LANDASAN SPIRITUAL DALAM ETOS BELAJAR PERSPEKTIF AL QUR’AN DAN HADIST
DOI:
https://doi.org/10.51878/cendekia.v5i2.5709Keywords:
Etos Belajar, Landasan Spiritual, Pendidikan Agama IslamAbstract
Education is the main foundation of a nation's civilization, but student success is often hampered by a weak learning ethos. Many students want success without being accompanied by enthusiasm and positive habits in seeking knowledge. This article aims to examine the concept of learning ethos from the perspective of the Qur'an and Hadith, and to highlight the importance of a spiritual foundation as the main pillar of Islamic education. This study uses a library research method by analyzing data from the Qur'an, hadith, and relevant literature descriptively. The results of the study show that Islam, through the Qur'an (QS. Al-Ghasyiyah: 17-21) and hadith, greatly emphasizes the learning ethos as a form of worship. A strong learning ethos is not only characterized by perseverance and curiosity, but also deep spiritual motivation. The forming factors include internal (interest, attitude) and external (family, school, community) aspects. Thus, the integration of learning enthusiasm with spirituality is the key to forming a generation of knowledge and noble character. All elements of education are recommended to work together to instill this spiritual-based learning ethos.
ABSTRAK
Pendidikan merupakan fondasi utama peradaban bangsa, namun keberhasilan siswa sering kali terhambat oleh etos belajar yang lemah. Banyak pelajar menginginkan kesuksesan tanpa diiringi semangat dan kebiasaan positif dalam menuntut ilmu. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep etos belajar dalam perspektif Al-Qur’an dan Hadis, serta menyoroti pentingnya landasan spiritual sebagai pilar utama pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan menganalisis data dari Al-Qur’an, hadis, dan literatur relevan secara deskriptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa Islam, melalui Al-Qur’an (QS. Al-Ghasyiyah: 17-21) dan hadis, sangat menekankan etos belajar sebagai bentuk ibadah. Etos belajar yang kuat tidak hanya ditandai oleh ketekunan dan rasa ingin tahu, tetapi juga motivasi spiritual yang mendalam. Faktor pembentuknya meliputi aspek internal (minat, sikap) dan eksternal (keluarga, sekolah, masyarakat). Dengan demikian, integrasi semangat belajar dengan spiritualitas adalah kunci membentuk generasi berilmu dan berakhlak mulia. Seluruh elemen pendidikan direkomendasikan untuk bersinergi menanamkan etos belajar berbasis spiritual ini.
Downloads
References
Adolph, C., et al. (2016). The spin structure function g1p of the proton and a test of the Bjorken sum rule. Physics Letters B, 753, 18–28.
Ahmad, N. H. (2023). Nilai-nilai keikhlasan dalam Al-Qur’an untuk pengembangan etos kerja: Perbandingan dengan teori self-determination. [Nama Jurnal], 7, 300–316.
Akbar, K. (2024). Kajian materi Pendidikan Agama Islam (PAI) dengan pendekatan spiritualitas. [Nama Jurnal], 9, 5315–5321.
