ANALISIS KEBUTUHAN SUMBER DAYA DI INSTALASI RADIOLOGI RSUD XXX BERDASARKAN PERMENKES NO. 24 TAHUN 2020
DOI:
https://doi.org/10.51878/cendekia.v5i4.7145Keywords:
Kebutuhan SDM, Radiografer, Permenkes No. 24 Tahun 2020Abstract
This research was motivated by the gap between the human resource standards mandated by Minister of Health Regulation No. 24 of 2020 and the actual conditions in the Radiology Unit of XXX Regional Hospital. The regulation requires administrative staff and radiology nurses, but initial observations indicated the absence of both professions, potentially leading to overlapping duties and service inefficiencies. Therefore, this study focused on analyzing the human resource (HR) needs at the unit and identifying strategies to address them. This study used a qualitative descriptive approach, with data collected through in-depth interviews with the Head of the Radiology Unit and two radiographers, as well as a documentation study conducted in May 2025. The results confirmed that the Radiology Unit of XXX Regional Hospital did not meet the standards stipulated by Minister of Health Regulation No. 24 of 2020 due to the lack of administrative staff and radiology nurses. Key findings indicate that this shortage leads to overlapping duties and an increased workload for radiographers. It was concluded that to maintain smooth operations, the installation implemented an adaptive strategy in the form of optimizing existing personnel through rotating task allocation and collaboration with other units such as the Emergency Room.
ABSTRAK
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kesenjangan antara standar ketenagaan yang diamanatkan oleh Permenkes No. 24 Tahun 2020 dengan kondisi riil di Instalasi Radiologi RSUD XXX. Peraturan tersebut mensyaratkan adanya tenaga administrasi dan perawat radiologi, namun observasi awal menunjukkan ketiadaan kedua profesi tersebut, yang berpotensi menyebabkan tumpang tindih tugas dan inefisiensi pelayanan. Oleh karena itu, penelitian ini berfokus untuk menganalisis kesenjangan kebutuhan sumber daya manusia (SDM) di instalasi tersebut dan mengidentifikasi strategi yang diterapkan untuk mengatasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap Kepala Instalasi Radiologi dan dua radiografer, serta studi dokumentasi pada Mei 2025. Hasil penelitian mengonfirmasi bahwa Instalasi Radiologi RSUD XXX belum memenuhi standar Permenkes No. 24 Tahun 2020 karena tidak memiliki tenaga administrasi dan perawat radiologi. Temuan utama menunjukkan bahwa kekurangan ini menyebabkan tumpang tindih tugas dan meningkatnya beban kerja radiografer. Disimpulkan bahwa untuk menjaga kelancaran operasional, pihak instalasi menerapkan strategi adaptif berupa optimalisasi tenaga yang ada melalui pembagian tugas secara bergilir dan kerja sama dengan unit lain seperti IGD.
References
Amaliya, S. F., et al. (2025). Sistematik review perbandingan antara MRI dan PET/CT dalam mendeteksi metastasis kelenjar getah bening pada kanker serviks. HEALTHY Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan, 4(2), 121. https://doi.org/10.51878/healthy.v4i2.5873
Anderson, T. J., & Gelbcke, F. L. (2021). Biological and ergonomic risks of radiology technicians in a conventional radiology service. Revista Brasileira de Medicina Do Trabalho, 19(4), 411. https://doi.org/10.47626/1679-4435-2021-617
Anwar, Y., & Zarzani, T. R. (2023). Tanggung jawab hukum petugas fisikawan medis terhadap kualitas mutu pada izin operasional radiologi di Rumah Sakit Bhayangkara Banda Aceh. Sibatik Journal, 2(8), 2263–2282. https://publish.ojs-indonesia.com/index.php/SIBATIK
Aridho, A., & Nainggolan, M. (2025). Peran dinas sosial dalam penanganan orang dalam gangguan jiwa (ODGJ) di Kota Medan. SOCIAL Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 5(3), 896. https://doi.org/10.51878/social.v5i3.6382
Aryani, M., et al. (2024). Pengaruh kualitas pelayanan kesehatan terhadap minat kunjung kembali pasien ke Rumah Sakit Umum Daerah Kota Mataram. HEALTHY Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan, 3(4), 230. https://doi.org/10.51878/healthy.v3i4.4261
