BAKTI KEPADA ORANG TUA DALAM TINJAUAN HADIS SHAHIH: UPAYA MENGUATKAN KARAKTER GENERASI Z DI ERA DIGITAL
DOI:
https://doi.org/10.51878/cendekia.v5i4.7822Keywords:
Birrul Walidain, Hadis Shahih, Generasi Z, Era Digital, Pendidikan KarakterAbstract
The digital era has significantly transformed the mindset and behavior of Generation Z, including their understanding of Islamic values such as birrul walidain (devotion to parents). This study aims to examine authentic hadiths (hadith shahih) that emphasize the obligation of filial piety and to analyze the level of understanding and implementation of this value among Generation Z in the digital age. This research employs a qualitative method with a living hadith approach and thematic analysis of hadiths from Sahih al-Bukhari and Sahih Muslim, supported by secondary data from Islamic education and digital culture journals. The findings reveal that birrul walidain embodies essential moral, social, and spiritual values that shape Islamic character. However, in the digital context, these values often experience a shift due to the influence of individualistic and instant lifestyles. Nevertheless, technology can also serve as a positive medium to revive filial devotion through digital communication and creative da’wah content. Therefore, strengthening birrul walidain values through education, family example, and digital media becomes a strategic effort to build a faithful, well-mannered, and respectful Generation Z in the modern era.
ABSTRAK
Perkembangan era digital telah membawa perubahan signifikan terhadap pola pikir dan perilaku Generasi Z, termasuk dalam cara mereka memaknai nilai-nilai keagamaan seperti birrul walidain (bakti kepada orang tua). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hadis-hadis shahih yang menjelaskan kewajiban berbakti kepada orang tua serta menganalisis tingkat pemahaman dan implementasinya di kalangan Generasi Z di era digital. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan living hadis dan analisis tematik terhadap hadis-hadis dalam Shahih al-Bukhari dan Shahih Muslim, serta pengumpulan data sekunder dari jurnal-jurnal pendidikan Islam dan budaya digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa birrul walidain merupakan nilai moral, sosial, dan spiritual yang sangat penting dalam membentuk karakter Islami. Namun, di era digital, nilai ini sering mengalami pergeseran makna akibat pengaruh budaya individualistik dan gaya hidup instan. Meskipun demikian, teknologi juga dapat menjadi sarana positif untuk menghidupkan kembali nilai bakti kepada orang tua melalui komunikasi digital dan konten dakwah kreatif. Dengan demikian, penguatan nilai birrul walidain melalui pendidikan, keteladanan keluarga, dan media digital menjadi langkah strategis untuk membentuk Generasi Z yang beriman, berakhlak mulia, dan berbakti kepada orang tua.
References
Al-Attas, S. M. N. (1991). The concept of education in Islam: A framework for an Islamic philosophy of education. International Institute of Islamic Thought and Civilization (ISTAC).
Al-Ghazali. (1998). Ihya’ ulumuddin (Vol. 2). Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah.
Al-Munawi, A. A. (1998). Faid al-qadir sharh al-jami‘ al-saghir. Dar al-Hadith.
Al-Qurtubi, M. (2006). Al-Jami‘ li ahkam al-Qur’an. Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah.
An-Nawawi. (1996). Syarh Shahih Muslim. Dar al-Ma‘rifah.
Asrofi, A., et al. (2025). Peran guru PAI dalam membentuk karakter peserta didik di era digital. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 5(4), 1687. https://doi.org/10.51878/learning.v5i4.7516
Aulia, S. N. I., & Zakka, F. (2023). The role of hadith in shaping social media use ethics among generation Z. Jurnal Bukhari, 3(2), 101–114. https://doi.org/10.56145/bukhari.v3i2.1123
Awalia, F., & Zulkarnaini, Z. (2025). Memahami pola perilaku generasi Z di era digital. Jurnal Teknologi dan Sains Modern, 2(1), 44–56. https://journal.scitechgrup.com/index.php/jtsm/article/view/251
Basid, A., & Rahmah, W. (2023). Melawan cyberbullying: Membangun kesadaran kemanusiaan dalam etika bermedia sosial perspektif Al-Qur’an. Studia Quranika, 7(2), 203. https://doi.org/10.21111/studiquran.v7i2.9013
Fadhilah, N., & Usriadi, A. Y. (2025). Peran pendidikan Islam sebagai solusi krisis moral generasi Z di era globalisasi digital. Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam (JMPAI), 3(3). https://doi.org/10.61132/jmpai.v3i3.1119
Harneli, H., et al. (2021). Birrul walidain menurut perspektif hadis. Jurnal Al-Manar, 10(2), 188–200. https://doi.org/10.24014/almanar.v10i2.2345
Hofifah, A. (2022). Berbakti kepada orang tua dalam ungkapan hadis. Jurnal Riset Agama, 3(1), 35–45. https://doi.org/10.15575/jra.v3i1.1568
Ibn Hajar al-‘Asqalani. (1997). Fath al-bari syarh Shahih al-Bukhari. Dar al-Ma‘rifah.
Kasanah, S. U., et al. (2022). Pergeseran nilai-nilai etika, moral dan akhlak masyarakat di era digital. SINDA: Comprehensive Journal of Islamic Social Studies, 2(1), 68. https://doi.org/10.28926/sinda.v2i1.478
Lestari, E. I., et al. (2024). Pola konsumsi mahasiswa PMI 3A terhadap tayangan Politika Research and Consulting. CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 4(4), 612. https://doi.org/10.51878/cendekia.v4i4.3971
Lickona, T. (2012). Character matters: How to help our children develop good judgment, integrity, and other essential virtues. Simon & Schuster.
Marzuki, M. (2018). Pendidikan karakter Islam: Konsep dan implementasi. Deepublish.
Maslani, M., et al. (2025). Akal dalam perspektif hadits tarbawi sebagai landasan pendidikan Islam. CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 5(3), 1223. https://doi.org/10.51878/cendekia.v5i3.6430
Putri, A. D., et al. (2025). Analisis nilai-nilai pendidikan karakter religius dalam film animasi Nussa serta relevansinya dengan pendidikan agama Islam. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 5(3), 1026. https://doi.org/10.51878/learning.v5i3.6622
Ramadhani, O., & Khoirunisa, K. (2025). Generasi Z dan teknologi: Gaya hidup generasi Z di era digital. JUPENDIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial, 3(1), 323–331. https://doi.org/10.54066/jupendis.v3i1.2916
Wahab, M., & Irpan, M. (2024). Efforts to develop generation Z character education in the digital age. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kreatif (JPMK), 4(1), 75–84. https://pkm.uika-bogor.ac.id/index.php/amk/article/view/2515
Yunika, D., & Rosalia, M. (2025). Mengenal studi Islam di dunia (global). CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 5(3), 1160. https://doi.org/10.51878/cendekia.v5i3.6431
Zubaedi. (2015). Desain pendidikan karakter: Konsepsi dan aplikasinya dalam lembaga pendidikan. Kencana Prenada Media.