Bi, D. (2022). Konsep tentang belajar dalam Al-Qur’an (Studi implementasi konsep belajar menurut Al-Qur’an pada SMA Islam As-Shofa Pekanbaru). Kaisa: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 2(1), 25–39. https://doi.org/10.56633/kaisa.v2i1.340
Hasan, Z., et al. (2024). Menggagas pendidikan Islam holistik melalui integrasi ilmu pengetahuan dan spiritualitas. Global Education Journal, 2(1), 81–89. https://doi.org/10.59525/gej.v2i1.321
Jinan, M. (2008). Dilema gerakan pemurnian Islam. Universitas Muhammadiyah Surakarta. https://publikasiilmiah.ums.ac.id/bitstream/11617/1005/1/4.%20Mutohharun%20Jinan.pdf
Kasman, A. (2024). Landasan spiritual keilmuan dalam pendidikan Islam. At-Ta’Dib: Jurnal Ilmiah Prodi Pendidikan Agama Islam, 16(1), 65–75. https://doi.org/10.47498/tadib.v16i1.3009
Khusnan, A., & Syaifullah, M. A. (2021). Optimalisasi peran organisasi IPNU IPPNU dalam menanamkan karakter religius remaja. FATAWA Jurnal Pendidikan Agama Islam, 2(1), 43. https://doi.org/10.37812/fatawa.v2i1.389
Lestari, S., & Jupriaman. (2024). Peran guru pendidikan agama Islam di era digital. [Nama Jurnal], 1(1). https://doi.org/10.70821/zj.v1i1.11
Munif, M. (2017). Strategi internalisasi nilai-nilai PAI dalam membentuk karakter siswa. EDURELIGIA Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(2), 1. https://doi.org/10.33650/edureligia.v1i2.49
Prayoga, S. (2020). Upaya meningkatkan kompetensi guru SMA Tunas Daud Mataram dan SMA Muhammadiyah Mataram dalam penyusunan kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) berdasarkan Kurikulum 2013 melalui pendampingan tahun 2019/2020. Jurnal Ilmiah Mandala Education, 6(2). https://doi.org/10.36312/jime.v6i2.1432
Putri, T. A., et al. (2024). Analisis nilai spiritual dalam pembentukan karakter pada prinsip Belom Bahadat. Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara, 1(2), 1131–1143.
Sanusi, I., & Kurnia, A. (2024). Motivasi dalam Al-Qur’an dan hadis: Landasan spiritual untuk meraih kesuksesan dalam pendidikan. Mauriduna: Journal of Islamic Studies, 5(4), 1371–1385. https://doi.org/10.37274/mauriduna.v6i1.1333
Saputra, Y. N. (2020). Hubungan spiritualitas terhadap motivasi belajar mahasiswa. Kurios, 6(1), 1. https://doi.org/10.30995/kur.v6i1.127
Siregar, A., et al. (2022). Internalization of spiritual values in forming student character through Tahfidzul Qur’an extracurricular activities. Nazhruna Jurnal Pendidikan Islam, 5(3), 1278. https://doi.org/10.31538/nzh.v5i3.2618
Suarim, B., & Neviyarni, N. (2021). Hakikat belajar konsep pada peserta didik. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(1), 75–83. https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i1.214
Sudrajat, A. (2011). Mengapa pendidikan karakter? Jurnal Pendidikan Karakter, 1(1). https://doi.org/10.21831/jpk.v1i1.1316
Suliwati, & Mukhtar, N. (2022). Analisis pengaruh motivasi spiritual, pengendalian diri dan sikap tanggung jawab terhadap etos mengajar serta implikasinya pada kebermaknaan hidup dalam perspektif Islam. Jurnal Riset Madrasah Ibtidaiyah (JURMIA), 2(1), 128–137. https://doi.org/10.32665/jurmia.v2i1.268
Syukur, T. A., et al. (2023). Kontribusi spiritualitas dalam meningkatkan etos belajar siswa Sekolah Dasar Negeri Menteng Atas 14 Jakarta Selatan. ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin, 1(3), 205–213. https://doi.org/10.55681/armada.v1i3.431
Yana, V., et al. (2022). Menumbuhkan motivasi belajar perspektif Hadits Sunan Ibnu Majah. Tawazun: Jurnal Pendidikan Islam, 15(3), 369. https://doi.org/10.32832/tawazun.v15i3.7620
Yanti, D., et al. (2024). Pengaruh etos belajar siswa terhadap minat membaca dan prestasi belajar siswa di SMP Negeri 1 Kotarih. MESIR: Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion, 1(2), 364–370. https://doi.org/10.57235/mesir.v1i2.2983
Yuniarti, Y., & Harahap, M. R. (2023). Integrasi sikap spritual dan sikap sosial dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di MTs Alwashliyah Pantai Cermin. ANSIRU PAI : Pengembangan Profesi Guru Pendidikan Agama Islam, 6(2), 246. https://doi.org/10.30821/ansiru.v6i2.16166