CADTH. (2024). Canadian Medical Imaging Inventory 2022–2023: Provincial and Territorial Overview. Canadian Journal of Health Technologies, 4(8). https://doi.org/10.51731/cjht.2024.948
Griffiths, M. (2015). Creating the hybrid workforce: Challenges and opportunities. Journal of Medical Imaging and Radiation Sciences, 46(3), 262. https://doi.org/10.1016/j.jmir.2015.06.011
Hardy, M., & Harvey, H. (2020). Artificial intelligence in diagnostic imaging: Impact on the radiography profession. British Journal of Radiology, 93(1108), 20190840. https://doi.org/10.1259/bjr.20190840
Hastuti, P., et al. (2021). Analisis kompetensi petugas proteksi radiasi di fasilitas radiologi diagnostik dan intervensional dari perspektif inspektur keselamatan nuklir – BAPETEN. Jurnal Imejing Diagnostik (JImeD), 7(2), 114–120. https://doi.org/10.31983/jimed.v7i2.7056
Hernawati, H., et al. (2025). Strategi pengembangan kompetensi ASN (studi kualitatif kompetensi teknis di BPSDM Provinsi Jawa Timur). CENDEKIA Jurnal Ilmu Pengetahuan, 5(3), 896. https://doi.org/10.51878/cendekia.v5i3.6171
Ibrahim, I., & Tamrin, U. (2024). Peranan analisis jabatan dalam penempatan pegawai di Kantor Camat Tallo Kota Makassar. CENDEKIA Jurnal Ilmu Pengetahuan, 4(1), 17. https://doi.org/10.51878/cendekia.v4i1.2742
Jailani, J., & Adiah, M. (2024). Implementasi kebijakan dalam penyusunan anggaran Rumah Sakit Islam Siti Khadijah Kota Palembang. CENDEKIA Jurnal Ilmu Pengetahuan, 4(2), 166. https://doi.org/10.51878/cendekia.v4i2.2956
Latief, M. N., & Lestari, P. W. (2019). Hubungan beban dan jam kerja dengan kelelahan kerja pada radiografer RS St. Carolus. Binawan Student Journal, 1(3), 142–147. https://doi.org/10.54771/bsj.v1i3.78
Mahmeen, M., et al. (2024). Mapping and deep analysis of hospital radiology department to identify workflow challenges and their potential digital solutions. Journal of Health Management. https://doi.org/10.1177/09720634231215442
Mohammed, S., et al. (2023). Preventing communication breakdown between radiologic technologists and radiology nurses. Radiologic Technology, 94(3), 215–222. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/36631227
Mulyono, M., et al. (2018). Sistem informasi pencatatan alat kesehatan untuk mendukung tugas elektromedis dalam pengelolaan alat medik. Jurnal Ilmu Dan Teknologi Kesehatan, 9(2). https://doi.org/10.33666/jitk.v9i2.188
Puspitawati, K., et al. (2025). Gambaran kepatuhan bidan dalam pengisian buku KIA ibu hamil di wilayah IBI Ranting Rambipuji. HEALTHY Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan, 4(3), 290. https://doi.org/10.51878/healthy.v4i3.7051
Rovanda, I. G., et al. (2024). Hubungan tingkat pengetahuan dan dukungan tenaga kesehatan lingkungan terhadap perilaku pengelolaan sampah di Bank Sampah Ramli Graha Indah. CENDEKIA Jurnal Ilmu Pengetahuan, 4(4), 378. https://doi.org/10.51878/cendekia.v4i4.3328
Skripsiwati, L. E., et al. (2025). Hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum ARV (antiretroviral) pada ibu balita ODHIV di wilayah kerja Puskesmas Kencong Jember. HEALTHY Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan, 4(3), 309. https://doi.org/10.51878/healthy.v4i3.7047
Stogiannos, N., et al. (2024). The American Society of Radiologic Technologists (ASRT) AI educator survey: A cross-sectional study to explore knowledge, experience, and use of AI within education. Journal of Medical Imaging and Radiation Sciences, 55(4), 101449. https://doi.org/10.1016/j.jmir.2024.101449
Willmann, J. et al. (2020). Development of Staffing, Workload and Infrastructure in Member Departments of The European Organisation for Research and Treatment of Cancer (EORTC) Radiation Oncology Group. Radiotherapy and Oncology, 155, 226. https://doi.org/10.1016/j.radonc.2020.11.009
Zoi, V., et al. (2023). Nuclear medicine and cancer theragnostics: Basic concepts. Diagnostics, 13(19), 3064. https://doi.org/10.3390/diagnostics13193064















