyono, D. (2021). Partnership expansion between farmers and the herbal medicine industry for community economic development. E3S Web of Conferences, 306, 2006. https://doi.org/10.1051/e3sconf/202130602006
N, K. C., Aviasti, & Mulyati, D. S. (2021). Usulan perbaikan kualitas produk labu ukur menggunakan fault tree analysis (FTA) dan failure mode effect analysis (FMEA) di CV. X. Jurnal Riset Teknik Industri, 1(1), 36. https://doi.org/10.29313/jrti.v1i1.94
Piay, P. I., Kristina, H. J., & Doaly, C. O. (2021). Pengurangan jumlah produk cacat pada produksi glasses box dengan metode lean six sigma. Jurnal Ilmiah Teknik Industri, 9(2), 81. https://doi.org/10.24912/jitiuntar.v9i2.12654
Rakhmanhuda, I., & Pradanarka, A. M. (2025). Integrasi quality control circle dalam bisnis proses produksi dan pengujian efisiensi biaya dengan bootstrap paired t-test. Techno Com, 24(3), 1012. https://doi.org/10.62411/tc.v24i3.13775
Waruwu, A., Tampubolon, V. R., Pratama, M. A., & Putri, D. (2022). Pengendalian kualitas metode six sigma untuk mengurangi tingkat kerusakan produk kalender di PT. KLM. IMTechno Journal of Industrial Management and Technology, 3(2), 82. https://doi.org/10.31294/imtechno.v3i2.1186















